
Berlian jelas saja tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh suaminya tadi karena menurutnya sudah terlalu berlebihan dan juga secara tidak langsung sudah mempermalukan dirinya di hadapan kedua mertuanya , setidaknya sebagai seorang suami Devano menghargai dirinya kemudian tidak mempermalukannya seperti itu dan satu lagi terkesan sangat tidak menghargainya berharap agar Mungkin orang lain melihat kerapuhan istrinya itu.
" Ya ampun Devano kamu kalau ngomong bisa tidak jangan keterlaluan seperti itu, karena dia itu istri kamu bukan Musuh kamu yang pantasnya kamu perlakukan sangat tidak baik di hadapan kami yang jelas-jelas dari dulu tidak pernah saling bersikap seperti itu? "ngomel Maria tidak terima karena menurutnya sikap anaknya itu sudah sangat jauh dari kata sebagai seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab menghargai dan juga menjaga perasaan segenap anggota keluarganya.
Devano paling tidak menyukai hal ini ketika mamanya itu terkesan sebagai seorang superhero hanya untuk membantu istrinya yang menurutnya sangat keras kepala dan juga susah sekali diatur, kalau di depannya Abraham dan juga Maria wanita itu terlihat begitupun nurut Tetapi kalau misalnya sisanya mereka berdua saja Maka jangan harap hal itu bakalan terjadi karena Wanita itu akan menjawab setiap perkataan yang dikeluarkan oleh Devano suaminya.
" Mama tolong jangan terlalu sibuk dengan rumah tangga kami berdua, karena kami ini bukan anak kecil dan juga segala sesuatunya diatur-atur ! Jadi kalau misalnya mama hanya mengatur-atur seperti itu saja lebih baik kami sudah berpisah kemudian diatur oleh orang tua masing-masing, soalnya aku menikah bukan untuk diatur-atur seperti itu melainkan untuk mendapatkan sesuatu yang kalian inginkan? " Devano dengan tegas menolak Apa yang dilakukan oleh orang tuanya itu sebab menurutnya dirinya bukan anak kecil lagi yang segala sesuatunya harus diatur ketika ingin melakukan apapun harus mendengarkan orang tuanya.
Abraham dari yang sedang makan ya jelas saja tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh Devano barusan sebab menurutnya anak itu sangat kurang ajar ketika berani-beraninya menyebut apa yang dikatakan oleh mamanya sendiri, karena setidaknya jadi anak apapun yang dikatakan oleh orang tuanya baik buruk ataupun tidak setidaknya harus dihargai kemudian didengar dan kalau nanti ada apa-apa ya dia bicarakan dari belakang kan?
" Kamu memang anak saya dan juga di dalam militer kamu pangkatnya lebih tinggi tetapi Harusnya kamu sadar kalau Apapun yang kamu katakan itu terasa begitu tidak menyenangkan, padahal sebenarnya tidak ada yang salah loh dengan ucapan Mama kamu Jika dia menginginkan kamu lebih menghormati istri kamu sendiri yang memang pantas untuk kamu hormati, " Devano yang mendengar ketegasan dari Papanya merasa yakin kalau pria itu sudah mulai tidak nyaman dengan jawaban yang diberikannya secara terus-menerus kepada Maria setiap kali wanita itu berbicara tanpa terkecuali'
" Biarkan saja papa deh seperti itu soalnya kan kebiasaannya memang seperti itu Kan dari dulu selalu saja merasa diri paling benar, yang penting Intinya jangan sampai dia membuat menantu kita merasa tidak nyaman dan juga tidak aman karena kelakuannya yang tidak pernah mau mengalah itu! Oh iya Satu lagi mau kamu bosan atau tidak Dan mau kamu merasa nyaman ataupun Tidak sepertinya Mama tidak akan pernah peduli, karena Sofia sudah memberikan anaknya kepada keluarga kita pertanda kita harus menjaganya karena dia datang ke sini itu tanpa kekurangan apapun , " jelas Maria dengan tatapan matanya yang begitu tajam membuat Devano mendengus kesal karena menurutnya orang tuanya itu terlalu Pro dengan Berlian.
" aku tidak masalah kok Yang penting intinya dia tidak main KDRT lagi seperti tempo hari, Terserah dia mau membantah seperti apapun mau mempermalukan aku seperti apapun yang penting Intinya jangan sampai di rumah dan orang banyak karena jika hal itu terjadi aku langsung pergi dari tempat ini ,"Berlian mengatakan hal itu sambil menatap tajam ke arah Devano sebab dirinya dari dulu sampai sekarang tidak pernah ingin jika ada yang mengintimidasinya.
