Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Terlalu?


__ADS_3

Sofia benar-benar tidak peduli sama sekali dengan keberadaan Bima di sekitarnya sebab menurutnya pria itu sudah sangat keterlaluan dan juga sangat tidak masuk akal, Bayangkan saja dirinya sudah tidak pernah mempermasalahkan apapun yang dilakukan di luar sana kenapa sekarang malah Sibuk mengatur kehidupannya Malah seperti mengekang kebebasannya untuk pergi ke manapun padahal dengan Sofia pergi dari rumah seharusnya pria itu senang karena bisa bebas mau melakukan apapun sesuka hatinya tanpa ada yang melarang.


" kenapa, kamu sepertinya tidak suka Aku melakukan ini dan itu padahal jelas-jelas kita sudah tidak punya hubungan apapun lagi setelah kamu melakukan hal-hal yang benar-benar sangat tidak bisa aku toleransi? "tanya Sofia dengan nada bicara yang begitu meninggi sebab menurutnya sudah habis kesabarannya sudah habis yang namanya menghormati pria yang ada di hadapannya ini karena biar dirinya menghormati seperti apapun kalau Bima tidak pernah menghargainya ya sama saja bohong kan.


Bima mengepalkan tangannya menahan emosi sebab dirinya tidak suka ketika wanita yang ada di hadapannya ini sudah mulai berani membantah berani menjawab dan juga berani mengatakan hal-hal yang membuat harga dirinya sebagai seorang pria itu jatuh, setidaknya ketika Mau mengatakan ini dan itu ya harusnya memikirkan perasaannya juga lah bukan hanya asal mengungkapkan sesuatu yang selama ini paling tidak disukai ketika wanita bersuara lebih tinggi dibandingkan seorang pria.


Bima mencengkram kuat rahang Sofia dengan memasang tatapan tajamnya dirinya benar-benar tersinggung dengan Perkataan wanita itu tanpa terkecuali, namun wanita itu jangan melupakan tentang harga dirinya maka dari itu Ia pun segera mendorong Bima dengan sekuat tenaga membuat pria itu jatuh terjungkal ke bawah lantai karena memang sepertinya dirinya tidak siap untuk menerima serangan balik yang diberikan oleh istrinya mungkin selama ini dirinya berpikir kalau Sofia itu tidak pernah maksudnya membantah setiap perkataan yang diucapkan olehnya dan juga tidak pernah membantah apapun yang dikatakan olehnya karena tidak ingin disebut sebagai seorang istri yang durhaka.


" aku mencoba untuk sabar karena aku tahu kamu adalah Imamku sekaligus kepala keluargaku dan juga sekaligus orang yang harusnya aku hormati, karena kamu adalah orang yang dipercayakan oleh orang tuaku waktu kamu datang memintaku secara baik-baik dihadapan mereka tetapi sekarang rasa hormatku sudah hilang saat kamu menggadaikan semua kepercayaan semua kesetiaan dan juga semua rasa Peduli ku itu kepada orang lain dan jangan kamu harap kalau aku bakalan mau kamu perlakukan dengan begitu buruk seperti kemarin-kemarin lagi! " ujar wanita itu dengan penuh ketegasan bahkan tatapan matanya kini begitu berapi-api sebab dirinya paling tidak suka terus-menerus diperlakukan dengan begitu buruk Padahal di sini dirinya itu adalah korban dari yang namanya kebohongan dalam rumah tangga penipuan dalam rumah tangga dan juga kekerasan dalam rumah tangga.


bima yang masih terduduk di bawah lantai benar-benar tidak percaya jika istri lemahnya istri menurutnya itu sekarang Sudah berani membantah dan juga membangkang serta menjawab semua perkataan yang ia lontarkan, pria itu bahkan benar-benar tidak menyangka sama sekali Jika wanita yang sudah menemaninya puluhan tahun itu akhirnya berani melawan tanpa ada rasa takut sedikitpun bahkan seperti seseorang yang memang memiliki keberanian.


semua asisten rumah tangga di tempat itu tidak ada yang berani membantu Bima Sebab mereka menyetujui Sikap yang ditunjukkan oleh Sofia karena memang selama ini harapan mereka ya seperti begitu jika majikan wanita mereka itu harus melawan tidak boleh terlalu diintimidasi oleh suami sendiri, bukan ingin menjadi pribadi yang kurang ajar dan juga tidak tahu diri Tetapi kalau memang jalannya sudah benar seperti itu ia tidak ada salahnya kan jika dijalani saja diperlakukan dengan begitu baik tidak ada yang salah dengan semuanya sebab memang ini semua itu berjalan sesuai dengan keinginan mereka tidak peduli dengan apapun yang bakalan terjadi nantinya.

