Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Tak peduli


__ADS_3

Berlian sebenarnya merupakan tipe orang yang malas tahu juga sih kalau misalnya ada orang yang terlalu sibuk dengan segala macam urusannya, namun ia memilih untuk diam saja tidak terlalu peduli juga soalnya menurutnya juga ya untuk apa terlalu sibuk dengan urusan orang lain yang pada akhirnya hanya membuat dirinya yang merasa terbebani.


bukan karena ingin menjadi pribadi yang kurang ajar atau tidak menghargai seseorang hanya menurutnya hidupnya itu sudah terlalu ribet dari awal, jadi Hal itulah yang menjadi tolak ukur membuat dirinya tidak peduli dengan apapun yang terjadi di sekitarnya yang penting intinya ia masih diberi kesehatan dan juga masih diberi nafas yang panjang sehingga bisa berguna untuk dirinya sendiri dan juga mamanya.


" Ya sudah kalau begitu kita lakukan saja tugas yang diberikan oleh dokter Cassandra daripada nantinya di bakalan ngamuk seperti biasanya karena merasa tidak dihargai atau apalah itu, sebenarnya kita bisa melawan hanya kalau perintah yang diberikan Itu memang masuk akal Ya kenapa harus membantah bukan karena menolong orang agar kembali sehat itu adalah tugas kita? " tawar Amira berharap agar Maksudnya saat ini Lila tidak terlalu keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur Yang alhasil membuat pekerjaan mereka jadi tertunda kemudian orang yang membutuhkan bantuan pun menjadi sedikit mendapatkan kendala.


Lila hanya bisa menganggukkan kepala tidak ada niatan untuk membantah karena memang harus seperti itu, sebab ini merupakan resiko dari pekerjaan mereka tidak bisa menolak apalagi mungkin membantah serta nanti akhirnya hanya akan membuat orang lain yang kenapa-napa.


" Iya aku juga tentunya dikatakan karena memang harusnya seperti itu, lagi ya mau keras kepala pun ini merupakan pekerjaan kita jadi apapun yang orang-orang katakan Ya harus diikuti jika memang itu hasil akhirnya hanya untuk kebaikan kita akan sangat begitu sempurna akibat pekerjaan yang kita lakukan ini! " jelas Lila yang Meskipun tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh Pak Sandra tetapi ia tetap akan bekerja di tempat itu sebab Berlian sedang ia tunggu untuk kembali lagi.


Adrian juga sudah berada di tempat kejadian karena memang semua orang unit sudah diberitahukan soal kejadian ini , jadi apapun yang terjadi mereka harus bertanggung jawab dengan pekerjaan yang harus dilakukan saat itu juga tidak peduli jika sekarang bukanlah tugas mereka.


Adrian merasa heran dengan wajah Lyla Yang ditekuk seperti itu dan ia yakin pasti ada sesuatu hal yang tidak beres, tetapi memilih untuk mengabaikan dulu nanti baru lihat mungkin ada sesuatu hal yang bisa dia bantu ya maka akan dilakukannya saat itu juga.


" kalian berdua yang baru datang ingat ya lakukan petugas kalian sebaik mungkin jangan kebanyakan ngobrol, Memangnya kalian pikir tempat ini milik nenek moyang kamu jadi seenaknya datang sesuka hati lalu setelah itu pergi begitu saja tidak peduli dengan orang-orang yang lain yang selalu setia Di Sini? " Cassandra jelas saja tidak terima dengan kehadiran dari Lyla Dan juga Amira karena Entah mengapa setiap kali melihat wanita itu bawaannya pengen emosi terus menerus pada hal Gadis itu tidak pernah melakukan kesalahan yang terlalu fatal yang mengakibatkan harus mendapatkan dendam yang seperti begitu.

__ADS_1


Lila menatap heran ke arah Cassandra yang bisa-bisa memarahi mereka berdua terus-menerus padahal tidak ada kesalahan yang dilakukan, terkecuali kalau mereka Mengabaikan semua perintah dari wanita itu tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya yang mungkin masuk akal ketika diperlakukan sama tidak menyenangkan Tetapi kalau misalnya semua perintah mereka turuti kata-kata tidak ada yang mereka bantah kenapa sekarang masih salah lagi?


" itu orang Kenapa sih sensitif terus dan juga hobinya marah-marah tidak jelas seolah-olah kita hanya ingin dijadikan pelampiasan saja, pokoknya kalau dia begitu terus aku bakalan dengar benar mengajaknya untuk berantem sekarang juga soalnya kalau diperlakukan tidak ada seperti begini lama-lama bisa habis batas kesabaranku? " omel Lila yang tidak terima ketika diperlakukan tidak adil terkecuali semua orang mendapatkan hal yang sama Ya tidak masalah tetapi kenapa hanya setiap kali bertemu dengannya Cassandra itu terlihat begitu sensitif seperti Tengah menyimpan dendam Kesumat yang tidak akan pernah habis di antara mereka berdua.


