
Bima yang merasa sikapnya Sofia itu sudah sangat keterlaluan memilih untuk menarik istrinya itu agar segera menjauh dari Sarah, sebab dari tadi Wanita itu sudah meringis kesakitan air matanya pun sudah keluar berderai tetapi Sofia masih saja terus menjambak rambutnya hanya ingin menyalurkan rasa emosi yang sudah tidak bisa ditahan.
Sofia langsung mendorong tubuh suaminya sampai terjatuh di bawah lantai karena kalau misalnya dulu Ia merupakan wanita lemah dan bisanya hanya menundukkan kepala ketika pria itu berbicara kasar, maka sekarang berbanding terbalik dirinya akan bangkit akan mencoba untuk maju jangan sampai ketika anaknya yang sudah dibuang agar bisa diurus oleh keluarga lain harus melihat mamanya tersakiti pula dan akhirnya tidak dianggap menjadi wanita yang tidak ada harganya.
" aku sudah bilang dari tadi untuk jangan mencoba mendekatiku apalagi membela apa yang baru saja aku lakukan terhadap wanita ini, Ah mungkin karena dia jantung hati kamu Jadi takut ya dia bakalan kenapa-napa it's oke ndak masalah kok karena aku hari ini juga bakalan melaporkan kamu kepada polisi dan mau viralkan kekurangan Ajaran kamu dan dengan itu kira-kira nama baik kamu yang selama ini dijaga masih ada di tempatnya atau tidak? " Sofia merasa perlu berbenah diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi Tidak harus menjadi seorang wanita lemah karena dari dulu sampai sekarang kodratnya wanita itu selalu dianggap adalah makhluk lemah dan juga tidak berharga serta tidak pantas untuk melawan.
" kamu berani mengatakan hal itu kepada saya dan juga kamu berani mengancam saya seperti tadi, Sadarkan dengan apa yang kamu katakan kalau saya adalah Bima Sanjaya dan tidak pantas ada wanita yang berani mengatur hidupku seperti itu? "sarkas Bima yang lebih kasar lagi membuat Adrian langsung mendekatinya lalu menarik Sarah agar segera pindah Dan intinya ia tidak suka ketika Bima melakukan kekerasan kepada wanita di dalam rumahnya karena prinsipnya Adrian dirinya itu merupakan seorang yang sangat menghormati makhluk yang namanya wanita karena dari wanita lah dirinya berasal.
Bima benar-benar kehilangan harga diri hari ini Ketika istrinya mulai bertindak anarkis dengan menyakiti Sarah kemudian membentak dirinya dan juga mengancam, belum lagi Adrian yang menyeretnya agar segera duduk dan juga terlihat Sarah yang begitu terpuruk pokoknya pakai komplit lah dalam menjalani semua ini.
" Aku tidak akan pernah memaafkan kamu dan juga tidak akan pernah melupakan semua yang sudah kamu lakukan, sadarlah kalau nama Bima Sanjaya itu sebenarnya tidak ada apa-apanya kalau sampai aku bergerak hanya kali ini saja! "tegas Sofia dengan tatapan matanya yang begitu nyalang membuat Bima ingin bangun dan menampar wanita itu tetapi segera dicegah oleh Abraham yang baru saja muncul.
" sekali lagi kamu menyentuh Sofia dengan tangan kamu itu maka saya akan pastikan kalau dia tidak akan berfungsi dengan benar lagi, tangan itu seharusnya menjaga dan melindunginya serta memberinya makan bukan untuk Malah menyakitinya seperti itu! Aku dari tadi sudah melihat semua yang kalian lakukan di dalam rumah sini dan ku akui kamu memang pria yang tidak berguna, karena bisa-bisanya memperlakukan istri kamu dengan begitu buruk di rumahnya orang lain tanpa merasa malu sedikitpun! " Sindir Abraham membuat Bima terdiam karena tidak menyangka jika besannya hari ini ada di tempat ini dan lebih parahnya lagi tatapan mata mereka itu sepertinya tidak suka dengan keberadaannya begitu pula dengan Sofia yang menatap penuh pertanyaan ke arah Adrian sebab tadi pria itu sempat meminta nomor ponselnya Maria Mungkinkah kehadiran mereka di sini ada sangkutannya dengan Sikap yang ditunjukkan oleh Adrian tadi?
" kalian kenapa bisa ada di sini rame-rame pula, di sini tidak ada apa-apa lebih baik pulang sebelum aku mengusir kalian? "Sarah berteriak karena dirinya benar-benar merasa malu ketika ketahuan seperti ini dan lebih parahnya lagi ia tidak bisa menampakan wajahnya di depan Berlian yang dari tadi selalu saja menyorot ke arahnya tanpa ekspresi dan juga tanpa berbicara sedikitpun.
Sofia yang dari tadi marah langsung menitikkan air mata ketika melihat anaknya ada di tempat itu dan juga tidak percaya jika anaknya sudah mengetahui semuanya, bisa dibayangkan Bagaimana sakit hatinya Berlian ketika ternyata dirinya terbuang hanya untuk membuat ayahnya itu mendapatkan apa yang saya inginkan Sungguh merupakan gambaran keluarga yang sangat menjijikan tidak ada kesempurnaan dan juga kehangatan di dalamnya.
