Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Terpaksa


__ADS_3

Adrian tidak peduli sama sekali ketika mamanya itu membukakan kedua tangannya lebar-lebar pertanda meminta anaknya itu masuk ke dalam pelukannya, karena memang dari awal Adrian sudah berusaha mensugesti dirinya bahwa tidak akan ada kata maaf untuk sarah sampai kapanpun.


terserah ketika respon semua orang seperti Apa untungnya tetapi baginya Ini semua adalah jalan yang terbaik yang harus dipilih, Mau dikatakan anak durhaka dan juga tidak tahu diri pun tidak masalah karena itu merupakan hak semua orang untuk mengatakannya dan dirinya tidak punya hak untuk membungkam semua mulut maksudnya agar jangan menjadi juri dalam kehidupannya sendiri seperti begini.


ketika semuanya terjadi alur ceritanya pun berbeda maka dari itu membuat maksudnya Adrian merasa tidak suka sama sekali,Kumala benar-benar merasa Terpukul dengan keadaan keluarganya yang tidak seperti dulu terasa begitu hangat dan juga saling membutuhkan satu sama lain karena mereka kebiasaannya selalu bercanda tertawa sama-sama namun sekarang Ternyata begitu berbeda terlihat ada aura permusuhan yang begitu besar dan juga jelas.


" Adrian, si Nina mendekat kepada Mama jangan menjawab seperti itu karena Mama sangat merindukan kamu sayang! " Panggil Sarah sambil tersenyum namun terlihat begitu Sedih ketika anaknya tidak berpaling dari tempatnya sedikitpun.


bahkan terlihat anaknya itu lebih memilih menatap ke arah lain seolah-olah tidak ada rasa iba kepada dirinya yang sedang sakit seperti itu, Percayalah perasaan itu terkadang membuat dirinya bingung harus bersikap Bagaimana dan juga harus melakukan apa maksudnya biar anaknya itu paham dengan semua yang terjadi.


" kamu jangan seperti itu nak! Mama tahu kalau kamu dendam kamu marah kecewa kemudian tidak suka dan Intinya kamu pasti muak melihat wajah mama saat ini, namun percayalah kalau mama itu benar-benar menyesal dengan semua yang terjadi dan berjanji tidak akan pernah mengulanginya lagi yang penting intinya tolong kembali lama Jangan terus-menerus bersikap seperti itu! " ujar Sarah penuh permohonan Namun sepertinya Adrian memang berubah menjadi pribadi yang lebih kaku kemudian mati rasa dan juga tidak peduli sebab mungkin rasa kecewanya itu lebih besar saat ini dan juga rasa malunya itu benar-benar menyiksa perasaannya sebab Bagaimana tidak ketika hubungannya dengan berlian hancur dan lebih parahnya lagi hubungan antara kedua orang tuanya berlian pun ikutan juga di mana yang menjadi penyebabnya adalah mamanya sendiri yaitu Sarah yang tengah menatap anak permohonan ke arahnya saat ini.


Kumala mengusap pelan bahwa cucunya itu maksudnya biar memberikan ketenangan kepada Adrian agar jangan terlalu terpaku pada satu masalah, sepertinya sarah juga butuh dukungan karena kondisi wanita itu semakin drop ketika tahu bahwa anaknya benar-benar kecewa dan memilih untuk mengabaikannya padahal setahunya Adrian itu tidak bisa jauh daripada dirinya.


Kumala sebenarnya tidak bisa memaksakan diri maksudnya membujuk antrian agar mau berbicara dengan Sarah saat ini, Namun karena perbuatan yang sangat tidak masuk akal itu dan juga Sikap yang ditunjukkan benar-benar sangat berbanding terbalik dengan yang biasanya jadi mau tidak mau wanita itu memilih mengambil keputusannya sendiri sebab di sini orang yang paling tertua adalah dirinya kalau misalnya ia mengabaikan masalah yang ada .


"Adrian , kamu memang kecewa dan nenek tahu serta sadar akan hal itu! akan tetapi kamu terus-menerus hidup dalam kekecewaan dan juga rasa dendam yang tidak pernah ada habisnya maka bisa dipastikan hidup kita ya bakalan begini saja tidak ada perubahan, kita sudah tidak punya siapa-siapa lagi hanya ada kamu dan juga mama kamu serta nenek di sini setelah itu ya sudah habis tidak ada sebutan yang lain lagi kan? " Tanya kumala dan terlihat Adrian menghela nafasnya kasar karena sepertinya orang-orang di sini tidak pernah mengerti dengan keinginannya malah terus-menerus menekankan sebuah perkataan yang menurutnya tidak masuk akal.

__ADS_1


Adrian kecewa karena memang bukti sudah ada di depan mata bukan hanya mengada-ada dan juga bukan hanya menciptakan sebuah hal yang tidak jelas, maka dari itu ketika mereka memberikan permintaan yang seperti ini rasa-rasanya mereka tidak pernah mengerti dengan keinginannya suasana hatinya dan juga apapun harapannya dalam hidup yaitu ingin bahagia kemudian memiliki keluarga kecil yang bahagia serta anak-anak yang lucu dan juga istri yang cantik dan juga sehat serta satu profesi dengannya dan memiliki pola pikir yang frekuensi nya sama dengan apa yang ada dalam pikirannya.


