
Berlian tidak sadar sama sekali Jika dari tadi itu dirinya menjadi pusat perhatian para anggota yang sedang dipimpin oleh Devano, pria itu bahkan tidak menyadari jika saat ini istrinya telah menjadi pusat perhatian soalnya dirinya sibuk memberikan komando kepada semuanya agar tidak mengecewakannya nanti.
dino dan juga teman di sebelahnya yang bernama Arya terlihat berusaha untuk mendapatkan izin dari Devano agar maksudnya bisa terkenal dengan wanita yang berjalan di samping Maria itu, soalnya jarang sekali mereka mendapatkan tamu secantik dan sesempurna itu dan menurut mereka ini merupakan rezeki di akhir-akhir masa jabatan mereka karena Biar bagaimanapun semua yang selama ini mendapatkan penempatan di situ akan dimutasi.
" lapor Pak, izin ke toilet sebentar! " teriak Dino tegas membuat Devano menghela nafasnya perlahan karena menurutnya ada saja telepon para bawahannya itu dari tadi tidak mengeluarkan isi dalamnya sekarang suasana sedang serius malah akhir-akhir ini membuat dirinya merasa emosi secara mendadak.
"lapor Pak, saya juga izin ke toilet sebentar! "Arya menimpali perkataan Dino tadi membuat Devano menghela nafasnya karena memang Sepertinya kalau urusan soal alam maka tidak ada yang bisa mengganggu gugat dan akhirnya dirinya mengiyakan saja membuat kedua prajuritnya itu tertawa bahagia Tetapi dalam hati karena mereka malah berani menunjukkan secara langsung kepada Devano.
devano tidak curiga sama sekali Jika sebenarnya Arya dan juga Dino itu sedang menggunakan kesempatan yang ada untuk bisa berkenalan dengan Berlian, keduanya bahkan lupa jika sampai Devano tahu maka bisa panjang urusannya karena pria itu paling tidak suka jika ada anak buahnya yang berani melanggar aturan yang sudah ia buat.
Berlian masih saja serius mendengarkan semua penjelasan yang diberikan oleh Maria sampai-sampai tidak sadar jika ada dua orang bawah hanya Devano telah mendekat sambil memasang senyuman terbaik yang pernah mereka punya dalam hidup, keduanya tersenyum karena Biar bagaimanapun kesempatan ini sangat langka jadi seharusnya digunakan dengan baik.
" Bisakah kita perkenalan, Oh iya maaf sebelumnya Selamat pagi Ibu Maria maaf Jika kami mengganggu tetapi kami hanya ingin berkenalan dengan nona cantik ini! "ujar Dino sambil membungkukkan badannya memberi hormat kepada Maria sebab Biar bagaimanapun wanita itu merupakan istri dari senior di tempat itu maka dari itu segala macam rasa hormat harus mereka berikan jika tidak keinginannya akan mendapatkan hukuman.
Maria menghela nafasnya kasar ya sebenarnya maksudnya dirinya tidak nyaman dan juga sedikit tidak suka ketika ada orang yang sudah berani mengganggu ketentraman menantunya itu, tetapi ketika menoleh ke arah Devano dan terlihat pria itu tidak peduli maka dari itu dirimu memilih untuk mengiyakan saja toh kira-kira Bagaimana sih reaksi pria itu.
"ya kalian kalau mau berkenalan dengan dia Ya sudah langsung ngomong ke orangnya saja soalnya itu bukan merupakan wewenang saya untuk menentukan kira-kira dan mau berkenalan dengan kalian atau tidak, kalau misalnya Iya Ya syukur itu tandanya rezeki untuk kalian Tetapi kalau tidak ya sudah jangan dipaksakan karena artinya anda tidak beruntung, " jelas Maria yang sedikit meninggikan nada Bicaranya ya Meskipun terkesan tidak sopan karena sedang mengganggu jalannya latihan namun kalau ia tidak melakukan hal itu ya Otomatis anaknya itu tidak akan pernah sadar dengan apa yang terjadi saat ini.
devano merasa tidak asing dengan suara yang berteriak di belakangnya saat ini maka dari itu ia menoleh dan betapa terkejut ketika melihat mama dan juga istrinya berada tepat di belakang mereka, ya padahal tadi setahunnya kedua wanita itu sedang berada di rumah kenapa sekarang malah melipir ke arah yang tidak jelas?
__ADS_1
semua anggota prajurit yang tengah berada di bawah bimbingan Devano merata penuh antusias ke arah Maria dan juga Berlian terkhusus ke arah Berlian sendiri, mereka semua langsung menundukkan kepala ke arah Devano ketika melihat tatapan tajam pria itu yang ditujukan untuk mereka tanpa terkecuali.