__ADS_1


" Harusnya Dari dulu Nyonya melakukan hal itu biar maksudnya Tuan Bima sadar jika istrinya ingin merupakan orang yang paling terbaik dan juga sabarnya minta ampun, Masa iya punya istri secantik dan juga sempurna itu malah cari orang lain dan lebih parahnya lagi orang lain itu merupakan jelas-jelas wanita yang benar tidak ada kegunaannya sama sekali dan juga merupakan mamanya dari pria yang menjadi kekasihnya non berlian! " ujar dini yang benar-benar tidak habis pikir dengan sikap Bima yang kalau misalnya dipikirkan dengan begitu baik rasa-rasanya sangat tidak masuk akal dan juga sangat maksudnya tidak bisa diterima dengan akal sehat.


mereka hanya tinggal menunggu maksudnya kalau sampai Bima melakukan anarkis balik maka mereka yang akan membantu Sofia agar selalu baik-baik saja tidak terjadi apapun kepadanya, karena Biar bagaimanapun Sofia itu sudah melakukan hal yang benar dengan cara mempertahankan harga dirinya sebagai seorang wanita yang tersakiti karena kalau tidak ya bisa dipastikan bakalan ribet juga sih.


" Kenapa duduk di bawah lantai situ mau gantiin posisi asisten rumah tangga di sini, ayo bangun kawan aku yang selama ini kamu anggap sebagai wanita lemah yang tidak bisa melawan sedikitpun Apa yang kamu lakukan? "sarkas Sofia yang begitu kasar bahkan wanita itu tidak peduli kalau misalnya suaranya itu menggelegar sampai keluar rumah.


Bima segera bangkit kemudian mendekati wanita itu karena menurutnya harga dirinya sudah jatuh di tangan Sofia ketika wanita itu mendorongnya tadi tepat di hadapan para asisten rumah tangga kemudian sekarang berteriak dengan begitu keras kepadanya, harga dirinya sebagai seorang pria itu terpanggil untuk segera diselamatkan karena kalau tidak maka bisa dipastikan istrinya itu bakalan terus-menerus merasa percaya diri karena sudah maksudnya menang darinya Dan juga merasa mungkin posisinya lebih tinggi darinya sekarang soalnya kalau mau melapor kepada pihak berwajib pun posisi Bima itu jelas-jelas salah tidak dikenakan sama sekali segala macam sikapnya yaitu.


" kamu berani melawan semua yang saya katakan dan kamu berani mengancam saya seperti itu serta menunjukkan kalau kamu bisa, kamu jangan coba-coba mengancam saya seperti itu ya Memangnya kamu pikir saya bakalan takut dan juga tidak bisa melakukan sesuatu yang membuat kamu kapuk dan juga tidak akan mengulangi sikap kurang ajar kamu itu lagi? "ujar Bima dengan penuh penekanan tetapi Sofia tidak peduli sama sekali sebab menurutnya untuk apa merasa takut dengan orang yang sesama manusia dengannya meskipun ada Perbedaan gender tapi kan tidak masalah sebab intinya semua manusia itu sama di hadapan Tuhan tidak ada yang beda sama sekali.


" terus kamu mau melakukan apa kepadaku, mau menghabisi aku dari muka bumi ini supaya Maksudnya kamu bebas melakukan apapun yang kamu mau? jangan lakukan hal itu karena aku juga tidak ada niatan kok untuk melarang kamu melakukan hal-hal yang benar-benar sangat membuat aku terjerumus dalam dosa, pokoknya kamu tenang saja mulai dari sekarang segala sesuatu tentang kamu aku tidak peduli sama sekali dan juga tidak ingin tahu serta ikut campur Karena bagiku mengurus sampah seperti kamu itu hanya membuat aku membuang-buang tenaga untuk sesuatu hal yang percuma dan juga tidak ada faedahnya sama sekali! " Sofia ingin sekali tertawa ketika melihat suaminya itu begitu Terpukul dengan segala macam perkataan yang dilontarkan olehnya namun bagaimana lagi daripada hanya diam saja kemudian menjadi pribadi yang tidak berguna pun rasanya sangat percuma dan juga tidak ada faedahnya.


semua orang yang berada di posisinya pasti akan melakukan hal yang sama ketika suaminya menjadi orang yang benar-benar tidak punya hati nurani maka di saat itu istrinya akan langsung bergerak, untung juga berlian sudah menikah jadi otomatis ada yang bertanggung jawab dengan hidupnya kalau tidak entah bagaimana nanti kondisi psikis anaknya saat melihat orang tuanya yang tiap saat hanya bertengkar tidak pernah ada kedamaian dalam rumah dan juga tidak ada rasa kasih sayang yang ditunjukkan maksudnya biar anak-anak itu kehidupannya nanti kelak bakalan mencontoh sikap orang tuanya yang selalu terlihat baik-baik saja dengan pasangannya.

__ADS_1


jika di rumah orang tua mencontoh kekerasan itu adalah hal biasa Maka jangan menyesal jika di luar rumah pun anak-anak akan melakukan hal yang sama Mereka sudah mengisi di dalam memori mereka bahwa semuanya baik-baik saja apapun yang dilakukan baik dengan menggunakan kekerasan mau tidak jadi ajarilah anakmu sesuatu yang memang benar-benar harus diajar dan berilah arahan ketika sesuatu itu kamu merasa bahwa salah Dan juga tidak pantas untuk dilakukan.


semua orang tentu saja bersikap sama seperti yang dilakukan oleh Sofia yaitu membuat suaminya sadar dengan cara seperti itu, soalnya Bima itu tidak akan pernah paham ketika dibicarakan dengan halus dibicarakan dengan baik-baik saja semoga pria itu akan yang namanya merasa tersinggung dan juga tidak terima ketika seorang wanita malah menasehati dirinya.


