Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Perceraian


__ADS_3

Berlian merasa gemas dengan sikap Papanya yang menurutnya sangat keterlaluan karena bukannya memberikan kesempatan maksudnya biar mamanya yaitu Sofia bahagia Tetapi masih terus mengikat wanita itu dengan pernikahan yang sudah tidak sehat seperti begini, tidak Puaskah pria itu terus-menerus membuat Sofia tertekan dengan pernikahan mereka dan juga tidak bisa kah maksudnya mengerti kalau hati manusia itu terkadang tidak punya Batas kesabaran yang banyak jika terus-menerus disakiti tidak pernah berhenti bahkan mungkin bisa dibilang itu seperti sebuah sikap yang mendarah daging dan juga seperti sebuah kebiasaan yang memang sudah tidak bisa lagi soalnya sudah melekat di dalam diri orang itu sendiri.


Berlian hanya ingin agar Mamanya itu selalu bahagia tidak tertekan dalam sebuah hubungan kemudian hari-hari yang dilaluinya itu selalu berjalan dengan sebagaimana mestinya Bukan maksudnya hanya dipenuhi dengan drama yang tidak pernah ada habisnya, karena terkadang bibir itu mengatakan jika dirinya baik-baik saja tetapi pertanyaannya Apakah benar atau tidak yang ada mereka hanya ingin menutupi kesedihan dengan pura-pura bahagia yang ada mereka hanya ingin menutupi kesedihan dengan berkata bahwa aku baik-baik saja padahal sejatinya itu hanyalah kebohongan yang terus-menerus diulang-ulang tidak pernah berhenti sedikitpun bahkan mungkin bisa dibilang itu sudah menjadi segala sesuatu yang sangat tidak diterima dengan akal sehat.


wanita itu tentu saja akan mampu mengurus mamanya dengan begitu baik kalaupun nantinya suaminya tidak mau dan juga tidak terima ya sudah tidak masalah biarlah berlian akan mengurusnya sendiri dengan menggunakan uangnya dan biarlah wanita itu bekerja keras dan bisa membuat Sofia selalu merasa nyaman kemudian segala macam kebutuhannya terpenuhi, dan jangan lupakan kalau Sofia itu merupakan seorang dokter senior dulu hanya karena menikah dengan papanya alhasil dirinya memilih untuk rehat karena ada berlian untuk diurus dan sebagai seorang ibu rumah tangga ya Otomatis mengurus rumah tangganya itu adalah hal yang terpenting kalau soal mencari nafkah kan ada suaminya yang merupakan seorang pengusaha sukses.


Sofia menyodorkan kertas dari pengadilan agama tempat dirinya mengajukan gugatan perceraian untuk suaminya itu, meskipun perceraian itu sebenarnya dilarang oleh Tuhan karena Biar bagaimanapun apa yang sudah disatukan tidak boleh dipisahkan tapi balik lagi dirinya juga sudah tidak mampu kalau terus-menerus menjalani pernikahan yang penuh dengan drama dan juga penuh dengan dosa soalnya sama saja bertahan dalam sebuah hubungan namun terasa sudah tidak sehat dan juga tidak ada lagi saling keterbukaan di antara suami istri tersebut dan rasanya seperti orang asing dalam sebuah rumah dan itu sebenarnya tidak dibenarkan.


Sofia tidak tersenyum tidak juga membuka suaranya dan hanya memberikan kertas tersebut karena dirinya tahu jika suaminya itu pasti paham dengan apa yang diberikan olehnya, karena Biar bagaimanapun Bima itu bukan anak kecil jadi tidak tahu bahwa permasalahan mereka ini akan mengarah ke mana jadi lebih baik ya seperti begini saja.


Berlian merasa heran ketika melihat Papanya Itu sepertinya malas tahu dan juga tidak merespon sama sekali terlihat juga cuek serta tidak peduli, kalau sudah seperti begini kan rasa-rasanya semua upaya yang dilakukan akan percuma serta tidak ada hasilnya sama sekali Kalau misalnya responnya Hanya seperti begitu saja.


Bima tidak ada niatan untuk bercerai dengan istrinya karena menurutnya untuk apa berpisah hidupnya seperti begini saja Kayaknya sudah lebih dari cukup, kalaupun Nanti istrinya itu mau bebas di luar sana Ya terserah yang penting intinya dirinya tidak ingin dipanggung menuju ke pengadilan hanya untuk melakukan sidang gugatan perceraian.

__ADS_1


"kamu pikun atau mungkin sengaja tetap melawan segala macam yang sudah aku katakan dari tadi Kalau aku tidak akan pernah menandatangani berkas itu, mau kamu mengancam seperti apapun Ya terserah dari kamu ya tetapi aku tetap ada pendirianku dan tidak akan pernah berubah sampai kapanpun Dan aku harap kamu camkan itu baik-baik dalam ingatan kamu!" ujar pria itu yang benar-benar sangat tidak punya hati sama sekali yang berpikir kalau semua masalah itu gampang diselesaikan dengan hanya ngomong doang.


