Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Biarkan Saja!


__ADS_3

Berlian tidak mengeluarkan satu kata pun ketika melihat suaminya itu sudah masuk ke dalam rumah bersama dengan kedua orang tuanya, dan dirinya tahu kalau mereka semua itu baru habis mengusir Adrian yang semalaman tidak pulang ke rumahnya Tetapi malah molor di depan gerbang Villa tersebut.


seharusnya dirinya mungkin pagi-pagi sudah bangun kemudian membuat Adrian segera pergi soalnya kasihan juga sih anak orang ketika sudah bersusah payah datang menyusul ke sini Tetapi malah diperlakukan dengan begitu buruk, kita semua kan harus mengingat juga semua pengorbanan yang dilakukan agar nantinya orang-orang tersebut merasa bahwa apa yang dilakukan itu dihargai oleh orang lain meskipun Sebenarnya saya tidak masuk akal.


Berlian bukan karena ingin memarahi suaminya itu tetapi intinya tidak sama sekali ada dalam pikirannya seperti begitu namun yang sangat disayangkannya Kenapa harus main keroyokan, setidaknya hanya Devano saja yang menyuruh Adrian pulang ya mungkin lebih manusiawi soalnya Ia melakukan semua itu juga karena aku yang pernah mereka lalui dulu Jadi kalau misalnya waktu masih berusaha untuk mengejarnya sepertinya tidak masalah juga kan?


Devano juga tidak ada niatan untuk berbicara dengan istrinya karena menurutnya untuk apa juga akan berbicara dengan mereka, jika hasil akhirnya pasti ada kecanduan yang terjadi di antara mereka berdua soalnya tahu sendiri kan di mana perjaka dan juga perawan ting ting bertemu ya tentunya bakalan menjadi sebuah kehebohan.


Apapun yang terjadi di antara mereka berdua sebenarnya tidak masalah yang penting intinya tidak ada permusuhan yang terjadi kemudian tidak ada yang namanya saling menjaga jarak seperti dulu, Bukankah dari awal mereka sudah berusaha untuk membuka lembaran baru mengubah dari yang awalnya hanya antara kamu dan aku kini menjadi kita dan juga yang awalnya menjadi orang asing tuna berubah menjadi sebuah keluarga dan juga berusaha membangun yang namanya tali komunikasi yang paling bagus dengan begitu mereka berdoa akan mengerti apa itu sesungguhnya arti dari pernikahan.


pernikahan itu kan artian kita membangun sebuah komunitas yang terdiri antara seorang pria dan juga seorang wanita dalam sebuah ikatan, Kalau misalnya tidak ada kecocokan di dalamnya tidak bisa juga dipaksakan karena nantinya hanya akan menyakiti satu sama lain secara tidak langsung bahkan mungkin kalau ada KDRT pun masuk akal soalnya mereka mencoba untuk bertahan agar dilihat orang lain hubungan mereka baik-baik saja tetapi di dalam rumah mereka itu tidak bisa bersatu kemudian saling menyakiti entah secara sadar ataupun tidak dan ketika ada yang ingin menyelesaikannya ya pasti akan ada yang bakalan tersinggung dan merasa bahwa mereka itu tidak dihargai padahal sudah dewasa.


" kalian berdua kenapa saling diam-diaman seperti begitu, bertengkar atau mungkin berdebat sesuatu yang tidak penting? "tanya Maria yang jelas saja tidak terima kalau misalnya anaknya itu memperlakukan menantu kesayangannya dengan tidak baik lagi seperti yang kemarin-kemarin sudah dilakukannya.


Berlian meringis ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh mertuanya tadi sebab tidak mungkin dong dirinya mengatakan kalau semalam dirinya dan juga Devano sudah melakukan Unboxing seperti pasangan menikah pada umumnya, karena jika sampai hal itu terjadi maka bisa dipastikan setelah ini ia bakalan minggat ke belahan dunia yang lain soalnya sudah membuka aib sendiri ih tepatnya bukan aib sih namun sebuah keharusan tetapi intinya itu merupakan sebuah rahasia yang harus dijaga tidak boleh terbongkar apalagi ada orang lain yang coba untuk mengetahuinya.


Maria kebingungan ketika melihat kecanggungan yang terjadi antara anak dan juga menantunya seolah-olah mereka berdua itu merupakan orang asing, sebab lebih parah dari itu ketika dirinya melontarkan pertanyaan yang ada keduanya hanya saling menatap satu sama lain lalu membuang wajahnya asal ke tempat lain mungkin karena tidak suka dengan pertanyaan yang diberikan atau mungkin merasa tidak nyaman jika dirinya terlalu banyak ikut campur dengan segala macam urusan mereka tadi'

__ADS_1


" Mama itu kenapa sih Terlalu kepo dengan urusan orang lain padahal kan ada pembahasan yang lain lagi kenapa harus yang seperti itu saja? "omel Devano tidak terima sedangkan Sofia hanya cengengesan sebab dirinya yakin pasti menantunya itu merasa tidak nyaman dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Maria tadi padahal ini sebenarnya bisa dibilang pertanyaan yang sangat tidak jelas.


