
Sofia tahu kalau maksud dan tujuan dari Bambang itu baik dia itu memberikan perhatian untuknya kemudian berusaha memberikan dukungan moral dan intinya tidak membiarkan rekan kerjanya itu mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan, Oke tidak masalah lagi yang dirinya juga butuh yang namanya dukungan bukan dari orang yang spesial melainkan dari orang-orang terdekatnya biar nanti jika responnya terlalu berlebihan mereka akan memaklumi hal itu.
sejatinya manusia di dunia ini tidak ada yang sempurna tidak ada yang baik-baik saja dan juga tidak ada yang lolos dari yang namanya masalah, tapi terkadang mereka selalu menyikapinya itu secara berlebihan dan hasil akhir hanya akan membuat sesuatu menjadi tidak mungkin untuk dilakukan, maka dari itu lebih baik setiap dukungan kemudian saran dan juga kritikan rasa-rasanya memang benar diperlukannya saat ini daripada nantinya dirinya dicap sebagai seseorang yang egois?
gampang tentu saja hanya menginginkan yang paling terbaik setiap rekan kerjanya karena Takutnya nanti para pasien dan juga tenaga medis yang lain itu merasa sedikit terganggu dengan masalah yang dihadapi oleh Sofia, kalau misalnya tadi Bima tidak datang dan juga tidak membuat keributan Ya tentu saja dirinya tidak mungkin memanggil Sofia dan juga Adrian untuk berada di dalam ruangannya kemudian membahas soal masalah ini.
Wajar saja pria itu melakukannya karena biar bagaimanapun dirinya merupakan pemimpin di rumah sakit ini gimana tempat Sofia dan juga Adrian bekerja di dalamnya, sudah begitu Bukan hanya Sofia dan juga Adrian yang bekerja tetapi ada yang lain juga yang diwaspadai yaitu takutnya mereka nanti merasa tidak nyaman.
"Saya minta maaf kalau misalnya tadi apa yang sudah saya lakukan di depan sana membuat anda dan juga yang lainnya tidak nyaman, Tapi percayalah maksud dan juga Tujuan saya di sini untuk bekerja bukan untuk mengumbar aib keluarga sendiri dan juga bukan untuk meminta belas kasihan dari siapapun," ujar Adrian berharap nanti agar adanya pengertian dari pihak Bambang.
Bambang menganggukkan kepala pertanda paham dengan maksud tujuan dari Adrian mengatakan semua itu, karena memang tadi terlihat dengan jelas Siapa yang mencari masalah lebih dulu dan juga siapa yang memilih untuk menghindar.
"kalau Boleh saya tahu ya sebenarnya ini merupakan masalah pribadi kalian berdua Tetapi hanya ingin tahu saja siapa tahu Mungkin kita bisa sama-sama mencari solusi dari masalah ini, Tapi kalau misalnya kalian keberatan pun saya tidak masalah hanya saja di sini Saya ingin tahu sebenarnya apa yang terjadi sampai membuat suami kamu datang ke sini ? "tanya Bambang penasaran membuat Sofia menghela nafasnya kasar.
__ADS_1
sejujurnya wanita itu sedikit keberatan Kalau ada pembahasan soal masalah pribadinya apalagi ini menyangkut nama baiknya yang mungkin bakalan membuat orang berpikir jika dirinya merupakan seorang istri yang tidak becus, sampai suaminya memilih untuk bersama dengan wanita lain kemudian melupakannya dan hasil akhir meninggalkannya seperti ini.
