
Panji yang merasa bahwa Lila tidak akan menurut apapun yang ia katakan maka dari itu memilih untuk mengambil inisiatif sendiri dengan membuka pintu dan membiarkan wanita itu masuk terlebih dahulu, terlihat di sana Adrian Tengah menutup kedua matanya seperti orang yang tengah tertidur tetapi sedang memikirkan sesuatu hal.
Panji dan juga Lila Saling pandang karena sepertinya mereka tidak ada keberanian untuk mengganggu kegiatan yang dilakukan oleh Adrian saat ini, apalagi segala macam masalah yang dihadapi oleh pria itu bisa dibilang secara beruntun dan jika manusia biasa mereka belum tentu bisa melalui semua ini dengan begitu baik tanpa mengeluh sedikitpun.
" Maaf dokter jika kami lancang tetapi tadi saya disuruh untuk memanggil Lyla Dan kebetulan dia ada di samping saya sekarang, kalau memang ada yang ingin disampaikan silakan saja tetapi saya juga begitu terburu-buru? "sebenarnya Panji bukan ingin menjadi orang yang kurang ajar namun dirinya harus melakukan sesuatu yang sangat penting karena sebentar lagi jam makan siang ya Otomatis dirinya harus mengedarkan satu persatu obat bagi pasien yang ditangani oleh Adrian di ruang rawat inap.
adrian mengganggukan kepala pertanda paham dengan apa yang dikatakan oleh Panji barusan karena memang dirinya juga tidak bodoh untuk memahami semua itu, maka dari itu dirinya menyuruh mereka duduk dengan santai dan juga menghilangkan segala macam ketegangan karena dirinya juga bukan ada niatan untuk membunuh orang kan sekarang?
" Silakan duduk dan rileks jangan dibawa tegang karena setiap masalah pasti punya jalan keluar yang paling baik yang harus dipilih, kalau misalnya Kalian ada masalah silakan katakan kepada saya karena Setelah kalian mengatakannya maka saya yang bakalan mau minta tolong selanjutnya? " tawar Adrian tetapi Panji dan juga lillah kompak menggelengkan kepala karena mereka merasa tidak apa-apa selain masalah yang dihadapi oleh Adrian itu adalah hal yang paling kecil di dalam kehidupan keluarganya.
" kalau ada pekerjaan kalian bilang karena pembahasan ini sepertinya akan memakan waktu yang lumayan lama, kalau memang kalian tidak bisa menunggu ya sudah bilang saja supaya saya akan menghentikan segala macam penjelasan yang ada nantinya? "tawar Adrian lagi karena memang dirinya bukanlah seseorang yang egois yang tidak menghargai perasaan orang lain dan akhirnya memilih untuk dirinya lebih diutamakan.
" kami tidak punya pekerjaan selain membantu dokter Adrian dan juga Dokter berlian menjadi orang yang sukses dan tetap bekerja di rumah sakit ini, apapun halangannya dan apapun rintangannya pokoknya kami bakalan menghadapinya tanpa menggunakan kekerasan otot! "jelaskan karena dirinya tahu Panji itu adalah seseorang yang sangat mawas diri tidak berbicara sembarangan meskipun keadaannya sedang terdesak.
" Apakah kalian tahu kalau posisi berlian di rumah sakit ini akan dicabut dan digantikan oleh orang lain, kira-kira sebenarnya siapa orang lain itu yang sudah berani menyingkirkan berlian padahal dari awal dirinya sudah meminta izin Pak Bambang serta dokter Syarif sudah menyetujui hal itu tetapi kenapa sekarang malah ada rumor yang begini? "tanya Adrian penasaran.
Panji dan juga Lila Saling pandang karena sebenarnya orang yang tukang provokasi itu baru saja mereka temui beberapa menit yang lalu belum terlalu jauh juga sih, dan sekarang malah ada rumornya seperti begini rasa-rasanya membuat Lyla bertambah gemas dengan dokter yang bernama Cassandra itu.
__ADS_1
" Apa kalian tidak punya jawaban dengan pertanyaan yang saya berikan tadi atau mungkin kalian ingin sengaja menutup-nutupi hal ini supaya maksudnya Saya tidak tahu sama sekali, kalau memang iya ya sudah tidak masalah karena saya juga tahu kalian sedang mempertaruhkan pekerjaan Kalian kan di tempat ini? "tanya Adrian yang tidak ingin memojokkan siapapun sebab selama ini Panji dan juga Lila sudah banyak membantu dirinya dan juga kekasihnya maka sekarang ketika mereka terlihat bungkam ya sebenarnya tidak masalah juga soalnya setiap manusia itu diberikan pilihan dalam hidup dan intinya pilihan itu akan membuat mereka selalu tenang dan juga nyaman.
" Sebenarnya tadi Kami sempat bertemu dengan dokter Cassandra yang merupakan keponakan dari tuan Bambang yang katanya sudah merekomendasikan dia untuk bekerja di rumah sakit ini, tetapi intinya bukanlah rekomendasikan dia sebagai dokter utama di klinik bedah ortopedi karena katanya itu merupakan milik dokter Berlian dari awal!" jelas Lila membuat Adrian menghilang nafasnya kasar karena sepertinya akar dari permasalahan ini adalah wanita yang bernama Cassandra itu.
