Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Luka tak Berdaya...


__ADS_3

Adrian merasa langitnya saat ini runtuh tidak tersisa dan tengah menimpa dirinya sehingga membuat ia kesusahan dalam bernafas, hidupnya berantakan pokoknya intinya aliran darahnya sepertinya berhenti nafasnya pun tercekat di tenggorokan sepertinya ingin membuat dirinya harus mengakhiri hidup saat itu juga.


pria itu antara percaya dan juga tidak merasa kalau apa yang terjadi ini seperti mimpi padahal yang ada dalam pikirannya tadi ketika kebohongan yang terjadi antara Bima dan juga Sofia terbongkar maka hubungannya dengan Berlian bakalan lebih baik lagi, namun apa yang diharapkannya tidak sesuai dengan kenyataan Karena sekarang wanita itu memilih untuk menjauh darinya dan benar-benar menjaga jarak.


sakit dan juga kecewa itulah yang dirasakan secara bersamaan dan Percayalah hal itu terkadang membuat otak kita yang biasanya cerdas dan juga cepat tanggap langsung jadi Kosong, hidup kita yang biasanya semangat yang penuh keceriaan seperti Tengah dihantam Palu godam membuat semuanya menjadi hancur.


hidup ini hanya sekali apapun pilihan yang dijalani sebenarnya inginnya agar sesuai dengan keinginan, namun Lihatlah apa yang terjadi semua malah tambah buruk dan semuanya tidak ada yang sesuai dengan keinginannya serta hasil akhir benar-benar membuat dirinya merasa kecewa ingin berteriak dan menyampaikan semua cacian yang sudah ada dalam benaknya sekarang ketika perbuatan mereka membuat ia harus jauh daripada wanita yang menjadi pemilik hatinya selama ini.


Berlian tidak bergeming dari tempatnya ketika melihat Adrian benar-benar Terpukul dengan keputusannya barusan, namun intinya yang pasti kalau wanita itu sepertinya tidak akan pernah berubah pikiran terserah nantinya kalau memang Devano memperlakukannya buruk sampai selamanya ya mungkin mereka bakalan berpisah tetapi untuk memilih kembali dengan Adrian rasanya sudah sangat tidak mungkin karena ada Sarah di tengah-tengah mereka dan itu adalah sebuah kebenaran yang tidak bisa terbantahkan.


" aku minta maaf dan aku mohon Tolong jangan tinggalkan aku karena aku pun tidak ingin semua ini terjadi, di sini aku juga menjadi orang yang paling kecil dan juga merasa sakit luka di dalam jantungku dan juga dadaku itu ada tetapi tidak berdarah sehingga semua orang tidak melihatnya! aku berjuang sampai di titik ini hanya untuk agar kita tetap bersama tidak terpisahkan sama sekali, Jadi kalau misalnya kamu meninggal karena aku maka Lebih baik aku tidak usah ada lagi di dunia ini lebih baik aku pergi saja karena Sumpah aku benar-benar tidak sanggup kalau kamu memilih untuk bersama orang lain dibandingkan memilih kembali untuk memperbaiki hubungan kita! "pinta Adrian memelas sampai-sampai ingin meraih tangan berlian tetapi Percayalah sekarang wanita itu punya Bodyguard pribadinya yang secara tiba-tiba langsung mendorong tubuh Adrian agar menjauh.


Devano


pria itu adalah orang yang benar-benar ingin menjauhkan Adrian dari istrinya maka dari itu ketika melihat tingkah pria itu yang ingin menyentuh Berlian, Devano Segera mendorongnya Karena sekarang sepertinya ia sadar kalaupun dirinya menceraikan Berlian sepertinya wanita itu tetap tidak akan pernah bahagia ketika ternyata yang menghancurkan kebahagiaannya sendiri adalah orang terdekatnya.


" Jangan pernah kamu menyentuh istriku walau hanya seujung kuku saja kalau dulu tidak masalah tetapi sekarang dia merupakan milikku dan sudah diatur sah di mata agama dan juga di mata hukum, aku bisa menghajar kamu sekarang juga kalau sampai Kamu nekat melakukan itu sekali lagi dan satu lagi istriku bukanlah seorang wanita murahan yang mau saja disentuh ketika statusnya masih memiliki pasangan yang sah! kalau orang-orang terdekat yang melakukan hal itu pertanda bahwa mereka adalah orang orang yang tidak memiliki akal sehat dan kalau bisa dibilang seperti orang yang tidak berguna dan juga tidak berpendidikan, ngomongnya doang yang besar tetapi hasil akhir hanya akan mempermalukan diri sendiri dan juga hanya akan mempermalukan seluruh keluarga mereka! " Devano secara langsung menyindir Bima yang saat itu Tengah berada di tengah-tengah mereka karena kalau misalnya terlalu diam sepertinya pria itu bakalan tambah besar kepala dan merasa yakin jika tidak ada satu orang pun yang berani untuk menghakimi dirinya yang jelas-jelas sudah melakukan kesalahan masa iya hanya diam saja.