" Setelah sekian lama kamu kuberi hidup enak sekarang kamu mau kurang ajar, Memangnya kamu lupa siapa yang sudah menafkahi kamu yang sudah menanggung semua biaya hidup kamu tanpa terkecuali sampai-sampai sekarang kamu berani membantah apa yang aku katakan? "tanya Bima dengan tatapan tajamnya bahkan gini pria itu terlihat sudah hendak melakukan sesuatu yang tidak terduga tetapi hal yang lebih tidak terduga lagi adalah Sofia malah tertawa mengejek dan juga merasa lucu.


" Wah ternyata kamu lupa ya kalau sebenarnya tugas seorang kepala keluarga itu adalah memberikan nafkah kepada semua anggota keluarganya tanpa terkecuali, karena saat dia memutuskan untuk menikahi anak orang ya otomatis dia sudah siap mengemban tanggung jawab menafkahi anak orang memberikan kehidupan yang layak dan juga intinya tidak pernah menyakiti anak orang itu soalnya waktu diambil dari orang tuanya anak orang itu begitu senang selalu tersenyum soalnya tidak pernah diberikan yang namanya makan hati! " Sindir Sofia yang tidak peduli sama sekali Kalau perkataannya itu terdengar begitu keterlaluan soalnya mau bagaimana lagi kalau misalnya hanya diam saja dia bisa dipastikan Bima bakalan terus menekan dirinya.


Berlian yang kebetulan baru sampai hanya bisa menggelengkan kepalanya saat mendengar perdebatan diantara kedua orang tuanya itu, Bayangkan saja suara mereka itu sampai keluar ke mana-mana Padahal kalau bisa dibilang Rumah itu sangat besar jarak ke depan halaman itu sebenarnya sangat jauh Tetapi bagaimana ceritanya sampai dirinya bisa mendengar dengan jelas semua perkataan yang mereka lontarkan bahkan terdengar begitu tajam serta tidak ada yang mau mengalah.


wanita itu melangkah masuk ke dalam rumah dengan memasang tatapan datarnya tidak ada rasa sedih ataupun takut dan juga kecewa sebab menurutnya Percuma saja melakukan hal itu, tentunya mereka tidak akan pernah merasa kasihan dengan nasibnya dan ia tidak pernah Maksudnya mau membiarkan Bima menyakiti Mamanya lagi sebab Sudah Cukup selama ini wanita itu tersakiti mengalami sesuatu hal yang menyakitkan dan juga sepertinya tidak pernah dihargai statusnya sebagai seorang istri.


wanita itu berdiri diantara kedua orang tuanya sambil bersedekap dada tatapannya begitu tajam ditujukan kepada mereka semuanya bukan karena ingin berpihak kepada mamanya yang merupakan orang tersakiti tetapi intinya dirinya tidak ingin terjadi keributan di tempat itu, lebih baik menyudahi saja dengan diam daripada nantinya sudah membuat suasana menjadi tidak nyaman terus berakhir ya percuma, tentu saja mereka akan menjadi bahan pembicaraan untuk semua orang yang mendengarkan Padahal selama ini nama baik mereka itu selalu terjaga tidak pernah tercoreng sedikitpun.

__ADS_1


" kalian belum puas mempermalukan diri sendiri dan sekarang ingin lagi mempermalukan satu keluarga dengan cara berbicara harus pakai berteriak padahal sebenarnya Mudah Saja penyelesaiannya ya tinggal pisah itu sudah lebih bagus, daripada Tetap Bertahan dan hasil akhirnya akan bikin malu dan Lagian Apalagi sih yang mau dipertahankan semuanya kan sudah hancur berantakan dan aku sebagai anak merasa benar-benar kecewa dengan apa yang kalian lakukan soalnya tidak pernah memikirkan tentang kehidupan orang lain yang dipikirkan hanyalah kesenangan pribadi saja! "ujar Berlian dengan tatapannya tajam bahkan selama ini dirinya saja tidak pernah maksudnya menghargai Bima karena balik lagi pria itu juga tidak pernah bersikap layaknya seorang ayah yang pantas untuk dihargai oleh anak-anaknya.


Bima jelas saja tidak terima ketika berlian datang kemudian berani-beraninya menasehati dirinya seperti itu padahal seharusnya anak itu datang diam dan juga tidak boleh namanya memberikan sebuah pernyataan yang nantinya akan membuat dirinya benar-benar merasa tersinggung, berlian itu tidak pantas menasehatinya karena Biar bagaimanapun dirinya paling tidak suka ketika ada anak perempuan di dalam rumah itu yang ia harapkan hanyalah seorang anak laki-laki yang akan sebagai penerusnya kelak bukan seorang anak perempuan yang nantinya akan dibawa pergi oleh suaminya dan dirinya tidak akan mendapatkan apapun.


__ADS_2