
" papa kenapa menyakiti Andrian seperti itu, Memangnya kesalahan Apa yang dia lakukan sampai-sampai pantas mendapatkan hal seperti ini? " tanya Berlian yang jelas-jelas tidak terima ketika melihat Bima datang-datang langsung menghajar Adrian tanpa menanyakan dulu apa maksud dan tujuan pria itu datang ke rumahnya.
Adrian tidak melawan sedikitpun karena yang ada pria itu malah tertawa melihat respon berlebihan yang diberikan oleh Bima tadi, pria itu terlihat sekali sedikit Waspada mungkin takut jika kedatangannya ke tempat itu malah membuat Berlian akan melawan semua perintahnya.
" kenapa berhenti, Bukankah Anda memang berniat untuk menghabisi saya? Ayo teruskan saja menunjukkan sikap jagoannya mungkin dengan begitu saya punya alasan untuk menuntut anda, soalnya saya merasa benar-benar diperlakukan sangat buruk padahal maksud dan tujuan saya ke sini hanya ingin mengucapkan selamat kepada sahabat yang berbahagia! " ujar Adrian yang benar-benar memiliki keahlian untuk memprovokasi seseorang dan menurutnya Bima pantas mendapatkannya.
__ADS_1
Berlian terlihat begitu murka ketika Papanya memperlakukan Adrian begitu buruk, padahal memang pria itu datang kemudian berbicara baik-baik tidak ada maksud tujuan yang lain Tetapi malah disalah artikan.
" Saya mengundang semua rekan kerjanya Berlian tetapi untuk Anda saya tidak berniat mengundang sama sekali, seharusnya sadar dan juga tidak usah datang ke tempat ini sama sekali karena memang kehadiran anda itu tidak diharapkan! " ujar Bima yang benar-benar sangat tidak suka dengan keberadaan Adrian.
" sepertinya Anda melupakan sesuatu kalau saya merupakan orang yang terpenting juga dalam kehidupan Berlian, karena terbukti dia mengabaikan anda dan juga pria yang berstatus sebagai suaminya lalu memilih untuk bertemu dengan saya! Oh iya satu lagi apa anda merasa senang dan akhirnya melakukan kejahatan seperti tadi karena tahu bahwa besannya anda itu merupakan orang yang berpengaruh, Wah sepertinya Anda memang berniat ya menjauhkan berlian dari sini karena terbukti Anda malah menjodohkannya dengan seorang abdi negara yang jelas-jelas akan membawa dia untuk pergi ikut ke tempat tugasnya nanti! " Adrian sudah hilang kesabarannya bahkan rasa hormatnya untuk Bima pun sudah menguap pergi begitu saja karena ia sangat membenci Sikap yang ditunjukkan oleh pria itu yang terlalu semena-mena terhadap Berlian.
__ADS_1
" Mas aku mohon hentikan semuanya karena memang maksud dan tujuannya datang ke sini itu baik yaitu untuk memberikan selamat kepada berlian, Jangan membuat keributan di hari penting anak kita kecuali memang kamu sudah merencanakan semua ini dari awal! " Sofia merasa kesabarannya sudah habis ketika setiap saat gerakan mereka selalu saja harus mendengar arahan dari Bima dulu kalau tidak mereka dilarang melakukan apapun itu.
para teman dokter yang bekerjasama dengan Adrian memilih untuk menarik pria itu agar segera menjauh daripada nantinya ada keributan lagi, mereka merasa kasihan kepada berlian yang terlihat begitu tertekan dengan semua masalah yang ada.
" dasar wanita yang tidak berguna selalu saja merasa diri paling bagus dan berbangga ketika menjadi rebutan, kita lihat saja nanti setelah sampai di pedalaman Papua kira-kira dia masih berani bersikap sombong atau tidak? " batin Devano yang tertawa ketika melihat Berlian yang tampak frustasi dengan keadaan kekasihnya itu.
__ADS_1
" Devano pokoknya mama tidak ikhlas kalau sampai kamu menyakiti Berlian nantinya saat kita sudah pulang tanda ke rumah sebab Biar bagaimanapun dia itu merupakan istri kamu yang pantasnya kamu lindungi bukan malah kamu sakiti! " tegas Maria yang benar-benar tidak ingin dibantah oleh siapapun.
" dia itu istri pilihannya Papa sama Mama tetapi bukan Pilihanku jadi jangan mengaturku untuk memperlakukan dia Bagaimana caranya sesuai dengan keinginanku, jika kalian terus membelanya Maka jangan menyesal kalau aku bakalan bertindak lebih kejam lagi! " setelah mengatakan hal itu Devano memilih untuk keluar dari ruangan yang menurutnya terlalu sesak penuh dengan orang-orang yang terlalu bermain drama.