Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Menjemput Istri


__ADS_3

Devano yang merasa yakin kalau sebenarnya semua orang itu pasti maksudnya sedikit banyaknya belum percaya kalau misalnya dirinya dan juga Berlian sudah bisa saling menerima satu sama lain, maka dari itu kali ini dirinya mengambil keputusan yaitu memilih untuk pergi menjemput istrinya meskipun tadi wanita itu sempat menolak karena menurunkan nanti akan membuat Devano capek padahal dirinya masih banyak urusan yang harus dikerjakan.


apapun yang terjadi kedepannya Ya seharusnya mereka bisa melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak namun balik lagi kehidupan mereka sekarang harus mendengarkan keinginan orang lain dan juga perkataan orang lain, ibarat kata kita yang melakukannya tapi orang lain yang bakalan menjadi tim penilaiannya jadi kita tidak bisa dibiarkan bebas berekspresi bebas melakukan apapun yang diinginkan.


" lakukan saja seperti yang mereka katakan karena aku tidak akan pernah menceraikan Istriku itu sampai kapanpun, Karena bagiku pernikahan itu hanya sekali saja dan tidak ada yang namanya kedua kali karena kalau kedua kali itu artinya statusku adalah duda yang pernah menikah." Devano Tentu saja tidak ingin salah mengambil keputusan dalam hidupnya sebab menurutnya hidup itu hanya sekali saja kalau dibikin pusing ya nanti siapa yang bakalan memperbaikinya jadi lebih baik seperti begini saja terpaksa di jalani kemudian melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak hati.


Berlian yang kebetulan pagi ini sudah sampai di rumah sakit tempat dirinya bekerja selama ini langsung menuju ke ruangannya, karena dirinya ingin membereskan sesuatu yang perlu dibereskan sampai-sampai tidak sadar kalau sebenarnya dari tadi itu Adrian sudah mengikuti langkah kakinya dari belakang.


adrian berpikir kapan lagi Bakalan mendapatkan kesempatan seperti ini yaitu bertemu dengan Berlian sendirian tanpa ditemani oleh suaminya yang sangat menyebalkan itu, dan juga intinya kapan lagi mereka bisa berbicara seperti dulu membahas tentang masa depan mereka yang sudah tertunda yang harus Terhenti Di tengah jalan hanya karena kehadiran orang ketiga yang selama ini tidak pernah diharapkan oleh mereka.


pria itu bahkan tidak pernah berpikir bagaimana nantinya jika kedatangannya ke dalam ruangan Berlian itu dan akan ditolak wanita itu dan lebih parahnya mungkin bakalan diusir, sebab yang ada di dalam pikirannya itu Bahwa ini merupakan kesempatan yang paling baik yang ditunggunya selama ini jadi kalau misalnya kesempatan itu sudah datang Kenapa tidak digunakan dengan sebaik mungkin agar tidak ada penyesalan nantinya'


Berlian yang sudah berada tepat di depan ruangannya langsung membuka pintunya dan ketika hendak masuk ke dalam tiba-tiba tubuhnya langsung didorong masuk, dan setelah itu ada yang langsung masuk ikut juga ke dalam dan Mengunci pintu di belakangnya.


netra wanita itu membuat sebab dirinya tidak percaya jika saat ini yang berada berduaan saja dengannya itu adalah Adrian, dirinya takut semua orang bakalan salah paham dan hasil akhir bakalan tetap percaya Jika hubungan keduanya dalam keadaan yang baik-baik saja tidak ada kata perpisahan apalagi mungkin bakalan putus di tengah jalan.


" Adrian! Astaga Adrian aku mohon Tolong kamu keluar dari dalam ruangan ku sekarang agar nantinya tidak menimbulkan fitnah kepada semua orang yang bekerja di sini, dan tolong jangan mempersulitku lagi dengan kamu melakukan Aksi nekat yang menurutku sangat tidak terpuji ini, "bujuk Berlian penuh permohonan namun pria itu tetap keras kepala.


Grep

__ADS_1


Adrian tanpa banyak berbicara langsung memeluk erat tubuh wanita yang sangat dicintainya itu yang bisa-bisanya mengucapkan kata perpisahan dengan begitu entengnya tanpa beban, padahal tidak tahu kah dirinya jika selama ini Adrian begitu sengsara akibat mengingat segala macam perkataan yang dilontarkan entah itu sungguhan atau mungkin dalam keadaan terpaksa atau mungkin karena itu adalah keharusan yang dijalaninya.


Berlian jelas saja memberontak sebab biar bagaimanapun dirinya merupakan seorang wanita bersuami yang tidak pantas disentuh oleh orang lain yang bukan suaminya, semiskinnya ilmu agama tetapi dirinya tidak pernah mengizinkan tubuhnya disentuh oleh sembarang orang apalagi orang itu adalah orang yang masih terikat dengannya di masa lalu.


