
Adrian tentu saja menjadi orang yang paling bodoh saat ini karena mengikuti semua keinginannya Asyifa tanpa terkecuali apalagi ketika mulai wanita itu memasang tatapan permohonan kepadanya seolah-olah menyerahkan bahwa dirinya benar-benar membutuhkan bantuan, padahal dari awal dirinya sudah berusaha untuk tidak tergoda tidak termakan pucuk rayuan apapun dan juga intinya tidak termakan dengan janji palsu yang tidak jelas sebab nanti yang ada bakalan Merugikan dirinya sendiri yang sedang dalam keadaan Patah Hati.
Asyifa begitu terbantu dengan adanya Adrian Namun sayang sepertinya ada pertemuan di mana ada pula perpisahan karena pria itu bakalan kembali ke kota tempat di mana Dirinya bertugas, meskipun Sebenarnya ada rasa penyesalan soalnya menyusahkan Adrian di saat dirinya baru berkenalan tetapi intinya saat ini dirinya benar-benar merasa bahagia soalnya pernikahannya dengan pria sekarat itu berhasil dibatalkan dan kalau misalnya sekarang Adrian pergi ya terserah dirinya tidak peduli Soalnya kan ini atas kemauan bersama jika mereka itu hanya sebatas saling menguntungkan satu sama lain.
" kamu yakin aku tidak boleh ikut dengan kamu di kota tempat mana kamu bekerja, Ya siapa tahu mungkin kamu ingin menunjukkan kepada mantan pacar kamu itu kalau sebenarnya kamu sudah move on dan sudah mendapatkan penggantinya dengan begitu cepat? Soalnya Setahu aku sih selama ini seperti itu kalau misalnya ditinggal kawin biasanya mereka akan segera Mencari Pengganti yang begitu balik Lalu setelah itu memamerkan kepada mantan kekasihnya itu, supaya maksudnya mantan kekasihnya itu mungkin menyesal karena sudah mencampakkan dirinya atau mungkin merasa sedikit terganggu ketika kekasihnya move on begitu cepat melupakan hubungan yang sudah mereka jalin bertahun-tahun? "tawar Asyifa yang sebenarnya ini hanya modus saja agar dirinya juga bisa segera menjauh dari orang tuanya soalnya kan setiap orang tuanya itu kadang berubah-ubah jika melihat dalam waktu dekat Assyifa itu gagal menikah dengan Adrian tentu saja mereka akan mencari lagi pria yang lain untuk dijodohkan dengannya.
adrian menatap heran ke arah wanita yang ada di hadapannya ini karena bisa-bisanya menawarkan hal yang menurutnya sangat tidak masuk akal, dan juga menurutnya wanita ini mulutnya sepertinya sudah terbiasa tidak disaring sehingga mau mengucapkan apapun tidak pernah memikirkan dulu konsekuensinya kira-kira orang bakalan tersinggung atau tidak.
" hidup aku sudah rumit dan aku tidak ingin menambah kerumitan hidupku itu dengan ada kamu di sekitarku, bertemu dengan kamu selama beberapa menit saja moodku jadi berantakan dan juga hidupku langsung hancur begitu saja apalagi sekarang kalau misalnya kamu ikut lagi! "tolak Adrian dengan tegas sebab menurutnya dirinya tidak boleh lembek sebagai seorang pria karena nantinya hanya akan mendapatkan kesesakan padahal sekarang dirinya sedang berusaha bagaimana caranya agar bisa satu tempat kerja dengan berlian supaya bisa memantau pergerakan dari wanita itu soalnya Hatinya 90% sudah dibawa pergi wanita itu dan sisa padanya hanyalah 10% jadi hidupnya terasa tidak begitu berarti hampa kosong kemudian tidak berguna dan juga semangat hidupnya sudah tidak ada sama sekali.
" Ya sudah terserah kamu saja yang penting intinya nanti Jangan Berubah pikiran ya soalnya saat kamu berubah pikiran aku sudah tidak ada di samping kamu dan kamu harus diwajibkan meminta tolong kepada orang lain, dan pokoknya kamu tenang saja aku di sini juga bakalan hidup baik-baik saja Kemudian akan berusaha secepat mungkin meninggalkan kota ini karena Takutnya nanti penyakit orang tuaku yang tukang memaksa itu kambuh dan aku tidak punya orang yang menjadi partner untuk membantu agar mereka tidak jadi melakukan hal-hal yang seperti begitu! " jelas Asyifa sambil tersenyum lalu segera memilih untuk pergi sedangkan Adrian hanya bergidik menarik melihat sikap wanita yang pecicilan seperti itu masa iya baru habis dari masalah bukannya hidupnya penuh dengan drama sedikit sajalah tidak terlalu banyak tapi kini Asyifa malah terlihat berlari sambil menari pokoknya entah apa yang ada dalam pikirannya.
Kumala menyusuri lorong rumah sakit untuk mencari keberadaan cucunya apalagi saat ini terlihat Sarah lebih tenang ketika sudah diberikan suntikan penenang oleh perawat, soalnya tadi anaknya itu sempat histeris saat melihat Adrian pergi tanpa menoleh dan juga tanpa mendengar permintaan maaf darinya dan pokoknya dirinya benar-benar tidak terima ketika melihat anaknya begitu tidak peduli dengan keberadaan dan juga keadaannya saat ini.
