Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Menghilang


__ADS_3

Berlian sebenarnya tidak ada niatan untuk pulang meskipun nanti akan dimarah atau dimasukan dalam berita pencarian orang pun ia tidak akan peduli sama sekali,karena Bima tidak pernah memikirkan perasaannya sebabnya dipikirkan hanyalah perasaannya Devano dan juga kedua orang tuanya sampai-sampai melupakan tanggung jawab sebagai seorang Ayah.


" Apa keluarga kamu baik-baik saja jika seharian kamu ada di sini untuk menemani Adrian, Padahal Tante yakin mereka pasti sedang cemas memikirkan kamu yang saat ke sini tidak memberitahukan dengan jelas soal tujuan kamu sebenarnya? "tanya Sarah penasaran sebab Ia tidak ingin Berlian terlibat dalam masalah.


Berlian hanya tersenyum saja karena Ia tidak pernah mempermasalahkan jika orang tuanya mencari keberadaan nya,karena diri nya tidak pernah berharga dimata mereka walau hanya sedikit saja.


" Papa pasti hanya sibuk dengan tamunya tidak pernah sibuk dengan anak sendiri dan juga mungkin aku dianggap Hanya bayangan saja di rumah itu,jadi biarkan saja seperti ini dulu mungkin entah sampai kapan mereka sadar kalau aku menghilang!" jelas Berlian santai.


Sarah memilih diam daripada nantinya tambah runyam masalahnya ketika melihat Berlian yang sudah tidak ingin membahas soal keluarganya lagi,, sebenarnya tidak tega juga Tetapi kalau sudah seperti ini ya mau bagaimana lagi yang penting intinya wanita itu selalu berbahagia dan merasa hidupnya tenang-tenang saja.


" Ya sudah kalau begitu nanti kalau sudah merasa enak kan kemudian Adrian juga sudah sedikit mendingan nanti kamu balik saja ke rumah Maaf bukannya tante mau mengusir kamu atau apalah itu tanda kumaha hanya tante tidak mau nanti kamu yang bakalan menerima kesulitan dari kedua orang tua kamu kalau sampai kamu keluyuran terus! "jelas wanita itu membuat berlian hanya menganggukan kepala soalnya memang benar sih kalau iya terlalu keluyuran nanti pasti kedua orang tuanya bakalan antusias untuk mencarinya ke sana kemari dan setelah ditemukan bisa habislah kehidupannya yang harus menerima sesuatu yang tidak enak dari Bima.


" Ya sudah nanti kalau misalnya aku rasa sudah sedikit mendingan kemudian liburannya juga sudah harus berakhir maka aku akan kembali, tetapi sekarang kondisi Adrian lebih penting dan aku harus bertanggung jawab dengan apapun yang sedang menimpa dirinya tidak ingin pergi meninggalkannya begitu saja! "jelas berlian karena memang dia ingin bertanggung jawab dengan apa yang menimpa Adrian dan juga tidak ingin lari daripada masalah yang harusnya bisa mereka berdua selesaikan ketika kondisi Adrian sudah sedikit membaik dan juga sudah terlihat tidak akan mengambil keputusan yang bodoh lagi seperti begini untuk yang kedua kalinya dan berhasil merugikan diri sendiri dan juga orang di sekitarnya.


Adrian dari tadi sebenarnya mendengar perbincangan antara mamanya dan juga kekasihnya itu, namun ia sengaja pura-pura tidur karena ingin melihat kira-kira Apa sih yang mereka perbincangkan ternyata tidak ada sesuatu hal yang penting.


pria itu sangat mencintai berlian bahkan definisi cintanya itu tidak akan pernah hilang meskipun sudah dimakan oleh waktu dan juga dibatasi oleh jarak, pilihannya hanya tertuju kepada berlian Apapun Yang Terjadi ke depan sana ya Meskipun tantangannya sangat besar yaitu harus melawan Papa dari wanita yang sangat dia cintai itu.


Bima saat ini benar-benar merasa emosi dengan kelakuan anaknya yang tidak bisa dihubungi, Sebenarnya tadi bisa dihubungi oleh yang lainnya tetapi dirinya menghubungi untuk kesekian kalinya sekarang tidak bisa sama sekali dan ia yakin anaknya itu pasti sudah mematikan ponselnya.

__ADS_1


padahal sebenarnya yang terjadi adalah berlian yang terlalu dihubungi oleh orang-orang sekitarnya dan tanpa ia sadari ternyata sudah sengaja mengabaikan ponselnya selama berada di situ, dan alhasil apapun yang menghubunginya tidak akan pernah mendapatkan jawaban sama sekali.


" kurang ajar sekali itu anak kenapa sekarang ponselnya tidak bisa dihubungi dan lebih parahnya lagi malah di luar jangkauan, apa dia lupa statusnya sebagai seorang istri yang harusnya berada di rumah tidak boleh keluyuran di luar sana sesuka hati? "omel Bima emosi karena Anaknya susah sekali untuk dibilang dan semenjak menikah dengan Devano tidak ada namanya menunjukkan rakyat merasa baktinya kepada suaminya sendiri.


