
Berlian hanyalah manusia biasa yang otomatis punya Batas kesabaran tidak bisa ketika setiap saat harus diperlakukan sama tidak adil seperti itu, dirinya juga punya perasaan dan juga rasa kecewa ketika semua Malah terjadi seperti ini secara tiba-tiba dan juga Ia memang dari awal sudah tahu kalau Bima tidak pernah menganggap dirinya sebagai anak tetapi setidaknya Janganlah melakukan kebohongan yang menyeret orang lain dalam masalah rumah tangga mereka.
sekarang Lihatlah Devano selalu saja menyalahkan dirinya dan mengatakan Jika ia merupakan keturunan dari orang tua yang penipu padahal perlu digarisbawahi yang berbohong di sini itu adalah Bima bukan dirinya atau mamanya, dan lebih parahnya lagi mamanya adalah korban keegoisan Papanya tetapi kenapa malah ikut-ikutan disalahkan itu kan rasa-rasanya seperti kita menyamaratakan sikap orang lain meskipun terkadang dirinya tidak pernah melakukan kesalahan itu sebenarnya menjadi Hakim dalam kehidupan orang lain itu tidak boleh jika hanya untuk menjatuhkan dan membuat orang-orang tersebut akan menjadi tertekan.
" Jadi ceritanya di sini kamu tidak boleh mendengar kalau aku berbicara jika papa dan juga mama kamu itu merupakan penipu, masa iya suaminya yang hidup bertahun-tahun dengannya tidak pernah diketahui apa yang saja ia lakukan di luar sana ? Ayolah kamu pikir aku ini bodoh dan juga tidak mengerti dengan situasi kondisi yang ada serta tidak paham kalau Sebenarnya kalian itu melakukan kesalahan, jika tahu Memang dari awal kami bakalan dipermainkan seperti begini Mendingan aku tidak usah menikah dengan kamu sekalian biar hidupku lebih tenang tidak terlalu pusing memikirkan orang-orang yang sangat tidak berguna! "sarkas Devano begitu kasar membuat mamanya jelas saja tidak terima ketika anaknya selalu saja seperti itu dan seharusnya memahami apa saja yang terjadi kemudian apa saja yang harus dilakukan mungkin dengan begitu semuanya akan baik adanya tidak perlu harus terpuruk dan juga menjadi pribadi yang sangat tidak berguna sama sekali.
" Devano, bisa tidak kamu jangan mengatakan hal-hal kurang ajar seperti itu dan hanya membuat istri kamu ini menjadi seseorang yang sangat tidak berguna sama sekali? cara berbicara Kamu itu tidak mencerminkan kalau kamu memiliki sikap pengertian Dalam hidup kamu, mau masalah apapun yang terjadi dalam kehidupan rumah tangganya Bima dan juga Sofia Sebenarnya kamu tidak perlu Terlalu ikut campur karena intinya sekarang Berlian itu sudah masuk dalam keluarga kita dan otomatis dia merupakan keluarga kita jadi bukan keluarga siapapun itu sekarang terlepas dari masa lalunya dan juga bagaimanapun Bima dan juga Sofia Tetaplah menjadi orang tua kandungnya dan itu tidak akan pernah terbantahkan sampai kapanpun, " Mariah benar-benar kecewa dengan sikap putranya itu karena bisa-bisanya menyudutkan Berlian Sampai separah tadi padahal sebagai seorang suami harusnya ia bisa memberikan dukungan dan memposisikan dirinya berada pada pihak yang netral dan intinya tidak membuat istrinya merasa bersalah kemudian kecewa dan juga satu lagi merasa minder dengan segala macam pergaulannya karena memiliki orang tua yang sikapnya sangat tidak becus.
Berlian di sini adalah korban dari keegoisan papanya yang tidak pernah mau mengerti dengan kondisi anak serta istrinya dan itu semua ternyata ada sumbernya yaitu perselingkuhan, kalau memang Perselingkuhan itu tidak diketahui oleh Berlian yang mungkin Sakitnya tidak seperti ini dan juga dilakukan dengan orang yang sangat jauh ya mungkin juga ia tidak merasa sedang dibohongi.
