
Devano memilih diam ketika Selama perjalanan pulang menuju ke rumah orang tuanya sebab hatinya Tengah berperang saat ini, antara percaya atau tidak kalau tadi dirinya itu secara tidak langsung mempertahankan hubungannya dengan Berlian dan menyiratkan kepada semua orang kalau di antara mereka berdua itu tidak ada yang namanya perceraian apalagi segala macam sesuatu yang membuat mereka terpisah.
Padahal tadi tujuannya untuk sampai ke rumahnya Adrian bukanlah ingin membahas soal mereka berdua Tetapi hanya ingin mengembalikan istrinya itu kepada Adrian dan dengan begitu maka mereka akan berpisah, dirinya akan segera mengurus perceraian Namun ternyata semua tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya dari awal.
Bagaimana mau memisahkan diri dari Berlian ketika melihat wanita itu benar-benar terpuruk dengan segala macam keadaan, ketika dikhianati orang terdekat itu pasti perasaannya begitu sakit dan dirinya yang tidak pernah mengalami hal itu tentunya berdoa agar wanita itu selalu baik-baik saja selama tinggal dengannya.
Devano akhirnya sadar kalau istrinya itu sebenarnya tidak punya salah selama ini yang salah itu letak pada pikirannya sendiri yang tidak mau menerima, coba saja kalau memang tidak mau menerima dari awal Ya setidaknya mau belajar untuk saling menerima satu sama lain mungkin dengan itu keduanya tidak akan seperti orang asing ketika sedang bersama.
kalau misalnya yang mencoba sesuatu yang salah ya mungkin tetap salah tapi sekarang yang dicobanya itu adalah untuk memperbaiki sebuah keadaan yang memang harus diperbaiki dari awal, maka dari itu dirinya harap semua keputusan yang diambilnya tadi itu benar adanya dan tidak hanya karena kasihan saja namun mencoba untuk saling menerima.
Berlian itu sebenarnya tidak terlalu buruk-buruk amat bahkan standar kecantikannya itu begitu tinggi dan tidak ada yang salah pada tubuhnya, enak di bawah Jalan enak di bawah ngobrol Dan intinya dalam sebuah hal yang paling penting yaitu enak dipandang dan juga memiliki wawasan yang luas serta tidak mempermalukannya nanti.
hanya sekarang yang ia harus lakukan hanyalah selalu menanamkan sugesti bahwa dirinya sudah menikah dan Berlian merupakan istrinya tidak ada yang namanya nongkrong sembarangan kayak dulu sampai pulang pagi, tidak ada yang namanya kamu dan saya masing-masing melainkan kita berdua adalah satu tidak akan pernah terpisahkan lagi.
Berlian Tidak enak hati kepada suaminya itu yang harus membela dirinya di hadapan Adrian tadi dan sampai-sampai memilih untuk mengatakan kalau pernikahan mereka itu tidak ada namanya perpisahan, namun percayalah ia tidak mau mengharapkan terlalu lebih sebab mungkin jangan sampai tadi itu Devano hanya sebatas kasihan makanya mengucapkan hal tersebut?
" kalian kenapa diam saja dari tadi memangnya tidak ada niatan untuk berbicara saling mendekatkan diri begitu, rumah tangga itu memang dari awal terasa canggung Tetapi kalau terus-menerus dibiasakannya nanti akhirnya biasa juga? "Tanya Maria heran ketika pasangan suami istri di bangku belakang itu hanya memilih diam bahkan pandangan mereka itu ke arah berlawanan dan hal itu terasa begitu menggemaskan.
Sofia yang berada di bangku tengah hanya bisa tertawa karena merasa lucu dengan kejadian yang sedang terjadi antara menantu dan juga anaknya itu, apalagi Devano Yang sepertinya memilih untuk diam saja ketika pulang dari rumah Adrian tadi padahal berbanding terbalik selama beberapa jam yang lalu ketika pria itu pergi itu agresif mengatakan semuanya.
__ADS_1
Berlian memilih hanya menggelengkan kepalanya karena memang tidak ada hal penting yang ingin dirinya bahasa ini, kalaupun terlepas dari apapun yang ingin mereka bicarakan Ya sepertinya nanti saja ketika hanya berdua saja masa ia beramai-ramai malah membahas urusan rumah tangga kan Rasanya terlalu berlebihan.
" apaan sih Mah? masa iya Pikiranku lagi mumet seperti ini mau membahas hal apapun itu, lebih baik seperti begini saja tenang mengalun mengalir ikuti iramanya Dan intinya tidak banyak menciptakan drama karena hidupku sudah banyak dipenuhi dengan yang namanya drama! "Berlian Bukannya marah kepada Maria yang memilih untuk mencairkan suasana yang begitu canggung tetapi intinya Iya memang sedang tidak ada semangat semangatnya untuk membahas hal apapun itu.
sofia pun melakukan hal yang sama Karena Wanita itu juga sebenarnya Tengah kebingungan harus mencerna semuanya ini dari mana dan berakhirnya sampai di mana, pernikahan mereka itu sebenarnya dari awal sudah hancur karena sikap egois dan juga keras kepala serta tidak tahu cara menghargai orang itulah yang dilakukan oleh Bima selama ini dan bahkan bisa dibilang tabiatnya pun sudah dihafal oleh orang-orang rumah sampai-sampai asisten rumah tangga Mereka pun kadang-kadang hanya bisa mengusap dada karena tidak menyangka.