Maria dari tadi berusaha mengusap pelan bahu menantunya itu secara terus-menerus karena ia takut nanti Berlian bakalan syok dan juga pingsan, wanita itu tidak menyangka jika wanita malam yang ada di sampingnya ini nasibnya memang benar-benar sangat tidak baik dan ternyata orang yang selama ini tidak suka dan ingin menyingkirkannya adalah orang yang harusnya menjadi bahu tempatnya bersandar menjadi rumah untuk tempatnya pulang dan mendapatkan kehangatan dari kepala keluarga namun Lihatlah semua hancur berantakan hanya karena keegoisan.
__ADS_1
"kamu kuat Nak kamu bukan wanita yang lemah Dan intinya Mama selalu percaya dengan apapun yang akan kamu lakukan nanti, tolong jangan tinggalkan mama sendirian dan juga tolong jangan memilih untuk menghakiri hubungan kamu dengan Devano! " bujuk Maria yang benar-benar frustasi kalau sampai menantu kesayangannya itu akan pergi meninggalkan mereka hanya karena semuanya sudah terbongkar saat ini.
Berlian maju lalu mendekati Sarah tidak ada nampak ekspresi sedih atau ketakutan di dalamnya karena yang terlihat hanya adalah rasa kecewa, jelas saja dirinya merasa kecewa ketika merasa dipermainkan kemudian diperlakukan sangat tidak baik Dan intinya dibohongi Dengan mengatakan Sebuah Janji Manis yang bisa diharapkan tapi ternyata intinya semua itu palsu tidak bisa dipercaya sedikitpun.
"sudah puas mendapatkan apa yang kamu inginkan dan juga sudah puas membuat Mama saya menderita setiap saat dengan perilaku dari pria itu, ambil saja karena saya bisa membiayai semua kebutuhan Mama tanpa terkecuali soalnya wanita seperti kamu itu sangat menjijikan dan mungkin karena inginnya selalu berkecukupan makanya milik orang lain diambil juga ? Oh iya satu lagi kalau misalnya kamu melakukan hal ini hanya karena ingin saya berpisah dengan anak kamu terima kasih karena memang kamu sudah berhasil melakukannya, Saya tidak akan pernah kembali dengan anak kamu karena jika saya kembali dengannya otomatis Saya akan berhubungan dengan kamu dan hal itu terjadi maka tidak akan pernah membuat saya merasa aman dan juga nyaman karena saya akan berbahagia di atas penderitaannya mama! " perkataan Berlian itu bagaikan pukulan telak bagi Adrian dan juga Devano tentunya.
Adrian bahkan sampai mendekati wanita itu kemudian menggenggam tangannya tetapi dengan segera Berlian menepisnya karena apa yang ia katakan tadi itu sudah penuh dengan berbagai macam pertimbangan, perjalanan dari rumah kediaman keluarganya Devano sampai ke sini sudah membuat dirinya mengambil keputusan yang paling tepat yang harus dijalani tidak masalah ia tersakiti tidak masalah dirinya dibuang dan juga tidak masalah dirinya Tidak Dianggap yang penting intinya mamanya selalu dalam keadaan baik-baik saja tidak terluka dan juga tidak kecewa serta harus menahan sakit hati tetapi memaksakan diri untuk tetap tersenyum dan mengatakan bahwa baik-baik saja.
Berlian tidak ingin memberikan harapan kepada orang lain dan Bukankah hidupnya Adrian itu sudah Makmur sekarang jadi otomatis dia pasti sudah bisa mendapatkan wanita yang sepadan dan juga yang diinginkan oleh mamanya, bukan dirinya yang dari awal kehadirannya sudah ditolak dan kehadirannya itu malah mungkin membuat petaka ini terjadi maka dari itu lebih baik memilih untuk menghindar agar maksudnya pikiran tetap waras.
Devano Tentu saja tidak terima karena ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Berlian tadi menyiratkan bahwa wanita itu dengan dirinya tidak akan pernah berpisah, Padahal tadi ia sudah berharap ketika Nanti istrinya itu bertemu dengan Adrian mereka bakalan merancang masa depan di hadapan semua orang maka dengan begitu hubungan mereka bakalan berakhir saat itu juga dan tidak masalah kan kalau ia menjadi duda di usia muda?
" sayang, Katakan kalau kamu sedang berbohong dan agar nanti mereka bakalan mengaku tapi tolong jangan mengatakan bahwa kita akan berpisah! aku sudah berjuang sejauh ini dan kamu memilih untuk mundur, Memangnya Apa arti perjuanganku di mata kamu? Tolonglah Jangan bersikap seperti itu karena nanti yang ada hanya akan membuat aku merasa seperti seseorang yang tidak berguna sama sekali, kalau memang kita tidak bisa bersama Baiklah karena dengan hal itu maka aku juga tidak akan pernah mau hidup di dunia ini lagi! "Adrian yang merasa dirinya seperti kehilangan akal ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Berlian tadi.