Berlian membulatkan matanya sempurna ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Papanya barusan karena itu pertanda bahwa pria itu sepertinya ingin mempermainkan mamanya sampai kapanpun, pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua pribadi dalam sebuah hubungan tetapi menyatukan segala-galanya maksudnya saling mengerti sama satu sama lain kemudian menjalaninya juga dalam keadaan yang saling terbuka tidak ada keterpaksaan di dalamnya tapi kalau sudah seperti begini kan rasanya sudah sangat tidak sehat dan percuma mau dipertahankan yang model kayak bagaimana.


" sehat kan melakukan semua itu dan juga mengatakan hal-hal yang seperti tadi, jadi orang jangan terlalu egois dong pikirkan juga perasaan orang lain yang selama ini sudah puluhan tahun tetap setia menunggu Kapan berubahnya tapi sama saja kan tidak ada perubahan sama sekali? Memikirkan perasaan orang lain itu penting masa iya memikirkan perasaan istri sendiri tidak bisa sama sekali, Jangan egois jadi orang tapi memang kalau tidak ada niatan untuk menandatangani dia sudah tidak masalah karena ada begitu banyak macam cara yang disiapkan untuk orang-orang yang tersakiti seperti mama! "Berlian merasa bahwa batas kesabarannya juga habis Kalau terus-menerus dipaksa seperti ini kalau terus-menerus melihat drama yang tidak pernah ada habisnya Lagian orang seperti Bina itu tidak pantas untuk terlalu didengar setiap perkataannya karena kalau misalnya semakin didengar semakin berbuat ulah padahal orang lain juga bisa seperti dirinya itu.


" Kamu jadi anak bisa tidak jangan terlalu peduli dengan urusan orang tua dan juga bisa tidak jangan terlalu kurang ajar seperti itu, biar bagaimanapun saya ini Papa kamu dan setiap kata yang saya katakan hari ini harusnya kamu dengarkan bukan malah Kamu mendukung Mama kamu untuk berpisah." Bima jelas aja melayangkan protes seperti itu karena sepertinya berlian itu adalah orang yang paling gigih memaksa istrinya untuk bercerai darinya kalaupun Sofia tidak punya teman yang tidak mungkin bakalan melakukan ini tetapi yang mendukungnya Adalah anaknya sendiri dia jelas saja wanita itu akan dengan antusias menjalaninya.


Sofia mengganggukan kepala pertanda setuju dengan apa yang dikatakan oleh anaknya tadi, sebab menurutnya kalau terlalu lama ada di tempat ini yang ada batas kesabarannya bisa habis karena dipermainkan terus-menerus dibohongi kemudian tidak dihargai sama sekali serta bisa dibilang diri di sini itu dirinya yang menyakiti Bima Bukan sebaliknya seperti yang terjadi selama ini.


Bima jelas saja tidak terima kalau misalnya istri anaknya itu pergi meninggalkannya sendirian tanpa peduli sedikitpun keadaannya di rumah ini, Kalau sudah seperti begini mereka tidak akan pernah memikirkan keadaannya sama sekali melupakan kalau masih ada dirinya di rumah ini dan otomatis kalau misalnya ditinggalkan sendirian ya rasanya sudah sangat tidak nyaman dan juga rasanya seperti seseorang yang benar-benar dilupakan dan pria itu juga masih tetap egois serta tidak mengakui kalau dirinya butuh keluarga dan juga perhatian.


" satu orang pun tidak ada yang boleh pergi meninggalkan rumah ini karena aku tidak akan mengijinkan hal itu terjadi dan Kalau sampai ada yang pergi maka aku bakalan membuat perhitungan dengan orang-orang seperti kalian karena terlalu banyak membantah, di sini Yang menjadi kepala keluarga itu adalah aku dan kalian harus mengikuti semua perintah yang aku berikan tanpa boleh bantah apalagi mencoba untuk tidak melakukan seperti yang Aku perintahkan itu karena sama saja kalian ingin mencari perkara denganku. "Bima mengancam anak dan istrinya itu tanpa memikirkan kalau sebenarnya Devano sudah muncul dari tadi dan mendengarkan semua perkataan yang dilontarkan.

__ADS_1


devano masuk ke dalam rumah itu dengan masih menggunakan seragam lengkap membuat dirinya terlihat begitu gagah dan juga berlian akui juga suaminya itu keren hari ini, Namun karena suasana sedang tidak mendukung jadinya dirinya tidak ada niatan untuk memuji penampilannya karena Takutnya nanti suasana berubah menjadi tidak nyaman dan juga sedikit canggung atas apa yang dikatakan oleh semuanya itu.


