Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Maaf!


__ADS_3

Berlian kini sudah berada di depan villa untuk menyambut kedatangan suaminya Sebenarnya bukan ingin menunjukkan bahwa dirinya merupakan istri yang baik hati, melainkan hanya ingin maksudnya bersikap seperti itu karena biar bagaimanapun dirinya sudah salah meninggalkan Devano tanpa izin kemudian tanpa berpamitan dengan layak seperti seorang istri yang berpamitan kepada suaminya.


Apapun akan dilakukannya untuk mendapatkan semuanya bukan hartanya Devano melainkan berkat dari suaminya itu sebab Biar bagaimanapun istri itu harus tunduk kepada suami dan suami harus menghargai istrinya, meskipun semalam itu sikap Devano terlalu keterlaluan tetapi intinya mereka sebenarnya kalau ingin maju tidak harus mengingat kesalahan di masa lalu Bukankah masa depan itu selalu datang tiap harinya Di mana saat kita tertidur kemudian bangun itulah hari baru yang harus kita jalani.


Devano adalah suaminya yang menikah dengannya sah secara agama dan juga secara negara, jadi apapun yang terjadi dalam hubungan mereka tidak ada yang namanya perpisahan sebab apa yang sudah disatukan oleh Allah tidak akan pernah bisa diceraikan oleh manusia dan hukum itu sudah memang berlaku turun-temurun dari dulu sampai sekarang.


Berlian tidak ingin maksudnya nanti melihat Abraham dan juga Maria sedikit merasa kurang hati kepada dirinya yang selalu saja cuek kepada Devano, apalagi pria itu merupakan satu-satunya anak mereka Selain itu tidak ada sama sekali jadi otomatis yang mereka harapkan adalah keluarga anaknya itu selalu baik-baik saja.


Devano menyunggingkan senyuman di wajahnya karena ternyata meskipun perjalanannya begitu jauh dan dipenuhi dengan berbagai macam drama ketika berada di jalanan yaitu kemacetan kemudian jalanan yang rusak pokoknya ini dan itulah, akhirnya ketika sampai di Villa milik orang tuanya malah disambut oleh istri Kalau bahasa istri tercinta sepertinya belum kalau bahasa istri tersayang juga rasa-rasanya belum dapat Tetapi kalau misalnya istri sahnya ya seperti itu paling cocok karena memang kenyataannya begitu Mau diubah bagaimanapun tetap balik lagi seperti awal.


" halo istriku sudah puas liburannya sampai-sampai tega meninggalkan suami sendirian, coba kalau misalnya Tadi pagi aku diajak Ya tentu saja pasti saat ini kamu tidak perlu panas-panasan di luar kan? "goda Devano sambil menaik turunkan alisnya membuat Berlian mendengus kesal karena rasa percaya diri pria itu menurutnya terlalu berlebihan.


bagaimana tidak berlebihan ketika bukannya Terima kasih dirinya menyambutnya dengan baik kemudian tatapannya juga biasa saja tidak ada cemberut di dalamnya, eh malah diejek seperti itu kan lebih baik dari awal memang tidak usah melakukannya maksudnya biar tidak terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan seperti saat ini.


" kamu kalau bicara terus Jangan harap aku bakalan menjemput kamu lagi di sini ya, Soalnya kamu tidak tahu terima kasih sama sekali loh dengan apa yang sudah aku lakukan sekarang! "omel Berlian tidak terima sedangkan suaminya itu hanya menekan klakson mobilnya berulang kali pertanda bahwa sekarang dirinya Tengah menggoda wanita itu.



" kamu itu memang orang yang tidak tahu bersyukur sama sekali ya kalau tahu seperti begini Dari tadi tidak usah menjemput kamu, daripada nantinya bukannya dihargai malah diperlakukan begitu buruk sesuai dengan kebiasaan kamu selama ini yang tidak pernah ada niatan untuk berubah sedikitpun, "protes Berlian tidak terima.

__ADS_1


Devano niatnya hanya bercanda saja Tetapi istrinya terlihat begitu serius maka dari itu lebih baik dirinya memilih mengikuti kemauannya saja, daripada nanti kan kasihan juga anak orang yang sudah berniat baik tetapi malah diperlakukan seperti itu nanti besok lusa Jangan harap dirinya bakalan melakukan hal ini lagi.


Berlian memilih untuk menutup pintu pagar tetapi langkah kakinya terhenti ketika melihat seseorang yang sangat tidak asing di penglihatannya saat ini, pria itu bahkan tidak mengindahkan setiap larangan yang diberikan karena terbukti saat ini sudah berada di hadapannya dengan senyuman khasnya seperti biasa kalau dulu sih membuat dirinya pasti bakalan klepek-klepek tetapi sekarang Ya tentu saja itu semua sudah terasa begitu hambar.


