
Adrian adalah orang yang paling Terpukul di sini dan semua orang mungkin tidak tahu bahkan mungkin ketika tahu tetapi memilih untuk tidak peduli, soalnya mereka tidak pernah berada di posisinya ketika hancur berantakan di saat yang bersamaan ketika tahu kalau mamanya berselingkuh dengan Seorang Pria beristri dan juga mendengar dengan jelas Bagaimana kata pisah yang diucapkan oleh kekasih yang sudah menemaninya selama 2 tahun lebih.
jika memang boleh memutar waktu maka ia tidak ingin hari ini terjadi yang diinginkan hari di mana dirinya selalu bebas mau ketemu dengan Berlian tanpa wanita itu terikat status dengan orang lain, di mana ketika dirinya ingin bertemu dan juga mengantarkan Wanita itu pergi tidak ada satupun yang melarang dan di saat di masa itu ketika mereka berdua selalu saja bucin dan juga romantis ketika bersama.
Orang-orang tidak akan pernah tahu masa itu karena yang menjalani adalah dirinya dan juga wanita yang sangat ia cintai ketika pergi dari rumahnya beberapa saat lalu digandeng oleh pria yang berstatus sebagai suaminya, definisi luka tapi tetap berdarah itulah yang dirasakan oleh Adrian ketika merasa hancur di saat bersama namun tidak ada yang peduli tidak ada yang mau tahu dan juga orang-orang sepertinya sibuk dengan dunia mereka masing-masing.
mau marah pun kepada siapa Soalnya semua sudah terjadi jika ibarat nasi sudah menjadi bubur dan ingin diubah menjadi nasi lagi itu merupakan perkara yang rumit, kecuali beras yang diubah menjadi nasi kemudian ketika ingin menjadi bubur masih bisa dilakukan tetapi butuh proses butuh kesabaran dan juga intinya butuh niat yang baik.
Tidak semua yang terjadi dalam hidup itu mudah untuk dijalani dan tidak semua orang di dunia ini bakalan mengerti dengan perkara yang dihadapi, Terkadang mereka Banyak mengeluh Terkadang mereka capek untuk berpikir dan hasil akhir kebanyakan memilih jalan pintas seperti yang Adrian lakukan beberapa saat yang lalu ketika tahu bahwa Berlian menikah dengan pria yang dijodohkan oleh Papanya tanpa bisa menolak lagi.
ingin menangis pun sudah ia lakukan dari tadi bahkan matanya pun memerah karena terlalu banyak mengeluarkan air mata, Tapi tetap saja tidak akan pernah bisa membalikkan keadaan karena memang harus sudah seperti itu'
Adrian itu ibarat menjaga jodoh orang dan juga ibarat ketika ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, kalau yang pernah merasakannya pasti rasanya begitu menyakitkan kalau yang belum pernah merasakan ya semoga saja tidak merasakan karena Percayalah itu rasanya seperti mau ngapa-ngapain sudah tidak ada keinginan lagi pengennya hanya selonjoran doang dan alhasil Is Dead.
Bima tidak bergeming dari tempatnya padahal sebenarnya pria itu kalau memang merasa memiliki istri yang berstatus sah di mata hukum dan juga agama Ya seharusnya mengejar Sofia dan meminta maaf serta memperbaiki status pernikahan mereka, namun Lihatlah Iya Malah tenang dan tetap berada di rumahnya Adrian tanpa merasa bersalah sama sekali dan kini Sedang berpikir bagaimana caranya agar dirinya dan juga Sarah bersatu.
Padahal kalau memang seharusnya niat itu terjadi iya harus bisa membereskan dulu hubungannya dengan Sofia yang sudah terjadi puluhan tahun, Karena tidak semua wanita di dunia ini gila karena harta dan akhirnya mau dipoligami karena sebagian wanita itu memilih hidup sengsara yang penting intinya setiap hari tersenyum dan tidak makan hati.
Sarah sudah tidak peduli lagi dengan Bima karena yang ia pikirkan sekarang Itu Bagaimana perasaan anak semata wayangnya yang dari tadi terlihat begitu Terpukul, bersalah tentu saja dirinya sampai menyesal kenapa dulu termakan bujuk rayuan Bima hanya karena tidak ingin melihat anaknya bahagia dengan Adrian dan alhasil membuat mereka akhirnya berhubungan seperti ini.
Berlian adalah anak yang tidak pernah diharapkan oleh Bima karena yang ia inginkan yaitu anak laki-laki bukan seorang anak perempuan karena menurutnya anak perempuan itu hanya membawa sial ketika sudah capek di sekolahkan tinggi-tinggi dan diberikan warisan eh malah suaminya datang dan membawanya pergi serta memakan semuanya itu.