Maria menghembuskan nafasnya kasar ketika melihat Bima yang akan memarahi berlian Ketika pulang nanti membuat dirinya benar-benar merasa tidak tega, ingin sekali membawa pergi berlian segera dari tempat itu dengan begitu ia akan menjaga wanita itu sepenuh hati seperti anaknya sendiri daripada hidup bersama Papanya sudah Terasa seperti orang asing padahal seharusnya Bima itu sadar kalau yang dia punya dirinya ini hanyalah anaknya yaitu Berlian.


" Kamu jangan terlalu mencemaskan berlian secara berlebihan dan biarkan saja dia puas-puas berpeliling kota semaunya, karena dia bakalan kami bawa kepada orang Papua jadi dengan begitu dia tidak akan menemukan yang namanya suasana kota dan aku juga tidak mempermasalahkan jika dirinya pulang sampai besok pagi yang penting intinya dalam keadaan baik-baik saja! " setelah mengatakan hal itu Maria pun memilih untuk menyusul suaminya yang sudah beristirahat karena Malam Ini Suasana rumah itu terasa begitu mencekam apalagi Devano semenjak pulang tidak keluar kamar memang sampai-sampai Maria benar-benar Jengah karena mana ada suami yang tidak peduli dengan keberadaan istrinya seperti itu.


Devano memang sudah mendengar dari mamanya tadi Kalau berlian sampai saat ini belum pulang, namun pertanyaannya untuk apa juga dirinya harus pergi mencari wanita itu memangnya mau diajak tidur bersama atau Mau mengajak ngobrol Tentu saja itu tidak akan pernah terjadi.


" Lebih baik aku menikmati tidurku yang nyaman ini daripada memikirkan wanita tidak jelas itu, terserah mau dia menghilang sekalian supaya akhirnya statusku kembali bebas jadi mau pergi ke mana pun tidak akan pernah ada yang menahanku apalagi bertanya Yang ini dan itu! " batin Devano yang ingin sekali tertawa jika sampai memang istrinya itu menghilang dari muka bumi ini dan tidak pernah kembali lagi.


Jika ditanya apa hubungan antara Devano dan juga Sherly maka jawabannya mereka merupakan sahabat dekat tidak ada namanya melibatkan perasaan tetapi intinya mereka menjaga satu dan yang lain, Sebab Sherly pun Tengah menjalin hubungan dengan seseorang sebab dirinya juga tidak berminat berada diantara Devano dan juga istrinya yang bisa dibilang sebagai orang ketiga karena ia bukanlah seorang wanita pelakor.


" Kamu kenapa sih dari tadi uring-uringan tidak jelas, Masih memikirkan soal istrinya Devano yang pasti merasa frustasi setelah menikah dengan pria itu? Aku sarankan lebih baik kamu tidak usah pedulikan mereka sebab Bukankah mereka itu sudah dewasa bukan anak kecil lagi yang segala sesuatunya harus dibilang, Oh iya Satu lagi kalau memang dia merasa punya istri seharusnya dia bertanggung jawab dan juga menjaga istrinya bukan malah keliaran tidak jelas di luaran sana untuk berkumpul dengan sahabatnya! " jelas Alfian yang merupakan kekasih dari Sherly karena memang ia tahu betapa berharganya hubungan antara Sherly dan juga Devano serta teman-teman kuliah mereka yang lain yang selama ini selalu bahu-membahu agar bisa berkumpul meskipun sama-sama memiliki kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan .


" ya kamu tahu sendiri kan pernikahan hasil Perjodohan itu nanti akan seperti apa, aku itu tidak pernah memikirkan soal Devano soalnya aku tahu pria itu kuat tetapi pertanyaannya istrinya Apakah mampu tidak Nanti ketika menghadapi sikap Devano yang egois itu? "tanya Sherly membuat Alfian hanya mengangkat bahunya sebab Ia juga tidak tahu rumah tangga seperti apa yang akan dijalani oleh Devano kedepannya jika pria itu hanya bersikap mementingkan diri sendiri.


" kita terkadang dituntut menjadi orang yang malas tahu ketika sesuatu di sekitar kita memang tidak memungkinkan kita untuk tahu apa yang terjadi itu, nah seperti yang dialami oleh Devano dan juga istrinya ya seperti ini yaitu saling malas tahu urusan satu sama lain tidak ada yang saling peduli dan mungkin entah sampai kapan berhubungan mereka akan menjadi dekat Jika sama-sama mementingkan ego masing-masing! "Alfian tidak ingin menyalahkan Devano juga karena perjodohan itu antara orang tua mereka dan anak-anak pun menjadi sasaran utamanya hanya saja yang ia tidak suka Kenapa di zamannya sudah secanggih ini malah masih ada pemahaman seperti itu?

__ADS_1


" Ya terserah dari kamu saja Mau mengatakan apa soalnya aku juga capek Menjelaskan hal itu kepada kamu tetapi tidak paham sama sekali tanda bahwa Oh iya satu lagi yang buat aku bingung Bagaimana ya caranya agar membuat Devano sadar jika istrinya itu berharga?" Sherly masih berusaha mendapatkan sahabatnya dengan istrinya agar pernikahan mereka itu terjadi hanya satu kali tidak ada yang namanya perpisahan akibat hubungan mereka yang masih sangat jauh atau bisa dibilang renggang tidak ada namanya satu kesatuan dalam sebuah rumah tangga karena masing-masing memilih jalannya tersendiri untuk melanjutkan hidup.


