
Adrian sudah sampai di kota di mana mamanya itu berada dengan keadaan selamat tanpa kekurangan apapun tetapi intinya hanya satu yaitu dengan tidak membawa semangat yang begitu baik, Bagaimana tidak dirinya tidak ada niatan untuk datang ke sini melihat wajah orang yang tidak pernah sedikitpun memikirkan dirinya sama sekali.
padahal yang diinginkan seorang anak itu kan sebenarnya simpel saja yaitu mendapatkan perhatian kemudian kasih sayang dari orang tuanya dan juga mendapatkan segala macam yang baik-baik dalam hidup tanpa, Tapi itu semua tidak didapatkannya dari orang tuanya di mana Sarah sendiri merupakan orang yang berhasil membuat dirinya terpuruk kemudian terpisah dari wanita yang seharusnya menjadi miliknya.
oke hubungannya dengan berlian memang sudah hancur berantakan dan lebih parahnya lagi hubungan antara kedua orang tuanya berlian pun sama berada di ambang kehancuran akibat kehadiran orang ketiga dan tahu tidak mamanya yang sudah tua itu harus menjadi pelakor, jika biasanya seseorang itu menjadi pelakor karena memang dia cantik kemudian dia masih muda dan juga tidak ada yang berhak melarang karena kan statusnya single maka sekarang begitu berbeda di mana mamanya yang seharusnya sudah mempunyai cucu itu rela menjadi pelakor dalam hubungan orang lain sampai-sampai tidak peduli kalau hubungan itu bakalan hancur berantakan
maka dari itu tentu saja dirinya tidak akan pernah terima tidak akan pernah berdamai dan juga tidak akan pernah mencoba untuk mengerti, Karena kalaupun mengerti ya sama saja tetapi tidak akan pernah ada perubahan tidak akan pernah ada yang namanya yang terbaik dalam hidup soalnya semuanya sudah seperti begini.
segala sesuatu yang terjadi bukanlah keinginan Adrian untuk menjadi hancur berantakan menjadi seseorang yang sangat tidak berguna dan juga menjadi sesuatu yang sangat menyebalkan, karena sejatinya pria itu hanya mengenali yang namanya berlian sampai kapanpun ya tetap seperti begitu namun kasihan apa yang sudah dipertahankannya dari awal tidak pernah didapatkannya sama sekali.
" rasa-rasanya aku tidak sanggup bertemu dengan dia hanya saja karena darah yang ada dalam tubuhku ini adalah miliknya dia membuat aku terpaksa dalam posisi Serba Salah, kalau hidupku baik-baik saja Ya tidak masalah tetapi kalau sudah hancur berantakan seperti ini Maka itulah yang menjadi masalahnya dan sekarang mau apa dikata ketika semua sudah terlanjur dan tidak ada yang paham sama sekali, " batin Adrian yang terlihat begitu berat harus pergi menemui Sarah namun ya mau tidak mau harus dilakukannya karena dirinya juga harus menghargai Kumala neneknya yang secara langsung menghubunginya mengharap agar dirinya datang dan Dari itulah membuat wanita itu mau tidak mau melakukan semuanya yang terbaik.
semua sudah terlanjur mau melangkah mundur pun percuma Karena sekarang kan dirinya sudah berada di tempat itu, mau Tidak mau dengan penuh kesesakan hatinya dengan rasa yang sangat tidak ikhlas membuat dirinya mau pergi ke rumah sakit tempat di mana Sarah dirawat sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Kumala wajahnya tanpa biasa saja tidak ada rasa bersalah ataupun cemas di dalamnya, karena pria itu hanya ingin mengajarkan kepada Sarah Bagaimana menjadi orang tua yang benar dan juga bertanggung jawab terhadap anaknya dan juga Bagaimana menjadi orang tua yang benar-benar menghargai segala macam keputusan yang sudah diambil anaknya itu dalam hidup.
adrian tidak mau membawa pakaian beberapa banyak maka dari itu ia hanya membawa sebuah tas ransel kecil berisi satu pasang pakaian karena dirinya akan langsung kembali besok, antara nanti Sarah mau sembuh ataupun tidak itu bukan urusannya sama sekali karena urusannya hanyalah menunjukkan muka secara tidak langsung maksudnya biar wanita itu sadar jika dirinya menghargai neneknya bukan menghargai siapapun yang ada di dunia ini yang selama ini tidak pernah menghargainya sedikit saja.
Sesampai di rumah sakit itu dirinya tidak perlu menelepon Sarah ataupun Kumala,karena di tahu lewat pelacak yang ada di ponsel Neneknya.
Adrian sengaja melakukan itu maksudnya biar nanti kalau misalnya Kumala kenapa-napa dirinya bisa mengecek keberadaan neneknya itu secara langsung mengingat kalau wanita itu hanya sendirian di kota ini, dan juga berstatus sebagai seorang single parent yang artinya melakukan apapun Ya sendirian dan kalaupun nanti ada rekan bisnis yang tidak menyukai ya takutnya bakalan kenapa-napa'
__ADS_1
Adrian mendengar perdebatan yang terjadi antara Sarah dan juga Kumala di mana mamanya itu mempertahankan kalau sampai dirinya tidak berkunjung Maka besok wanita itu akan memaksa pergi dari rumah sakit dan juga akan kembali ke kota di mana Adrian berada, sedangkan Kumala jelas saja tidak terima karena yang mengantar dan juga menyuruh Sara datang ke tempat ini adalah anaknya itu sendiri jadi kalau misalnya kembali tanpa permintaan darinya yaitu sama saja dengan tidak menghargai Adrian.