" aku mohon tolong jangan seperti ini dan juga aku mohon tolong lepaskan aku selagi aku masih berbicara dengan baik-baik kepada kamu, Kamu tahu sendiri kan Bagaimana sikapmu yang sebenarnya jika aku sedang tidak ingin mengajak seseorang untuk berbicara maka Lebih baik menjauh saat itu juga. "Berlian merasa jika dirinya terlalu lembek alhasil pria itu bakalan tambah menjadi tingkahnya jadi lebih baik ya kasar seperti begini saja toh tidak ada juga kan yang bakalan dirugikan Dan juga mungkin malah lebih baik harus seperti begini biar tidak menimbulkan fitnah.


Adrian tetap kokoh pada pendiriannya karena kalau misalnya saat ini ia melepaskan wanita itu tentu saja bakalan langsung terlepas dan terbang pergi begitu saja tanpa bisa didapatkannya lagi, maka dari itu tidak ada yang salah kalau dirinya melakukan apa yang ada dalam pikirannya biar nantinya Keesokan nanti tidak akan ada penyesalan dalam hidupnya Lagian semua orang di tempat itu kan tahunya kalau mereka itu berhubungan.


"aku tidak akan pernah melepaskan kamu karena aku yakin setelah ini kamu pasti memilih untuk kembali dengan pria itu lagi kan, soalnya aku bisa melihat dengan jelas apa yang kalian lakukan kemarin malam di Villa pribadi yang di luar kota itu?" Adrian sebenarnya merasa sakit hati ketika menjelaskan definisi tentang perkataannya tadi tetapi mau bagaimana lagi ketika hal itu selalu saja Membekas dalam pikirannya siang dan malam bahkan bisa dibilang seperti parasit yang terus saja menempel dalam otaknya tidak mau pergi atau mungkin menjauh kurang sedikit saja.


Berlian jelas saja tidak terima dong dengan perkataan yang dilontarkan oleh Adrian tadi yang sebenarnya bukan pernyataan tapi protes lebih tepatnya, Bayangkan saja hubungannya dengan Devano pun sebagai suami istri Jadi kalau mereka mau melakukan apapun suka-suka hati lah tidak pantas ada yang melarang apalagi ikut campur di dalamnya.


karena merasa jenuh diabaikan terus- menerus diabaikan ya hasil akhir Berlian melakukan hal itu dengan caranya sendiri, wanita itu mendorong kuat tubuh Adrian membuat pria itu jatuh terjungkal ke bawah lantai dan alhasil bokongnya mendarat sempurna di benda keras nan dingin itu.


" Jangan coba menyentuhku lagi dengan tanganmu itu atau aku bakalan benar-benar membuat perhitungan denganmu, karena sudah cukup kesabaranku yang dari tadi terus kamu Uji dan juga kamu buat seolah-olah aku ini tidak punya harga diri sama sekali! "sarkas Berlian begitu kasar.


Adrian jelas saja ngotot dan juga tidak peduli karena kalau misalnya dirinya pergi dari situ kemudian menghindar sejenak Ya tentu saja pasti bakalan ada pembahasan yang tidak-tidak, maka dari itu lebih baik seperti begini saja dan juga mungkin bisa dibilang agar nantinya dirinya tidak terlalu cemas memikirkan semuanya.


" Aku tidak peduli dengan apapun yang kamu katakan Karena bagiku berbaikan dengan kamu lagi seperti dulu itu merupakan hal yang paling terpenting, biarpun kamu tolak terus-menerus tetapi intinya aku tetap tidak peduli sama sekali dan juga mungkin ini merupakan pilihan yang paling terbaik! " ujar Adrian yang tetap kokoh pada pendiriannya terserahlah mau dibilang pria egois ataupun terlalu banyak maunya tetapi intinya ini semua ya seperti begitu saja tidak lebih daripada Apa yang diharapkan.

__ADS_1


Berlian menghela nafasnya kasar ketika mendengar permintaan Adrian yang menurutnya terlalu ngotot, masa iya dirinya hanya melakukan ini semua pun tidak bisa sama sekali dan setidaknya mereka akui dulu lah Apapun yang terjadi nantinya kalau memang ini semua rasanya sangat menyebalkan Ya sudah tidak masalah.


" kamu maunya aku harus seperti apa dan juga maunya aku harus yang kayak bagaimana supaya kamu puas, dari awal sudah aku katakan kalau aku ini punya suami dan statusku menikah setidaknya Carilah wanita yang berpendidikan ya sepadan dengan kamu dan juga yang cocok dengan mama kamu itu yang mungkin lebih bagusnya seperti itu jangan terlalu memaksakan kehendak dong dengan menyuruh aku agar tetap sama dengan kemarin-kemarin. "Berlian jelas saja menyampaikan protes karena dirinya juga sudah capek.


Berlian bukanlah seseorang yang memiliki hati malaikat jadi rasa pengertiannya itu begitu tinggi, meskipun Adrian sudah berusaha untuk menyakitinya terus-menerus namun wanita itu tetap bakalan mengerti ia tidak seperti begitu juga Kan masalahnya?