Sarah kelabakan ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Adrian sebab Masih Membekas dalam ingatannya ketika pria itu nekat dengan ingin mengakhiri hidupnya, dan jika memang dirinya benar-benar berpisah dari Berlian ia tidak tahu lagi anaknya itu bakalan melakukan hal gila apalagi yang mungkin lebih parah dari sebelumnya serta hasil akhir dirinya bakalan kehilangan putranya itu.
"Berlian, Tante minta maaf dan tidak akan pernah Mengulangi kesalahan ini lagi nak! Pokoknya tolong kamu jangan berpisah dari Adrian Soalnya kamu tahu sendiri kan dulu dia pernah melakukan apa ketika pertama kali kalian berpisah, nanti Tante juga bakalan minta maaf secara layak kepada Mama kamu supaya masalah ini bakalan habis dan kita tidak akan pernah memikirkan lagi! "ujar Sarah yang seperti seseorang yang tidak punya malu sama sekali bahkan terkesan seperti sedang memaksa.
enteng banget lu ngomong coy!
__ADS_1
Berlian tersenyum mengejek ke arah Sarah sebab menurutnya jika wanita itu bisa mempermainkan perasaan mamanya kenapa sekarang ia tidak bisa mempermainkan perasaan anaknya, mungkin dengan begitu kan Rasanya begitu impas sama-sama punya rasa sakit masing-masing dan dengan hal itu besok lusa ketika melakukan sesuatu bakalan berpikir dengan begitu matang agar nantinya tidak akan dirugikan seperti saat sekarang ini.
melakukan sesuatu itu kan sebenarnya ada konsekuensinya Kalau baik ya syukur konsekuensinya juga bakalan baik pula Tetapi kalau misalnya tidak baik ya Jangan menyesal kalau bakalan dirugikan pula, jika memang Apa yang kamu lakukan itu belum kena batunya ya tinggal menunggu saja karena pasti akan berjalan secara perlahan menghampiri dan dengan begitu akan membuat kamu kapok serta berpikir dua kali untuk melakukannya.
" waktu pertama kali melakukan hal itu saja tidak pernah memikirkan perasaan anak kamu kenapa sekarang malah menyesalinya, semua sudah terjadi jadi kalau mau diperbaiki lagi sepertinya percuma kamu hanya akan membuang-buang waktu dengan segala hal yang tidak akan pernah aku kabulkan sampai kapanpun! "ujar Berlian yang terlihat begitu santai membuat Bima jelas saja tidak terima ketika melihat anaknya itu sepertinya tidak tahu diri sama sekali.
Bima ingin mendekati anaknya itu lalu menamparnya tetapi segera Devano menghalanginya karena ia jelas saja tidak terima, meskipun terlepas dari hubungannya dengan Berlian yang tidak baik-baik saja Tetapi kalau ada orang yang menyakiti wanita berstatus sebagai istrinya Oh tentu saja tidak akan pernah dibiarkan ferguso.
" kamu jangan coba-coba untuk menyentuh istriku walau hanya seujung kuku saja karena aku tidak akan pernah mengizinkan hal itu terjadi, dia merupakan milikku dan hanya aku saja yang berhak memarahinya ataupun melakukan sesuatu kepadanya tetapi orang lain tidak akan pernah aku biarkan sama sekali! kamu aku juga peringatkan dengan begitu keras kali ini serta tidak ingin bercanda dengan kalian semua, Jangan coba-coba berhubungan dengan Istriku lagi dan kamu dengar sendiri kan apa yang dia katakan tadi jadi mulai sekarang cari saja yang lain Bro Karena dia sudah menjadi milikku! "Devano Tentu saja tidak terima ketika melihat Berlian diperlakukan seperti itu dan hal ini membuat semua orang menjadi shock karena masih mereka ingat Bagaimana penolakan berulang kali yang dilakukan oleh Devano atas kehadiran Berlian di dalam hidupnya.
Berlian juga merasakan hal yang sama dan juga antara percaya dan juga tidak kenapa sampai Devano bisa membelanya seperti itu, Padahal tadi saja sebelum datang ke sini suaminya itu jelas-jelas ingin sekali berpisah dengannya tetapi kenapa dalam hitungan detik bisa berubah pikiran?
Sehatkah?
sakitkah?
atau amnesia dadakan?
itulah yang tengah dirasakan oleh Berlian namun Satu yang Pasti dirinya sedikit merasa terhibur ketika melihat wajah Bima yang begitu pias, karena Ia tidak menyangka jika Devano akhirnya membela dirinya dan hal itulah yang membuat ia sedikit tersenyum di saat semuanya begitu syok Dan intinya Sofia sepertinya sedikit bernafas lega dengan apa yang baru saja ia dengar dan juga ia lihat rasa-rasanya seperti Tengah bermimpi dan pastinya yang lebih terasa menyakitkan di sini adalah perasaannya Adrian.
__ADS_1