" Mama pikir aku tidak merindukan anakku itu Padahal aku yang sudah melahirkannya ke dunia ini membesarkannya kemudian menyekolahkannya, aku ingin bertemu dan juga ingin minta maaf secara langsung kepadanya dan dengan begitu aku bisa kembali lagi ke kota itu karena kalau ada di sini terus aku tidak enak hati jika mama harus terus-menerus mendapatkan kesusahan yang tidak pernah berhenti, " ujar Sarah penuh penekanan membuat Kumala jelas saja tertawa karena menurutnya pemikiran anaknya itu sangat tidak jelas dan juga terkesan terlalu memaksakan diri.
Kumala jelas aja merasa bahwa anaknya itu terlalu banyak berhalusinasi karena sampai memikirkan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu untuk dipikirkan, Kalau nantinya Adrian datang dan memang Jadi benar datang Ya tentu saja mereka mungkin hubungannya bakalan bertambah parah karena Biar bagaimanapun setiap orang itu kan punya pemikiran masing-masing tidak pernah mau diatur dan juga tidak pernah mau melakukan yang namanya segala sesuatunya menjadi tidak bagus maka dari itu lebih baik ya seperti begini saja dan juga ya tinggal menunggu saja.
" kamu kalau mengucapkan sesuatu itu tolong dipikirkan dulu, jangan sampai nanti apa yang kamu katakan itu hanya akan membuat Adrian tambah membenci kamu! apakah kamu lupa kalau kamu datang ke tempat ini atas perintah dari Adrian bukan karena kemauan saya ataupun kemauan kamu sendiri, jangan terlalu berlebihan bersikap yang nanti akhirnya hanya membuat kamu itu tidak akan pernah sadar dengan semua kesalahan yang sudah kamu lakukan dan juga mungkin kamu kembali ke kota itu hanya karena merindukan Pria beristri itu kan? " tanya Kumala dengan tatapan sinisnya membuat Sarah menghembuskan nafasnya kasar karena sepertinya dirinya ini sudah menjadi terduga yang selalu disalah artikan.
" Mama ini bicara apa sih? memangnya kalau misalnya aku merindukan pria itu Aku tidak punya cara yang lain begitu, ya sekedar maksudnya mencari tahu tentang dia kemudian menghubunginya secara langsung kan beres tetapi selama ini kan tidak pernah aku lakukan? maka dari itu tolong jangan menuduhku sudah seperti seseorang yang sangat kurang ajar dan juga tidak punya pendirian sama sekali, Oke aku tahu kemarin-kemarin sudah melakukan kesalahan tetapi untuk sekarang kan aku mau berubah bukan hanya seperti begitu saja kan? " ujar Sarah yang benar-benar kecewa dengan apa yang dikatakan oleh mamanya barusan sebab terlalu mengambil kesimpulan yang begitu sangat menyakitkan baginya.
Kumala menggelengkan kepalanya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh anaknya itu, karena Sarah terkesan seperti menyalahkan dirinya dengan semua yang dikatakannya barusan padahal seharusnya wanita itu Sadar kenapa sampai dirinya mengatakan semua ini karena memang kenyataannya seperti begitu.
Karena Wanita itu sebenarnya tidak suka dengan gaya pemikiran dari anaknya ini sebab terlalu egois dan juga tidak pernah memikirkan perasaan orang lain, Sebab Bayangkan saja harusnya sebagai orang tua Sarah itu lebih mementingkan anaknya dibandingkan dirinya sendiri namun justru yang terjadi itu terbalik wanita itu maunya orang-orang mengerti dengan keinginannya namun sebaliknya dirinya tidak mau mengerti dengan keinginan orang-orang.
segala sesuatu yang terjadi dalam hidup sebenarnya tidak terlalu merepotkan juga karena balik lagi bahkan tidak sesuai dengan harapan sebab bisa dibilang ada rasa kecewa yang begitu mendalam atas semua kejadian ini, kalau ditanya berniat mengeluh Ya jelas aja orang-orang lihat melakukannya tapi balik lagi semua sudah terjadi Mau membicarakan yang seperti apapun tetap tidak akan pernah mengubah keadaan dan juga tetap tidak akan pernah mengubah bahwa segala sesuatunya itu harusnya dipikirkan dengan begitu baik Baru melangkah.
" Mama selalu mengatakan bahwa aku salah, Oke aku tahu aku salah! Hanya saja kan aku sudah dibuang ke sini masa iya harus terus-menerus menanggung kesalahan itu padahal aku sudah berniat untuk berubah, kalian itu sedikitpun Tidak pernah memikirkan perasaanku dan juga tidak pernah memikirkan apa yang ingin aku lakukan! "jelas Sarah meskipun sakit tetapi terlihat begitu tidak suka dengan semua yang dihadapinya ini.