"Ya sudah biarkan saja jangan terlalu dipedulikan nanti lama-lama dia tambah besar kepala loh , orang itu marah-marah tidak jelas itu hanya ingin diperhatikan saja Coba kalau kamu Biarkan saja pastinya dia bakalan capek dan memilih untuk mencari kegiatan yang lain ! "saran Amira soalnya daripada nanti Lila meladeni dan terlibat dalam masalah ya sama saja bohong kan.


" aku sih bisa diam tapi kalau dianya nyolot terus jangan lama-lama juga tidak mungkin dong diam saja, Pokoknya kita lihat saja nanti kalau dia bakalan terus-menerus seperti itu Aku bakal melayangkan protes secara langsung supaya dia sadar kalau kita itu bukan anak kecil yang bisa saja dipermainkan kemudian diperlakukan sangat tidak adil! " tegas Lila yang menolak apapun saran dari siapapun karena menurutnya orang-orang itu tidak pernah berada pada posisinya yang selama ini diperlakukan sangat tidak adil padahal bersama dengan orang lain terlihat Cassandra itu biasa saja Tetapi hanya berbeda dengannya saja dan itupun ia tidak tahu penyebabnya apa.


Amira menggelengkan kepala soalnya menurutnya menasehati lillah itu ya sama saja menasehati orang gila yang selalu tempat pesona di pinggir jalan, ketika orang lain berusaha memberikan perhatian nasihat agar menjaga diri eh dianya malah tertawa saja seolah-olah pikirannya memang kosong sama sekali dan begitulah yang terjadi sekarang.


"aku hanya memberi saran saja tergantung dari kamunya mau mendengar atau tidak karena Bukankah itu merupakan haknya kamu juga untuk melakukannya, Tapi nanti kalau ada apa-apa aku minta maaf ya Karena aku tidak bakalan tanggung jawab sedikitpun dengan apa yang terjadi Soalnya kamu kan sudah dibilangin dari kemarin-kemarin tetapi tidak pernah paham, " tegas Amira soalnya sudah capek juga sih menasehati orang yang sudah tua kelakuannya kayak anak kecil yang hobinya hanya tertawa kemudian mangap doang Lalu itu datang kemudian kembali dengan membawa sejuta problema dalam hidupnya yang tidak akan pernah ada habisnya sama sekali.


Cassandra jelas saja tidak terima ketika melihat Adrian lebih perhatian dengan Lila dibandingkan dirinya yang dari tadi berusaha mendapatkan perhatian dari pria itu , meskipun ia sadar diri dan juga tahu kalau sebenarnya Adrian dan juga Lila itu tidak punya hubungan apapun namun Entah mengapa ia sangat tidak suka jika bukan dirinya yang diperhatikan segitunya eh malah memperhatikan orang lain.


Lila terlihat menghembuskan nafasnya kasar karena kalau orang yang punya pengertian ya akan bersikap seperti Adrian ini, mereka tidak akan tega melihat dirinya bekerja seharian tanpa istirahat namun berbeda dengan Cassandra yang tengah menatap tidak suka ke arahnya entah karena apa Lila pun bingung untuk mencernanya bagaimana.

__ADS_1


Amira memberikan kode agar maksudnya Lila jangan berkata jujur sebab Takutnya nanti bakalan terjadi keributan di situ, dan alhasil ia pun memberikan kode kepada wanita itu tetapi Adrian yang mengetahui lebih dulu maka dari itu dirinya Tentu saja tidak terima ketika ada yang sudah dengan sengaja menindas kebebasan orang lain dalam bersikap.


"bisa kamu jelaskan Siapa yang memberikan kamu perintah di jam seperti ini Padahal jelas-jelas mereka yang shift pagi belum pulang juga kan, jangan kamu bohong hanya untuk melindungi mereka semua karena itu sama saja dengan membuat diri kamu yang menjadi korban! " Adrian lagi membuat Lila ya mau tidak mau harus mengucapkan kejujuran itu soalnya kalau berbohong dengan orang lain mah gitu merupakan resikonya Tetapi kalau misalnya dengan Adrian yang ya rasa-rasanya tidak mungkin apalagi melihat perhatian yang diberikan oleh pria itu selama ini.