"dan Tadi dia baru saja membuat keributan di dalam ruangan istirahatnya para perawat dan lebih parahnya lagi wanita yang disampingnya saya ini ikutan terprovokasi, Padahal saya sudah bilang kalau tidak usah meladeni orang-orang seperti itu tetapi sepertinya dia tidak bisa tahan sama sekali untuk tidak melakukannya," Sindir Panji membuat Lila menatap tajam ke arahnya Karena bagaimanapun ini ia pertaruhkan hanya demi masa depannya Berlian dan juga pekerjaannya serta rasa sayangnya sebab wanita itu selama ini selalu membantu kesusahannya.
"Ya benar sekali lain kali apapun yang dilakukan Biarkan saja tidak usah diladeni karena nantinya kamu juga yang benar bakalan jadi salah, tipe orang seperti itu kebanyakan hanya ingin mencari kelemahan orang lain Lalu setelah didapatkannya maka akan menggunakan kelemahan itu untuk menjatuhkan diri kamu sendiri! "jelas Adrian membuat Lyla hanya menundukkan kepalanya Karena memang tadi dirinya sudah sempat terbakar emosi akibat mendengar perkataan yang dilontarkan oleh Cassandra.
" Oke saya paham Jadi ceritanya wanita yang bernama Cassandra itu merupakan keponakan dari Pak Bambang yang masuk ke sini tanpa jalur interview karena merupakan keluarga dari orang dalam, dan dia ingin menempati posisinya Berlian sampai-sampai mencoba untuk mencari masalah kepada semua orang yang dekat dengannya? Nanti kalau ada apa-apa kalian lapor saja karena saya bakalan mengurusnya dengan Pak Bambang, karena caranya dia itu sudah tidak fair lagi sebagai seorang pemimpin dan menurut saya sudah sangat keterlaluan! " jelas Adrian membuat Panji dan juga Lila menganggukkan kepala karena memang mereka se pemikiran dengan pria tersebut.
" nanti tolong pantau saja kalau ada pergerakan yang mencurigakan silakan ngomong dan jangan lupa untuk selalu merekam bukti kalian ketika kalian mengetahui sebuah kebenaran, nanti kalau misalnya mereka mengetahui apa yang kalian lakukan biar saya yang bakalan mengambil alih pokoknya intinya tolong kalian selalu bersama saya! " perintah Adrian dan Lila serta Panji jelas aja paham karena mereka juga berada dalam posisi yang sama yaitu tidak ingin ada orang yang baru datang kemudian sewenang-wenang terhadap mereka yang merupakan senior ya Meskipun bisa dibilang status mereka masih di bawah yaitu hanya perawat saja.
"Sepertinya saya merasa gemes itu dengan yang namanya Cassandra karena mulutnya itu sangat menyebalkan sekali dan bersikap seolah-olah dia merupakan orang yang berpendidikan sedangkan kita yang lain itu hanyalah kumpulan orang bodoh yang tidak berguna, pada hal dulu saja saya sekolah itu rambutnya sampai beruban karena saking terlalu stresnya memikirkan pelajaran yang tidak pernah ada habisnya padahal yang ada dalam pikiran saya itu hanyalah pergi ke kampus dan mendapatkan jodoh, "jelas Lila membuat kedua pria mapan itu hanya menggelengkan kepalanya sebab menurut mereka ada ya tinggal perawat yang absurd seperti itu untung saja pasien yang selama ini ditangani dalam keadaan baik-baik saja kalau tidak bisa urusan nantinya.
"Saya harap besok usaha kamu berubah dengan cara pola pikir kamu yang sangat aneh itu, kalau sekarang Kamu mau marah-marah tidak masalah tetapi intinya nanti usahakan jangan seperti itu lagi karena itu sama saja membuat diri kamu yang akan dirugikan bukan orang lain, "ujar Adrian yang hanya ingin mengingatkan bawahannya kalau sebenarnya di dunia ini tidak semudah seperti yang dipikirkan.
" ya Maafkan saya soalnya tadi pelepasan sih habisnya itu orang bukannya diam ketika semua orang tidak ada yang menyanggah ucapannya eh dianya malah nyolot, Ya sudah daripada dianya terbang tinggi melayang ke udara terus orang lain diinjak di bawah tanah Mendingan aku jabanin saja biar nantinya dia berhenti ngomong dan dengan begitu bakalan sadar diri kalau sebenarnya dia itu salah! "sahut Lila yang tetap pada pendiriannya kalau orang seperti Cassandra itu enaknya ketika harus dibuka mulutnya supaya jangan lagi berbicara yang tidak tidak.
__ADS_1
" Ya sudah terserah kamu saja mau ngomong apa lebih baik kita keluar sekarang daripada terus-terusan di sini kamu buat otak Saya tuh tidak berfungsi sama sekali, tadi kamu protes karena Cassandra itu orangnya menyebalkan tetapi lihatlah diri kamu sendiri malah lebih parah dari itu," ketus Panji yang tidak terima Soalnya dari tadi hanya mendengar Lyla terus mengoceh tanpa henti.
