
Berlian hari ini berusaha untuk menjadi wanita yang tidak punya rasa malu bukan karena ingin menunjukkan rasa Terima kasih atas kepedulian Devano dengan cara menukarkan tubuhnya, hanya saja ia ingin memberikan baktinya kepada suaminya yang jelas-jelas sebenarnya memiliki hak penuh atas tubuhnya dan bisa dibilang hak itu tidak akan ada orang yang bisa mengambil darinya.
Berlian hari ini benar-benar merasa bahwa ini bukanlah dirinya ketika memakai lingeri merah tua yang begitu terang benderang kemudian Lipstik juga tidak kalah merahnya, kemudian memakai parfum yang paling terbaik yang pernah ia punya Dan intinya rambutnya pun dibiarkan gerai setelah dicuci bersih dirawat dengan begitu indah.
belum Lagi Lilin aroma terapi yang dipasangnya di setiap sudut ruangan itu membuat suasana kian bertambah erotis, Ia tersenyum merasa geli dengan apa yang terjadi di hadapannya saat ini merasa seperti seorang wanita yang tengah menunggu suaminya yang begitu dicintai yang selama ini sudah berjanji bahwa mereka akan hidup semati tidak akan pernah terpisahkan oleh apapun meskipun ada badai yang menerjang meskipun ada tsunami yang datang tiba-tiba pokoknya tangan mereka tidak akan saling melepaskan satu sama lain.
Devano Tadi katanya pergi keluar sebentar karena ia juga sebenarnya merasa gugup makanya dirinya meminta izin untuk pergi ke apotek beralasan ingin membeli obat tidur karena dirinya tidak bisa tidur tanpa meminum obat itu, padahal sebenarnya dirinya ingin membeli obat kuat sekaligus obat perangsang ya takutnya jangan sampai si joninya tidak berkembang dengan baik kan dirinya bisa malunya minta ampun Masa iya seorang Abdi Negara terus itu t-nya tidak berfungsi.
Devano sebenarnya malu ketika sampai di sana semua orang menatap heran ke arahnya soalnya biasanya pria yang membeli obat-obatan seperti itu tipenya adalah pria yang suka jajan di luar, padahal Percayalah dirinya itu masih tersegel rapi merasakan yang namanya kenikmatan duniawi saja belum pernah mungkin kalau lewat mimpi sih pernah tetapi untuk dipraktekkan secara langsung mungkin malam ini barulah dicoba banyak.
Berlian dan Devano tidak peduli jika kebahagiaan mereka berdua itu harus tergantikan dulu oleh patah hatinya seorang pria yang malam ini benar-benar tidak bisa tidur, berbotol-botol minuman alkohol sudah diteguknya namun tetap saja tidak bisa menghilangkan keguguran hatinya kemudian rasa panas serta penyesalan dan juga kecewa di saat yang bersamaan.
adrian terlihat begitu terpuruk karena tadi ia melihat bagaimana kesungguhan kekasih hatinya ketika benar-benar akan meninggalkan dirinya, wanita itu selama ini tidak pernah berbicara serius tadi Kalau misalnya sudah serius seperti itu ya pertanda memang ingin meninggalkannya dan juga tidak akan pernah kembali lagi.
kalau ditanya bagaimana perasaannya jawabannya sakit namun mungkin tidak terlihat jadi orang mengira bahwa dirinya biasa saja dan mungkin besok lusa akan mendapatkan pengganti dari wanita itu , namun percayalah ketika dulu melihat Berlian menikah dengan Devano saja pria itu tidak ada niatan untuk meninggalkan wanita itu meskipun sudah tau kenyataannya bakal seperti apa lagi.
Berlian adalah cinta pertama bagi Adrian dan merupakan orang yang paling penting di dalam kehidupannya ketika ia baru mengenal hal itu, dan memang benar apa yang dikatakan oleh orang zaman dahulu bahwa cinta pertama itu sebenarnya suatu hal yang paling membekas di dalam pikiran dan juga tidak akan pernah dilupakan sama sekali karena ia akan terus mengingatnya meskipun nantinya akan ada cinta yang lainnya.
__ADS_1
Ketika Adrian sedang memikirkannya saat ini berbeda dengan Berlian yang malah Tengah deg-degan karena tidak tahu lagi kira-kira malam pertama ketika dirinya di Unboxing sakitnya bakalan melebihi ekspektasinya atau mungkin lebih parah daripada itu Dan intinya ia berharap agar ada keajaiban supaya tidak ada rasa sakit sama sekali, apalagi ketika Devano katanya pergi ke Apotek sebentar saja tetapi sampai jam 10.00 malam pun tidak kembali juga membuat wanita itu tambah parah lagi lebih merasa takut karena biasanya apa yang terjadi di malam hari yang begitu gelap tanpa ada satu orang pun itu rasanya bakalan lebih menyeramkan sampai-sampai membayangkan saja sudah rasanya tidak sanggup sama sekali.