"nenek tidak perlu menjelaskan apapun karena aku paham Maksudnya seperti apa, hanya saja kenapa harus aku yang menjadi korbannya dan juga kenapa harus orang tua berlian yang hancur berantakan hanya karena kehadiran dia! aku merasa bersalah Aku merasa tertekan dengan semua yang terjadi tanpa ada yang mengerti dengan keinginanku itu, Jadi wajar kalau aku marah wajar kalau misalnya aku tidak suka karena ini semua menyangkut kehidupanku bukan tentang orang lain ataupun siapapun itu, " jelas Adrian yang terlihat begitu frustasi akan semua masalah yang dihadapinya sekarang sebab tidak ada satupun jalan keluar yang pas karena Berlian semakin ke sini semakin menjauh bahkan hubungannya pun semakin harmonis dengan suaminya dan hal itu pula yang membuat Adrian merasa posisinya makin tergeser terus-menerus.


Kumala mengagukan kepala pertanda paham dengan suasana hati yang dialami oleh cucunya itu dan memang jika berada di posisinya pun pasti dirinya akan melakukan hal yang sama yaitu mengekspresikan kekecewaan dengan cara seperti begini, sedangkan Sarah terlihat memalingkan wajahnya ke arah lain dengan tubuhnya yang gemetar pertanda bahwa wanita itu sedang menangis namun menahan suara tangisannya agar tidak boleh keluar tidak boleh pecah kemana-mana dan juga tidak boleh sampai ketahuan semua orang jika sebenarnya kondisinya sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja dan intinya bakalan seperti ini saja tidak akan pernah membuat dirinya paham dengan semua yang terjadi.


Adrian tidak pernah sedikitpun menoleh ke arah Mamanya itu dan memilih untuk duduk di sofa yang begitu jauh jangkauannya, sepertinya waktunya untuk berada di tempat ini harus segera di akhirinya daripada nantinya hanya akan membuat hidupnya menjadi tidak nyaman dan juga tidak menyentuh dan pada akhirnya semua masalah yang datang tidak akan pernah ada habisnya sehingga membuat wanita itu akan terus-menerus merasa bersalah.


"aku harus pe dan Maaf sepertinya aku tidak akan pernah bisa kembali lagi ke sini , Hiduplah dengan tenang di tempat ini sekarang dan jangan pernah ada niatan untuk kembali karena saat itu terjadi maka aku yang bakalan pergi lebih menjauh lagi! "ujar Adrian lalu segera angkat kaki dari tempat itu membuat Sarah langsung menangisi terus memanggil anaknya itu berharap agar putranya itu segera kembali dan memberi Maaf untuknya.


"Adrian , Tolong jangan pergi tinggalkan Mama Nak sendirian di sini! Mama janji tidak akan pernah mengecewakan kamu lagi dan meminta kamu yang pindah ke tempat ini dan kita tinggal sama-sama bareng sama nenek kamu, tidak usah kembali ke kota itu biarlah Berlian bahagia dengan pernikahannya dan kamu lanjutkan hidup kamu yang baru tanpa harus memikirkan masa lalu yang tidak pernah ada habisnya! "ujar Sarah tetapi antrian sudah tidak mendengarkannya lagi sebuah pria itu sekarang memilih untuk duduk di taman rumah sakit kemudian menangis sepuasnya di sana.


" Sudahlah diam, jangan menangis karena di sini Rumah Sakit bukan rumah kamu jadi kamu sepuasnya mau melakukan apapun tidak ada yang bakalan melarang! biarkan Adrian tenang dan juga biarkan dia menata hatinya kembali, karena kamu dengar sendiri kan apa yang dia katakan tadi kalau sampai kamu kembali ke kota itu maka dia bakalan pergi lebih jauh lagi yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya! " ujar Kumala mengingatkan putrinya itu maksudnya agar Jangan sampai salah langkah dan juga Jangan sampai salah mengambil keputusan dalam hidup karena pada akhirnya hanya akan Merugikan dirinya sendiri.


Sarah menggelengkan kepalanya karena Biar bagaimanapun yang dirinya butuhkan hanyalah kehadiran anaknya bukan apapun itu, persetan dengan segala macam keinginannya Adrian yang penting dalam hidupnya yaitu bisa bersama dengan anaknya sampai kapanpun dan kapan dirinya bisa berbicara kalau Adrian selalu menghindar.


" aku harus berbicara dengan Adrian sekarang mah, karena sepertinya dia belum jauh dan aku ingin minta kejelasan darinya tidak mungkin kan dia selalu memusuhiku sepanjang hidupku karena aku tidak ingin hal itu terjadi sebab hanya Adrian yang aku punya! "ujar Sarah lirih tetapi Kumala menggelengkan kepalanya tidak ingin anaknya itu salah mengambil langkah dalam hidupnya yang nanti akan disesalinya seumur hidup.

