Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Kesayangan


__ADS_3

Devano semalaman tidak tertidur karena dirinya sedikit waspada takut jangan sampai istrinya itu membutuhkan sesuatu dan dirinya tidak bisa menyiapkan hal itu, maka dari itu pria itu tetap terjaga maksudnya biar nanti kalau saat istrinya terbangun dirinya bisa langsung melayani semua kebutuhan berlian tanpa terkecuali karena ia sudah mencoba menjadi seorang suami yang siaga.


pria itu yang biasanya selalu menjaga pola waktu istirahatnya kemudian segala macam kegiatannya kali ini benar-benar menjadi tidak teratur, karena Bayangkan saja sampai jam 04.00 subuh ketika dirinya tahu bahwa istrinya tidak menginginkan sesuatu hal makanya pria itu memilih untuk tidur juga hanya sejenak saja ketika merasa ada pergerakan dari berlian ya Devano bangun lagi.


Berlian yang baru bangun merasa heran dengan keadaan suaminya yang benar-benar berantakan dengan lingkar hitam di bawah matanya itu yang begitu kentara, padahal semalam dirinya tidak ada merasa pergerakan dari pria itu sedikitpun kenapa sekarang begitu berbeda dan juga kenapa sekarang terasa begitu lain?


" kamu semalaman tidak tidur atau Pergi jaga atau melakukan apa sih? Kami yang sebagai dokter saja tidak pernah bangun pagi dalam keadaan seperti kamu ini, tetapi kenapa kamu begitu berbeda seolah-olah ada sesuatu yang sedang kamu pikirkan tapi tidak bisa kamu dapatkan saat itu juga? " tanya berlian penasaran dengan sikap suaminya sebab menurutnya sangat lain dan juga sangat aneh serta tidak masuk akal karena apapun yang dilakukan oleh pria itu yang ada nanti hanya akan membuat dirinya menjadi bingung harus melakukan apa.


devano tersenyum sambil menggelengkan kepalanya karena sejatinya ini semua dirinya lakukan demi Devano Junior dan juga demi kebaikan istrinya, sebab dirinya itu merasa ragu ketika tertidur pastinya bakalan melakukan pergerakan yang nanti takutnya akan menyakiti berlian dan juga anak mereka makanya dirinya berusaha bagaimana caranya agar minim gerakan yang dilakukan olehnya walaupun itu sesederhana mungkin dan juga sekecil mungkin sampai Terasa seperti Hanya bayangan saja.


" Tenang saja pokoknya nanti mulai dari sekarang kamu bakalan melihat aku dalam keadaan seperti ini, Soalnya takutnya nanti kalau misalnya aku tidur terus kamu membutuhkan sesuatu dan aku tidak mendengarkan Ya nantinya pasti kamu bakalan sulit sendiri kan? " tanya Devano membuat istrinya itu menggelengkan kepala karena menurutnya alasan seperti ini tuh merupakan alasan yang nyeleneh dan juga tidak masuk akal.


" Ya ampun Astaga bukan seperti itu juga sih, Lagian aku juga bukan anak kecil loh ketika menginginkan sesuatu malah merepotkan kamu Padahal hal itu sederhana saja seperti ingin ke kamar mandi atau mungkin ingin minum air gitu di luar sana?"Berlian jelas aja mengomeli suaminya seperti itu sebab menurutnya kalau dikasih alasan yang pas dan juga sesuai dengan keinginannya Ya tidak masalah tetapi kalau alasan yang hanya seperti itu saja yang ada membuat dirinya itu jadi bingung harus mencernanya kayak bagaimana biar sepemikiran dengan keinginannya.


" Sudahlah kamu tenang saja jangan memasang wajah seperti itu dan juga jangan memberikan alasan yang sebenarnya aku saja merasa senang untuk melakukannya, soalnya kan selama ini Apapun yang kamu lakukan Aku tidak terlalu ikut campur masuk ke dalamnya jadi sekarang kalau misalnya seperti begini rasanya sangat masuk akal juga kan? " tanya Devano menolak Ketika istrinya itu selalu saja tidak menginginkan apapun yang dilakukan olehnya padahal sebenarnya masalahnya tidak seruit dengan apa yang dipikirkan.

__ADS_1


Berlian memilih untuk meninggalkan suaminya itu dan pergi menyiapkan sarapan sebab percayalah kehamilan yang kali ini dirinya tidak pernah merasakan yang namanya morning sickness ataupun menginginkan sesuatu yang berlebihan dan tidak juga dengan aroma tertentu, sebab dirinya merasa nyaman-nyaman saja tidak terganggu dengan keadaan apapun dan kemudian melakukan aktivitasnya juga normal maka dari itu dirinya merasa sedikit terbantu tidak terbebani dan fisiknya juga menjamin untuk memungkinkan dirinya melakukan apapun yang diinginkan olehnya sampai kapanpun.