Berlian memang sudah terbiasa diperlakukan buruk oleh papanya sendiri yaitu Bima yang Bahkan tidak pernah memperkenalkan dirinya dan juga sama mama kepada khalayak ramai, entah apa yang ada di dalam pikiran pria paruh baya itu sampai-sampai mengambil keputusan seperti itu di dalam hidupnya padahal menurut dirinya dan juga Sofia tidak terlalu buruk amat ketika dibawa bersosialisasi di depan banyak orang.
hanya saja sekarang bukannya mendapatkan jodoh yang paling terbaik Papanya Itu malah memberikan dirinya kepada pria yang memiliki sikap dan juga pikiran kuno seperti pria tua itu, dan alhasil istilah dari keluar mulut buaya masuk dalam kandang singa itu adalah yang dihadapi oleh Berlian dan bisa dipastikan hidup wanita itu setiap saat akan seperti itu saja.
__ADS_1
Devano tidak suka ke arah istrinya sebab menurutnya wanita itu terlalu banyak menciptakan drama sampai-sampai ingin sekali merebut perhatian dari kedua orang tuanya, padahal sebenarnya pasti saat ini mereka Tengah menahan diri untuk tidak memarahi dirinya mengingat karena keberadaan wanita itu.
sarapan pagi itu yang diharapkan oleh Maria bakalan berjalan mulus ternyata tidak sama sekali bahkan lebih parah dari itu, karena anaknya pergi dalam keadaan diam serta suaminya yang merasa kecewa dengan sikap anaknya dan lebih parahnya lagi berlian dari tadi pergi ke taman belakang rumah tidak kembali juga sampai sekarang.
Berlian ingin merenung tentang kejadian yang tengah ia alami mulai dari dibuang oleh bapaknya sendiri dan tidak pernah dianggap sebagai seorang anak, profesinya yang begitu mulia yaitu menyelamatkannya orang lain pun dijadikan bahan untuk lelucon bagi pria itu seolah-olah pekerjaan yang dilakukan oleh dirinya merupakan pekerjaan yang paling hina di muka bumi ini.
merasa bahwa pria Pilihannya yang paling tepat itu adalah isi otaknya Bima dan juga tidak ingin dibantah oleh siapapun meskipun oleh anaknya sendiri yang akan menjalani kehidupan itu, menurut Bima segala macam keputusan yaitu harus mutlak dijalani oleh siapapun, tidak ada yang boleh membantah tidak ada yang coba-coba untuk kabur apalagi lari daripada kenyataan yang sudah ia sendiri Tuliskan.
Sofia adalah tipe istri yang kebanyakan menurut dibandingkan membantah dan berlian tidak pernah mau berada di posisi itu,, karena hidupnya adalah miliknya segala sesuatu di muka bumi ini tidak ada yang boleh mengatur ataupun mengambilnya secara paksa apalagi coba-coba untuk membuat dirinya merasa terintimidasi membuat dirinya sepertinya enggan untuk menjalani semua ini.
Maria berhasil menyusul menantunya itu yang ternyata sedang memperbaiki bunga-bunga yang kebetulan ada di situ, wanita itu sebenarnya kebingungan harus melakukan apa karena biasanya pagi-pagi begini dirinya sudah pergi ke rumah sakit namun sekarang Lihatlah Ia merupakan seorang pengangguran kelas mujair.
" kamu Kalau bosan ya bagaimana kalau kita jalan-jalan saja, daripada sudah sampai di tempat ini dan tidak bisa pergi kemanapun ya sama saja bohong kan? kebetulan mama juga sudah berapa lama tidak pergi maka dari itu tidak ada salahnya kan kalau kita pergi sama-sama, dan dengan begitu kita punya teman ngobrol dan satu lagi bisa mengekspresikan apa yang kita inginkan tidak melulu hanya melakukan hal itu saja? "tawar Maria karena memang tidak enak hati ketika melihat menantunya itu berdiam diri sendirian tanpa ada yang menemani tanpa ada yang mencoba mencari tahu sebenarnya apa yang diinginkannya.
Maria terlihat menggelengkan kepalanya karena menurutnya anaknya itu terlalu berlebihan dalam bersikap dan juga memperlakukan wanita yang berstatus sebagai istrinya, padahal setelah dicek baik sepertinya Berlian itu bukan tipe wanita yang kurang ajar dan juga susah diatur karena tergantung suaminya mau membawanya ke arah mana.
" jangan seperti itulah memikirkan sikap kamu suami kamu yang begitu lebay, Mama harap kamu jadi orang jangan terlalu terbawa perasaan dan biarkan saja dia mau ngomong seperti apa yang penting Intinya kita tidak pernah bersikap seperti itu kan? " Maria ingin membesarkan hati menantunya itu tidak terlalu terpatok dengan kata-kata yang dilontarkan oleh Devano yang sangat keterlaluan.
" Ya tetap saja kan aku harus mendengarkan dia kapan saja dan juga di mana saja setiap kali apa yang dikatakannya itu, aku tidak mungkin dong setiap hari harus membangun perseteruan diantara kami berdua hanya karena sikapku yang terlalu egois dan juga suka menang sendiri serta tidak mau mendengarkan apa yang dia inginkan?"Berlian berharap agar mertuanya itu paham kalau tidak selamanya semua kepala keluarga di dunia ini memiliki sikap yang begitu mengertian dengan pasangannya sendiri dan tidak menjadi orang yang begitu egois serta inginnya hanya didengar dan tidak mau mengakui ke sekali-sekali bahwa dirinya juga pernah melakukan kesalahan.
