
Berlian dari semalam sudah mencoba untuk menghubungi Adrian karena pagi ini dirinya akan berangkat ke tempat tugasnya Devano, karena kebetulan pria itu sudah cuti selama lebih dari dua minggu maka dari itu mereka harus segera kembali.
Berlian benar-benar gelisah takutnya jangan sampai Adrian memusuhinya walaupun sebenarnya itu malah lebih bagus, mungkin dengan begitu pria itu akan segera mendapatkan penggantinya sebab kalau tidak dirinya pasti akan merasa bersalah kalau sama sekali karena sudah mengkhianati Adrian tanpa Ia juga menginginkan hal itu terjadi.
" kamu dari tadi gelisah Memangnya ada apa? apa kamu tidak mau ikut ke Papua bersama dengan kami, ya kalau begitu Mama tidak akan pernah memaksakan kamu biar nanti papa yang bakalan mengusahakan agar Devano pindah tugas di sini saja? "tanya Maria ketika dari tadi mereka menunggu di meja makan untuk sarapan tetapi menantunya itu belum muncul juga Maka dari itu ia naik ke dalam kamarnya Berlian untuk memastikan secara langsung.
__ADS_1
" Ah tidak perlu mah hanya saja tadi Aku berusaha menghubungi Devano tetapi sepertinya ponselnya mati soalnya tidak diangkat sama sekali, ya takutnya nanti dia yang terlambat datang ke sini soalnya kan penerbangan itu sudah terjadwal jadi kita yang harus menyesuaikan! "bohong Berlian padahal dirinya mana mau menghubungi pria itu malah lebih parahnya lagi dirinya saja tidak pernah menyimpan nomor ponsel pria itu karena menurutnya hanya membuang-buang waktu dan juga membuat memori card-nya penuh.
"Iya kamu benar sekali ,padahal katanya semalam hanya ada keperluan sebentar dengan temannya Nanti juga bakalan kembali Tetapi kok sampai sekarang belum nongol juga? "omel Maria karena memang Ia juga baru sadar ketika dirinya peduli dengan keadaan serta keberadaan Berlian di meja makan sedangkan anaknya saja belum muncul.
" ya sudah nanti kamu susul ke bawah ya biarkan saja Devano mau datang cepat atau tidak terserah juga dia mau sarapan atau tidak yang penting intinya kamu yang sudah kenyang, anak itu selalu seperti itu setiap kali kembali ke sini pasti kerjaannya Kelurahan hilang Tidak jelas dan alasannya hanya bertemu dengan teman-temannya saja! " sambung Maria lagi membuat berlian merasa aneh soalnya manusia kaku dan juga datar serta irit bicara seperti Devano Memangnya punya teman?
__ADS_1
Berlian akhirnya memilih untuk Turun ke bawah dengan menggunakan celana jeans Navy dan juga baju kaos putih serta dan sepatu kets andalannya,membuat semua orang merasa heran dengan penampilan wanita itu seolah-olah dia akan pergi Padahal semua orang sedang menunggu dirinya.
" lah kamu mau ke mana sudah rapi seperti begitu, Memangnya kamu tidak ada niatan sarapan bareng sama kita gitu? "tanya Maria heran dengan penampilan menantunya itu membuat Berlian tersenyum.
" aku mau jalan-jalan di sekitar Kompleks sambil menunggu Devano pulang baru kami bakalan bareng sarapannya, kalian lebih dulu saja deh soalnya aku juga masih kenyang tapi sempat ngemil jadi belum ada niatan untuk makan!" Berlian berbohong karena dirinya yang sudah tidak peduli dengan keberadaan Bima di situ maka dari itu ia tidak pada niatan untuk menyapa pria itu dan ia hanya menyapa sang mama lalu segera pergi.
__ADS_1
Devano sekarang telah tertidur di salah satu apartemen yang begitu mewah, sang pemilik apartemen itu hanya menggelengkan kepala melihat tingkat tamunya yang sampai saat ini belum sadarkan diri juga.
" dasar bocah sialan Katanya sudah menikah kok malah datang tidurnya di sini bukan menemani istrinya, kalian bangunkan monster 1 itu biar dia segera pergi Soalnya mengganggu pemandangan!" omel Sherly yang merupakan teman kampusnya di depannya dan juga teman-temannya yang lain yang kebetulan hari ini berhenti bertemu dengannya.