" Ya Tuhan tadi itu aku yang salah atau mungkin aku yang benar ya soalnya Kok bisa ya mengajak seorang pria untuk melakukan hal itu tetapi kalau misalnya aku tidak ajak sama sekali ya artinya aku istri yang durhaka,pokoknya ini sangat memalukan dan semoga aku sanggup melalui semua ini jika tidak bisa bahaya," lirih Berlian frustasi dan sudah pasrah dengan keadaan.
Devano sudah ingin pulang tapi terlihat begitu bimbang kira-kira dirinya harus kembali ke rumah orang tuanya Berlian atau memilih untuk kembali ke apartemen, Tetapi kalau misalnya dirinya kembali ke apartemen eh rasa-rasanya Ia merupakan seorang pria pecundang yang sangat merasa takut dengan ajakan seorang wanita padahal Seharusnya kan dirinya antusias karena memang harus itu terjadi.
" ah aku Dilema ketika harus melakukan semua ini kalau misalnya aku mengatakan hal ini dan meminta pendapat dari Alfian yang ada dia bakalan menertawakanku, karena selama ini kan dia sudah mengajakku pergi ke clubbing supaya maksudnya bisa belajar tentang hal itu tetapi aku menolak dan hasil akhir ketika mau praktek tidak bisa sama sekali, "Devano benar-benar sudah merasa frustasi dan akhirnya memilih untuk tetap pergi menemui istrinya sebab kewajiban seorang suami adalah memberikan nafkah batin bagi istrinya dan begitu pula sebaliknya karena Biar bagaimanapun rumah tangga itu harus dijalani dengan atas dasar itu agar bisa mendapatkan keturunan agar bisa saling mengikat satu sama lain karena mereka sudah melebur menjadi satu dan tidak akan pernah terpisahkan sama sekali.
sesampainya di sana semua orang Ya jelas Sudah tidur tetapi ia yakin kalau istrinya pasti Tengah bersiap-siap karena tadi Wanita itu sudah berpesan seperti itu, dan benar saja ketika sudah berada di dalam kamar nafas pria itu terasa begitu menggebu karena lampu kamar sudah dalam keadaan temaram belum lagi cahaya lilin aroma terapi yang begitu menyenangkan sudah berada di setiap sudut ruangan.
Berlian tidak terlihat di manapun di dalam ruangan itu membuat pria itu sedikit bernafas lega namun indera pendengarnya mendengar ada suara dari dalam kamar mandi membuat dirinya yakin kalau wanita itu ada di sana, ia pun terlihat melakukan pemanasan dengan melakukan push up kemudian sit up dan juga back up yang penting intinya agar bisa memberikan yang paling profesional hari ini Namun ternyata Semuanya itu tidak bisa ketika melihat Berlian keluar dari kamar mandi dalam busana yang begitu erotis.
Berlian tadi merasa biasa saja karena ia keluar dari dalam kamar mandi dengan begitu santai sebab dipikirnya kalau suaminya itu belum pulang , namun Lihatlah sekarang sepasang suami istri itu sudah saling berdiri berhadapan dengan suasana yang begitu canggung belum lagi seperti ada sekat yang membentang di antara mereka berdua.
" mas kamu sudah pulang ya, barusan atau sudah dari tadi soalnya aku tidak dengar suara pintu terbuka? "Berlian sengaja menanyakan hal itu padahal tidak masuk akal lho ya kalau misalnya Devano sudah ada di sini pertanda bahwa pria itu sudah pulang kenapa harus menanyakan seperti tadi lagi memangnya harus jawaban apa yang diberikan agar Berlian sadar.
Devano merasa kakinya sepertinya sudah tidak bisa menopang tubuhnya lagi maka dari itu Ia pun segera menuju ke atas tempat tidur dan duduk di sisinya, pandangannya sudah tertuju ke arah plafon kamar kemudian ke bawah lantai bukannya menghadap lurus ke arahnya ketika di mana ada istrinya berada di dihadapannya.
__ADS_1
" Kamu cantik malam ini... Apakah kita memang harus melakukan hal itu? " perkataan Devano itu begitu terbata-bata antara ingin memastikan secara langsung atau mungkin kira-kira wanita yang ada di hadapannya ini ada berubah pikiran sedikit dan ia tidak mungkin dong memaksakan hal itu.
Berlian tersipu malu ketika dirinya diperlakukan layaknya ABG yang dipuji seperti itu hidungnya bahkan mengembang kira-kira beberapa senti, belum lagi telinganya mau merah Pipinya merona dan intinya ia sudah salah tingkah sampai berulang kali harus merapikan rambutnya padahal sudah rapi sudah wangi sudah keren sudah cantik dan juga intinya menggoda.
" Mas Devano juga keren dan juga pokoknya paling terbaik deh mantap, aduh aku bingung nih mau puji apa pokoknya paket Komplit deh! "Berlian mengatakan hal itu sambil ikutan menundukkan kepala tetapi Devano sepertinya masih kurang puas dengan jawaban yang diberikan oleh wanita itu.
