Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Maaf


__ADS_3

Sofia Tentu saja tidak enak hati kalau misalnya karena kegalauannya itu membuat Maria merasa bersalah dan akhirnya mengajak dirinya pulang, daripada nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan juga membuat orang-orang yang sudah baik hati mau menampung dirinya mau berbagi cerita dengannya dan intinya mau membuat dirinya tersenyum itu merasa sangat tidak nyaman ya lebih baik tidak masalah seperti begini saja.


Berlian pulang juga untuk mengurus pekerjaan bukan ikut berperang dengan suaminya yang notabene merupakan seorang abdi negara, dan juga tidak mungkin maksudnya mengajak orang lain yang mereka temui di jalan untuk duel hanya agar bisa menguji Nyali yang baik itu kayak gimana.


" ya maaf kalau kalian melihat aku galau dan juga diam jadi berpikir bahwa sedang memikirkan anakku, padahal sebenarnya aku itu hanya merasa penasaran saja kira-kira Bagaimana keadaan berlian saat ini soalnya dari tadi pagi setelah pergi kemudian sudah sore kok belum ada kabar juga ya? "ujar Sofia yang benar-benar merasa penasaran kira-kira Bagaimana keadaan anaknya saat ini Pokoknya pikirannya mulai aneh-aneh berpikir jangan sampai Devano mencelakainya atau mungkin Devano tidak ada niatan untuk mengantar anaknya itu balik dan malah memutar arah ke tempat lain dan alhasil berlian pun hilang kabar Sampai saat ini.


sebenarnya masuk akal juga sih kalau sampai wanita itu punya pemikiran-pemikian Habisnya kalau tidak berpikir seperti itu yang ada ia bakalan tetap merasa seperti kehilangan anaknya, Bayangkan saja orang tua itu kan selalu ingin dekat dengan anaknya kalau misalnya terpisah secara mendadak rasanya itu sangat tidak nyaman kemudian rasanya begitu memikirkan sampai-sampai hal yang tidak terjadi pun bakalan dicurigai sampai berlebihan.


" Ya ampun tidak perlu sampai segitunya juga kan kamu terlalu cemas berlebihan, ada Devano loh yang menjaganya dan jangan bilang kalau kamu itu lagi mencurigai kalau misalnya anak itu bakalan mencelakai menantuku? " tanya Maria Sambil tertawa soalnya Siapa sih yang tidak curiga dengan Devano ketika sikapnya yang selalu cuek dan juga tidak peduli eh malah sekarang Memilih Untuk mengantarkan anak orang pergi kembali ke Ibukota yang harusnya melewati jalanan yang begitu panjang kemudian yang harusnya melewati pelabuhan penyeberangan pokoknya intinya perjalanan begitu melelahkan.


Sofia tertawa ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Maria tadi karena ternyata wanita itu juga peka dengan Apa yang dirasakan olehnya, ya Meskipun terkesan tidak masuk akal dan juga berlebihan Tetapi bagaimana lagi anaknya hanya satu-satunya yang dipunya kalau misalnya terlalu menggabaikannya terus-menerus pun rasanya sangat tidak nyaman dan membuatnya merasa seperti orang tua yang tidak berguna sama sekali.


" maaf ya Jika aku tadi memang sempat curiga seperti yang kamu katakan barusan habisnya melihat hubungan mereka seperti itu siapa sih yang bakalan berpikir positif, tapi aku yakin kalau Devano pastinya tentu tidak akan menyakiti anakku yang jelas-jelas merupakan istri sahnya ." jelas Sofia yang benar-benar merasa bersalah dengan semuanya soalnya mencurigai anak orang tepat di hadapan orang tuanya kan Rasanya kayak gimana gitu.


Maria hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya karena ia pun tidak pernah mempermasalahkan hal itu kalau memang ada di pikirannya Sofia saat ini, karena yang terpenting sekarang adalah mereka selalu berpikir positif dan juga menganggap kalau memang kedua anak itu terpaksa tidak bisa mengabari mereka soalnya perjalanan yang dilakukan benar-benar sangat melelahkan.


Berlian dan juga suaminya Baru saja sampai di kediaman keluarga Bima di mana mobil pria tua itu masih ada di garasi, padahal setahu berlian di jam seperti ini Papanya Itu pasti belum pulang kebiasaannya ngumpul dengan teman-temannya dan juga alasan lembur pekerjaan padahal sebenarnya hanya untuk bertemu dengan Sarah melepas rindu dengan wanita itu lalu hasil akhir membohongi mereka semua dan lebih parahnya orang sebanyak ini bisa loh dibohongi oleh Bima dan juga mama dari Adrian yaitu Sarah.

__ADS_1


Berlian sebenarnya tidak ada niatan untuk kembali ke rumah itu Karena dirinya akan pulang kalau misalnya Sofia juga ada tetapi mamanya Sekarang kan lagi berlibur, coba menyembuhkan luka hatinya yang disebabkan oleh suaminya yang benar-benar sangat tega tidak punya perasaan dan bersikap selama ini seolah-olah merupakan pria paling benar sejagat raya.


