
Berlian saat ini sudah fokus untuk berbicara dengan Adrian hanya berdua saja karena tidak mungkin kan mereka mengatakan segala sesuatunya dihadapan semua orang Padahal itu adalah tempat iki deh jadi seharusnya mereka berdua mencari tempat yang tidak ada orang lain di sekitar mereka dan intinya Hanya mereka berdua saja, bukan karena tidak mempercayai orang lain tetapi intinya urusan mereka ini tidak melibatkan siapapun Jadi maksudnya Untuk apa mereka berdua harus cemas ataupun memikirkan perasaan orang lain toh semua orang tidak di tempat itu kan sudah tahu bagaimana hubungan mereka selama ini Jadi sepertinya tidak ada yang bakalan mempermasalahkan apa yang mereka lakukan dan Lagian semua pasien pun sudah diperiksa dan juga.
Berlian tahu pasti begitu banyak pertanyaan yang akan diberikan oleh Adrian untuknya maka dari itu ia sudah menyiapkan mental dari awal tidak peduli jika saat ini pasti di sana Tengah menunggu kehadirannya ataupun kebingungan soalnya tadi katanya hanya mau belanja kebutuhan pribadi Tetapi kok pulangnya lama sekali, masa iya mall yang biasanya dekat dengan rumah langsung pindah mendadak dan membuat Berlian akhirnya nyasar karena lupa jalan pulang karena selama sebulan ini tidak pergi kemanapun.
Adrian membuka jas yang biasa ya pakai ketika keluar dari ruangan lalu kemudian menyuruh kekasihnya itu untuk duduk di tempatnya sedangkan dirinya memilih untuk duduk di atas meja Jadi posisi mereka saling berhadapan, Berlian tidak merasa canggung sama sekali karena selama ini itulah yang selalu mereka lakukan jika ingin mengobrol hal penting tentang hubungan mereka kedepannya itu harus seperti bagaimana dan juga menceritakan soal apa saja yang dilakukan oleh Berlian selama ini Ketika pergi menjauh dari kekasihnya.
Adrian sebelum berbicara mengecup berkali-kali kening kekasihnya itu karena ia tidak percaya jika mereka berdua kembali bertemu dan juga kembali bisa saling melepaskan rindu sebab selama sebulan ini komunikasi mereka tidak terlalu lancar, pria itu terlihat begitu bersyukur karena ternyata kekasih hatinya itu hari pertama ketika kembali dari kepergiannya selama sebulan dan orang pertama yang ia temui adalah dirinya dan hal itu pertanda bahwa sebenarnya Berlian itu menganggap dirinya adalah orang yang paling berarti dan juga tidak pantas jika di nomor 2 kan dan hal itulah yang membuat dirinya menjadi sedikit bersyukur karena tahu bahwa posisinya di hati Berlian itu masih sangat penting.
Berlian hanya tersipu malu ketika Adrian memperlakukannya seperti itu, ya Padahal selama ini sudah sering terjadi berulang kali namun perasaan malu itu tetap saja tidak pernah pergi dan juga seolah sudah menjadi daerah daging karena mungkin dirinya bukanlah seorang wanita yang agresif yang inginnya dimanja dan diperlakukan begitu romantis sampai-sampai nantinya bisa melanggar batas yang seharusnya tidak boleh dilanggar.
"Aku bersyukur karena kamu sudah kembali dan juga aku bersyukur karena sepertinya aku masih menjadi prioritas kamu sampai kapanpun, Tolong jangan berubah apalagi sampai kamu memilih meninggalkanku maka sampai hal itu terjadi Aku pastikan bakalan pergi dari dunia ini Dan kamu tidak akan pernah bisa bertemu denganku lagi, "ujar Adrian membuat Berlian hanya bisa menggelengkan kepalanya karena menurutnya pria itu terlalu nekat sampai-sampai tidak bisa berpikir dengan jerni ketika mengambil sebuah keputusan yang paling penting dalam hidupnya.
Berlian tidak suka ketika mendengarkan Adrian yang selalu mengucapkan kata kata yang seperti itu ,padahal ada begitu banyak kata kata yang lebih pantas didunia ini yang membuat orang lain tidak akan merasa cemas berlebihan.
__ADS_1
"Kamu itu bicara apa sih? Kenapa selalu saja mengucapkan kata-kata seperti itu seolah-olah kamu tidak punya kata-kata lain yang bisa diucapkan kepadaku agar mungkin nantinya ketika aku mendengarnya rasa-rasanya begitu menyenangkan, bisa tidak kamu mendukungku apapun yang aku lakukan di luar sana Dan juga intinya mendoakan agar kita tetap seperti ini tidak terpisahkan sama sekali?" tanya Berlian yang tidak suka ketika melihat Adrian yang terlalu banyak mengalah dan juga terlalu banyak main drama dengan hubungan mereka.