__ADS_1


" Jangan keras kepala dengan mengambil keputusan yang tidak jelas seperti itu yang nantinya hanya akan membuat kamu menyesal, kalau kamu terus-menerus seperti ini yang ada kamu hanya membuat kita bingung harus bagaimana Karena kamu susah untuk diatur, " ujar Kumala penuh penekanan membuat Sarah memilih untuk memejamkan matanya soalnya dirinya sudah tidak mau mendengar nasihat apapun karena dalam otaknya itu hanya Bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan anaknya kemudian meminta maaf dan meminta agar antrian tidak usah pergi lagi lebih baik menetap di kota ini Memulai segalanya dari awal seperti dirinya yang penting intinya mereka tidak saling berjauhan tidak saling bermusuhan satu sama lain.


Adrian menangis sepuasnya bahkan sampai mengeluarkan suara sesegukan yang terdengar begitu lirih dan juga menyedihkan, pria itu bahkan tidak sadar jika Sebenarnya ada seorang wanita yang dari tadi hanya tertawa melihat tingkah Adrian yang sudah seperti anak kecil.


Adrian kebingungan ketika melihat wanita itu tiba-tiba menyodorkan sapu tangan ke arahnya, Padahal mereka tidak pernah saling kenal dan juga saling menyapa dan wanita itu juga begitu asing membuat pria itu hanya bisa menatap penuh keheranan dan juga tidak tahu lagi harus merespon yang seperti apa.


wanita itu kembali menyodorkan sapu tangannya sambil memberikan kode melalui alis matanya kalau sebenarnya dirinya memberikan hal itu kepada Adrian untuk diambil bukan hanya dilihat doang, karena kalau misalnya seperti begini ya otomatis untuk apa juga kan dirinya hanya membiarkan pria itu melihat tanpa menghargai usaha yang sudah dilakukan olehnya.


" Jangan cengeng jadi seorang pria! Apapun masalahnya hadapinya dengan kekuatan bukan dengan kelemahan, karena nantinya ketika orang melihat kamu lemah seperti ini yang ada mereka bakalan lebih menekan kamu lagi! "ujar wanita itu dengan suaranya yang begitu cempreng lalu memberi kode agar antrian segera bergeser soalnya dirinya juga dari tadi capek berdiri.


" tempat ini luas Jangan hanya kamu kuasai Sendiri Lebih baik geser ke sebelah sana supaya aku juga bisa duduk, jadi pria kucing cengeng menangis di taman kayak orang lagi patah hati padahal zaman sekarang itu zamannya orang kawin Kok kamu jadi nyeleneh! "sambung wanita itu lagi membuat Adrian Mendes kesal karena menurutnya Wanita itu sudah mengganggu kesenangannya untuk menangis padahal jarang sekali loh dirinya menangis dan kenapa saat baru pertama kali menangis langsung diperlakukan seperti begini kalau dulu saat patah hati dengan Berlian dirinya menangis tidak ada yang mengganggu kenapa sekarang sedang masalah dengan mamanya ada orang lain saja yang selalu muncul dan tidak jelas mengatakan ini dan itu.


" kamu bisa pergi tidak, apa sudah tidak ada tempat lain lagi selain di sini? Kenapa jadi orang itu terlalu cerewetnya minta ampun, Memang sih wanita itu cerewet masuk akal tapi kamu itu berlebihan cerewet dengan orang asing, "omel Adrian tidak terima membuat wanita itu mendengus kesal dan juga tertawa karena menurutnya Adrian hari ini terlihat begitu sensitif.


" Eh asal kamu tahu saja ya aku ini dari dulu sampai sekarang itu paling benci yang namanya peduli dengan urusan orang lain, apalagi urusan itu membuat mata dan juga telingaku sakit seperti yang terjadi dengan kamu hanya saja karena semua tempat sudah diduduki orang lain dan hanya ini saja makanya aku memilih duduk di sini maksudnya biar kamu juga jangan mempermalukan Kamu pria di luar sana ketika orang-orang menyadari ada seorang pria yang menangis di sudut tempat ini, "sebenarnya secara tidak langsung Wanita itu sudah menghina harga diri Adrian tetapi karena memang kenyataannya seperti begitu mau bagaimana lagi.


Adrian memilih untuk Mengabaikan semua perkataan yang begitu pedas dari wanita tersebut karena menurutnya semakin dihiraukan bakalan semakin parah, jadi lebih baik ya seperti begini saja tidak usah terlalu hampir pusing sebab nantinya yang ada hanya akan membuat semuanya menjadi tidak aman dan terkendali yang pada akhirnya hanya membuat dirinya terlihat seperti orang bodoh.

__ADS_1


kini keduanya duduk bersisian tetapi tidak ngomong tidak ada obrolan yang maksudnya biarpun tidak serius tetapi intinya adalah, memang terlihat jelas jika kedua orang itu adalah orang asing yang tidak saling kenal makanya kalau tidak saling tegur kan seperti ini tidak masalah.


__ADS_2