Kumala tertawa sambil menggelengkan kepalanya karena menurutnya anaknya itu untuk apa berdebat dengannya Bukankah semua sudah terjadi, mau menangis mau berteriak mau bercerita kepada siapapun semuanya sudah terlanjur di mana ada hati yang tersakiti di mana ada hati yang hancur dan juga di mana ada rumah tangga yang berada pada titik terakhir tidak ada namanya jalan ke belakang untuk memperbaikinya hanya jalan ke depan untuk mengakhirinya.
__ADS_1
semuanya tidak ada yang mudah karena yang muda itu hanyalah melakukan sebuah kesalahan kemudian meninggalkannya begitu saja Tetapi kalau untuk memperbaikinya itu sangat susah, maka dari itu ya seperti begini saja mau tidak mau harus melangkah maju tidak boleh Banyak mengeluh dijalani saja.
" Ya sudah terserah kamu saja mau berbicara apa nanti kalau ada apa-apa ya resiko tanggung sendiri, yang penting intinya sudah dibicarakan dari awal kalaupun nanti tidak terima pun tidak masalah juga,"ujar Kumala santai.
Adrian benar benar tidak ada niatan untuk masuk ke dalam ruangan di mana mamanya berada, aku lagi Mendengar pembicaraan yang dilontarkan oleh wanita itu rasa-rasanya ia ingin memilih untuk kembali pulang dan juga menyesal kenapa memutuskan untuk datang ke tempat ini padahal wanita di dalam sana itu tidak pernah memikirkan sedikitpun tentang dirinya.
pria itu merasa bahwa keputusan yang diambilnya sepertinya salah besar tidak menguntungkan dirinya tidak ada faedahnya sama sekali bahkan lebih parahnya lagi membuat dirinya terlihat seperti orang bodoh yang tidak bisa punya pendirian yang tetap, tidak peduli dengan segala macam status yang ada dan juga tidak peduli dengan segala sesuatunya karena ya sama saja.
Akan tetapi kalau misalnya dirinya pulang tanpa mengatakan apapun kepada wanita itu ya sama saja bohong, karena menurutnya jika dirinya pulang tanpa melakukan apapun maka bisa dipastikan Sarah tidak akan pernah tahu jika anaknya itu sampai kapanpun masih menyimpan yang namanya rasa kecewa.
Ceklek
Adrian masuk ke dalam ruangan di mana Sarah berada dengan memasang tatapan datarnya tanpa ekspresi sekalipun dan juga tidak ingin menyapa siapapun, dirinya hanya berdiri di depan pintu itu dengan tidak peduli segala macam yang terjadi di hadapannya ini sedangkan Sarah dan juga Kumala benar-benar terkejut ketika melihat Adrian datang Sebab mereka berdua menyangka kalau pria itu tidak ada niatan untuk datang ke tempat ini.
Kumala menghampiri cucunya itu kemudian memeluknya tetapi tidak dibalas oleh Adrian sedikitpun dan juga pria itu sikapnya terasa begitu berbeda kali ini, membuat Kumala menghela nafasnya kasar karena sepertinya keluarganya memang berada dalam sebuah fase di mana sudah Terasa seperti orang asing.
Maka dari itu dirinya tidak peduli dengan apapun Hanya bisa melepaskan rindu kepada cucunya meskipun hanya dirinya saja yang melakukannya sebab Adrian terasa begitu kaku, namun tidak masalah yang penting intinya semua sudah sesuai dengan harapannya tidak ada niatan untuk berubah dan juga tidak ada niatan maksudnya menjadi pribadi yang sangat tidak menyenangkan menjadi pribadi yang sangat menyebalkan dan intinya ini semua itu benar-benar sangat membingungkan bagi siapapun yang ada di sekitarnya ketika anak yang baru datang bukannya begitu bahagia melihat orang tuanya tetapi ini malah kebalikannya daripada semuanya.
Sarah sampai menitikan air mata saat melihat anaknya itu kembali sebab sudah berapa bulan lamanya dirinya tidak pernah mendengarkan suara Adrian kemudian melihat wajahnya serta memastikan keadaannya pokoknya intinya mereka hilang kontak sama sekali, Padahal selama ini dari Adrian kecil sampai sudah sebesar itu tidak pernah ada niatan Sarah untuk pergi meninggalkan anaknya itu untuk pergi maksudnya melakukan pekerjaan yang jauh maka dari itu ia rela melakukan pekerjaan yang dekat-dekat yang penting Intinya bisa melihat anaknya itu setiap saat dan juga bisa memenuhi segala macam kebutuhan yaitu tanpa terkecuali.
__ADS_1
Sarah ingin sekali turun dari ranjang tempat di mana Dirinya berbaring namun terlihat Kumala mencegahnya sedangkan Adrian biasa saja, tidak ada niatan untuk mencegah Apa yang dilakukan oleh Mamanya itu dan malah dirinya menoleh ke arah lain.