" Saya yakin sebelum menjelaskannya pun pasti kamu sudah tahu duduk perkaranya Seperti apa ketika mendengar apa yang dikatakan oleh orang itu tadi, jadi secara garis besarnya hubungan kami memang sedang tidak baik-baik saja saya kemarin juga sudah mengajukan gugatan perceraian kemudian dokter Adrian juga tidak ada sangkut pautnya di dalam masalah ini pokoknya intinya semua terjadi begitu saja, "jelas Sofia melalui versinya sebab menurutnya untuk apa juga menjelaskan panjang lebar jika pada akhirnya seperti begini saja permasalahan yang bakalan dihadapinya tidak akan pernah ada perubahan sama sekali.
bambang menggelengkan kepalanya sebab menurutnya Bima itu terlalu kekanak-kanakan dalam bersifat dan juga terkesan hanya akan mempermalukan dirinya sendiri, padahal sejatinya masalahnya itu sebenarnya internal antara dirinya dan juga Sofia kalau memang sudah tidak ada lagi jalan titik terangnya Ya sudah ikuti saja apa yang diinginkan Sofia mungkin begitu malah lebih bagus dan tidak terkesan seperti terlalu memaksakan kehendak sampai tidak menghargai orang lain.
"Saya tidak akan pernah menyampaikan apa yang menjadi permasalahan di sini karena anda tahu bahwa ini akan mengarah kepada hal-hal yang sensitif, namun Intinya saya tetap bekerja di sini tidak punya maksud dan tujuan lain tidak juga ingin mempermalukan pihak manapun dan kalau misal nya Tuan Bima melakukan hal itu sekali lagi maka saya akan menuntutnya dengan pencemaran dan juga perbuatan yang tidak menyenangkan, "ujar Adrian.
pria itu merasa batas kesabarannya sudah habis kalau misalnya Bima besok lusa bakalan Mengulangi kesalahan yang sama, tetapi kalau misalnya pria itu memilih menghindar dan mengakhiri semua perdebatan mereka cukup hanya hari ini ya sudah Adrian juga bakalan menyesuaikan.
"apapun perasaan Anda sekarang kepada siapapun itu dan di manapun itu saya harap anda sebagai seorang pria Harus berpikir dewasa, ada kalah di mana kita bisa mendapatkan sesuatu yang kita inginkan tapi ada pula yang jelas-jelas sesuatu itu hanya bisa kita lihat tanpa bisa kita dapatkan! kalau misalnya anda berpikir bahwa saya ini merupakan seseorang yang selalu bersikap sok tahu dan juga Sok pintar Oke saya minta maaf tetapi Percayalah ini semua demi kebaikan bersama dan juga saya sudah menganggap anda itu sebagai rekan kerja sekaligus anak saya, maka dari itu di sini Saya ingin mengatakan boleh mencintai sesuatu sampai Anda merasa cinta itu benar-benar membuat anda lupa berpikir yang jelas tetapi intinya Tolong jangan sampai perasaan itu membuat anda menjadi orang yang tidak punya hati nurani sama sekali dengan mau merampas sesuatu yang sudah menjadi milik orang lain , " tekan Bambang sebab menurutnya kalau tidak mengatakan sekarang ya kapan lagi.
Adrian mengganggukan kepala sebenarnya tidak ada perasaan marah di dalam dirinya Karena siapa saja pantas menasehati seseorang ketika merasa salah, hanya sekarang Dirinya belum bisa diajak kompromi Dirinya belum bisa diajak untuk berpikir dengan jernih karena apa yang terjadi ini benar-benar di luar Nalar dan juga benar-benar tidak pernah dipikirkannya sebelum ini.
__ADS_1
"terima kasih atas sarannya saya janji kejadian ini tidak akan terulang lagi dan kalau misalnya terulang lagi saya sendiri yang akan menindaklanjutinya, untuk manajemen rumah sakit tolong sampaikan permohonan maaf kami kalau memang apa yang terjadi ini sudah menyeret nama baik rumah sakit ini," jelas Adrian Lalu setelah itu memilih untuk pergi karena kebetulan Panji sudah menghubunginya karena mengatakan nomor antrian sudah mulai berjalan Jadi otomatis jadwal pemeriksaan Rumah Sakit pun sudah dimulai dan Adrian diminta untuk kembali ke ruangannya karena mereka memang harus profesional.