Devano tentu saja tetap akan bersikap seperti ini jika Mamanya itu terlalu banyak ikut campur dengan urusannya, kalau misalnya nanti ada pertanyaan seperti begini terus-menerus maka jangan harap ia bakalan merespon apalagi mencoba untuk menjawabnya karena nanti sama saja itu akan membuat semuanya menjadi tidak bagus karena kehidupan pribadinya terlalu ada orang yang ikut campur di dalamnya meskipun itu merupakan orang tuanya sekalipun.


Bukan ingin menjadi anak yang tidak tahu diri dan juga tidak tahu menghormati orang tuanya namun balik lagi ia tidak mungkin mengatakan semuanya kalau misalnya Apapun yang terjadi dengan istrinya itu merupakan tanggung jawabnya, orang tua itu hanya cukup mendengarkan saja Kemudian kalau misalnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ya tentunya mereka hanya memberikan arahan tetapi untuk masuk 100% ngurus masalah itu kan sebenarnya tidak pantas sama sekali karena orang kalau sudah menikah itu tandanya sudah dewasa dan juga bisa berpikir Bagaimana baiknya dalam menjalani sebuah hubungan.


Sofia memilih untuk tidak ikut campur dengan perkara antara Maria dan juga Devano itu sebab menurutnya masuk akal sih ketika seorang ibu yang begitu posesif terhadap anaknya seperti begini, apalagi mengingat kalau pernikahan Devano dan juga Berlian itu sebenarnya bukanlah pernikahan yang biasa tetapi sangat luar biasa karena harus membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitarnya kemudian harus ada yang namanya saling menerima satu sama lain atau mungkin bisa dibilang Belajarlah setidaknya dengan begitu mungkin bakalan ada perubahan?


" Sofia kamu kok malah tertawa bukannya mendukung apa yang aku katakan tadi supaya maksudnya ini orang berdua tidak boleh terlalu aneh-aneh lagi , bayangkan saja menikahnya sudah mau 2 bulan tapi tidak ada niatan untuk saling mendekatkan diri satu sama lain kemudian mungkin setidaknya mengobrol atau pergi ke mana gitu biar hubungan mereka makin dekat! "protes Maria ketika melihat besannya itu malah hanya tertawa saja ketika dirinya sedang berusaha untuk mendekatkan kedua anak mereka ini.


"Biarkan saja seperti itu nanti juga pasti kamu bakalan capek sendiri ketika mereka sudah bucinnya minta ampun dan tidak bisa saling terlepas satu sama lain, kalau misalnya kamu terus-menerus sibuk yang ada nanti kalau mereka berdua kenapa-napa kamu juga yang bakalan makan hati karena merasa bahwa apa yang kamu usahakan itu berakhir dengan sia-sia tanpa ada kejelasan atau mungkin sesuatu yang membuat kamu sedikit merasa lega soalnya apa yang kamu usahakan ini benar-benar membuahkan hasil.


Maria menggelengkan kepala ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Sofia tadi karena menurutnya sebagai orang tua mereka harus bisa bagaimana caranya membuat anak mereka itu tidak terlalu jauh, karena kalau misal mereka diam saja Kemudian tidak ada niatan untuk mendukung ya tentunya ini semua bakalan berdampak sangat buruk jadi daripada suatu saat mereka menyesal karena terlalu terlena Bukankah Sekarang saatnya untuk bergerak?


"aku tidak terima dengan apa yang kamu katakan itu! Coba kamu lihat orang-orang di luar sana ketika orang tua mereka semakin membiarkan mereka untuk mengambil keputusan maka yang ada bukan merubah diri menjadi sesuatu yang lebih baik tetapi jadi hancur berantakan, dan ketika orang tuanya menyesali hal itu semua sudah terlambat dan anak-anaknya ketika diseret untuk kembali ke jalan semula Ya tentu saja akan memakan waktu dan mungkin terkesan akan gagal, "jelas Maria sebab memang seperti begitulah kehidupan anak zaman sekarang ketika orang tua terlalu mengekang kemudian mengarahkan seperti yang mereka inginkan terkadang anak-anak itu pura-pura kalem kemudian tenang eh hasil akhir ketika berada di luar rumah liarnya minta ampun.


Berlian hanya bisa menggelengkan kepala ketika mendengar apa yang menjadi bahan yang membuat mertuanya itu benar-benar tidak suka, tetapi berbeda dengan Devano yang jelas-jelas tidak terima dong ketika dirinya itu diperlakukan seperti anak kecil yang tidak punya apapun untuk berpikir.

__ADS_1


Devano itu bukanlah tipe anak yang terlalu menurut dengan apapun yang dikatakan oleh orang tuanya apalagi ketika yang menjadi perdebatan orang tuanya adalah bagaimana sikapnya nanti, tidak mungkin juga akan dirinya bakalan membuat istrinya itu kenapa hanya karena tidak suka dengan pernikahan mereka yang baru saja terjadi beberapa bulan yang lalu itu sebab siapa juga sih yang mau jadi Duda muda yang hasil akhirnya akan menjadi bahan pembicaraan orang-orang di luar sana soalnya orang-orang di luar itu kalau melihat sesuatu yang ganjil benar-benar sangat gemas untuk harus membahas saat itu juga.