__ADS_1


Berlian terlihat mendekati mamanya dan memeluknya serta mencium sayang kening wanita itu, anak mana yang tidak terluka ketika melihat wanita yang sudah menjaga dan melahirkannya ke dunia ini Dan berusaha menjadi seorang istri yang patuh dengan tetap berada di rumah mengikuti kemauan suaminya ternyata tetap saja mendapatkan pengkhianatan seperti ini.


kalau seperti itu apa kabar wanita-wanita yang suka keluyuran melakukan sesuatu sekehendak hati mereka, apakah suami mereka bakalan melakukan hal yang sama atau mungkin memberikan maaf dan juga merasa bahwa istrinya Memang Pantas mendapatkan hal itu soalnya pekerjaan di rumah juga merupakan perkara yang rumit karena terlalu banyak.


wanita seperti itu Terkadang mereka lebih memilih egois dan ketika suaminya banyak mengatur mereka akan berontak tepat di hadapan suaminya tanpa menunggu lebih lama lagi, tetapi ini bedanya Mamanya itu tidak pernah sekalipun membantah meskipun suaminya itu berteriak memukulinya sekalipun tetap saja ia memilih untuk menjadi istri yang patuh menelan kekecewaan dan juga sakit hati sendirian tidak pernah mengeluh maka semua orang mengira bahwa rumah tangga mereka baik-baik saja.


Sofia memaksakan senyuman di wajahnya dan menyiratkan kepada anaknya kalau berakhir sudah penderitaan dan juga kesengsaraannya selama ini, dirinya ingin bebas tidak ingin diperlakukan begitu buruk dan juga intinya sudah cukup ia menjadi orang yang paling bodoh dan juga tidak sadar bahwa sebenarnya hidup ini sudah mempermainkannya.


"Mama baik-baik saja kan, Kalau memang merasa tidak baik-baik saja ngomong ya Biar aku selalu ada di samping mama dan tidak akan pernah meninggalkan Mama bahwa hanya sedetik saja? " tanya Berlian penasaran Soalnya dari tadi Sofia setelah melampiaskan emosinya kepada Sarah memilih untuk diam tidak terlalu sibuk dengan segala urusan duniawi yang ada di hadapannya.


Devano yang biasanya angkuh kali ini mengakui ternyata wanita yang berstatus sebagai istrinya itu memiliki pengalaman hidup yang begitu buruk di keluarganya, sebab Lihatlah ketika ada kesulitan seperti ini mereka masih bisa berusaha untuk tertawa Ya pertanda bahwa mereka sudah terlatih untuk selalu terlihat baik-baik saja walaupun sebenarnya itu adalah sebuah kebohongan yang sengaja ditutupi dengan senyum.


kalau misalnya dirinya Berada di posisi itu sepertinya akan sulit dilakukannya seperti yang ada ia bakalan melampiaskan emosinya saat itu juga, soalnya manusia itu kan punya Batas kesabaran selama ini dipermainkan dihina dan juga dicaci serta mendapatkan kekerasan hanya karena di luar punya gandengan yang baru ya sebaiknya dilepaskan dari awal daripada terus mengikat dan hasil akhir hanya akan membuat sakit hati?


" Mama nanti tinggal sama kita saja ya di apartemennya aku daripada nanti mama pulang ke rumah Terus bertemu dengan orang-orang hanya mencari sensasi, Ayo Pah kita pulang daripada terus-menerus di sini kepala saya merasa pusing sebab manusia-manusia yang tidak tahu Setia malah menambahkan diri biasa saja seolah-olah apa yang mereka lakukan itu merupakan sebuah hal yang santai kemudian tidak perlu harus disesali! "sindir Devano lagi membuat Sarah hanya bisa menundukkan kepalanya saja karena benar-benar merasa malu sedangkan Adrian langsung mengangkat wajahnya karena jika Devano membawa Berlian pergi maka mungkin mereka tidak akan pernah bertemu lagi soalnya dia yakin pria itu bakal langsung berubah menjadi seorang yang posesif.


"Berlian kita perlu bicara dan aku mohon Tolong jangan tinggalkan aku karena tadi kita baik-baik saja dan masalah ini juga bukan berasal dariku atau siapapun, aku mohon tolong Ingatlah kebersamaan kita selama beberapa tahun ini dan juga Ingatlah kesetiaan yang selalu aku jaga meskipun tahu status kamu sudah bukan lagi seorang wanita yang single! "bujuk Adrian lagi membuat Devano benar-benar merasa emosi karena ada orang ya yang mengajak seorang istri selingkuh tepat di hadapan suaminya dan lebih parahnya lagi ada mertua wanita itu juga masa iya tidak ada rasa takutnya sama sekali.

__ADS_1


Abraham yang dari tadi Dia hanya bisa menggelengkan kepala ketika melihat tingkah Adrian yang begitu nekat menurutnya, Untung saja darah panasnya itu sedang tidak mendidih kayak dulu coba saja kalau misalnya ini terjadi ketika usianya baru menginjak umur 30 sampai 40 tahun bisa dipastikan dia sudah menghajar Adrian sampai Bonyok agar maksudnya setiap kata-kata yang dia keluarkan itu bakalan dipikirkan dulu.