Berlian bahkan tidak tahu lagi harus berteriak kepada Devano atau memilih untuk menghadapi sendiri atau mungkin harus mengabaikan pria itu, karena Percayalah dirinya bukanlah seorangnya malaikat berhati emas yang bisa saja menerima semua kesalahan dan akhirnya memberi ruang untuk permintaan maaf dan penjelasan.


Devano tentu saja merasa heran ketika melihat istrinya itu kok dari tadi malah bengong di depan pintu gerbang, jika sudah seperti begini maka bisa dipastikan pasti ada sebuah hal yang sangat tidak beres dan dirinya juga harus ikut memastikan secara langsung mungkin dengan begitu bisa segera ada penyelesaian secepatnya mungkin.


" Kamu kenapa masih di situ, ayo sini masuk karena aku membawa oleh-oleh untuk kamu supaya maksudnya bisa dibilang aku sebagai suami yang perhatian gitu sama istri? "tawar Devano tetapi Berlian tetap saja tidak bergerak sama sekali.


" Adrian, kamu kok bisa tahu kalau aku ada di sini? pergilah jangan mencari masalah denganku dan jangan mengganggu hidupku karena hidupku sudah terlalu banyak beban pikiran, dan aku tidak ingin kali ini lebih banyak lagi maka dari itu tolong Mengertilah dengan kondisiku itu! "ujar Berlian penuh permohonan tetapi Adrian malah terus melangkahkan kakinya maju seperti bagaimanapun dirinya tidak ingin membuat dirinya kebingungan'


Adrian tetap kokoh pada pendiriannya untuk berbicara dengan berlian meskipun saat ini Devano sudah menyadari kedatangannya di tempat itu, bahkan pria itu sepertinya kebingungan aku bisa-bisanya Adrian tahu kalau Berlian ada di tempat ini dan pertanyaannya Apakah istrinya itu yang Sherlock alamat mereka di tempat ini!


" aku mengikuti kamu sampai ke sini Jadi jangan salah paham dulu, dan juga dia tidak tahu apakah yang terjadi di antara kita berdua jadi jangan pernah mengatakan hal-hal yang membuat Nanti dia bakalan disalahkan terus-menerus oleh kamu!" jawaban Adrian itu membuat Devano sedikit lega karena ternyata istrinya itu sudah tidak berhubungan lagi dengan pria itu namun satu yang membuat dirimu tidak suka Kenapa sampai Adrian begitu lancang dengan menguntitnya sepanjang perjalanan.


" kurang ajar sekali kamu melakukan hal itu dan juga Sepertinya kamu tidak punya malu kalau nggak bisa-bisanya merendahkan diri kamu sendiri, kalau misalnya istriku sudah mengatakan tidak ya seharusnya kamu paham kalau memang dia tidak ingin berhubungan dengan kamu lagi! "sarkas Devano kasar tetapi Adrian tidak peduli karena sekarang yang ada dalam pikirannya hanyalah berbicara dengan Berlian kemudian meluruskan masalah yang dihadapi oleh mereka berdua.


Berlian itu adalah orang yang paling berharga dalam hidupnya dan dirinya Mengenali wanita itu sebelum ada Devano di tengah-tengah mereka, jadi seharusnya pria itu sadar dan tidak boleh melarang yang melakukan semua itu karena Biar bagaimanapun hubungan mereka itu sampai sekarang belum berakhir kecuali ya dalam tanda kutip ketika apa yang dikatakan oleh Berlian semalam itu begitu menyakitkan.

__ADS_1


" Apapun akan aku lakukan demi hubungan kami tidak peduli dengan segala macam penolakan yang kamu lakukan karena bagiku kamu adalah orang asing di tengah kami berdua, Terserah kamu mau melakukan apapun terserah mau bersikap bagaimana Karena aku tetap pada pendirian yaitu ingin berbicara dengan Berlian sekarang," Adrian tidak peduli kalau misalnya Devano mau melakukan apapun kepadanya baik dalam kekerasan apalagi dengan kata-kata kemudian Makian yang penting intinya sekarang sudah bertemu dengan wanita itu maka harus bisa diselesaikan masalah antara mereka berdua mungkin dengan begitu dirinya bakalan merasa sedikit puas dan tidak harus terus-menerus tersiksa seperti saat ini.


Berlian benar-benar tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana ketika melihat Adrian susah sekali untuk diatur sesuai dengan keinginannya, padahal keinginannya itu sebenarnya simpel yaitu pria itu menjauh darinya kemudian memulai hidup yang baru serta mungkin mencari penggantinya karena dengan begitu mungkin dirinya juga tidak akan pernah merasa bersalah.