" apa yang kalian lihat dari tadi sampai-sampai terlihat begitu antusias dan melupakan tanggung jawab kalian sebagai seorang prajurit yang harus bisa menjaga keamanan dan juga kenyamanan semua masyarakat, Ingat jangan karena hal-hal yang tidak penting kalian bisa sampai melupakan tugas-tugas yang harusnya kalian pikul setiap saat! Memangnya Apa sih yang sedang kalian lihat sampai-sampai setiap perkataan saya tidak berarti, sampai-sampai kalian lupa kalau saya di sini Tengah membuka suara yang begitu lebar atau semuanya paham dengan apa yang saya katakan? "teriak Devano kasar karena dirinya benar-benar saling emosi saat ini Entah karena apa padahal tidak ada satupun dari anak buahnya yang melakukan kesalahan.
"Kami sedang melihat bidadari, kapten , "ujar Markus begitu antusias membuat Devano menatap tidak suka ke arahnya karena bisa-bisanya sudah menyebut Berlian itu Bidadari.
Devano ingin sekali berteriak ke arah mamanya agar bisa membawa istrinya itu pergi dari situ soalnya dirinya tidak mau para anak buahnya jadi tidak fokus hanya karena kehadiran wanita itu, dan satu lagi belum lagi segala macam tingkah konyol mereka yang mungkin karena terlalu begitu haus dengan wanita cantik soalnya setiap hari hanya berada di hutan belantara tidak jelas Apa yang dilakukan di sana pasti hanya ketemu ular patola saja.
" Bidadari tidak pernah ada dan juga tidak akan pernah ada jadi jangan menghayal terlalu ketinggian karena nantinya hanya membuat kalian mempermalukan diri sendiri, Oh iya satu lagi tidak usah terlalu fokus dengan keadaan sekitar Anggap saja orang-orang di sekitar kita itu hanyalah bayangan yang tidak pantas untuk diingat apalagi Untuk Dikenang, "tegas Devano membuat Markus terlihat langsung lemah seketika soalnya masa iya wanita secantik itu dibiarkan begitu saja.
" Apakah Anda lihat Kapten, kalau sekarang ada Dino Dan juga Arya yang tengah mengganggu nona manis itu?" Markus tidak terima membuat Devano akhirnya sadar kalau sebenarnya anak buahnya tadi itu sudah berbohong katanya izin mau ke toilet padahal untuk bertemu dengan Berlian istrinya.
" Jadi kalian semua tidak ada niatan untuk melakukan latihan hari ini, kalau begitu Turun ke bawah dan push up 50 kali tidak boleh langkah tidak boleh bangkit Sebelum saya Suruh berhenti! "perintah Devano tegas Lalu setelah itu menyusul ke arah istrinya dan juga sang Mama yang tengah berbincang-bincang dengan Arya dan Dino yang juga sepertinya ingin mengakrabkan diri dengan Berlian hanya saja wanita itu yang membangun benteng pertahanan yang begitu Tinggi karena memang ia bukan anak kecil yang tidak paham jika ada pria yang agresif itu.
Arya dan juga Dino terlihat tidak terlalu mempermasalahkan ketika mereka dihukum seperti itu sebab yang penting intinya adalah wanita cantik yang menemani mereka Maka tenaga mereka itu bakalan full, dan satu lagi kalau misalnya mereka capek pasti tinggal minta Berlian tersenyum dan hal itu akan langsung membuat tenaga mereka kembali seperti semula lagi.
" nona manis ,Kakak bisa minta satu permohonan kah?" tanya Dino perlahan membuat Devano ingin sekali melakban mulut bawahannya itu agar jangan berbicara lagi soalnya hanya akan mengganggu pendengarannya dan juga ia paling benci ketika Berlian tersenyum.
Berlian mengganggukan kepalanya karena memang dirinya di sini juga perlu teman jadi kalau ada yang meminta Tolonglah saya menolak begitu saja, siapa tahu pertolongan yang ingin didapatkan itu merupakan sebuah hal yang penting dan dirinya akan menjadi orang yang paling tega ketika berani-beraninya menolak permintaan itu.
__ADS_1
" kami hanya minta saat kami 150 kali Nona Manis tidak usah jalan jauh-jauh ya cukup menjaga kami di sini dan memberikan support, nanti Tenang saja kami kasih hadiah bawa Matoa yaitu buah Legend yang hanya ada di Papua dan memang asalnya dari sini, "tawar Dino membuat Devano ingin muntah karena menurutnya dirinya bisa membeli jutaan kilogram buah itu jika sampai Berlian memang menginginkannya.
Maria dari tadi hanya menjadi penonton saja karena ia paling suka ketika melihat anaknya itu ingin marah tetapi ditahannya begitu saja, padahal sebenarnya kalau mau marah pun tidak ada yang bakalan tahu kalau pria itu adalah suami dari Berlian.