Bambang dan juga Sofia masih berada di dalam ruangan itu karena kebetulan jadwal Sofia itu satu jam lebih lambat dibandingkan dokter yang lain, dan dirinya ingin menjelaskan dulu duduk perkara yang sebenarnya agar nantinya Bambang tidak bakalan terkejut ketika tahu dari orang lain atau mungkin jangan sampai Bima sendiri yang akan mengatakannya secara langsung?
" sebenarnya Sarah adalah wanita idaman lain dari suamiku atau lebih tepatnya mantan suamiku nanti, dan Sarah itu merupakan Mama dari Adrian yang kalau bisa dibilang merupakan calon besanku dulu dan karena kelakuan mereka berdua membuat Adrian dan juga berlian akhirnya pisah dan sekarang kebetulan kan aku itu sudah menikah dengan pria pilihan Bima juga bukan Pilihanku semoga saja kuharap rumah tangga mereka baik-baik saja. "Sofia berlapang dada untuk menjelaskan semuanya meskipun terasa begitu menyakitkan dan juga mau malu kan tetapi mau bagaimana lagi semua sudah terjadi.
Bambang hanya bisa menggelengkan kepalanya ketika mengetahui kebenaran yang ini karena Percayalah jika tadi dirinya sempat menangkap perkataan Bima yang mengarah kepada hubungan yang tidak baik, dan sekarang ternyata hubungan yang tidak baik itu diawali dari sikap mamanya Adrian dan juga kebodohan Bima dan dirinya sebagai seorang teman hanya bisa membesarkan hati Sofia agar jangan terlalu berkecil hati karena Biar bagaimanapun manusia di dunia ini tidak ada yang sempurna semuanya tentu saja pernah namanya mengalami yang namanya masalah.
"Aku harap kamu sabar kemudian bersikap biasa saja dan juga menjadi wanita tangguh dalam menghadapi semua masalah ini, kalaupun nantinya kamu merasa sudah tidak sanggup ya mau bagaimana lagi karena memang sejatinya manusia itu tidak pernah luput dari yang namanya masalah . " Bambang mencoba membesarkan hati temannya itu mencoba membuat Sofia paham jika di dunia ini bukan wanita itu sendiri yang mengalami masalah tentunya ada orang lain juga.
sofia menghela nafasnya kasar karena jujur di usianya yang sudah tua seperti ini kemudian ada pembahasan soal orang ketiga dan juga perceraian itu terkadang terdengar begitu memalukan, namun balik lagi dirinya tidak bisa berbuat banyak soalnya semua sudah terjadi Mau diperbaiki yang seperti apapun sudah terlanjur jadi ya mau tidak mau seperti begini saja menghadapinya Mencoba tersenyum dan berpura baik-baik saja supaya orang mengira bahwa dirinya merupakan wanita yang kuat.
mau mengeluh atau menangis dan juga mengamuk juga percuma karena semua sudah terjadi kemudian mau banyak berbicara pun rasa-rasanya tidak ada yang akan mendengarkan, kecuali balik lagi jika Bima yang menyadari kesalahannya kemudian memilih untuk menjauh karena merasa bahwa Sofia sudah tidak nyaman dalam keberadaannya mungkin malah lebih bagus bukan seperti sekarang pria itu malah terus-menerus mengganggunya dan tidak pernah membiarkan dirinya bernafas dengan baik mungkin hanya ingin melihat agar Bagaimana cara Sofia menghadapi masalah itu.
__ADS_1
padahal Bima seharusnya mengakui jika dirinya bersalah dan berusaha memperbaikinya dengan menunjukkan bahwa dirinya benar-benar berubah, bukan malah membuat orang lain merasa tidak nyaman dengan keberadaannya yang terus-menerus mengganggu kemudian seperti tidak punya perasaan sama sekali.