" Astaga kalian ini Kenapa sih harus sibuk dengan urusan rumah tangga aku padahal menurutku Dengan istriku kami biasa-biasa saja tidak ada masalah Yang harus kami Jelaskan kepada kalian semua kan, bisa tidak jadi orang setidaknya menurut sedikit ataupun mengerti dengan apapun yang terjadi dalam kehidupanku nantinya sebab jika kalian hanya membuatku mendapatkan yang namanya rasa Emosi lama-lama aku benar-benar membawa istriku pergi dari rumah dan tidak akan pernah kembali lagi sampai kalian akan kesusahan untuk mencari kami kemanapun, "protes Devano tidak terima ketika mamanya itu terlalu sibuk dengan segala macam urusannya padahal bisa dibilang dirinya sudah besar dan juga bisa menentukan mana pilihan yang paling terbaik untuk hidup tidak selamanya harus seperti begini saja dan juga tidak bisa melakukan apapun.


semua orang itu sebenarnya tidak terlalu memikirkan secara berlebihan ketika orang-orang di sekitarnya memang melakukan hal yang paling baik yang mereka harapkan bisa merubah segalanya, Maria itu tidak meminta hal yang banyak dan juga tidak meminta sesuatu yang berlebihan cukup hanya anaknya itu baik-baik saja dengan keluarga kecilnya kemudian mencoba untuk saling menerima satu sama lain mungkin dengan begitu Hidup akan terasa lebih indah.


Abraham dari tadi memilih untuk diam saja soalnya menurutnya istrinya itu kalau lagi pengen ngomong ya bakalan nyerocos terus tidak pernah berhenti sampai membuat orang lain bakalan memilih untuk pergi sendiri, kalau misalnya Nanti diingatkan untuk jangan terus berulah maka dia akan terus saja seperti itu mungkin karena kebiasaannya yang tidak pernah mau mendengarkan orang lain ketika sedang menasehatinya dari dulu sampai sekarang itu memang tidak pernah mau berubah.


Berlian yang sudah selesai makan sebenarnya ingin mengambil dessert yang tadi sudah disiapkannya hanya karena sekarang itu area selangkangannya sedang tidak berfungsi dengan benar makanya gurunya tidak bisa bergerak lagi dan hanya bisa memanggil asisten rumah tangga untuk segera membantunya, lo bayangin aja ketika gaya jalan lu kayak bebek terus orang malah bertanya eh itu kenapa ya makanya jawaban apa yang bakalan dipilih dan daripada nanti timbul pertanyaan demi pertanyaan yang hanya akan membuat dirinya merasa malu mendingan mencari aman dengan tetap duduk tenang diam dan juga tidak melakukan aktivitas apapun.


Sofia adalah ibu yang pengertian sebab ketika melihat gerak anaknya itu sangat tidak bebas maka dari itu ia memilih untuk menawarkan diri tanpa membuat semua orang merasa curiga, soalnya tidak mungkin juga kan secara gamblang mengatakan kondisi anaknya secara langsung sebab yang ada pastinya hanya akan membuat Berlian merasa malu.


"Berlian, Mama mau ke dapur mungkin kamu mau nitip sesuatu gitu daripada kamu ke sana kemari Padahal kan lebih baik Mama soalnya sekalian? " tawar Sofia membuat Berlian tersenyum senang karena akhirnya ada orang yang mau menawarkan bantuan seperti begitu kan rasa-rasanya seperti mendapatkan air di padang gurun yang begitu luas tanpa ada pertolongan sedikitpun yang bisa mendatangkan perbedaan untuk hidupnya'


" Kebetulan sekali mah karena aku tadi pagi ada buat puding tetapi masih kusimpan di dalam kulkas makanya aku minta tolong sampai mau mengambilnya sekalian dengan pisau untuk dibawa ke sini agar kita semua bisa mencicipinya, kalau memang nanti tidak enak ya sudah dikatakan saja tetapi intinya aku sudah mencoba untuk membuat sesuatu yang sangat terbaik untuk kalian semua di sini! "jelas Berlian yang sebenarnya tidak terlalu merasa percaya diri soalnya selama ini ketika menikah dirinya memang selalu masak untuk keluarganya Devano dan juga kedua orang tuanya tetapi untuk membuat dessert dan juga sebagainya itu belum pernah dilakukannya dan ini merupakan hal perdana meskipun selama ini bagian dari dapur itu merupakan kehidupan keduanya setelah mengurus pasien.


Devano mengurutkan keningnya ketika mendengar istrinya itu yang menyindirnya seperti tadi padahal dirinya dari awal tidak pernah mencemooh apapun yang dikerjakan oleh Berlian, hanya Entah mengapa wanita itu selalu sensitif dan juga selalu menyindirnya seperti tadi'

__ADS_1


__ADS_2