
Berlian bukanlah tipe wanita yang ingin dituduh apapun yang tidak pernah ia lakukan karena ia juga punya harga diri tidak mungkin dong mau dikatai seperti itu dan hanya berdiri diam serta mendengarkan saja, percuma saja Tuhan menciptakan mulut jika tidak digunakan jadi lebih baik membicarakan apa yang ada dalam pikirannya Lalu setelah itu memilih untuk menghindar agar nantinya tidak ada pembahasan lanjutan.
wanita itu memilih untuk menghindar karena memang Ia juga sudah merasa capek sebab hari ini emosinya benar-benar terkuras, dan bayangkan sampai tengah malam pun harus masih merasa emosi maka dari itu perlu menenangkan diri agar kesehatannya juga tidak terganggu.
bayangkan saja kalau misalnya kesehatan yang terganggu Siapa juga yang bakalan mengurusnya nanti dan juga siapa yang bakalan peduli dengan keadaannya itu, semua orang itu tidak ingin menjadi buruk dan juga semua orang tidak ingin menjadi suatu hal yang nantinya hanya akan memperkeruh suasana sebab Biar bagaimanapun posisi mereka berdua itu masih sah sebagai suami istri.
Berlian bukanlah tipe wanita Barbar yang ketika ada masalah langsung saja memecahkannya hari itu juga tanpa mau pedulikan dengan perasaan orang lain apalagi Devano yang benar-benar sangat keterlaluan, wanita itu merasa kalau ia hanya diam saja sepertinya tidak akan ada yang peduli juga dengan keadaannya maka lebih baik ya langsung bergerak saja nanti urusan lainnya biar belakangan saja.
" dasar pria aneh emangnya dia pikir aku wanita apaan Jadi harus memilih untuk mengalah dan tetap mendengarkan ketika dia memakiku seperti itu, pokoknya aku tidak akan pernah masuk ke dalam kamar itu selagi ada dia nanti besok kalau dia sudah pulang baru aku bakalan kembali!"Berlian benar-benar merasa emosi di tengah malam seperti ini Padahal yang ia butuhkan itu hanyalah penyerahan diri kepada suaminya agar maksudnya biar tidak menjadi istri yang durhaka kemudian menyalahi pernikahan yang seharusnya membuat mereka berdua itu melebur menjadi satu .
__ADS_1
Sofia yang karena dalam kamarnya tidak ada air dan hendak mengambilnya ke dapur merasa terkejut ketika melihat anaknya itu masuk ke dalam kamar tamu, Padahal setahunnya tadi sebelum dirinya masuk ke dalam kamar dia sempat melihat Berlian dan juga Devano masuk ke dalam kamar anak mereka itu Jadi kalau misalnya sekarang keluar dan tidur di tempat lain kan Rasanya sangat tidak masuk akal.
" Jadi ceritanya sebenarnya Bagaimana sih anak dua ini tadi perasaan di depan semua orang baik-baik saja, namun setelah itu kok berubah jadi seperti begini kira-kira ada masalah apa lagi yang tiba-tiba terjadi? apakah mereka berdua tadi itu hanya ingin menjaga nama baikku saja jadi akhirnya tidak ingin Maksudnya semua orang tahu kalau pernikahan mereka tidak baik-baik saja, Lalu setelah tidak ada semua orang kini kembali ke seharusnya mereka lakukan selama ini yaitu tidur secara terpisah tidak ada kebersamaan sama sekali layaknya pasangan suami istri! "Sofia benar-benar tidak tahu harus bersikap yang bagaimana lagi ketika semua sudah seperti ini Dan intinya ia tidak tahu lagi harus yang bagaimana mengatakan kepada anaknya itu agar nantinya jangan mengikuti pernikahan yang baru saja hancur dihadapan mereka yaitu pernikahan orang tuanya Berlian walaupun sudah berlangsung selama puluhan tahun lamanya.
Sofia mengurungkan niatnya untuk pergi ke arah dapur karena dirinya kini memilih untuk menyusul anaknya dan memastikan secara langsung kira-kira apa yang terjadi di antara mereka berdua, kalau misalnya ada penjelasan yang masuk akal Ya tidak masalah tetapi hanya karena ini merupakan kebiasaan mereka selama ini dan tadi itu yang terjadi di rumahnya Adrian hanya pencitraan saja maka ia tidak akan terima sama sekali.
tok tok tok tok
Berlian merasa heran karena setahunnya tadi ia keluar kamarnya itu tidak ada satu orang pun yang melihat, Tetapi kok tiba-tiba Mamanya sudah ada di hadapannya sekarang dengan memasang Tatapan yang penuh rasa heran dan juga berbagai macam pertanyaan yang berkecamuk di dalam benaknya.
__ADS_1
" mama tumben malam-malam masih keluyuran Memangnya matanya tidak bisa tertutup atau apa sih, aku mau istirahat loh kalau misalnya Mama mau beristirahat di sini ya sudah tidak masalah kita bobok sama-sama saja deh biar Maksudnya aku juga punya teman tidur malam ini! "tawar Berlian tetapi Sofia menggelengkan kepalanya Karena maksud dan tujuannya ke tempat ini bukan seperti itu'
" mama mau bicara sama kamu Dan tolong Jawab dengan jujur apapun pertanyaan yang akan Mama lontarkan nanti, karena yang orang tua inginkan yaitu Bagaimana caranya anaknya itu menjadi seseorang yang sangat jujur tidak ada kebohongan di dalam hidupnya sampai kapanpun! "jelas Sofia penuh ketegasan membuat Berlian hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar karena dirinya tahu ke arah mana lagi pembicaraan ini akan dilangsungkan dan jika dirinya mengelak sepertinya Sofia bakalan benar-benar curiga dan akan bertanya-tanya tentang apa yang terjadi di dalam kehidupan rumah tangganya dengan Devano selama ini.
" Ya sudah Mama kalau mau rasa penasaran apa tinggal katakan saja nanti aku bakalan mendengarkannya, kalau memang bisa menjawabnya ya aku bakalan menjawab sekarang juga Tetapi kalau tidak ya tolong dimaklumi saja karena aku juga bingung harus mau bicara berbicara yang bagaimana! "tawar Berlian karena ia tidak mungkin juga kan harus berbohong ketika bukti sudah ada di depan mata seperti begini.
" kamu sama Devano Ada apa sampai bisa tidur terpisah seperti ini, atau mungkin ini merupakan kebiasaan kalian selama ini yaitu tidur secara terpisah tidak ada yang namanya satu kamar gitu? "tanya Sofia yang langsung to the point Soalnya kalau mau bertanya yang lari ke sana kemari pun hasil akhirnya tetap Tujuannya ke arah situ.
Berlian tersenyum ketika mendengar pertanyaan yang langsung dilontarkan oleh Mamanya itu tanpa berbasa-basi lebih dahulu, dan sepertinya wanita itu memang benar-benar merasa penasaran dengan apa yang terjadi antara dirinya dan juga Devano Jadi kalau misalnya berbohong rasanya sudah sangat keterlaluan ketika ia merasa penasaran itu adalah orang terdekat yang seharusnya dirinya hormati.
__ADS_1
Berlian memilih untuk jujur dengan semuanya karena mau berbohong pun dirinya sekarang itu butuh teman untuk berbicara teman untuk berbagi masalah hidupnya, ya Meskipun ia sadar kalau sebenarnya Mamanya itu memiliki masalah yang lebih rumit daripada dirinya namun mau bagaimana lagi ketika yang diinginkan oleh anak yaitu berbicara dengan orang tuanya.