Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Pergi...


__ADS_3

Berlian tidak peduli kalau misalnya apa yang dikatakan nantinya membuat Papanya Itu merasa tersinggung dan juga tidak terima, soalnya mau bagaimana lagi kalau misalnya dirinya Hanyalah Dia yang terus tidak melakukan kegiatan apapun ya sama saja bohong tentu hal ini akan membuat dirinya bingung harus melakukan apa dan juga intinya mereka tetap bakalan ditindak seperti itu terus menerus tanpa henti karena tentunya bisa menjaga diri dan juga tidak diperlakukan dengan begitu buruk kalau misalnya terlalu diam dan hasil akhir Bima pasti bakalan menang soalnya dirinya dan juga Sofia tidak bisa melakukan apapun yang mungkin membantah apalagi mencoba untuk melawan selama ini dan mereka memilih untuk malas tahu saja.


Berlian tidak peduli nantinya jika disebut sebagai anak yang tidak tahu diri dan juga pembangkang, soalnya menjadi anak menurut pun tetap tidak bakalan dihargai tetapi tidak bakalan diberikan kasih sayang dan juga tetap tidak akan pernah mendapatkan perlakuan yang adil jadi lebih baik ya seperti begini saja.


" kamu ceritanya mau kurang ajar sama saya dan juga mau menjadi anak yang tidak tahu diri dan juga tidak tahu berterima kasih karena kamu sudah sampai sebesar ini mendapatkan makan dari saya mendapatkan uang dari saya, dan sekarang kamu berani mengatakan hal-hal yang Maksudnya kamu anggap diri sebagai orang yang besar dan juga berduit padahal aslinya kamu itu kan hanya gembel? " tanya Bima dengan Tatapan yang penuh maksudnya mengejek ke arah anaknya sendiri tapi lihatlah berlian tetap tidak peduli sebab menurutnya terserah saja pria itu mau mengatakan apapun Bila perlu sampai besok pagi pun terserah darinya yang penting Intinya jangan coba-coba menyakitinya jangan coba-coba membuat dirinya menjadi orang bodoh.


" Oh ya? Kenapa saya jadi lupa ya kalau misalnya saya ini masih punya Papa di dunia ini, Dan kenapa saya bisa jadi lupa kalau sebenarnya pria yang saya sebut bapak itu tidak pantas dipanggil demikian karena dia tidak punya hati nurani sudah tiga-tiganya menghancurkan keutuhan keluarga sendiri dan sekarang minta dihargai minta diingat semua kelakuan ya Oh tentu saja tidak akan pernah terjadi?" tanya berlian juga tidak mau kalah membuat Sofia sedikit merasa cemas Takutnya nanti Bima bakalan melakukan kekerasan kepada anaknya itu karena Biar bagaimanapun sekarang hanya berlian yang dipunya olehnya Selain itu sudah tidak ada sama sekali Jadi untuk apa Anaknya itu harus mencari perkara dengan pria yang tidak punya hati nurani seperti Bima yang hobinya hanya menyakiti orang lain tanpa memikirkan perasaan mereka sama sekali.


"Berlian, biarkan saja dia mau melakukan apa yang penting Intinya kita pergi dari sini! "ajak Sofia tetapi berlian menggelengkan kepalanya sebab menurutnya di sini itu yang harus dibuat mengerti dan juga paham siapa yang bersalah tidak boleh ada yang pergi sebelum semuanya menjadi jelas Dan intinya tidak menggantung begitu saja.


"tidak bisa begitu Ma, karena Siapa yang salah dia harus bertanggung jawab memperbaiki kesalahan itu dan mengakuinya serta percaya tidak akan mengulangi lagi Dan intinya dia harus menandatangani surat perceraian yang Mama kasih kalau tidak maka lebih baik kita laporkan saja kepada pihak per wajib Bukankah hukumnya Perselingkuhan itu sudah diatur? "tanya berlian yang tidak mau kalah sebab menurutnya kalau sampai Bima terus-menerus dibiarkan begitu saja nantinya pria itu tidak bakalan kapok dan akan terus mencari mangsa yang baru padahal kan sudah tua setidaknya jalan di hari tua dengan melakukan hal-hal yang baik bukan malah menghancurkan kehidupan keluarga mereka dengan perbuatannya yang tidak terpuji Dan intinya perbuatan itu sangat membuat dirinya merasa malu.


Bima tertawa saat mendengar apa yang dikatakan oleh berlian kalau wanita itu ingin agar dirinya menandatangani berkas perceraian antara dirinya dan juga Sofia, anak itu sepertinya tidak sadar kalau sampai kapanpun dirinya tidak akan pernah melakukan hal itu meskipun mau diancam dengan kata-kata yang bagaimana.