" kalian dengarkan apa yang aku katakan kalau kalian tidak akan pernah aku izinkan untuk pergi dari rumah ini sampai kapanpun dan kalau misalnya berani membantah maka lihat saja nanti, kalian pikir selama ini aku selalu bercanda dan juga Maksudnya mendengarkan semua yang kalian inginkan itu?" Bima Lagi dan lagi terus saja mengatakan hal itu membuat Devano hanya bisa menggelengkan kepalanya sebab menurutnya sepertinya mertuanya itu tidak paham dengan peraturan yang seharusnya diikuti dan juga sepertinya ingin mencoba menguji tentang peraturan perundang-undangan yang sudah ada di tempat ini.


" lain kali kalau tidak paham apapun mendingan tidak usah bicara karena di sini yang sedang bermain dengan hukum ya Papa mertua bukan orang lain, Saya di sini syukur juga masih menghormati Anda sebagai apa dari istrinya saya coba kalau tidak maka sudah saya pastikan anda bakalan mendekam di penjara malam ini juga! "ujar Devano bukannya mengancam tetapi Hanya mengingatkan saja soalnya manusia zaman sekarang kalau tidak diingatkan nanti bakalan terus-menerus melakukan kesalahan yang sama tanpa ada perubahan sedikit pun.


Bima membulatkan matanya sempurna ketika mendengar apa yang dikatakan oleh menantunya Itu sebab dipikirannya kalau Devano itu bakalan mendukungnya dan akhirnya membuat istrinya itu tidak pergi dari rumah, tapi kalau responnya sudah seperti ini ya pertanda bahwa mereka semua sepertinya mendukung Sofia untuk berpisah dengannya padahal harusnya mereka sadar masa iya sudah setua itu malah ada yang namanya gugatan cerai dan juga sebagainya.


" maksud kamu mengatakan hal itu apa ya, Seharusnya kamu mendukung apa yang Papa lakukan supaya maksudnya para wanita ini kapok? Kalau misalnya kamu ikut-ikutan seperti mereka yang ada kamu memang benar-benar keterlaluan dan juga sangat tega serta tidak punya pikiran sama sekali untuk mendukung, masa iya mereka mau pergi dari rumah dan mengajukan perceraian padahal sebenarnya usia kami sudah tidak bisa Maksudnya melangkah ke arah yang seperti begitu? " tanya Bima membuat Sofia langsung tertawa karena menurutnya suaminya itu sepertinya lupa dengan kesalahan yang sudah dilakukan.


Wanita itu bahkan kadang-kadang bingung juga sih dengan pola pikiran suaminya yang menyalahkan perbuatan orang lain padahal sikapnya sendiri yang lebih salah, seharusnya sadar diri kalau memang tidak ingin orang berbuat seperti yang dilakukan olehnya maka tidak bolehlah menyakiti orang-orang seperti begitu karena nantinya mereka juga bakalan membalas lebih sadis daripada yang dipikirkan.


" Jadi ceritanya di sini aku yang salah karena ingin berpisah dari kamu padahal jelas-jelas kamu yang sudah membuat kesalahan di sini dan membuat aku membalikkan kembali kesalahan kamu itu ya Kamu sendiri yang menanggungnya, Kalau sudah seperti begini mau saja kesana kemari mengikuti keinginan kamu sedangkan aku ya harus duduk tenang diam dan jangan banyak berkomentar serta terima saja Apapun yang kamu lakukan? "tanya Sofia yang berharap maksudnya suaminya itu segera menjawab Terserah mau merasa malu atau tidak terserah mau memakai egonya atau tidak yang penting intinya dirinya sudah mengingatkan apapun yang dilakukan itu.

__ADS_1


Berlian memilih untuk tidak peduli apapun yang dikatakan oleh Papanya itu soalnya sepertinya jalan pemikiran orang itu ya seperti itu saja ada yang berbeda dan bisa dibilang pemikirannya itu sangat picik, jadi lebih baik orang yang waras itu mengalah dengan cara pergi dari tempat ini mungkin dengan begitu kewarasan bakalan selalu terjaga dan juga umur mereka bakalan lebih panjang lagi soalnya tidak tersulut emosi dengan setiap keadaan yang terjadi.


" Biarkan saja mah dia mau melakukan apa yang penting intinya pikiran kita sudah tenang sekarang dan kalaupun nanti dia tidak mau menandatangani berkas itu ya sudah tidak masalah nanti kita bakalan cari jalan yang kayak bagaimana, mungkin dia mau pakai cara Extreme atau mungkin kita pakai cara kita sendiri ya terserah tidak masalah kalau dia bisa masa iya kita tidak bisa Memangnya hanya dia saja yang punya otak dan juga pikiran kita yang lain tidak ada sama sekali? " tanya Berlian yang terlihat sudah terlalu capek Ketika Harus melihat drama rumah tangga yang sepertinya hanya ingin membahas sesuatu tapi tidak pernah sadar jika kesalahannya itu sebenarnya sangat fatal.


__ADS_2