"sofia kalau memang kamu tidak merasa nyaman di rumah lebih baik kamu tinggal bersama kami saja dan tenang saja pokoknya Bima tidak akan macam-macam selama kamu aman bersama kami, pria itu sepertinya memang harus diajarkan Bagaimana cara berumah tangga yang baik agar sudah tua seperti begitu stop bertingkah yang tidak jelas! " jelas Abraham yang dari tadi tidak habis pikir dengan sikap Bima padahal pendidikan pria itu bisa dibilang tinggi jadi otomatis wawasannya luas tentang apapun itu termasuk rumah tangga.
memiliki istri yang cantik ternyata tidak menjamin seorang pria tetap setia entah Apalagi yang mau dicari, perasaan semua Bentuknya sama saja tidak ada yang beda karena setiap manusia itu beda hanya karakternya saja tapi selain sama saja tidak ada yang bentuknya segitiga siku-siku ataupun sama Sisi.
Sofia terlihat menghela nafasnya kasar karena sepertinya jika dirinya tinggal di rumahnya Abraham dan juga Maria yang ada hanya akan merepotkan mereka, Lagian dirinya bukanlah anak kecil ketika ada masalah memilih untuk menghindar seharusnya itu masalah dihadapi lalu diselesaikan kalau memang tidak nyambung lagi ya sudah jalan bisa merupakan sebuah pilihan terakhir Tidak ada yang lebih berat dari itu lagi.
"Aku akan kembali ke rumah, nanti tolong kamu hubungi Mang Diman untuk pergi ambil mobilnya Mama di rumahnya Adrian ya nak! nanti kalau misalnya sudah sampai di rumahnya kalian biar turunkan aku saja nanti Mang Diman yang bakalan datang menjemput, aku tidak ingin merepotkan siapapun Dan intinya aku ingin masalah ini segera habis Biar hidupku lebih tenang ke depannya! "jelas Sofia membuat Maria Ya jelas saja merasa khawatir karena sesama wanita ya Otomatis apapun perasaannya tetap bakalan dirasakan meskipun Abraham tidak pernah bersikap seperti yang dilakukan oleh Bima.
Berlian hanya menatap punggung Mamanya itu sambil sesekali mengusap pelan bahunya, bahu yang dulu selalu saja menjadi tempatnya bersandar ketika Bima bersikap kasar dan selalu marah-marah tidak jelas ketika kalah proyek dan ketika ada klien yang sengaja mengatakan hal-hal yang sangat konyol dan tidak masuk akal Pasti orang rumah yang bakalan menjadi pelampiasan.
Devano yang merasa kalau istrinya itu dari tadi hanya memaksa menjadi orang kuat memilih untuk menggenggam tangan Berlian membuat wanita itu menegang seketika, Soalnya ini adalah sentuhan pertama yang dilakukan pasca mereka menikah dan ketahuilah kalau jantungnya itu sepertinya tidak bisa diajak kompromi.
Berlian ingin menarik tangannya kembali tetapi Devano menggenggamnya lebih erat membuat wanita itu memilih untuk pasrah dan mengikuti saja kemauan dari pria itu, lagi yang tidak ada salahnya juga kan kalau Devano itu kan suaminya ya seorang suami Wajar dong kalau memberikan perhatian untuk istrinya seperti begini tidak ada yang melarang.
Kini Sofia sudah sampai di rumahnya tetapi Berlian yang sangat berat memilih untuk mengajak suaminya agar ikutan menginap, tetap sebelumnya meminta izin dulu kepada mertuanya soalnya tidak enak tadi kan rencana awal hanya mengantarkan Sofia saja bukan mereka juga ikutan turun dan sementara untuk menginap di tempat itu.
__ADS_1
" Mas boleh tidak kalau malam ini aku menginap sama mama dulu ya mungkin mama butuh yang namanya dukungan, dan takut nanti papa bakalan datang terus berbuat jahat kepada Mama kan tidak ada yang bakalan menjaga? " pinta Berlian karena biar bagaimanapun apapun yang harus ia lakukan mulai dari sekarang itu harus melalui izin dari suaminya.
Devano menatap penuh rasa heran ke arah istrinya karena tadi kan Rencananya tidak seperti ini kenapa tiba-tiba wanita itu berubah pikiran, ya kalau misalnya ketakutannya karena nanti Bima bakalan melakukan hal yang nekat maka lebih baik dirinya juga ikutan menginap kan kalau ada laki-laki di rumah kan mungkin keamanan mereka bakalan terjamin?