"kamu tidak bilang aku ganteng dan kamu tidak bilang aku berwibawa Aku paling sempurna aku paling tampan Aku paling macho dan aku paling terbaik diantara semua pria yang kamu temui , Percuma saja kalau kita melakukan hal itu kalau sampai pikiran kamu masih mengingat ke arah yang lain karena aku nanti bakalan dijadikan pelampiasan! "omel Devano yang entah mengapa yang tadi moodnya sedang baik-baik saja langsung hancur berantakan dan Berlian yang sudah salah tinggal langsung dibuat emosi karena Ia memang tidak tahu lagi harus memuji Seperti apa soalnya dirinya kan tidak pernah memuji seorang pria masa iya harus mengatakan secara vulgar gitu.
" Maksud kamu berbicara seperti tadi itu apa memangnya kamu mau aku harus berbicara yang bagaimana lagi, aku selalu salah ya di depan mata kamu padahal maksud dan tujuanku itu tidak sampai yang memikirkan orang lain atau sampai tidak tahu lagi memuji kamu seperti apa? "Berlian tidak terima diperlakukan seperti itu dan seolah-olah maunya dirinya itu harus selalu salah di hadapan Devano Ya setidaknya pria itu mengerti dong semua keinginannya.
devano mendengung kesal ketika mendengar jawaban yang diberikan oleh istrinya yang bukannya minta maaf dan menyadari kesalahan yang dilakukan tapi malah menyalahkannya balik, Kalau sudah seperti begini berarti apa yang dia katakan tadi benar-benar menjadi kenyataan kalau dirinya hanya dijadikan pelampiasan bagi Berlian agar mungkin bisa melupakan pria yang menjadi Pujaan hatinya selama bertahun-tahun itu'
" Iya terserah dari kamu kalau memang tidak tahu memperlakukan suami sendiri seperti bagaimana Lagian aku juga ragu kalau misalnya melakukan dengan seseorang yang sudah menjadi bekasnya orang lain, masa iya aku yang masih mulus suci dan murni ini harus menyentuh barang bekas ya rasa-rasanya tidak berada dalam levelku dan juga sepertinya aku hanya akan menjadi orang bodoh dan tertipu jika mau melakukan hal itu! kalau misalnya orang itu sudah barang bekas dan ada Penyakitnya ya sama saja bakalan menularkan kepadaku juga kan, padahal seharusnya dia sadar diri tidak akan melakukan hal aneh-aneh sebelum menikah Jadi sepertinya aku memang mendapatkan sesuatu yang paling buruk selama hidupku setelah menikah dengan kamu! " Devano mengatakan hal itu benar-benar tidak memperhatikan kira-kira bagaimana nanti perasaan istrinya ketika sudah dituduh sesuatu hal yang sangat tidak tidak.
padahal seharusnya pria itu tahu dan juga sadar diri kalau istrinya bukanlah tipe seorang yang sangat buruk dan juga selalu mengikuti mode gaya pacaran zaman sekarang,Berlian Dan juga Adrian itu sama-sama dewasa ya Otomatis mereka tahu bagaimana membawa hubungan mereka itu Seperti apa dan tidak mungkin juga mengikuti trend masa kini yang bisa bobo bareng walaupun belum menikah.
Adrian bahkan selalu menghormati privasinya tidak pernah meminta soal yang lain-lain ya Palingan yang mereka lakukan hanya berpelukan dan juga berpegangan tangan tidak lebih dari itu, pelukan juga biasanya ada orang lain juga kalau misalnya mereka sendiri pun tidak pernah mau melakukannya Takutnya nanti bakalan ada setan yang lewat dan menggoda mereka berdua.
__ADS_1
Berlian berdiri mendekati Devano kemudian menatap tajam ke arah pria itu sudah cukup dari tadi dirinya menghinanya secara langsung dan mengatakan hal yang tidak tidak, padahal Seharusnya juga pria itu sadar kalau Berlian itu bukanlah tipe orang yang senang bergaul ke sana kemari senang menikmati dunia malam yang sangat menjerumuskan ke hal-hal yang tidak bagus.
" menyesal saya tadi sudah mengajak kamu melakukan ini itu dan juga beruntung saya karena akhirnya kita tidak akan pernah melakukan hal tersebut, karena saya tidak mungkin memberikan hak milik saya yang selama ini sudah saya jaga seumur hidup kepada seseorang yang benar-benar tidak punya hati nurani setiap kali bertutur kata! nanti bakalan saya urus perceraian kita setelah masalah papa dan juga mama saya beres karena sepertinya memang kita tidak akan pernah nyambung sampai kapanpun, soalnya saya juga punya hidup dan juga punya keinginan yang seperti apa dan keinginan saya yaitu mau menikah dengan seseorang yang benar-benar menghargai saya tetapi kamu tenang saja saya tidak akan kembali kepada Adrian karena apa yang sudah saya katakan tidak akan pernah saya Tarik kembali! "setelah mengatakan hal itu Berlian pun mengambil baju tebal miliknya yang digantungnya tidak terlalu jauh kemudian memakainya dan memilih untuk tidur di kamar tamu.