__ADS_1


" kamu pikir saya akan melakukan seperti yang kamu katakan dengan cara menandatangani semua berkas yang sudah kalian berikan itu , jangan harap hal itu akan terjadi karena saya tidak akan pernah berubah pikiran dan juga tidak akan pernah menandatangani semua berkas yang kalian sodor itu sampai kapanpun! "jelas Bima sambel tertawa membuat berlian dan juga mamanya hanya bisa menggelengkan kepala karena menurut mereka Bima itu sudah seperti orang yang tidak punya rasa malu sama sekali.


Berlian bingung kenapa sampai papanya yang berpendidikan tinggi kok punya sikap yang sangat tidak terpuji seperti itu, seharusnya kalau sudah tahu salah ya diakui saja tidak usah terlalu meninggikan ego yang pada akhirnya hanya akan mempermalukan diri sendiri.


sebagai seorang anak tentu saja dirinya tidak mungkin terlalu banyak membantah apa yang dikatakan oleh orang tuanya, namun balik lagi kalau misalnya orang tua seperti itu ya Sebagai seorang anak terkadang dirinya menyesal kenapa sampai harus memiliki Papa yang seperti itu kenapa tidak seperti papa yang lain yang selalu saja menjaga anaknya dengan begitu baik tidak pernah membeda-bedakan antara anak laki-laki dan juga perempuan soalnya semuanya kan sama saja merupakan anak kandungnya tentu saja nanti hari tua pun pasti anak-anak itu bakalan memperhatikannya bukan hanya anak laki-laki saja kan?


" Aku sebenarnya malas berkomentar karena pada akhirnya nanti aku bakalan disalahkan lagi dan juga diperlakukan dengan begitu buruk seolah-olah aku ini tidak punya wewenang buat berbicara di tempat ini, mama yang sebagai istri sah saja diperlakukan seperti itu apalagi aku yang hanya anak ya terkadang mungkin Namaku tidak pernah disebut tidak pernah dibawa-bawa karena aku lahir tidak pernah diharapkan sedikitpun kehadirannya Jadi kalau misalnya mau mengharapkan pengakuan rasanya seperti hanya sedang mempermalukan diri sendiri dan juga mengemis sesuatu hal yang tidak mungkin. "Berlian kali ini memilih untuk maksudnya lebih banyak mengeluh soalnya kalau diam saja pun percuma tidak berbicara pun juga percuma ya hasil akhir hanya mendapatkan rasa kecewa.


" kenapa kamu masih di sini Bukankah kamu sudah punya suami dan otomatis hidup kamu itu bukanlah tanggung jawab saya lagi, Kamu harusnya sadar diri kehadiran kamu di sini itu benar-benar sudah tidak diharapkan lagi Jadi untuk apa berharap orang lain akan mendengar semua perkataan kamu itu? " tanya Bima yang terlihat tidak terima kalau sampai ada orang yang berani mengatur kehidupannya tidak peduli kalau itu anak kandungnya sendiri sebuah dari awal memang ia sudah tidak pernah peduli dengan kehadiran Berlian jadi mau mengeluh dengan cara apapun pokoknya dirinya tidak akan pernah peduli akan hal itu lagi.


" Wah Tenang saja karena aku juga tidak ingin lama-lama di tempat ini kok Sebab aku kembali ke sini itu karena ada yang tertinggal yaitu Mama, kalau soal yang lain aku sudah tidak peduli sama sekali oh ya satu lagi jangan terlalu menghitung-hitung apa yang sudah anda keluarkan untuk saya karena Bukankah itu memang sebuah hal yang masuk akal Di mana orang tua memberikan nafkah untuk anaknya di mana apapun yang dimiliki oleh orang tua itu juga merupakan milik anaknya Jadi kalau misalnya mengeluh sekarang anda itu terlihat seperti seorang pria yang sangat menyedihkan. " jelas berlian membuat suasana semakin mencekam karena Bima sepertinya benar-benar tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh ibu dan juga anak itu sebab dilihatnya mereka sudah sangat keterlaluan tidak peduli dengan segalanya dan juga belum berniat meninggalkan tempat itu.


" kamu berani ya semakin ke sini semakin menantang saya, Memangnya kamu mau dibilang sebagai anak durhaka dan juga tidak tahu sopan santun terhadap orang yang lebih tua? " tanya Bima memastikan dan terlihat berlian menggelengkan kepalanya karena kalau menurutnya soal durhaka atau tidak itu ya Tergantung Bagaimana cara orang tua itu mendidik anak kalau misalnya mendidiknya dengan cara tidak baik Ya tentu saja jangan menyesal jika anaknya itu ikut Sama persis dengan sikap orang tuanya itu bahkan bisa dibilang tidak ada perubahan sama sekali .