"ya kalau misalnya kamu menginap aku juga dong masa iya istri sendiri menginap terus suami ditinggalkan sendirian , Mama mertua Bolehkan kami menginap di rumah malam ini soalnya hanya ingin maksudnya mewaspadai saja siapa tahu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan? "tawar Devano membuat Sofia menganggukan kepala sambil tersenyum karena ia paling merasa terkejut ketika melihat menantunya itu lebih peduli terhadap anaknya dan dengan begitu maka jika dirinya memilih untuk pergi nantinya maka Berlian pasti selalu aman-aman saja.
kini Berlian dan juga Devano sudah berada di dalam kamar wanita itu karena mereka sudah sampai di situ sekitar setengah jam yang lalu, karena merasa kelelahan memilih untuk istirahat soalnya Sofia tadi ketika sampai di rumah langsung meminta izin untuk segera masuk ke kamar entah apa yang dilakukan oleh wanita itu sampai-sampai tidak berbasa-basi berbincang dengan anak serta menantunya yang baru pertama kali datang menginap lagi.
sofia mengamankan semua ijazahnya surat-surat berharga atas namanya kemudian segala macam perhiasannya yang menjadi mahar nikahnya juga serta semua barang yang penting baginya, ia sudah menyiapkan koper ini dari jauh-jauh hari karena dirinya yakin suatu saat pasti akan berpisah dari suaminya dan ternyata saat itu adalah sekarang.
setelah semuanya sudah disimpannya dengan rapi dalam dua buah koper yang begitu besar kini wanita itu memilih untuk mandi karena harus menenangkan pikirannya Yang benar-benar sepertinya tidak bisa diajak kompromi lagi, ia tidak peduli lagi kalau suaminya itu mau datang atau tidak yang penting intinya besok pagi dirinya akan pergi menenangkan diri di suatu tempat yang akan diketahui hanyalah anaknya saja.
padahal saat ini Bima Tengah di introgasi di kepolisian karena pria itu sudah dilaporkan oleh Adrian dengan kasus masuk rumah orang dan juga melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan, karena segala sesuatu zaman sekarang diatur oleh undang-undang makanya Bima tidak berkutik karena memang saat tadi polisi hendak menangkapnya terbukti pria itu hendak melakukan kekerasan kepada Sarah.
Adrian sudah sampai di tempat itu beberapa menit yang lalu karena dirinya ingin dimintai keterangan tambahan agar nantinya bisa memperkuat tuntutan, sebenarnya Adrian malas melakukan hal itu karena dirinya punya pekerjaan dan juga punya kesibukan serta punya hal yang harus dilakukan yaitu pergi bertemu dengan Berlian tetapi ketika di tengah perjalanan ia ditelepon oleh polisi ya mau tidak mau harus berbelok arah mengurus sesuatu yang sudah diciptakannya sendiri.
" mohon maaf saudara Adrian dari keterangan Tuan Bima Sanjaya kalau dirinya diundang oleh Mama anda untuk datang ke rumahnya dan isi pesannya pun sudah ditunjukkan kepada kami, jadi kalau misalnya kita menuntut dia dengan masuk ke rumah orang dan juga perbuatan yang tidak menyenangkan Saya rasa salah karena ini asalnya itu mau sama mau terlepas dari status Bima Sanjaya yang memiliki istri! "jelas polisi tersebut membuat Adrian menghela nafasnya kasar.
" kecuali kalau misalnya Anda melaporkan hal ini masuk dalam kasus perselingkuhan Nah itu baru kita bisa proses tetapi yang harus melaporkan yaitu istri dari beliau, tetapi Mama Anda juga harus datang ke sini dan dimintai keterangan sebagai saksi jika tidak maka laporan itu tidak akan kuat! "sambung polisi itu lagi membuat Adrian memilih pasrah tetapi intinya Ia tetap tidak akan terima ketika Bima lolos begitu saja.
" kalau kekerasan yang hampir terjadi kepada Mama saya tadi bagaimana, itu kan sudah masuk di dalam yang namanya perbuatan tidak menyenangkan Kenapa tidak diproses! "jelas Adrian untuk memastikan lagi Ya siapa tahu mungkin punya jalan.
__ADS_1
"akan tetapi tadi saudara juga sempat menampar Tuan Bima Sanjaya dan jika dia melapor Mama anda pun tetap kena pasal juga karena sudah melakukan kekerasan entah dia wanita atau apapun itu, maka dari itu saya anjurkan untuk mengambil Jalan Damai dan mengurusnya secara kekeluargaan serta kasus ini lebih baik ditutup demi kepentingan dan juga keamanan bersama agar tidak tersebar ke publik! "ujar polisi tersebut maksudnya ingin menawarkan sesuatu yang baik daripada mengambil tindakan yang begitu gegabah dan alhasil perselingkuhan antara Sarah dan juga Bima akan terbongkar.
jika sampai hal itu terjadi yang malu bukan hanya Bima Saja melainkan Sarah dan Adrian pun kena imbasnya, jadi lebih baik memilih untuk mengikhlaskan saja hanya ingin membuat surat pernyataan yang nantinya bisa menjadi dasar tuntutan berikutnya Kalau sampai ada yang melanggar.