__ADS_1
padahal Tuhan itu menciptakan Setiap anak dengan kelebihan dan juga kekurangan masing-masing tidak selamanya anak laki-laki itu adalah pribadi bertanggung jawab dan tidak selamanya anak perempuan itu selalu lemah dan tidak berdaya, terkadang orang yang lemah dan tidak berdaya itu adalah orang yang paling berjasa yang paling bertanggung jawab dan intinya merupakan orang yang paling bisa diandalkan dalam setiap saat.
Bima ingin agar anaknya itu menikah dengan Devano yang dirinya tahu memiliki Perangai yang begitu kasar kemudian yang sangat tidak menyukai pernikahan akibat Perjodohan, maka dari itu ia yakin hidup Berlian bakalan susah dan juga sakit hati serta mungkin lama-lama bisa menyandang sebagai status janda muda'
" sudah Puas kalian melakukan hal ini dan juga sudah puas menghancurkan hidupku, kalian itu sudah tua sebentar lagi mau mati bisa tidak mengalah sama yang lebih muda? Oh iya satu lagi saya peringatkan Jika Anda berani menghubungi Mama saya lagi ataupun muncul di dalam rumah saya ini lagi atau mungkin di depan pekarangan, maka saat itu saya akan melaporkan Anda kepada polisi dengan tuntutan yaitu perempuan yang tidak menyenangkan! "tegas Adrian yang secara tidak langsung sebenarnya ingin mengusir Bima tetapi pria tua itu memang tidak punya malu sama sekali.
Bima Malah berdiri memasukan kedua tangannya dalam saku celana lalu menantang balik Adrian, pria itu merasa dirinya punya kekuasaan bisa menghancurkan karir Adrian saat itu juga dan juga bisa membuat rumah Adrian yang dibanggakannya ini rata dengan tanah.
pria itu sepertinya memang tidak punya malu atau mungkin urat malunya Sebagian ada yang sudah terputus sampai-sampai tidak sadar kalau orang yang sedang marah itu adalah anak dari wanita yang menjadi selingkuhannya, harusnya pergi sekarang juga soalnya malu sama uban di atas kepala kemudian malu juga sama yang lebih muda karena yang mudah saja Memilih Untuk Setia Kenapa yang tua tidak tahu?
"urusan saya dengan Sarah belum selesai dan saya tidak akan pergi dari sini sebelum urusan itu kelar, kamu juga tidak punya kuasa untuk mengancam saya Apalagi mengatakan hal-hal seperti tadi karena yang ada kamu yang bakalan kesusahan!" tolak Bima tegas membuat Adrian tertawa sedangkan Sarah hanya bisa menghela nafasnya secara perlahan karena tidak percaya jika dirinya itu kemakan rayuan oleh seorang pria pemaksa dan juga tidak punya hati nurani sama sekali sebab tidak memikirkan perasaan orang-orang yang sudah disakiti akibat perbuatan mereka berdua.
"Mas Bima aku mohon Tolong pergi dari...
" Sudah aku katakan kalau aku akan tetap mengurus urusan kita sampai beres baru aku bisa pergi meninggalkan tempat ini, kalau memang kamu tidak mau aku pun tetap tidak akan mau meninggalkan kamu Karena bagiku kedatanganku di sini untuk memperjelas hubungan kita! " Bima itu sepertinya mungkin akal sehat sudah tidak berfungsi dengan benar atau bisa dibilang ABG labil yang terbentur oleh umur yang sudah tua yang seharusnya punya cucu.
Adrian tertawa sambil menggelengkan kepalanya dan alhasil kini pria itu sudah mencapai keputusan yang finish, ya menghubungi orang yang seharusnya dihubungi dengan cara begitu mungkin hidupnya bakalan tenang beberapa saat lamanya.
" Iya Selamat malam Pak ini dengan saya Adrian Samuel ingin melaporkan kalau ada seseorang yang memaksa masuk ke dalam rumah saya kemudian melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, Tolong datang dan amankan dia karena sudah sangat mengganggu dan kami tidak bisa beristirahat karena orangnya tidak mau pergi sama sekali, " Adrian akhirnya menelpon polisi lalu setelah itu memberikan alamat rumahnya Dan kini ia Tengah duduk santai sambil menunggu kira-kira Bima itu masih punya keberanian tidak.
Sarah kebingungan harus melakukan apa karena ketika ia mencoba untuk memaksa Adrian ataupun membujuknya tetap saja ia takut ketika anaknya itu dari tadi menyoroti dirinya dengan begitu tajam, mau melakukan apapun juga rasanya tidak sanggup dan hal ini pula yang membuat dirinya merasa segan untuk berbicara dengan anaknya sebelum Adrian yang mengajaknya berbicara.