__ADS_1
" ya Kalau begitu kita jalan-jalan di Kompleks saja maksudnya biar kamu tidak terlalu merasa bosan pokoknya kamu tenang saja deh di sini itu semua orang mulutnya tidak ada yang ngejulid satu sama lain, soalnya semuanya merupakan wanita yang berpendidikan kemudian selalu menjaga silaturahmi karena memang itulah peraturan yang paling utama tidak ada yang namanya saling silang pendapat selama bertugas dan juga tinggal di sini," ajak Maria membuat Berlian merasa tidak enak hati kalau sampai harus menolak keinginan dari mertuanya itu dan kali ini mau tidak mau ya menyanggupinya sebab membuat senang Maria itu kan juga merupakan salah satu dari menantu yang pengertian'
ketika mereka berdua berkeliling terlihat para istri-istri dari aparat keamanan itu tersenyum kepada mereka berdua dan juga merasa senang karena ada satu lagi penghuni baru di tempat itu, Namun sepertinya tidak berlangsung lama karena setahu mereka Maria dalam waktu 1 bulan dari sekarang akan pindah mengikuti suaminya yang ditarik untuk langsung ke markas besar di pusat.
" Ibu Maria, sudah kembali ya dari liburannya di Jakarta? wah siapa nih wanita cantik di sampingnya Soalnya baru pertama kali lihat dan juga rasanya seperti wajah artis ibukota yang begitu glowing itu loh, Oh iya satu lagi Dia terlihat begitu manis dan Kalau misalnya tidak ada yang ngelamarnya menjadi menantu Biar aku saja deh yang melamarnya untuk diberikan kepada Brian? "tanya ibu Sinta yang kebetulan tidak Jauh rumahnya dari kediamannya Devano dan juga Abraham.
Maria tertawa sambil menggelengkan kepalanya ketika melihat antusias ibu-ibu ketika melihat kedatangan Berlian di situ, dan terlihat menantunya itu sepertinya sudah merasa malu karena dirinya tidak sesempurna itu sampai-sampai harus dipuji dan juga mendengarkan kata-kata yang terkadang bisa membuat hidung orang menjadi kembang karena malu.
" Halo nama kamu siapa, Jangan marah ya tadi itu ibunya bercanda saja maksudnya supaya kamu tidak merasa canggung? "tanya Sinta sambil menyodorkan tangannya dan dibalas oleh Berlian.
" Nama saya Berliana Saputri, panggil saja Berlian," jawab Berlian singkat padat dan juga jelas.
" Orang yang memberikan nama untuk kamu itu memang sangat cocok karena itu menggambarkan tentang diri kamu yang sempurna, Lain kali kalau ada apa-apa pun pasti kamu yang bakalan menghindari Apapun yang terjadi itu dan ibu merasa senang kalau kamu betah di sini, " ujar Sinta yang benar-benar sedikit merasa nyaman dengan kehadiran berlian yang menurutnya orangnya pembawaannya begitu tenang tidak gerasak gerusuk tidak jelas.
Maria yang merasa kalau cinta itu sudah terlalu banyak ngelanturnya, memilih untuk mengajak menantunya itu lanjut jalan-jalan soalnya kan memang maksud tujuan mereka tadi kan seperti itu.
" Ya sudah kalau begitu kami permisi dulu ya soalnya saya mau mengajak dia berkeliling melihat-lihat, Oh iya Satu lagi kalau maksud ibu Sinta tadi untuk menjodohkan dia dengan si Bryan Saya rasa seperti ini tidak usah deh soalnya dia ini merupakan istrinya Devano," Sinta menepuk jidatnya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Maria tadi karena ternyata dirinya malah meminta seorang menantu tepat di hadapan mertuanya.
" Astaga Ibu Maria aku tadi itu terlihat seperti seseorang yang sangat jahat loh karena sudah mengatakan sesuatu yang berlebihan dan juga tidak masuk akal, tetapi Tenang saja ya Itu semua hanya bercanda saja tidak usah dibawa serius soalnya hidup ini sudah sangat serius kalau misalnya kita terlalu serius lama-lama bisa stres, " jelas Sinta Sambil tertawa.
__ADS_1
Berlian dan juga Maryam melanjutkan perjalanan mereka dan sampailah di tempat di mana Devano dan juga teman-temannya yang lain sedang latihan, pria itu Tengah memberikan komando dengan urat-urat lehernya yang sampai naik ke atas membuat ada tampang seksinya tetapi Berlian memilih untuk menepisnya karena menurutnya Adrian lebih sempurna.
" jika selama ini kita menunggu kedatangan Bidadari maka hari ini adalah saat yang tepat karena Lihatlah bidadari sedang diantar oleh ibu dari Kapten ke tempat kita ini, Dan semoga saja Bidadari itu selalu saja setiap hari datang ke sini supaya maksudnya biar tambah semangat latihan! "jelas Dino yang sudah tidak fokus dengan arahan yang diberikan oleh Devano.