__ADS_1
Abraham yang dari tadi diam memilih untuk mengajak semua keluarganya untuk pergi ke kediamannya Adrian dan tentu saja yang menjadi navigator dadakan mereka adalah Berlian Karena Wanita itu jelas saja tahu di mana kediaman dari pria itu, Maria dan Abraham tidak pernah mempermasalahkan kalau sampai anaknya itu masih berhubungan di masa lalu Soalnya biar bagaimanapun berlian itu butuh yang namanya keamanan dan juga kenyamanan tetapi sampai saat ini tidak pernah ia dapatkan dari suaminya sendiri.
"Ayo kita semua pergi ke sana karena aku ingin berbicara dengan Bima secara langsung dan ingin agar dirinya meluruskan segala macam yang sudah aku dengar dan juga aku lihat, kalau misalnya kamu tidak sanggup untuk menjaga emosi lebih baik kamu tinggal saja dan biarlah Papa yang mengatur dan juga membereskan semua kekacauan yang disebabkan oleh Bima! "perintah Abraham tugas karena kebetulan dirinya merupakan seorang Abdi Negara Ya otomatis secara berbicaranya itu penuh dengan ketegasan dan juga penuh keyakinan serta kewibawaan dan dirinya tidak ingin orang-orang seperti Bima itu terus saja mempermainkan hidupnya dan juga hasil akhir menantunya yang bakalan karena imbas dari semuanya.
"aku harus ikut karena aku ingin sekali berbicara dengan calon dari mantan Mertuaku itu Sebab mereka sudah berani-beraninya kurang ajar dengan membohongiku, dan aku akan memulangkan anak mereka saat itu juga tidak menunggu banyak waktu lagi karena Biar bagaimanapun Aku tidak pernah menikah dengan dia! "ujar Devano membuat Abraham langsung memberikan satu buah pukulan tepat di hadapan wajah anaknya sebab menurutnya Devano itu enak sekali mengucapkan kata pisah padahal masalahnya sebenarnya tidak terlalu rumit yang melakukannya juga bukan istrinya melainkan orang lain Jadinya sebagai seorang suami otomatis punya perhatian dan juga sayang ketika Nanti istrinya akan semakin terpuruk.
"Papa sudah omong dan juga Mama tadi sudah bilang kan Jangan coba-coba mengucapkan kata pisah di pernikahan kalian karena kami tidak akan pernah mengizinkan hal itu terjadi, dan satu lagi kamu cukup menjalani pernikahan ini saja dan juga berusaha menjadi suami yang baik bukan malah menjadi suami kurang ajar yang tidak bisa membimbing istrinya ke arah yang lebih baik lagi! Oh iya satu lagi untuk perkara Bima itu bukan urusan kamu Karena itu adalah tanggung jawab Papa sebagai kepala keluarga, jadi misalnya kalau kamu kurang ajar lagi Jangan harap kamu bakalan papa kasih akses untuk bisa bebas di luar sana! "ancaman Abraham yang setelah mengatakan hal itu langsung Segera pergi dari sana sambil menarik tangan istrinya dan Berlian hanya bisa mengikuti dari belakang mereka soalnya wanita itu sebenarnya tidak punya malu karena ia sangat merasa malu yang tidak tertahankan lagi.
Maria hanya bisa mengusap pelan bahu menantunya itu yang pastinya sangat Terpukul dengan apa yang terjadi saat ini, dirinya tidak menyenangkan jika Adrian benar-benar sangat keterlaluan sebab bisa-bisanya mengatakan semua itu kepada istrinya yang terlihat begitu shock dengan kenyataan yang ada di hadapannya saat ini.
__ADS_1
" kamu yang kuat ya nak, karena mama yakin apapun masalah yang terjadi di dunia ini pasti ada jalan keluar yang bisa diambil Dan intinya Kami selalu ada di pihak dan juga mendukung kamu sampai kapanpun! " ujar Maria dan terlihat Berlian hanya menganggukkan kepalanya pasrah dengan keadaan yang ada soalnya mau membantah juga rasanya seperti tidak mungkin karena semua orang Tentu saja tidak akan pernah percaya dengan apapun yang ia rasakan.