__ADS_1


" bisa berhenti dengan segala macam kata-kata kamu yang benar-benar tidak mendidik anak dengan baik, Oke kami bakalan pergi dari sini tapi yang saya inginkan kamu tanda tangani segera berkas perceraian kita Lalu setelah itu urusan antara kita berdua sudah selesai saya juga tidak akan merepotkan Kamu tidak akan pernah menerima sepeserpun dari kamu Karena saya tidak Sudi menerima barang apapun dari orang yang benar-benar hanya bisanya merendahkan harga diri saya sebagai seorang wanita dan juga sebagai seorang ibu! " Sofia menegaskan hal itu tidak peduli kalau misalnya nanti Respon yang diberikan oleh Bima itu sangat berbeda dan juga mungkin sangat anarkis nantinya karena baginya orang-orang seperti itu pantasnya diperlakukan juga sesuai dengan apa yang diperlakukan bukan malah kita duduk diam dengar dan hanya Tenang saja tidak melakukan perlawanan apapun ya yang ada Nanti dia bakalan begitu percaya diri dan juga merasa bahwa kita itu takut untuk memperlakukannya dengan begitu buruk.


"kamu sadar kan apa yang saya katakan dari awal kalau kita tidak akan pernah berpisah sampai kapanpun, mau kamu mengancam saya dengan cara apapun mau berteriak Bila perlu histeris dengan yang seperti bagaimanapun pokoknya itu tidak akan pernah berubah jalan pikiran saya sedikitpun! "jelas Bima tegas tidak peduli lagi kalau misalnya istrinya itu mau meminta visa atau apapun yang penting intinya statusnya tidak boleh menjadi seorang muda lagi kan kalau misalnya seperti begini yang ada nanti dirinya bakalan dipermalukan.


" tidak akan pernah ada yang namanya pendaftaran perceraian kita berdua Selagi saya belum mengizinkan hal itu meskipun pengacara Kondang sekalipun yang kamu siapa untuk melawan kasus ini karena saya tetap ada pendirian, Lagian saya rasa heran sama kamu sudah diberi hidup Enak kok malah minta pisah seolah-olah kamu bisa hidup mandiri di luar sana? "tanya Bima dengan tatapan mengejek tetapi bagi Sofia itu sudah hal biasa mau diperlakukan dengan cara yang bagaimanapun sudah mempan dan juga kebal bukan karena tidak punya malu tetapi intinya semua itu sudah sesuai dengan keinginannya tidak ditambah apalagi dikurang.


" Maaf ya hidup enak yang seperti apa yang kamu maksud? hidup enak ketika diperlakukan buruk hidup enak ketika diperlakukan layaknya tidak manusiawi dan juga hidup enak ketika melihat suami kamu itu malah mendoakan wanita lain padahal jelas-jelas istri pertamanya itu masih hidup dan juga sehat, Sudahlah jangan terlalu bersikap seolah-olah di sini kamu yang tersakiti karena Suatu saat aku pasti bakal melawan kalau kamu sampai menyusahkan jalannya perceraian kita berdua karena Sumpah aku tidak ingin bertahan dengan pria egois yang tidak punya hati nurani seperti kamu!" Sofia tentu saja ingin hidup susah Ya tidak masalah yang penting tiap hari dibuat tersenyum dibuat selalu bahagia tidak memikirkan sikap suaminya saat pulang kerja dan juga pikiran anaknya.


"aku bisa menafkahi mama dan aku bisa mengurusnya sampai kapanpun Karena itulah tugas seorang anak yaitu berbakti kepada orang tuanya, Jangan cemas harta Anda bakalan terkuras karena kami tidak butuh hal itu lebih baik Berikan saja wanita yang merupakan Mama dari Adrian itu pastinya dia bakalan menerima dengan lapang dada karena ini semua juga bukan pahlawan kami melainkan berasal dari sana."Berlian terpaksa membanggakan dirinya sedikit meskipun terkesan sombong dan juga kurang ajar namun balik lagi ini semua demi kebaikan semua orang karena dirinya sangat tidak ikhlas jika mamanya setiap saat selalu disakiti seperti itu dan juga selalu diperlakukan dengan begitu buruk padahal ada dirinya ada seorang anak yang masih hidup sehat walafiat dan dia juga bisa memenuhi segala macam kebutuhan orang tuanya tanpa Banyak mengeluh seperti yang dilakukan oleh orang lain.


hidup itu hanya sekali Kalau misalnya sudah sekali saja terus kita buat hidup itu menjadi susah ya sama saja bohong kan, orang hidup itu untuk mencari yang namanya bahagia terhindar dari masalah serta tidak akan pernah menciptakan masalah baru karena nantinya akan membuat ruang gerak kita menjadi sempit.


Berlian akan menerima kedatangan Mamanya itu di apartemen mereka 10 jari tidak berniat menolak tidak berniat maksudnya mengulur waktu karena saat diminta Saat itu pula ia bakalan memberikan jawaban, karena memang kalau misalnya Sofia tetap bertahan di rumah itu Percayalah wanita itu akan dibuat tertekan setiap saat Dan intinya hidupnya tidak akan penuh dengan namanya kebahagiaan sedikit saja jika kita terlalu banyak perhitungan.

__ADS_1


__ADS_2