" Anak muda Apalagi yang mau kamu bicarakan dengan menantu Saya, dari tadi Saya berusaha untuk sabar tetapi sepertinya kamu semakin keterlaluan! Berlian itu adalah istri sah dari Devano Dan Kamu harusnya sadar itu jika kamu sekarang mengajak Seorang Istri tepat di hadapan suaminya, memangnya menurut kamu suami Mana yang mengijinkan hal itu terjadi?" Abraham merasa harus perlu mengasah lagi isi otaknya antrian biar lebih paham lagi tentang Bagaimana tata cara ketika Harus ingin berbicara dengan orang lain dan juga harusnya sadar diri serta lebih menghormati apapun yang ada di hadapannya bukan malah lebih mementingkan dirinya sendiri karena itu terkesannya sangat keterlaluan.


"Berlian itu adalah milik saya dan akan tetap seperti itu ,sedangkan anak anda yang sangat keterlaluan sudah mengambil milik saya maka dari itu ketika saya ingin mengambil kembali malah lebih baik," Adrian tidak mau kalah mengatakan semua itu persiapan ketika semua orang mengatakannya gila ataupun tidak waras tidak masalah yang penting intinya Berlian Tetaplah menjadi miliknya sampai kapanpun dalam hal itu akan tetap menjadi prinsip hidupnya kalau soal Sarah mamanya ia tidak peduli sama sekali.


Berlian hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah yang ditunjukkan oleh Adrian yang ingin mempermalukan diri sendiri dihadapan semua orang ,padahal seharusnya berhenti saja membahas Semua ini karena yang ada hanya akan memperburuk keadaan serta membuat mereka akan lebih lama ada di tempat ini padahal sebenarnya dirinya mau pulang bersama dengan mamanya untuk menenangkan pikiran mereka yang sedang mumet dari tadi.


" Adrian aku rasa sudah cukup sampai di sini pembahasan kita malam ini dan satu lagi besok aku bakalan mengajukan surat pengunduran diri dari rumah sakit tersebut dan akan pindah untuk bekerja di Rumah Sakit lain, mungkin dengan begitu aku juga bisa membuat orang lain akan mendapatkan posisi yang selama ini mereka impikan karena Biar bagaimanapun Sepertinya kita berdua tidak usah sering bertemu karena nantinya pasti bakalan akan sedikit membuat suamiku merasa tidak terima! " Berlian Bukannya ingin percaya diri tetapi intinya dirinya sebagai seorang istri harus bisa menghormati martabatnya suami karena dengan begitu maka rumah tangga mereka rasanya begitu aman nyaman dan juga damai serta mungkin bisa dibilang tidak saling mencurigai satu sama lain.


Devano mengakui kalau pemikiran istrinya itu sebenarnya cerdas mungkin selama sebulan lebih ini dirinya tidak menyadari hal itu tetapi untuk mengakui secara langsung di hadapan wanita itu Ya jelas saja dirinya gengsi, tetapi intinya dirinya merasa bersyukur karena diberikan istri yang berpendidikan tinggi berwawasan luas dan intinya bisa menghargai dirinya sebagai seorang suami karena memang selama ini Berlian membantah apa yang ia katakan tetapi tidak sampai sehebohnya juga.


" Kamu sudah tahu kan hasil akhirnya Seperti apa Jadi sekarang ayo kita pulang semuanya dan biarkan orang-orang yang tidak tahu diri seperti mereka saling menasehati satu sama lain mungkin dengan begitu bakalan lebih nyambung, daripada kita yang tidak tahu sama sekali terus ikut gabung dengan mereka rasanya hanya akan membuat kepala pusing Soalnya kita kan tidak paham sama sekali dengan semua masalah yang ada,"Ajak Devano daripada nantinya semua orang hanya akan membuang-buang waktu percuma di tempat itu Sedangkan permasalahannya berasal dari situ.


" Iya benar sekali apa yang kamu katakan daripada kita di sini terus melihat mereka sepertinya lagi bernostalgia untuk membangun keluarga kecil lebih baik kita pulang ke rumah dan beristirahat, Oh iya untuk kamu Bima sepertinya kamu itu orang yang tidak tahu bersyukur kenikmatan dunia mana yang harus kamu dustakan ketika memiliki istri yang sempurna kemudian anak yang berprestasi malah memilih batu kerikil di jalanan? " ujar Maria lalu segera menarik tangan menantunya dan juga besannya yaitu Sofia untuk pergi sama-sama karena mereka memang tidak pantas ada di tempat itu.


Materi yang benar-benar merasa hancur ketika punggung kekasihnya itu semakin menjauh dan hilang ketika sudah berada dalam mobilnya Devano, dunianya begitu runtuh maka dari itu ia menatap penuh kemarahan ke arah Bima dan juga Sarah yang dari tadi dibuat tak berdaya dengan keadaan.

__ADS_1


__ADS_2