"ya kita lihat saja nanti lanjutan hidup mereka seperti apa kalau mau mencoba saling menerima satu sama lain maka bisa dipastikan mereka akan menua bersama, tetapi jika tidak ingin yang namanya dekat atau bertemu satu sama lain dan lebih memilih menjalani hidup dengan pemikiran masing-masing yaitu juga merupakan hak mereka untuk melakukannya Soalnya kita tidak mungkin dong memberi jalan kepada seseorang yang sangat keras kepala dan tidak mau diatur? " Alfian berbicara kepada ini menyerahkan kepada kekasihnya agar berhenti membahas orang lain Sebab menurutnya orang lain itu bisa mengurus diri mereka sendiri bisa mengambil keputusan yang tepat tidak mungkin harus saling menjatuhkan sama lain jika pemikiran mereka lebih luas.


Berlian malam ini tersenyum ketika melihat Adrian terbangun dalam keadaan yang sudah segar bahkan kini pria itu menghabiskan makanannya begitu banyak, ini pria itu sudah selesai minum obat dan tidak ingin tertidur sebab Ia ingin mengobrol dengan kekasihnya karena takut hari esok sudah tidak bisa bertemu dengannya lagi.


" apa kamu sering mengajukan surat resign dari rumah sakit, dan Apakah kamu ingin pindah bersama dengan kekasihmu yang aku dengar merupakan seorang Abdi Negara? "tanya Adrian penasaran sebab Ia harus bisa memastikan dari mulutnya Berlian langsung Bagaimana hubungannya ke depan bersama dengan pria yang sudah berstatus sebagai suaminya itu.


Berlian tersenyum mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh kekasihnya itu sebab sebenarnya tanpa ia Jelaskan pun hal itu akan terjadi, yaitu hal di mana dirinya akan meninggalkan hiruk pikuk perkotaan dan akan ikut dengan suaminya pergi kemanapun yang membawanya.


" aku itu sebenarnya merasa tidak nyaman ketika melihat kamu malah membahas sesuatu yang tidak perlu dibahas untuk saat ini, karena aku takut nantinya akan membuat kamu merasa kecewa lagi kemudian mengambil keputusan yang salah dalam kehidupan kamu dan alhasil merugikan diri kamu sendiri! " ujar Berlian yang merasa tidak enak hati karena di situ ada Sarah yang tidak mungkin pergi ke manapun.


" Kamu memang tidak mau membahasnya tetapi ini sangat berharga untukku agar aku tahu bisa bergerak seperti apa ke depannya, aku tidak menyalakan kamu tentang apa yang terjadi tetapi intinya yang aku sesalkan kenapa papa kamu tidak membuang kamu seperti itu sampai-sampai tidak peduli sama sekali Apakah kamu ingin pergi atau tidak! " Adrian sudah mengetahui kurang banyak rahasia dari keluarga berlian yang selama ini kebanyakan mengeluh kalau Papanya Itu sangat tidak menyukai memiliki anak perempuan karena katanya perempuan itu tidak bisa melakukan apapun tidak bisa belajar bisnis serta tidak bisa yang namanya membanggakan dirinya untuk ke depannya.


" Ya seperti yang kamu tahu kalau seorang istri Apapun Yang Terjadi ke depannya terhadap orang tuanya tetap akan mengikuti suaminya, mau tidak mau Suka tidak suka ikhlas gede ikhlas ya harus melakukan hal itu karena kalau tidak ya aku Pasti dibilang istri durhaka lah atau inilah itulah pokoknya intinya yang membuat Papa merasa puas! " jelas Berlian sambil memaksakan senyuman di wajahnya.


" kalau misalnya saat ini aku membawa kamu kabur pergi yang jauh yang tidak bisa ditemukan oleh semua orang kira-kira Kamu mau tidak, karena aku tidak ingin kebahagiaan kamu tergadaikan akibat keegoisan orang terdekat kamu dan aku juga tidak ingin berpisah dari kamu apapun yang terjadi? "Adrian sengaja ingin bertanya hal itu agar bisa mendapatkan jawaban yang pasti dari Berlian tetapi sepertinya wanita itu benar-benar terkejut.


" jangan menyulitkan pekerjaan kamu dengan melakukan sesuatu yang sangat tidak masuk akal dan juga membuat kamu kesusahan nantinya, ingat kamu masih punya Tante Sarah yang akan selalu menunggu kamu pulang dalam keadaan sehat! "Berlian tidak ingin menjadi pribadi yang egois yang mementingkan dirinya sendiri dibandingkan perasaan orang lain apalagi perasaan itu adalah seorang wanita yang sudah capek-capek melahirkan anak ke dunia kemudian menjadi single parent tetapi berusaha untuk anak itu tetap maju dan menjadi orang sukses di luar sana serta bisa membanggakan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2