__ADS_1
" Kamu kenapa ada di sini? Padahal dari tadi itu nenek cari kamu keliling untuk memastikan kira-kira kamu pulang atau masih ada di sini, Janganlah seperti anak kecil ketika keluarga kita hancur berantakan ya harusnya kita sendiri dong yang memperbaikinya bukan malah mengharapkan dari orang lain! "ujar Kumala sambil menggelengkan kepalanya ketika melihat aksi mogok bicara cucunya itu yang memilih untuk pergi tidak peduli dengan teriakan dan juga panggilan yang dilakukan olehnya dan juga Sarah tadi sebab terlihat entah bagaimana ceritanya tetapi pria itu benar-benar kecewa.
Adrian menoleh ke arah neneknya itu yang entah bagaimana sebenarnya terlihat begitu menyedihkan kali ini soalnya sudah tua bukannya hidup tenang Tetapi malah mendapatkan masalah di dalam keluarganya yang begitu rumit, sebagai seorang cucu tentu saja ada rasa bersalah di dalam dirinya namun balik lagi dirinya itu serasanya Belum Mampu Melupakan kejadian yang sudah dialami olehnya akibat dari perbuatannya Sarah dan ia juga merasa malu sebab perbuatan ke orang lain juga ikutan hancur.
"nenek tidak usah memikirkan tentang kami tidak usah juga mencoba maksudnya memperbaiki segala sesuatu yang sudah terjadi karena nantinya nenek juga yang bakalan capek sendiri, aku tidak akan pernah berubah pikiran dan juga tidak akan pernah berubah menjadi seseorang yang begitu mengerti akan segala sesuatunya karena asal kalian tahu saja Aku ingin yang namanya melupakannya kalau misalnya orang-orang di sekitarku tidak terlalu menyinggung soal itu lagi! " jelas Adrian karena memang kenyataannya ya seperti begitu Tidak usah terlalu pusing dan juga memikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan yang pada akhirnya hanya merugikan mereka sendiri yang pada akhirnya hanya membuat dirinya bingung harus bersikap Bagaimana dan juga yang pada akhirnya Masalah ini tidak akan pernah mereka Temukan jalan keluarnya soalnya sama-sama egois kemudian sama-sama tidak bisa mendapatkan hal-hal yang diinginkan dan juga intinya ini semua sangat merugikan mereka sebab apapun yang terjadi itu terkadang hanya dilihat dari luarnya saja namun setelah itu tidak ada penyelesaian yang bakal terjadi akibat semua yang ada di sekitarnya hanya satu saja lebih mementingkan diri sendiri dan juga sangat egois.
" kamu jangan seperti begitu terus-menerus sampai-sampai hasil akhir kamu akan lupa kalau Sarah itu adalah mama kamu dan merupakan wanita yang harus kamu hargai, apapun kesalahannya meskipun itu sangat fatal tetapi Berbicaralah secara baik kemudian baru salah untuk memahami dari sudut pandang Mama kamu kalau misalnya dari sudut pandang kamu itu terasa mentok dan juga tidak nyaman hanya itu saja permintaan nenek selebihnya tidak ada lagi nak dan Kalaupun kamu tidak terima juga tidak masalah karena itu merupakan hak kamu melakukannya dan orang lain tidak ada niatan untuk membantah! " jelas Kumala secara perlahan.
" Aku tidak tahu harus bersikap Bagaimana dan juga berpikir yang kayak bagaimana lagi tentang semua masalah ini tentang semua yang terjadi, kalau semua orang itu berharap agar aku baik-baik saja maka jawabanku adalah tidak sama sekali sebab hatiku tidak bisa membohongi apa yang aku pikirkan! "ujar Adrian membuat neneknya itu hanya bisa menghelan nafasnya kasar soalnya sepertinya memang susah untuk meyakinkan Adrian agar maksudnya menerima segala macam kesalahan yang ada di dunia ini dengan lapang dada.
Kumala yakin jika cucunya itu memang sudah tidak bisa lagi mendengar apapun yang diperintahkan olehnya, sebab sepertinya perasaan bersalah yang seperti begini terkadang membuat semua orang tidak akan pernah ada niatan untuk berubah.
" apa kamu memang berniat untuk pergi dan juga tidak ada niatan untuk melihat Mama kamu Sekali lagi soalnya dia benar-benar Terpukul dengan penolakan yang kamu lakukan, kalau kamu seperti begini terus makan ini tidak yakin jika kesehatan Mama kamu itu bakalan membaik soalnya asal kamu tahu saja ternyata lambungnya itu sudah tidak bisa bekerja dengan benar dan juga sudah tidak bisa lagi menerima makanan dalam porsi yang ideal dan mungkin hasil akhir ya kita juga yang bakalan terkena sasaran dari segala sesuatu yang terjadi ini! "jelas Kumala yang maksudnya bukan untuk memprovokasi cucunya itu agar berubah pikiran tetapi memang keadaannya dan juga kenyataannya seperti begitu kalau hanya memilih untuk diam saja pun percuma tetap hasilnya sama saja tidak ada perubahan maka dari itu dibicarakan saja dengan polos-polosnya Lalu setelah itu ya semuanya akan berjalan sesuai dengan harapan.