" kamu mau ke mana? Kalau mau melakukan sesuatu biar aku saja kamu cukup tidur di tempat tidur Biarkan aku yang melayani kamu, karena selama ini kamu yang sudah melakukannya Jadi sekarang giliran aku sebagai seorang suami memperhatikan apapun yang diinginkan oleh istrinya tanpa terkecuali. " Devano bukan sedang membual ataupun mencoba memberikan perhatian yang romantis dan juga berlebihan tapi karena memang ini kenyataan dan juga apa adanya Jadi sepertinya tidak ada yang salah dan juga tidak ada yang perlu ditutup-tutupi dengan apa yang terjadi sekarang Dan juga jangan apapun yang diinginkan oleh semua yang terbaik dari keluarga mereka untuk kesehatan anak dan juga istrinya adalah yang terpenting.


Berlian menggelengkan kepala sambil memasang tatapan tajamnya kepada suaminya itu karena menurutnya reaksi pria itu terlalu berlebihan dan juga tidak masuk akal, kalau sampai dirinya dibiarkan tidak bergerak terus menerus yang ada nantinya tulang-belulangnya bakalan benar-benar tidak berfungsi dengan benar karena terlalu dimanja dan juga tidak pernah dibiarkan beraktifitas padahal sebenarnya malah itu lebih bagus.


"Aku harap ini merupakan perkataan kamu yang terakhir kali dengan keadaanku sekarang, karena malah lebih bagus Aku melakukan semuanya dengan normal karena itu pertanda bahwa anak ini tumbuh kembang dengan begitu baik dan satu lagi aku paling tidak suka ketika tidak melakukan apapun! terima kasih atas perhatian yang kamu berikan dan juga terima kasih atas Maksudnya segala macam perkataan yang mendukung dan juga artinya menghargai apa yang ada dalam keluarga kita sekarang, hanya saja jangan berlebihan karena nantinya aku juga bakalan manja dan juga tidak beraktivitas dengan baik."Berlian bukan tidak menghargai apapun yang dilakukan oleh suaminya dan juga bukan tidak peduli hanya saja untuk sekarang ini sepertinya masuk akal dan juga tidak ada yang perlu disalahkan tidak ada yang perlu diperlakukan dengan begitu buruk kalau memang harus seperti ini ya sudah harus seperti itu saja tidak usah terlalu banyak meminta dan juga mengharapkan segala hal yang berlebihan nantinya.


devano memilih diam Ketika istrinya yang sudah melayangkan protes seperti itu, habisnya mau bagaimana lagi ketika memiliki istri yang keras kepala dan juga susah diatur ya Terkadang kita menginginkan hal-hal yang mereka malah selalu memilih jalur yang lebih ekstrem jadi lebih baik diam kemudian disimak saja.


Berlian melakukan apapun yang ingin dilakukannya tetapi dalam hal yang masih wajar yaitu menyiapkan sarapan Kemudian membuatkan susu hamil yang kemarin dibeli Devon sampai berdus-dus banyaknya dengan berbagai varian rasa, karena alasannya takut nanti istrinya itu bakalan tidak menyukai satu rasa yang dibelikan olehnya maka dari itu lebih baik diborong semuanya saja biar nantinya wanita itu yang bakalan memilih menginginkan yang mana.


sementara itu Devano kali ini memilih menelpon kedua orang tuanya soalnya sikap Maria itu bakalan mengamuk Kalau sampai ada berita baik tetapi anaknya tidak memberitahukan kepadanya, sudah tahu kan Bagaimana sifat wanita itu yang kalau marah akibat kesalahan putranya maka Marahnya itu bakalan diperpanjang terus-menerus sampai hasil akhir membuat Devano bingung sendiri harus membujuk yang seperti apa.


Maria yang pagi ini bangun lebih dahulu kemudian menyiapkan sarapan untuk suaminya dikejutkan dengan panggilan dari putranya itu, padahal setahun ya Devano itu semenjak menikah jarang sekali menelepon dirinya di pagi-pagi seperti ini kecuali kalau misalnya dirinya yang menelpon lebih dahulu untuk memastikan keadaan anaknya itu dan juga menantu kesayangannya.

__ADS_1


"devano, kamu menelpon mama pagi-pagi seperti ini jangan bilang kamu bertengkar ya sama berlian? "tanya Maria to the point membuat anaknya itu menatap ke arah ponselnya untuk memastikan jangan sampai dirinya salah menelpon orang.