Adrian menggelengkan kepala karena memang ia tidak punya kata-kata lain lagi yang bisa diucapkan jika menyangkut soal hatinya dengan Berlian yang selama ini sudah ia Arahkan hanya kepada wanita itu saja, terserah mau Berlian berpikir apa saja yang penting intinya dirinya sangat bersyukur karena wanita itu sekarang ada di hadapannya kemudian bisa berbincang dengannya dan Intinya bisa melepas rindu soalnya sebulan itu bukanlah waktu yang singkat bagi pasangan yang selama ini tidak pernah terpisahkan sama sekali dan juga bisa dibilang saling melengkapi satu sama lain.
" kalau soal kita Aku tidak pernah berpikir dua kali untuk mengatakannya karena bagiku hanya itu adalah kata-kata yang bisa kuucapkan dan juga Hanya itu kata-kata yang ingin aku dengarkan kepada kamu, supaya kamu sadar kalau aku pun yang terjadi selama ini dan apapun yang akan kita hadapi nantinya pokoknya aku harap kita tidak pernah terpisahkan sama sekali," jelas Adrian yang tetap kokoh pada pendiriannya meskipun awalnya kalau Berlian menolak namun pria itu tetap keras kepala dan memilih untuk melakukan seperti yang ia inginkan.
" aku mohon kepada kamu tolong jangan melakukan dan juga mengatakan hal-hal seperti itu lagi karena bagiku hubungan kita ini sehat bukanlah hubungan yang saling menjatuhkan satu sama lain, aku bukannya sudah menerima hubunganku dengan suamiku sekarang karena memang sampai sekarang kami tidak pernah nyambung dan juga sepertinya memang tidak akan pernah bisa sampai kapanpun! "Berlian sudah tidak bisa berkata-kata banyak lagi karena sepertinya dirinya paham kalau Adrian pasti salah sangka dengan apa yang ia lakukan selama di pedalaman itu Dan mungkin pasti mengira bahwa sudah terjadi apa-apa antara dirinya dan juga suaminya saat ini karena menurut pria itu pasti sebulan merupakan waktu yang cukup untuk maksudnya menyatukan kedua orang manusia yang saling berbeda..
Adrian tersenyum ketika mendengar penjelasan yang diberikan oleh Berlian tadi pertanda memang wanita itu ingin ada kejujuran di antara mereka yang meskipun dari awal ia sudah sempat meragukannya tetapi bersyukur karena Berlian peka dan juga akhirnya mengakui semuanya, maka dengan itu ia yakin kalau suatu saat pasti perjuangannya untuk tetap mempertahankan hubungan mereka akan berbuah hasil yang manis soalnya seseorang ketika merasa diabaikan terus-menerus pasti bakalan merasa capek juga kan.
" tidak masalah dengan apa yang terjadi kedepannya karena aku yakin kita pasti berubah dan juga akan berubah menjadi sesuatu yang lebih baik lagi dan juga mungkin akan membuat kita menjadi seseorang yang saling mengerti satu sama lain,hanya aku mohon Tolong kamu selalu percaya kepadaku jika aku sebenarnya sedang memperjuangkan hubungan kita hanya entah sampai di mana Pokoknya kamu lihat saja kemampuanku itu! "jelas Berlian yang memang benar-benar tidak ingin hidup menua dan mati bersama Devano karena pria itu tidak pernah menghargainya sama sekali dan juga tidak pernah maksudnya menganggapnya sebagai seorang istri karena terbukti sampai saat ini dia selalu masih melarang agar Berlian tidak boleh masuk dan juga tinggal di dalam apartemen yang ia beli.
"Maaf Jika tadi aku sudah berbicara dan juga sudah membuat kamu merasa bersalah ,dan siapapun pasti juga tidak akan pernah menerima ketika diperlakukan seperti itu ," Jelas Adrian.
__ADS_1
Berlian tersenyum ketika mendengar perkataan Maaf Dari Adrian sebenarnya dirinya juga tidak mempermasalahkan hal itu terlalu berlebihan soalnya menurutnya manusia Wajar saja dong kalau melakukan kesalahan, apalagi ketika mengingat dirinya pergi ke luar kota sendirian bersama dengan pria lain yang berstatus sebagai suami sahnya sedangkan Adrian hanyalah merupakan seorang kekasih yang Tentu saja tidak bisa dipertontonkan di depan semua orang karena status mereka yang dekat seperti itu saja sudah melanggar sebenarnya mulai dari aturan pernikahan yang tidak boleh ada namanya perselingkuhan dan juga tidak boleh ada yang namanya saling berhubungan dengan lawan jenis di belakang pasangan sendiri.
" Oh iya nanti aku yang bakalan mengantarkan kamu pulang ya soalnya aku juga harus tanggung jawab ketika kamu di sini sampai tengah malam tangannya, biar nanti jangan sampai orang rumah bertanya ya tinggal aku jelaskan kalau Tadi ada kecelakaan yang harus melibatkan begitu banyak dokter maka dari itu kebetulan kamu melintas jadi ada yang melihat makanya mereka mengajak kamu untuk ikut gabung, "saran dari Adrian membuat Berlian hanya menggelengkan kepala masa iya dirinya harus mendukung kekasihnya itu berbohong padahal sebenarnya ia tinggal mengatakan saja semuanya terserah mereka mau percaya atau tidak Bukankah itu merupakan urusan pribadi masing-masing.