" saya tadi disuruh oleh dokter Cassandra datang ke tempat ini untuk membantu yang lain melaksanakan tugas mereka Soalnya ada begitu banyak pasien yang datang, dan karena perintahnya itu masuk akal Ya makanya saya datang ke sini tanpa memikirkan istirahat apalagi memikirkan kondisi diri sendiri berharap agar pria itu paham jika dirinya biasa saja namun ia yakin pasti setelah ini wanita itu bakalan marah-marah tidak jelas soalnya merasa bahwa ia sudah mengadukan sesuatu hal.


"ya kalau misalnya kamu sudah tidak sanggup Bilang saja jangan terlalu memaksakan diri Kan, kalau memang sekarang kamu merasa bisa ya sudah lanjutkan saja pekerjaan kamu jangan malah memasang tampang cemberut nanti yang ada orang sakit bukannya tambah sehat tetapi tambah parah ! "perintah Adrian karena memang dia hanya ingin meluruskan sebuah permasalahan bukan untuk ikut campur terlalu jauh di dalamnya karena menurutnya Wanita itu sudah besar dan otomatis bisa menjaga dirinya sendiri.


" baiklah kalau memang saya rasa sudah tidak sanggup maka saya akan langsung minta izin saat itu juga tidak perlu menunggu perintah dari orang lain lagi tanpa, Terima kasih juga atas pengertiannya dan dengan Begini saya mungkin ini lebih bisa Maksudnya bernafas lega karena merasa yakin jika ada yang peduli dengan keadaan saya juga! "jelas Lila membuat kesandra menghafalkan tangannya karena ia yakin wanita itu pasti Tengah menyindirnya sekarang karena sudah memberikan perintah dijamin yang salah padahal jelas-jelas di rumah sakit itu begitu banyak perawat yang keliaran kesana kemari yang tentunya pasti bisa membantu pekerjaan mereka agar lebih mudah.


Adrian bukannya maksudnya ingin ikut campur urusan orang lain tetapi dirinya hanya berpikir bahwa apapun yang menyangkut Berlian ya Ia tidak mungkin tinggal diam dong, sebab Biar bagaimanapun dirinya harus berusaha keras untuk bisa lebih maju lagi lebih bisa berguna lagi dan dirinya yakin suatu saat pasti Berlian akan berterima kasih kepadanya karena sudah memperlakukan orang-orang yang bekerja sama dengannya selama ini dengan begitu baik sehingga mereka akan selalu betah dan tidak akan pernah berniat untuk pindah.


"Berlian itu sebenarnya seorang dokter muda dan juga cantik jadi Sepertinya kalau kamu bersaing dengan dia rasa-rasanya kamu itu tidak sadar diri sama sekali, dan juga kamu melakukan sesuatu itu ingin terlihat begitu baik di mata orang lain padahal jelas-jelas kamu itu sangat membingungkan dan juga tidak jelas menurut pemandangan saya! " Cassandra entah mengapa sepertinya sangat tidak suka dengan kehadiran Lila sehingga apapun yang dilakukan oleh wanita itu bakalan selalu salah di matanya padahal anak orang dari tadi tidak mengusiknya sama sekali.


" Dokter Tolong ya Saya dari kemarin-kemarin benar-benar tidak ingin bersinggungan dengan anda dan juga tidak ingin mengganggu kehidupan anda dalam bentuk apapun itu, jadi misalnya kalau hari ini menyalahkan saya dengan sesuatu yang tidak pernah saya lakukan rasa-rasanya itu sudah sangat berlebihan dan juga Anda sudah berani-berani yang menyebarkan yang namanya fitnah! " Lila dari tadi memang berusaha untuk diam saja dan lebih menghormati yang namanya senior dan juga profesi yang lebih tinggi tetapi perlu diperlakukan dengan tidak begitu adil dan juga mengeluarkan kata-kata yang tidak begitu sopan ya orang bodoh mana yang bakalan mau menerima dengan senyuman tentu saja mereka pasti bakalan langsung komentar dan ini itu pokoknya yang tidak jelas lah.

__ADS_1


cassandra membuatkan matanya sempurna karena tidak percaya jika Lila berani-berani yang membantah apa yang ia katakan tadi, padahal seharusnya wanita itu bisanya hanya menundukkan kepala kemudian tidak berani berontak apalagi menyebarkan fitnah.


" kamu benar-benar berani ya sama saya, Apakah kamu lupa Posisi saya di sini itu sebagai apa? "Cassandra hanya bisa membanggakan kata-kata itu setiap kali mengancam orang lain sepertinya ia tidak punya sesuatu yang bisa dibanggakan dalam hidupnya.


__ADS_2