"Mama berdoa supaya Rumah tanggaku dengan berlian tidak baik-baik saja begitu? Ya ampun Astaga mah, aku itu menelpon karena ada perlu dan perluku itu bukan tentang hal yang tidak baik melainkan hal-hal yang membawa kebaikan dan juga kebahagiaan dalam keluarga kita tapi yang ada mama malah salah paham begitu? "tanya Devano tidak habis pikir dengan sikap orang tua zaman sekarang yang selalu saja curigaan yang tidak jelas.


Maria mengerutkan keningnya ketika mendengar pertanyaan dan dilontarkan oleh anaknya itu, sebenarnya kan masuk akal jika dirinya berpikiran ke arah sana soalnya kan selama ini bukan jarang sih tapi memang tidak pernah Devano meneleponnya sepagi ini.


" Ya habisnya kan selama ini kamu tidak pernah melakukan hal itu makanya masuk akal dong kalau misalnya Mama berpikiran ke arah sana, Lagian Kenapa sih sekarang kamu malah marah-marah Memangnya ada kabar baik apa yang ingin kamu sampaikan sampai-sampai membuat Mama hampir Spot jantung di sini? "tanya Maria penasaran.


"Sebenarnya aku mau cancel kabar Bahagia itu dan tidak ingin menyampaikan kepada mama biar mama penasaran gitu, tapi karena sekarang aku benar-benar merasa bahagia dan merasa kebahagiaan ini harus dibagi makanya aku mau tidak mau mengatakan hal penting ini kepada Mama sekarang juga jadi tolong didengarkan dengan baik-baik ya!" perintah Devano membuat wanita di seberang itu mendengus kesal karena menurutnya anaknya itu sudah sengaja mempermainkan dirinya seperti begini.


"ya ampun Devano jangan sampai kamu Bikin Mama marah ya kalau misalnya kamu hanya mau nge-prank saja, Awas aja kalau sampai itu benar-benar terjadi Mama benar-benar tidak akan pernah membiarkan kamu selamat sekarang," Ancam Maria soalnya menurutnya anaknya itu sangat menyebalkan.


"Berlian Hamil! Artinya mama sebentar lagi Bakalan punya cucu dan tolong jangan bertanya panjang lebar lebih baik datang ke sini dan memastikan secara langsung, soalnya istriku tidak mau diperhatikan Padahal aku hanya ingin memastikan keadaannya baik-baik saja jadi tolong ya Mama datang sekarang juga! " pinta Devano lalu segera mematikan panggilan itu membiarkan Maria dengan begitu banyak tanda tanya di dalam benaknya sedangkan dirinya tidak punya jawaban sama sekali dengan maksud dan tujuannya anaknya kali ini namun intinya dirinya begitu bahagia mendengar kabar yang singkat padat dan jelas itu.


Abraham yang kebetulan baru bangun terkejut dengan suara istrinya yang berteriak histeris di dapur bahkan terdengar bunyi penggorengan yang jatuh di bawah lantai begitu keras, padahal setahunnya wanita itu tidak pernah bersikap seperti ini sebelumnya seolah-olah ada hal yang begitu menggembirakan sampai-sampai membuat Maria tidak bisa mengontrol dirinya seperti itu.

__ADS_1


sesampainya di dapur terlihat istrinya itu sudah melepas celemek yang dipakai olehnya dan tampak sudah mencuci tangannya tidak ada niatan lagi untuk memasak , bahkan Maria sengaja menarik tangan suaminya supaya maksudnya segera mencuci muka karena hari ini dan juga sekarang juga mereka harus pergi ke apartemennya Devano untuk memastikan secara langsung keadaan dari menantu mereka itu.


" Mama kenapa sih main tarik-tarik seperti ini? kalau ada yang ingin disampaikan ya sudah duduk baik-baik kemudian sampaikan secara perlahan baru Setelah itu kita mengambil tindakan yang kayak bagaimana, papa baru bangun itu kan jadi bingung sebenarnya harus mendengar yang mana dulu dan juga bertanya Sebenarnya ada apa sampai-sampai terjadi keributan pagi-pagi begini? "tanya Abraham penasaran Tetapi istrinya itu menggelengkan kepala karena menurutnya kalau menjelaskan sesuatunya rasanya terlalu panjang dan juga tidak akan pernah ada ujungnya Nanti pertanyaannya kapan baru mereka bakalan pergi ke apartemennya Devano untuk memastikan keadaan di sana.


__ADS_2