"Memangnya kamu pikir aku tinggal sama siapa sekarang jadinya Kamu nekat mau mengantarkanku pulang, apa kamu pikir pernikahan kami itu berjalan mulus dan juga baik-baik saja serta memungkinkan kami bisa yang namanya saling dekat satu sama lain tidak pernah terpisahkan lagi begitu dan akhirnya memilih untuk hidup mandiri? "tanya Berlian Sambil tertawa sebab menurutnya sangat lucu ketika sampai Adrian memiliki pemikiran seperti itu padahal sejatinya boro-boro mau tinggal berdua dengan Devano orang satu kamar berdua saja mereka berdua rasanya sudah sangat stres dan juga sepertinya tidak nyambung sama sekali dengan apa yang bakalan terjadi.
" ya Kamu tinggal dengan suami kamu kan sekarang soalnya aku yakin jika pria itu kan sudah lama menghapus sebagai abdi negara maka dari itu otomatis dia pasti sudah membangun hunian sendiri, jadi tidak Mungkin kalian bakalan tinggal bareng sama mertua karena dengan begitu maka bisa dipastikan hubungan kalian akan benar-benar bakalan disatukan? " Adrian tidak berharap yang muluk-muluk yang penting intinya kekasihnya itu bisa menjaga diri bisa menjaga hati dan tetap selalu Setia dengan hubungan mereka ya mungkin bagus dan juga ia tidak pernah meminta hal yang lain lagi kalau memang menikah seperti itu merupakan bonus yang diberikan Tuhan untuk mereka berdua.
" Kamu tahu tidak pepatah zaman sekarang yang lagi tenar kan kalau uang suami miliknya istri dan uang Istri tetap miliknya istri kan , Itu semua tidak berlaku lho bagi pria itu karena terbukti dia tidak ingin jika aku memiliki semua harta yang pernah ia beli sebelum kami menikah dan juga terik ini apartemennya aku masuki dan tinggal di sana sebab takut nanti ketahuan sama teman-temannya, "jelas Berlian Sambil tertawa ketika mengingat perdebatannya tadi pagi sebelum datang ke sini karena terlihat Devano benar-benar menolak dengan perintah yang diberikan oleh Maria dan juga Abraham suaminya tentang tempat tinggal kedua anak mereka itu.
Adrian membulatkan matanya sempurna ketika mendengar penjelasan yang diberikan oleh Berlian tadi dan juga tidak percaya jika di dunia ini ternyata ada pria yang sebenarnya mapan dan juga bisa bertanggung jawab akan kehidupan yang Berlian Tetapi malah memilih untuk menjauh dan juga sendirian, kalau tahu seperti ini kenapa dari awal malah menerima Perjodohan tersebut ia tinggal menolak saja kan masalahnya jadi beres kalau sudah terlanjur seperti ini ya harusnya sebenarnya diakui saja tidak boleh ada yang namanya penolakan serta memberikan alasan yang sangat tidak masuk akal sama sekali yang hanya akan bisa menjatuhkan orang lain.
" Jadi maksud kamu dia benar-benar melarang kamu dengan dia hidup dalam satu rumah berdua saja dan dia tidak ingin apapun privasinya bakalan kamu ganggu begitu, Ya Tuhan pria macam apa bisa-bisanya ya hidup di dunia ini Dan juga memberikan peraturan yang sangat tidak masuk akal serta hanya akan mempermalukan kami kaum pria yang lainnya? "tanya Adrian yang sudah tidak tahu lagi harus berbicara apa ketika mendengar penjelasan yang diberikan oleh Berlian tadi namun responnya kembali biasa saja ketika melihat Berlian juga sepertinya biasa saja tidak terlalu terpuruk.
__ADS_1
" Ya karena memang itu bisa terjadi dan juga hubungan kami bakalan seperti ini saja karena sama-sama saling menjaga ego dan juga menjaga jarak, kami tidak pernah ingin berdekatan apalagi mengobrol berdua secara baik-baik kebanyakan kami berdoa akan berubah menjadi musuh ketika sudah tidak ada orang lain yang berada di samping kami, "jelas Berlian membuat Adrian bernafas lega karena kalau seperti ini ya artinya suaminya dari Berlian sekarang itu pasti tidak akan pernah berubah pikiran ketika melihat dirinya.
" aku janji akan mempertahankan hubungan kita dan bagaimanapun caranya pokoknya suatu saat aku bakalan berbicara dengan papa kamu soalnya aku yakin semua permasalahan kita ini bersumber dari beliau, yang meskipun terkesan sangat memaksakan diri dan akhirnya hanya akan mengorbankan segala sesuatunya tetapi menurutku tidak masalah sama sekali, "janji Adrian yang sudah tidak sabar bertemu dengan orang tuanya Berlian.