" apalagi yang harus kita bahas ketika semalam sudah jelas dan juga Sepertinya kamu akan Mohon tolong hargai segala macam pendapat yang sudah aku katakan kemarin-kemarin, cerita kita itu sudah selesai bahkan bisa diterima tidak ada apa-apa belum terlibat dalam hubungannya tetapi Mamaku yang harus menjadi wanita yang paling Terpukul dan kamu malah memikirkan diri kamu sendiri tidak memikirkan Perasaannya sama sekali?"Berlian tidak akan pernah berubah pikiran untuk hal apapun jika menyangkut sosial karena kalau misalnya dirinya sebagai anak tidak mengerti dengan perasaan wanita itu ya pertanyaannya Apakah orang lain juga yang akan menggantikan posisinya kan tidak mungkin sama sekali.


Adrian berusaha menggapai tangan Berlian tetapi ditepis oleh wanita itu sekuat mungkin pertanda bahwa dirinya memang tidak ingin ada hubungan lanjutan di antara mereka berdua, sedangkan Devano bergerak dengan gusar sebab tepat di depan matanya di mana Dirinya melihat ada seorang pria yang berusaha untuk memenangkan hati istrinya.


"Berlian, aku rela tidak menganggap Mamaku itu sebagai wanita yang sudah melahirkanku ke dunia ini hanya untuk agar hubungan kita bisa kembali lagi! aku janji setelah kita menikah nanti aku tidak akan pernah menemui Mamaku dan juga tidak akan pernah berkomunikasi dengannya sampai kapanpun, agar menghindari supaya mama Sofia tidak bertemu dengannya lagi dan juga tidak akan pernah menatap wajahnya itu! "tegas Adrian berharap agar wanita Pujaan hatinya itu bisa mau mendengarkan keinginannya tidak mencampakkannya begitu saja karena Percayalah rasanya begitu sangat sakit ketika orang yang sangat kita cintai malah sekarang lebih tidak peduli sama sekali dengan kehadiran kita.


Berlian jelas aja menggelengkan kepalanya karena mau Apapun yang terjadi ia tidak akan pernah berubah pikiran dan kembali dengan Adrian, apa yang sudah diucapkan itulah yang akan menjadi tolak ukur dalam hidupnya kita tidak akan pernah merubah pikirannya untuk bisa menerima orang lain lagi selain Devano.


wanita itu bahkan kini menunjukkan cincin di jari manisnya yang merupakan simbol sah dari pernikahannya dengan Devano, berharap agar Adrian paham jika dirinya bukanlah wanita murahan yang mengumbar diri ke sana kemarin dan juga mengucapkan janji kesana kemari dengan pria kalau sekali ia mengatakan tidak akan pernah berhubungan lagi Maka hal itu tetap akan seperti itu dan juga tidak akan pernah berubah.


Adrian menolak apapun yang ingin dilakukan oleh Berlian karena baginya mau wanita itu menyiratkan jika dirinya punya suami atau mau mengatakan apapun pokoknya ia tidak akan pernah berubah pikiran, kalau memang dirinya salah saat ini tidak masalah karena suatu saat pasti ia akan memperbaikinya dan juga tidak akan mengulangi kesalahan yang sama namun intinya mendapatkan Maaf dari Berlian dulu barulah dirinya akan melakukan semuanya untuk memperbaiki hati wanita itu agar kembali seperti semula.


Brukk


Adrian kini sudah berlutut tepat di hadapan berlian sambil menitikan air mata, pria biasanya kuat itu kini berubah menjadi seorang anak kecil yang cengeng hanya karena tidak mendapatkan apa yang diinginkannya.

__ADS_1


Berlian menghela nafasnya kasar ketika melihat Apa yang dilakukan oleh Adrian ya Meskipun dirinya membenci Sarah Tetapi kalau soal Adrian tidak ada sedikitpun rasa benci dalam hatinya, karena dirinya sangat tahu bagaimana ketulusan pria itu dan bagaimana perhatian yang selama ini diberikan sampai-sampai membuat dirinya itu merasa mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah yang tidak pernah didapatkannya dari Bima.


"Adrian, aku mohon Tolong jangan mempermalukan diri kamu seperti ini! Jangan juga kamu memaksa agar aku harus mengikuti apapun yang menjadi keinginan kamu, cerita kita sudah selesai tidak ada yang namanya bersambung apalagi lanjut karena apa yang sudah aku katakan itulah yang harus aku lakukan! "tegas Berlian.


__ADS_2