" Ih tidak perlu sampai segitunya juga aku juga sadar diri mau keluar Kok dari tadi bukan seperti kamu yang katanya cowok tapi sifatnya lembek kayak pria bertulang lunak dan sangat menyebalkan! "sahut Lilla yang tidak mau kalah soalnya kan memang seperti begitu kenyataannya.
Adrian menggelengkan kepalanya melihat tingkat kedua manusia yang ada di hadapannya saat ini yang setiap kali bertemu pasti bersikap layaknya Tom and Jerry, entah apa jadinya kalau sampai mereka bertemu di atas kasur pastinya bakalan terjadi SmackDown tingkat tinggi.
" Ya sudah kalau begitu kami permisi dulu nanti kalau ada apa-apa kami bakalan Kabarkan dokter tanpa menunggu lagi, dan kalau bisa dokternya juga lebih hati-hati dengan wanita ular berbisa yang bernama Cassandra itu soalnya bertemu dengan dia saja sudah membuat saya darah tinggi apalagi kalau sampai dia mencari masalah dengan kita Wah bisa berabe urusan nantinya! " Lila masih saja sempat-sempatnya mengeluarkan unek-uneknya yang dari tadi sepertinya mungkin belum selesai karena terlalu dipotong oleh Panji.
Panji dan juga Lila yang sudah berada di luar memilih untuk mengambil jalan masing-masing Soalnya sepertinya mereka tidak akan pernah berdamai dalam waktu dekat karena sedang salah pendapat akibat kedatangan dari kisi-kisi itu, kalau Lila tidak suka ketika Panji yang lebih memilih untuk mengalah dan diam ketika harga dirinya diinjak-injak Karena dirinya ingin mempunyai rekan kerja yang benar-benar satu server dan intinya selalu saja bertindak Barbar ketika ada orang yang tidak pas di dalam benak mereka.
" kamu Ada masalah apa sih tiba-tiba datang ke ruangannya Om Terus merengek seperti itu, tidak selamanya Kamu harus di spesial akan di tempat ini karena ada orang yang sudah bekerja terlalu lama kemudian para senior Dan intinya para dokter yang berpengalaman? "tanya Bambang karena saat masuk ke dalam ruangannya terlihat Cassandra memasang wajah cemberut Padahal setahunnya tadi pagi keponakannya itu dalam keadaan baik-baik saja.
" Nah itu dia masalahnya Paman, masa iya para perawat yang bekerja sama dengan Berlian itu tadi malah marah-marah tidak jelas kepadaku? padahal kan aku hanya mengatakan yang sebenarnya kalau dokter kesayangan mereka itu tidak akan pernah kembali, tetapi merekanya malah nyolot dan juga tidak terima dan lebih parahnya lagi malah mengeluarkan kata-kata yang kasar, "ujar Cassandra yang pura-pura ingin sekali menangis karena merasa harga dirinya terinjak-injak.
" Apa maksud kamu Panji dan juga Lila, atau salah satu dari mereka soalnya setahu Om yang bertugas untuk menjadi asistennya berlian ya Lila?" tanya Bambang penasaran dengan keterangan setengah-setengah yang diberikan oleh keponakannya itu karena sebenarnya Kalau merasa tidak nyaman dengan sesuatu harus menjelaskan itu secara keseluruhan tanpa harus dipotong-potong lagi kan.
Cassandra Tersenyum Dalam hati ketika melihat Respon yang diberikan oleh Bambang Yang sepertinya sudah mulai tersinggung dengan apa yang dialaminya tadi, padahal sebenarnya dirinya sedang berbohong loh sampai-sampai melupakan kalau dalam ruangan itu juga ada CCTV nya yang tentunya akan membuktikan kira-kira ucapan yang ia lontarkan tadi itu sesuai dengan kenyataan atau hanya kebohongan belaka.
__ADS_1
" ya mereka berdua lah habisnya siapa lagi coba yang berani melawan, lebih baik dipecat saja deh soalnya aku juga tidak nyaman Kalau bertemu dengan orang-orang seperti itu, " saran Cassandra tetapi Bambang menggelengkan kepalanya karena menurutnya sangat tidak masuk akal kalau harus memecat orang hanya karena menjawab perkataan orang lain.
" Itu semua tidak bisa dibenarkan karena di sana pasti tentunya ada saksi dan juga ada bukti yaitu rekaman kamera pengawas, lebih baik kamu memilih untuk santai saja terus atau terlalu nampak dan juga tidak usah terlalu arogan Bekerjalah sesuai dengan kemampuan kamu dan juga bidang yang kamu kuasai tidak usah mencari masalah dengan kehidupan orang lain! "ujar Bambang karena dirinya tidak akan pernah yang namanya mementingkan kekeluargaan karena Siapa saja yang bisa bekerja ya Akan dipekerjakan tetapi siapa yang hanya mencari masalah ya lebih baik ditinggalkan saja karena nantinya akan membuat semua orang menjadi pusing dan tidak akan fokus bekerja.