" kesalahan Mama aku tahu memang kesalahan yang paling fatal dan tentunya kamu tidak mungkin akan tinggal diam saja untuk mencerna semua ini, Tapi yang aku harap Tolong kamu Jangan bersikap seolah-olah kita berdua ini adalah musuh dan juga tidak pantas untuk saling mengerti satu sama lain dan juga tidak pantas untuk saling menghargai pokoknya intinya Terserah dari kamu saja deh! " ujar Adrian yang merasa bersalah kalau misalnya Berlian itu menjauhinya hanya karena masalah seperti ini Ya tentu saja apa yang dilakukan oleh mamanya manusia hidup di dunia ini pun tidak mungkin mentoleransi ini dengan begitu baik.


Berlian ingin sekali tertawa karena sepertinya apa yang dikatakan oleh Adrian itu menyiratkan kalau pria itu ingin agar Berlian mengerti dan juga paham tentang apa yang dilakukan oleh Sarah kemarin-kemarin, padahal sebenarnya itu tidak bisa sama sekali untuk dibenarkan Sebab semua orang yang berada dalam posisinya tentu saja akan merasa kecewa dan itu merupakan masuk akal karena Siapa sih yang tidak kecewa ketika diperlakukan seperti itu.


" baiklah Terserah kamu saja mau melakukan apa tetapi sekarang aku mohon dengan sangat keluar dari ruanganku Sekarang, aku sedang tidak ingin bercanda apalagi mencoba untuk mengerti segala macam keinginan kamu yang sangat konyol itu! "sarkas Berlian yang begitu kasar bahkan kini dirinya sudah membuka pintunya dengan begitu lebar agar maksudnya Adrian segera keluar dari situ sebab dirinya tidak ingin nanti kalau misalnya suaminya secara tidak sengaja datang ke tempat itu dan mendapati dirinya Tengah berduaan saja dengan Adrian Ya tentu saja pasti akan menimbulkan yang namanya fitnah kemudian yang namanya salah paham pun pasti bakalan terjadi saat itu juga.


" kamu mengusirku dari ruangan ini, kamu tidak ingin mendengarkan semua penjelasan yang aku lakukan? Bisakah kamu paham dengan apa yang terjadi dan juga Bisakah kamu mengerti Kalau misalnya aku itu tidak ingin kamu berubah, Oke aku akui kalau aku itu salah terlahir dari seorang wanita yang benar-benar tidak punya hati nurani tapi ini kan sudah takdirnya tidak mungkin dong Aku menolaknya begitu saja? sebab yang ada dalam pikiranku itu hanyalah ingin mengharapkan Bagaimana caranya agar kamu paham dan juga mengerti dengan semuanya, sebab Biar bagaimanapun Aku juga capek kalau kamu menjauhiku hanya karena kesalahan yang tidak pernah aku lakukan sama sekali. " Adrian tidak tahu lagi harus mengeluh yang seperti apa agar maksudnya mereka semua paham dengan yang ada tapi lihatlah semuanya harus seperti begini kejadiannya dan juga sepertinya mereka memang tidak pantas lagi untuk bisa berbicara secara baik-baik.


Berlian menggelengkan kepalanya karena menurutnya tidak ada lagi penjelasan yang pantas untuk didengarkan sebab semuanya sudah terlanjur dan juga semuanya sudah terjadi, Lagian kalau misalnya Adrian mau berbicara pun percuma karena bukan pria itu yang melakukan kesalahan melainkan orang lain Jadi kenapa kesalahan yang dilakukan oleh orang lain malah harus Adrian yang menanggung?


" Terserah kamu mau melakukan apa Karena bagiku ini semua sudah percuma dan juga aku tidak ada niatan untuk berbicara lagi apalagi mencoba untuk mengerti, lebih baik kamu cari wanita yang pantas dan juga lebih cocok untuk bisa mendampingi kamu tetapi aku sumpah itu tidak akan pernah terjadi lagi karena aku sudah mempunyai suami dan tidak ada niatan untuk bercerai, "ujar berlian penuh penekanan berharap agar Devano yang merupakan seorang pria berpendidikan tinggi yang pastinya akan mencerna dengan baik setiap perkataan yang dilontarkan olehnya karena Ya harusnya memang seperti itu kalau tidak pasti bakalan ada penyesalan yang berulang kali terjadi.


Lila yang kebetulan baru datang ya jelas saja merasa bahagia dong saat berada di parkiran tadi sempat melihat mobil Berlian, membuat wanita itu tanpa banyak berbicara lagi langsung memilih untuk menyusulnya ke dalam ruangan Soalnya biar bagaimanapun dirinya merupakan asisten dari wanita itu jadi otomatis ketika dokternya Baru saja datang ya Sebagai seorang asisten tentu saja Lila bakalan ke sana untuk menemuinya secara langsung.

__ADS_1


akan tetapi langkah kakinya terhenti saat mendengar keributan yang terdengar begitu jelas antara dua orang yang suara mereka sangat tidak asing di dalam pendengarannya, namun balik lagi ini semua juga tidak mungkin harus membuat dirinya merasa tidak nyaman karena baginya sepertinya kedua orang itu sudah terlalu berlebihan.


__ADS_2