" Siapa yang menyuruh kalian push up di sini cepat bergabung sama yang lain dan lakukan tanpa harus menoleh ke arah sini, satu kali saja kalian Menoreh ke arah sini maka saya akan melipat gandakan menjadi 200 kali dan itu berlaku setiap saat ketika kalian menoleh! " perintah defano lagi membuat Dino Dan juga Arya langsung lemas masa iya mereka sudah bersiap-siap untuk menunjukkan kebolehan dihadapan kalian Tetapi malah dipatahkan begitu saja oleh Kapten.
" Kenapa diam saja Emangnya kalian tidak mendengar apa yang saya katakan dan ingin buktinya kalau saya sedang tidak bercanda, Ayo cepat bergerak sekarang waktu saya bakalan benar-benar buat perhitungan dengan kalian semua yang ada di sini, "perintah Devano lagi datang bawa banyak berbicara Dino dan Arya langsung berlari karena mereka sedikit waspada kalau sampai Kapten mereka itu sudah marah maka bisa dipastikan perang dunia kesekian kalinya akan terjadi saat itu juga.
" Mama ngapain sih bawa dia ke sini hanya untuk membuat para bawahan saya merasa tidak fokus karena kehadirannya, dan kali kalau tidak ada kepentingan usahakan jangan masuk ke area latihan Nanti kalian bakalan mendapat teguran karena sudah mengganggu fokusnya orang lain? "omel Devano tidak terima membuat Maria ingin sekali tertawa karena sebenarnya tempat yang dirinya dan juga Berlian datangi itu bukanlah tempat latihan melainkan lapangan hijau yang bisa saja dimasuki oleh semua orang.
" Oh ini tempat latihan ya perasaan ini tempat biasanya ibu-ibu Bhayangkari berkumpul kemudian bercengkrama, kecuali ruangan hijau sebelah sana itu adalah miliknya kalian para prajurit Jadi kamu jangan mengajari Mama deh Memangnya kamu pikir baru sehari doang tinggal di sini? " Maria tidak peduli jika anaknya itu bakalan hilang di bawahnya hanya saja ia ingin mengingatkan kepada Devano kalau dirinya tidak peduli dengan Berlian Maka jangan menyesal kalau orang lain akan menggantikan Posisinya itu.
Berlian memilih tidak ikut campur dengan perdebatan antara mama dan anak itu karena memang bukan dirinya juga yang ingin datang ke sini tetapi melainkan atas ajakan dari Maria, Lagian kalau memang pagi-pagi begini mereka adalah latihan ya itu juga dirinya tidak tahu sama sekali karena Ia merupakan penghuni baru masih dalam hitungan jam saja jadi otomatis belum bisa menyesuaikan.
" puas kamu sudah mencari bahan tontonan anak buah saya dan membuat mereka menjadi tidak fokus akibat kedatangan kamu, lain kali bertingkah saja terus sampai kamu puas dan akhirnya membuat saya merasa malu? " omel Devano menatap kesal ke arah Berlian membuat semua prajurit yang sedang dihukum push up itu menggelengkan kepalanya Sebab mereka merasa heran kok bisa-bisanya ya Kapten mereka itu tidak terpesona sedikitpun dengan kecantikan wanita yang sedang ia memarahi itu.
" aku yakin ada yang salah dengan Kapten kita ini soalnya wanita secantik itu bisa-bisanya tidak dihargai sama sekali , Sepertinya kita harus bekerja keras untuk menjodohkan mereka maksudnya biar nyambung gitu, "saran dari Markus membuat semua orang mengacungkan jempolnya karena memang harusnya seperti itu soalnya selama ini mereka tidak pernah melihat Devano keluar ataupun membawa wanita cantik bersamanya.
" jangan bergosip lebih baik kalian lakukan saja hukuman yang tersedia berikan! kalau kalian berminat kepada wanita itu sepertinya hentikan saja perasaan kalian itu Karena dia sudah punya suami, dan intinya suaminya itu lebih baik daripada kalian yang otaknya langsung lemot ketika ada Melihat barang bagus dan juga hanya akan mempermalukan diri sendiri karena kehilangan fokus, "Sindir Devano membuat semua orang menggaruk kepala dan merasa heranku di saya ada wanita cantik di situ tanpa membawa suaminya.
__ADS_1
"Apakah suaminya juga merupakan seorang prajurit dan memiliki pangkat yang begitu tinggi, kalau memang iya kami ingin berkenalan dan juga mencari pengalaman Kenapa sampai bisa mendapatkan wanita secantik itu padahal Kami sudah berdoa 7 hari 7 malam tanpa henti tetapi hasilnya sama saja , "tanya Arya dan Dino membuat Devano menggelengkan kepalanya karena dirinya juga mana paham ilmu seperti itu yang ada dirinya menikah atas hasil Perjodohan tidak lebih dari itu.
" sepertinya suaminya itu merupakan orang yang paling keren sampai-sampai membuat wanita itu berlari mengejarnya tak peduli dengan apapun yang terjadi, jadi Sudahlah kalian yang hanyalah remahan rengginang lebih baik terus banyak berharap! "ledek Devano penuh rasa percaya diri.