Bima dan juga Sarah kebingungan harus menjelaskan apalagi ketika Sofia dan juga Adrian hanya menetap ke arah mereka berdua tanpa ekspresi, namun Satu yang Pasti Adrian benar-benar merasa dongkol dengan kehadiran Bima di situ yang bersikap seolah tanpa salah sama sekali padahal jelas-jelas di sini pria itu sudah melakukan perselingkuhan dan otomatis harusnya meminta maaf kepada Sofia yang merupakan istri sahnya kalau memang pria itu merupakan seorang manusia yang intinya memiliki hati nurani dan juga menghargai pasangannya serta bisa dibilang tidak mungkin macam-macam di luar sana agar nantinya Apapun yang terjadi kedepannya mereka bisa sama-sama berpikir bagaimana caranya agar bisa lebih nyambung.
Sofia yang sudah capek akhirnya memilih untuk melampiaskan emosinya kepada Sarah yaitu dengan cara menjambak kuat rambut wanita itu membuat kulit kepala Sarah itu rasanya mau lepas, Percayalah dan juga ketahuan kalau sebenarnya Sofia dulu itu adalah seseorang yang sangat suka dengan yang namanya olahraga beladiri maka dari itu ketika terjadi seperti begini tidak ada salahnya kan kalau ia mengasah kembali memutar kembali jurus-jurus yang harus ia pakai ketika menghadapi pelakor yang tidak berkelas dan intinya tidak sadar diri kalau rambutnya sudah berubah hanya syukur saja dicat warna pirang jadinya tidak kelihatan.
Bima benar-benar merasa tidak terima ketika melihat Sofia memperlakukan Sarah seperti itu namun ketika dia mah hendak mendekat terlihat Sofia langsung menunjukkan jari telunjuknya ke arah pria itu, membuat Bima sedikit mengerutkan keningnya karena merasa tidak percaya jika istrinya benar-benar berubah hanya dalam hitungan menit saja padahal setahunnya wanita itu biasanya manis sikapnya dan juga memilih Selalu Mengalah.
" saya sabar dan kamu selalu kurang ajar dan saya diam kamu selalu berbuat ulah jadi kamu pikir saya harus seperti apa agar kamu sadar, dari kemarin-kemarin saya usaha agar kamu jangan terlalu kurang ajar tetapi sepertinya kamu tidak pernah sadar akan hal itu ya? " tanya Sofia dengan suaranya yang menggelegar dan sebenarnya Adrian itu sedikit merasa kasihan kepada mamanya dan juga ia sedikit meringis kesakitan merasa sepertinya Apa yang dirasakan oleh Sarah itu dirasakan olehnya juga soalnya terlihat wajah wanita itu sampai memelihara hanya saja dia tidak mungkin melerai soalnya suasana hati Sofia itu dirinya juga sedang merasakannya ketika dikhianati oleh orang terdekat dan Percayalah kalau rasanya itu sangat menyakitkan dan tidak bisa lagi diucapkan dengan kata-kata.
__ADS_1
"kamu sadar kan kalau dia itu merupakan pria yang beristri dan bukanlah seorang single meskipun dia datang merayap di antara kamu, dan satu lagi saya yang sebagai istri sah saja diperlakukan seperti ini apalagi kamu hanyalah merupakan seorang yang lagi diinginkan ketika ada maunya? Oh iya satu lagi jangan kamu pikir saya yang hanya tinggal di rumah saja ini tidak punya pendidikan, menurut kamu pemikiran menjadikan Berlian dokter itu asalnya dari siapa kalau bukan dari saya yang notabene berasal dari sana juga? "Tanya Sofia dengan tersenyum mengejek padahal sebenarnya wanita itu tidak pernah selama ini melakukan hal tersebut yaitu dengan cara merendahkan orang lain namun Hatinya sudah capek ketika memilih untuk baik-baik saja dan juga menyatakan Kalau dianya tidak masalah diduakan.