Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Kecewa


__ADS_3

Adrian benar-benar sangat Terpukul dengan apa yang terjadi hari ini ketika melihat Kekasih Pujaan hatinya menikah tepat di hadapannya, dan yang paling ia tidak sukai karena ternyata sepertinya kekasihnya itu Setengah Hati melakukan pernikahan ini atas unsur paksaan dari orang tuanya dan dirinya sebagai seorang pria tidak bisa melakukan apapun untuk membuat Berlian batal menikah.


selama ini ia selalu tenang saja tidak pernah yang namanya terlalu buru-buru menikah soalnya yang ada dalam pikirannya dan juga Berlian fokus meniti karir lebih dahulu, Nanti kalau sudah sukses dan pundi-pundi keuangan mereka sudah mulai banyak serta rumah impian mereka sudah terbangun barulah keduanya Berencana untuk menikah.


Namun ternyata dirinya kalah telak dari Bima yang notabene merupakan Papanya Berlian, karena pria paruh baya itu ternyata sudah mengurus dan mengatur tentang masa depan anaknya yang penting intinya masa depan itu bukan bersama dirinya melainkan dengan pria lain.


Adrian merutuki kebodohannya kalau selama ini ia sudah mendekati orang tuanya Berlian menyampaikan segala maksud dan tujuannya berhubungan dengan anak mereka itu, ya mungkin sekarang dirinya tidak akan terkejut seperti begini mungkin dari awal ia sudah mengetahui Perjodohan itu tetapi pada saat-saat terakhirlah baru mau mengetahuinya rasanya sungguh hancur Padahal kemarin dirinya masih berbicara dengan Berlian begitu Intens dan juga intim.

__ADS_1


sesampainya pria itu di rumah kedua orang tuanya menatap heran ke arahnya, sebab Tadi katanya Adrian akan pergi menemui Berlian dan biasanya setahu mereka kalau Adrian baru selesai bertemu dengan kekasihnya itu pasti pulangnya bakalan terlihat sumringah wajahnya.


" Kamu ini kenapa lagi sih? biasanya kalau pulang ketemu sama berlian senyum terus loh sepanjang malam tetapi kok hari ini ditekuk seperti itu, memangnya Berlian sibuk sekali sampai-sampai tidak bisa berbicara dengan kamu sebentar saja sampai kamu merasa diabaikan? "tanya mamanya Adrian yang bernama Sarah itu sebab dirinya sangat menyayangi Berlian layaknya anak sendiri hanya saja ketika mereka memaksa Adrian untuk membawa mereka bertemu dengan orang tuanya Berlian pria itu yang hanya berkata Sabar dan juga sabar.


Adrian tertawa ketika mendengar pertanyaan Mamanya itu sebab menurutnya benar sekali berlian sekarang sangat sibuk, bahkan saking sibuknya mungkin kedepannya mereka tidak akan pernah bisa bertemu lagi soalnya kesibukan wanita itu sekarang adalah mengurus suaminya.


" Adrian kamu tidak boleh kemana-mana karena mama masih tidak paham dengan apa yang kamu katakan barusan, Maksud kamu berlian akan sibuk dan kalian tidak akan pernah bisa bertemu dengannya lagi sampai selamanya itu apa maksudnya? Apakah kalian berdua sedang bertengkar sekarang dan memang tidak bisa lagi berbicara secara baik-baik, jangan seperti begitu nak karena Biar bagaimanapun kalian berhubungan itu sudah terlalu lama kenapa gara-gara Masalah sepele saja bisa bertengkar seperti itu? "ujar Sarah tidak terima ketika melihat Adrian Yang sepertinya sudah pasrah dengan hubungannya bersama dengan Berlian.

__ADS_1


Adrian langsung terduduk di bawah lantai karena ingin menjelaskan semuanya itu sepertinya butuh tenaga yang ekstra, sedangkan tenaganya sudah ia tinggalkan tepat di depan berlian tadi ketika melihat wanitanya itu sah menjadi istrinya orang lain.


" Mama mau tahu tadi aku dari mana? Aku tadi dari rumahnya Berlian dan pertama kali bertemu dengan orang tuanya, dan Mama pasti penasaran dong Aku melakukan apa di sana? "tanya Adrian yang ingin sekali menangis membuat Mamanya itu benar-benar kebingungan dengan perubahan sikap putranya ini.


"ya Bagus dong kalau kamu sudah berani ketemu sama orang tuanya Berlian jadi dengan begitu saat Mama pergi melamarnya kan kita tidak perlu menemui kendala lagi, Lagian masa iya baru pulang dari rumah mertua aku kamu seperti begini kayak seorang yang lagi patah hati karena kekasihnya ditinggal kawin? "tanya Sarah penasaran dengan perubahan sikap putranya itu.


" Mama benar sekali karena memang begitu kenyataannya! "setelah mengatakan hal itu Adrian buru-buru bangkit dan langsung masuk ke dalam kamar membuat Sarah tertegun antara percaya dengan tidak apa yang benar-benar terjadi dan menimpa putranya.

__ADS_1


__ADS_2