Devano tentu saja ikut dengan istrinya takutnya jangan sampai di dalam rumah dan bertemu dengan Bima lalu pria itu melakukan hal yang tidak disadari, Bukankah seorang pria yang kebiasaannya hobinya marah-marah akan terus seperti itu tidak peduli dengan situasinya seperti apa tidak peduli dengan keadaannya yang bagaimana karena mereka tetap akan melampiaskan emosinya itu.


" kamu kalau merasa capek dan ingin beristirahat ya sudah kita istirahat dulu di sini malam ini nanti besok baru kita pulang ke apartemen, atau mungkin kamu tunggu saja di mobil supaya bisa istirahat sedikit sambil aku mengambil barang-barangku di dalam soalnya takut nanti lama, "tawar berlian tetapi Devano Tentu saja tidak akan pernah membiarkan istrinya itu masuk ke dalam rumah neraka ini sendirian sebab resiko tidak akan pernah ditanggung oleh rame-rame kalau misalnya dirinya mencoba untuk mengikuti apa yang diperintahkan oleh berlian tadi kepadanya.


Devano ingin membuktikan kepada Bima kalau dirinya merupakan seorang suami yang begitu pengertian padahal pernikahan ini merupakan hasil dari Perjodohan, namun kalau misalnya dirinya tidak menerima pernikahan ini ya kapan lagi masa iya menduda di usia muda kan tidak mungkin jadi lebih baik mencoba untuk mengenali sesuatu yang baru itu sepertinya tidak akan pernah ada yang salah.


" Kamu itu terlihat seperti seorang istri yang sedang berusaha untuk menyembunyikan sebuah kebenaran dari suami dan juga mungkin seperti Tengah menyembunyikan kalau di dalam sana itu ada Selingkuhan kamu bayangkan saja sebagai seorang suami aku ingin bertanggung jawab dan menjaga kamu dengan begitu baik dan bukannya malah dihargai tetapi kamu malah mengatakan hal yang aneh-aneh seperti itu! "protes Devano yang tidak terima karena menurutnya istrinya itu sangat keterlaluan dan juga tidak punya perasaan sama sekali sehingga memperlakukan suami sendiri seperti begini.


Devano hanya tertawa saat mendengar istrinya protes seperti itu karena memang tadi Ia juga hanya bercanda juga sih tidak ada yang serius di dalamnya, soalnya kalau misalnya istrinya hanya meminta pengertiannya terus dirinya sebagai seorang suami malah terlalu terkesan kasar dan juga tidak punya perhatian ya sama saja bohong kan


Bima yang mendengar ada bunyi mobil di depan merasa yakin kalau itu pasti ada taksi yang datang mengantarkan istrinya tanda komanya jelas sebutan untuk Sofia itu seorang istri karena memang dirinya dengan wanita itu belum bercerai sama sekali jadi otomatis status mereka masih jelas kecuali ada gugatan secara langsung yang dilayangkan oleh Sofia tentang pernikahan mereka Nah itu dia baru menjadi permasalahannya sekarang.


apapun yang terjadi ke depannya sebenarnya itu simpel saja tidak terlalu dibikin ribet dan juga tidak terlalu dibikin rumit ketika wanita itu mau memberikan kesempatan kepada suaminya untuk memperbaiki kesalahannya yaitu juga tergantung dari keinginan istrinya Bagaimana nantinya, Namun balik lagi Sofia itu hanyalah manusia biasa yang tidak mungkin akan memberikan kesempatan kedua apalagi ketiga dan terus-menerus kepada suaminya sebuah pria itu saja sudah berselingkuh selama bertahun-tahun dan tidak pernah ada niatan berubah kalau misalnya itu belum Ketahuan ya mungkin Perselingkuhan itu masih berlanjut sampai sekarang dan dirinya masih tetap menjadi wanita bodoh.


Bima Tentu saja tidak akan pernah memikirkan perasaan Sofia sebab yang ada dalam pikirannya adalah wanita itu harus mengikuti semua perintahnya soalnya kan selama ini segala macam kebutuhan hidup Sofia yang menanggungnya, Ya jelas aja memang harus seperti begitu karena status orang suami itu harus memberikan nafkah untuk istrinya bukan malah memberikan nafkah kepada istri orang ataupun wanita lain yang tidak punya hubungan sama sekali dengannya kan sangat tidak masuk akal nantinya.

__ADS_1


Bima pun segera turun dari dalam kamarnya karena dirinya yakin istrinya pasti sudah pulang dan dengan begitu ia bisa meluruskan masalah yang terjadi di antara mereka, bukan karena menyesal tetapi intinya dirinya paling tidak suka Ketika ada seorang wanita yang pergi dari rumah tanpa meminta izin dulu kepadanya ataupun meminta maaf karena sudah mengabaikannya selama seminggu ini padahal kesalahannya itu hanya selingkuh saja bukan membawa datang wanita dan tinggal di tempat itu.