__ADS_1
Adrian menggelengkan kepalanya karena memang dirinya harus kembali sekarang soalnya besok dirinya harus masuk kembali bekerja, untuk Sarah ada saatnya dirinya bakalan berbicara dengan wanita itu tetapi bukan sekarang karena ia masih perlu menata hatinya masih perlu harus berusaha menahan diri agar Bagaimana caranya supaya saat mereka berbicara tidak ada kata-kata kasar yang dikeluarkan olehnya secara berlebihan yang nanti akhirnya hanya akan menyakiti wanita itu secara terus-menerus.
" aku memang harus kembali karena pekerjaan inilah yang membuat aku tetap hidup dan tetap menjalani kehidupan dengan baik serta bisa memberi makan Mamah dan juga aku sendiri, pada saatnya di mana aku bakalan berbicara dengannya tetapi tidak sekarang Dan juga nanti karena ada waktunya dan ada tempatnya di mana Aku juga tidak tahu yang penting intinya aku titip dia kepada nenek! " pinta Adrian penuh harap maksudnya agar neneknya itu lebih mengerti dengan apa yang ada dalam pikirannya Dan intinya tidak membuat dirinya menjadi anak yang durhaka tidak menghargai apapun yang dilakukan oleh mamanya semasa dulu saat dirinya masih dalam asuhannya saat Dirinya belum bekerja dan juga tidak mempunyai penghasilan.
" Ya sudah terserah saja kamu mau melakukan apapun yang penting Intinya jangan menjadi kebiasaan dengan melupakan apa yang dilakukan oleh orang tua sendiri, setiap manusia itu tidak ada yang sempurna pasti suatu saat akan melakukan kesalahan dan jangan gara-gara kesalahan setitik itu membuat kamu lupakan jasa orang tua kamu sendiri! " sambung Kumala lagi yang sebenarnya bukan karena ingin membela kelakuan anaknya yang tidak jelas itu namun intinya dirinya hanya ingin memperbaiki hubungan yang rusak antara Ibu dan juga anak yang menurutnya sebenarnya Setiap keluarga itu punya cerita masing-masing terkadang punya salah terkadang punya masalah dan terkadang juga lurus-lurus saja maka dari itu dirinya yang sebagai orang yang lebih tua ya harus bisa membawa ke arah yang lebih baik.
" Terima kasih banyak atas pengertian nenek berikan Dan intinya tolong jaga Mama Lakukan yang terbaik untuknya, nanti aku bakalan mentransfer uang untuk biaya pengobatannya tetapi untuk menemuinya secara langsung aku minta maaf dari dalam hatiku yang paling dalam karena masih terasa sakit di sini dan entah ada obatnya atau tidak! " ujar Adrian sambil memukul pelan dadanya yang terasa begitu nyeri ketika mengingat perbuatan Sarah yang tega-teganya menusuknya dari belakang hanya ingin agar hubungannya dengan Bima tidak diketahui oleh siapapun.
ketika Adrian Tengah mempertahankan egonya untuk tidak mau bertemu dengan Sarah berbeda dengan Bima yang saat ini benar-benar kebingungan harus melakukan apa, sebab setiap kali mau melakukan kegiatan di luar rumah segala sesuatunya sudah disiapkan oleh Sofia namun sekarang apa-apa disiapkan oleh dirinya sendiri apalagi secara mendadak saat Sofia keluar para asisten rumah tangga di tempat itu pun mengundurkan diri secara serempak.
Bima bahkan pergi ke kantor dengan pakaian yang kusut soalnya dirinya mana paham dengan yang namanya laundry kemudian namanya setrika dan juga cucian pokoknya intinya dirinya itu menjadi seseorang yang tidak berguna sama sekali, mengurus dirinya sendiri saja tidak bisa apalagi mencoba membenarkan hubungannya dengan Sofia Tentu saja tidak bisa lagi karena sikap egoisme yang selalu dibawanya terus-menerus.
" Jadi ceritanya kamu ditinggal sama istri dan juga Sekarang dia sedang mengajukan gugatan cerai setelah tahu kekurangan Ajaran kamu bersama dengan wanita itu, sebenarnya kalau aku jadi Sofia Ya tentu akan melakukan hal yang sama soalnya wanita mana sih yang bakalan terima ketika bertahun-tahun dibohongi oleh suaminya dan ketika suaminya itu pulang ke rumah bahkan memperlakukannya layaknya seperti orang asing bukan sebagai istrinya! " ujar Daniel yang hanya bisa tertawa ketika melihat keresahan hati yang dialami oleh Bima habisnya Siapa suruh berlagak seolah-olah bisa segala-galanya padahal hidupnya tidak pernah melakukan apapun yang bisa dilakukannya hanyalah memimpin perusahaan kemudian memimpin meeting yang sudah habis itu tidak lagi.
__ADS_1