__ADS_1
"beginilah zaman modern ketika orang tua tidak mau mengalah sama anak muda dan ketika orang tua lebih Gesit daripada anak-anak yang seharusnya lebih mengekspor dunia luar, punya gadget bukan digunakan untuk hal yang baik malah digunakan untuk yang aneh-aneh dan juga lebih baik menjadi pribadi egois daripada memikirkan perasaan orang lain itulah definisi yang harusnya dipikirkan oleh semua orang." Adrian yang sengaja menyindir orang-orang yang ada di situ soalnya Memang mereka perlu disindir.
Sarah menundukkan kepalanya sambil berjalan mendekati anaknya itu kemudian berusaha memegang tangannya tetapi Bima mencegah, karena ia paling tidak suka ketika wanita itu lebih menghormati Adrian dibandingkan dirinya.
"tidak usah membalas kepada anak bau kencur itu lebih baik membahas tentang masalah kita, urusan kita belum selesai dan kamu tidak paham dari tadi Memangnya maunya kamu itu apa? "tanya Bima tidak terima ketika Sarah memilih untuk mengabaikannya.
Plakk
Sarah yang sudah capek dari tadi mendengar Bima terlalu percaya diri dan seolah-olah mengatur kehidupan keluarga mereka akhirnya memberikan sebuah tamparan yang begitu manis, membuat pria itu menggertakkan giginya menahan emosi karena ia paling tidak terima ketika ada orang yang sudah berani memperlakukannya seperti ini.
"kamu berani menampar saya, apa kamu...
" Silakan masuk Pak itu Dia kebetulan Anda menjadi saksinya ketika dia hendak melakukan kekerasan kepada Mama saya, tolong urus dia karena nanti saya bakalan menyusul dan memberikan keterangan tetapi Intinya saya tidak ingin dia berada di sekitar sini lagi! "tegas Adrian Yang sepertinya Dewa hoki sedang berpihak padanya karena terbukti Saat Bima ingin melakukan kekerasan kepada mamanya Saat itu pula polisi muncul di depan pintu.
Bima menatap tajam ke arah Adrian sedangkan pria itu hanya mengangkat kedua bahunya pertanda tidak peduli dengan apa yang terjadi kepada pria tua tersebut, yang menjadi bahan pemikirannya saat ini kenapa sampai Bima tidak pergi mengejar keluarganya kemudian memperbaiki semuanya tetapi malah ingin meluruskan masalah antara dirinya dengan sang Mama yang jelas-jelas mereka tidak punya hubungan apa-apa.
" Adrian, Mama minta maaf dan tidak akan mengulangi lagi serta tidak akan pernah berhubungan dengan pria itu lagi tetapi tolong kamu jangan nekat dan marah kepada mama terus-menerus ya! "bujuk Sarah tetapi Adrian malah tertawa sebab Ia merasa lucu ketika sudah selesai melakukan kesalahan baru menyadarinya dan meminta orang lain agar bersikap dengan benar Sedangkan kemarin wanita itu ke mana saja sampai-sampai Saat ini baru sadar.
pria itu bahkan tidak menyangka jika wanita dulu yang sangat ia Puja ketika diketahuinya merupakan wanita yang setia tetapi lihatlah sekarang ternyata itu semua hanya penutup dari segala kebohongan, kalau berhubungan dengan orang lain dan pria itu masih single Mungkin ia masih bisa memakluminya tetapi ini Pria beristri dan lebih parahnya lagi pria itu merupakan Papa dari kekasih hatinya yang sudah membuat dirinya dan juga kekasihnya itu harus berpisah karena keadaan.
"Berlian kembali padaku maka aku bakalan memaafkan Mama tetapi jika dia tidak pernah kembali lagi maka kita akan seperti ini terus, kalau memang tidak mampu menjalani hidup dan juga tidak ingin menganggapku sebagai anak tidak masalah karena aku bakalan mengirim Mama untuk pergi tinggal bersama dengan Eyang kakung di sana! Terserah mau melakukan penolakan atau tidak karena aku tidak peduli sama sekali karena intinya keputusanku sudah bulat dan tidak bisa diganggu gugat, walaupun mau berubah pikiran pun tidak masalah karena aku sudah tidak peduli sama sekali dengan segala macam urusan yang tidak ada sangkut paut dengan diriku lagi! "setelah mengatakan hal itu Adrian memilih untuk pergi karena Percayalah Ia hanya ingin bertemu dengan kekasih hatinya kemudian meluruskan kesalahpahaman yang terjadi,
__ADS_1
Berlian adalah orang yang paling penting dalam kehidupannya Dan intinya ia tidak akan pernah meninggalkan wanita itu sampai kapanpun, meskipun ada badai yang datang pun ia bakalan menerjang badai tersebut untuk menghampiri wanita itu pokoknya segala sesuatu yang sudah ia dapatkan dan segala sesuatu yang menjadi miliknya tidak akan pernah diberikan kepada orang lain meskipun status orang itu merupakan pemilik dari hak segala macam tentang Berlian.