" aku harus membuat perhitungan dengan wanita itu agar dia sadar kalau sebenarnya aku ini bukan anak kecil yang bisa saya jadi permainkan dengan cara ditinggalkan selama berhari-hari , sebagai seorang wanita bersuami Ya seharusnya dia sadar kalau mau pergi dari rumah harusnya memberitahu kepadaku lebih dahulu dan juga sekaligus meminta izin karena kalau tidak izin dariku ya sama saja dia itu merupakan istri durhaka dan juga paling kurang ajar sebab tidak menghargaiku sebagai seorang suami! "batin Bima yang begitu berapi-api semangatnya kali ini untuk bisa segera membuat Sofia itu berlutut di hadapannya dan juga meminta maaf serta mengemis agar hubungan mereka kembali seperti dulu lagi tidak ada yang namanya perpisahan apalagi yang namanya ada yang pergi dari rumah dan sebagainya.


sesampainya di luar dan terlihat kalau saat ini yang datang bukan Sofia bukan juga hanya berlian saja melainkan dengan suaminya, dan keinginan Bima untuk memarahi Sofia itu hilang pergi begitu saja karena tidak mungkin kan harus memarahi berlian di depan suaminya padahal jelas-jelas pria itu merupakan anak dari sahabatnya yaitu Abraham.


" loh Berlian kamu sudah pulang nak, bareng sama menantu kesayangan papa ya? "sapa Bima membuat berlian menghentikan langkah kakinya sebab menurutnya sapaan yang baru keluar dari pria yang disebut Papanya Itu sangat berbeda daripada biasanya.


Berlian jelas aja merasa asing karena menurutnya ini sangat tidak masuk akal ketika pria yang tidak pernah menganggapnya sebagai seorang anak yang tidak pernah memberikan perhatian kepadanya malah menyapanya dengan begitu lembut, ternyata posisi keluarganya Abraham beserta dengan Devano dan juga mamanya benar-benar sangat penting dalam kehidupan Bima karena terbukti saat ada mereka selalu saja pria itu bersikap manis.


Berlian yang merasa bahwa urusannya dengan Bima itu tidak ada sama sekali membuat dirinya memilih untuk mengabaikan segala macam pertanyaan yang dilontarkan oleh pria itu, bukan ingin menjadi seorang anak yang kurang ajar bukan ingin menjadi seorang anak yang tidak tahu diri sebab Biar bagaimanapun waktu kecil Bima yang memberi makan berlian bukan siapapun tetapi balik lagi rasa kecewanya itu masih ada daripada nantinya mengeluarkan kata-kata kurang ajar lebih baik memilih untuk menghindar saja Bukankah nanti hari esok masih ada untuk ada membahas hal ini.


" sayang nanti kalau bisa kamu cepat-cepat ya berberesnya soal Aku benar-benar capek nih karena semalaman kita tidak tidur terus hari ini harus menyetir dari pagi, Lagian rumah ini hawanya juga sangat tidak menyenangkan daripada nanti kamu sakit atau kamu bakalan kenapa-napa kan tidak enak soalnya nanti aku juga yang bakalan repot! " Devano mengucapkan kata-kata yang begitu sakral dalam hubungan membuat Bima benar-benar tidak percaya kalau ternyata pria itu sudah menerima keberadaan berlian di sisinya dan Hal ini tentu saja membuat dirinya terkadang berpikir dulu menjodohkan Devano dengan berlian hanya alasan agar wanita itu tidak bahagia tetapi lihatlah sekarang perubahan yang terjadi hanya dalam hitungan bulan saja.


" Oh tentu saja Suamiku sayang karena aku juga capek berada di rumah ini apalagi tidak ada Mama, coba kalau misalnya ada mama Tentu saja aku pasti minta untuk menginap di sini barang beberapa hari gitu tapi sudahlah Mama sekarang kan lagi bersenang-senang menikmati hidupnya yang selama ini penuh drama Karena sekarang itu kan hidupnya sudah lurus bahkan penuh warna tidak seperti kemarin-kemarin yang hancur berantakan, "sahut Berlian yang tidak mau kalah membuat dirinya yakin kalau Bima pasti benar-benar merasa tersingkir dengan apa yang dikatakan oleh anaknya itu.


pria egois seperti Bima itu tentu saja tidak akan terima ketika dirinya diperlakukan dengan sangat tidak baik oleh wanita-wanita seperti berlian dan juga Sofia karena menurutnya tipe wanita seperti itu tidak pantas untuk dihargai, maka dari itu ketika melihat anaknya bersikap seperti ini oh harga dirinya sebagai seorang pria jelas-jelas benar-benar terusik maka dari itu tanpa banyak berbicara Ia pun berjalan dengan cepat menuju ke Berlian untuk menghardik wanita itu sampai-sampai lupa kalau Sebenarnya anaknya itu sudah menikah dan sekarang suaminya Tengah berdiri di sampingnya untuk memastikan keadaan istrinya Apakah baik-baik saja atau tidak selama berada di rumah itu.

__ADS_1


__ADS_2