Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Pasrah


__ADS_3

Sarah akhirnya sadar dengan apa yang dikatakan oleh Adrian tadi tentang apa yang terjadi terhadap Berlian dan juga dirinya, pasti ada yang tidak beres karena tidak biasanya anaknya itu ketika pulang bertemu dengan berlian berwajah Murung dan terlihat sangat tidak bersemangat berbanding terbalik dengan kebiasaannya selama ini.


Padahal selama ini Sarah sangat berharap kalau anaknya itu berjodoh dengan wanita yang selama 2 tahun ini selalu bersama dengannya, dirinya sangat menyukai kepribadian dari Berlian yang menurutnya sesuai dengan kriteria menantu idaman.


" Adrian Tolong kamu keluar sekarang dan jelaskan kepada Mama apa maksud perkataan kamu yang tadi, Mama juga butuh penjelasan bukan hanya perkataan yang ambigu dan hanya memaksakan agar orang lain yang memahaminya sendiri! " Sarah terlihat begitu resah ketika anaknya itu tidak merespon sama sekali dan kalau misalnya dirinya punya kekuatan jelas aja pintu di hadapannya itu sudah jebol dari tadi.

__ADS_1


" Adrian Tolong jangan membuat orang tua merasa penasaran karena itu sama saja kamu berdosa lho! kalau tadi kamu tidak datang terus membicarakan hal yang aneh-aneh dia tidak mungkin mama memaksa kamu untuk keluar sekarang, kalau ada masalah itu jangan dipendam Sendiri Lebih baik cari teman untuk berbagi Siapa tahu punya solusi yang terbaik untuk kamu ke depannya harus seperti apa ,"saran Sarah berharap agar anaknya itu paham sebab menurutnya Adrian itu bukan anak kecil lagi jadi harus menggunakan kata-kata yang terlalu berlebihan kesannya.


Adrian terdengar menghela nafasnya kasar karena tadi sebenarnya dirinya sudah menjelaskan dan memohon kepada Sarah agar tidak mengganggu dirinya setelah ini, tetapi sepertinya wanita paruh baya itu benar-benar merasa penasaran dengan penjelasannya yang tadi yang terkesan setengah-setengah untuk yang terkesan setengah-setengah untuk menjalaninya..


" mau dengar penjelasan yang bagaimana lagi sih, bukannya tadi aku sudah ngomong kalau Berlian itu sudah menikah dengan orang lain yang merupakan pilihan dari orang tuanya! kalau mama butuh penjelasan dia hanya itu saja yang bisa aku jelaskan selebihnya sudah tidak ada sama sekali, Memangnya Mama mau membantuku melakukan apa saja untuk membuat dia kembali kepadaku?" Adrian memang tidak ada niatan untuk membukakan pintu supaya Maksudnya saat mengobrol dengan mamanya lebih enak rasanya.

__ADS_1


" nanti saja! "


Berlian sebenarnya enggan menuruti apa yang dikatakan oleh bapaknya tadi yaitu melayani Devano, padahal pria itu kan punya tangan yang masih sehat tidak ada cacatnya kenapa Segala sesuatu harus dirinya yang direpotkan.


seharusnya Bima itu sadar kalau Devano menikahi dirinya itu untuk dijadikan istri atau bisa dibilang pendamping hidup bukan dijadikan pembantu, masa iya suatu hal sekecil apapun yang bisa dikerjakan sendiri harus minta tolong terus pertanyaannya selama ini sebelum menikah apa-apa harus dilakukan oleh orang lain tidak bisa pria itu sendiri.

__ADS_1


"Berlian, Apapun yang terjadi kedepannya Papa tidak ingin kamu berani membantah perkataan suamimu apalagi memilih untuk kabur dengan pria yang tidak jelas itu! Oh iya Satu lagi kalau sampai Kamu nekat melakukannya maka jangan menyesal Kamu tidak akan pernah kami anggap sebagai anggota keluarga ini lagi, karena kamu sudah berani-berani yang membantah apa yang kami katakan padahal kamu tahu sendiri kan kamu tidak akan pernah hidup di dunia ini kalau bukan kami yang membesarkan dan juga menjaga ," Sofia hanya menggelengkan kepalanya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh suaminya itu padahal saat ini sebenarnya masih ada anggota keluarga yang lain tetapi sepertinya Bima tidak sabar untuk menasehati Berlian agar tidak macam-macam kedepannya.


Devano terlihat senyum sumringah dari tadi di wajahnya karena menurutnya sepertinya Bima itu satu server dengannya, yaitu mau Apapun yang terjadi di dunia ini dan bagaimanapun keadaannya suara wanita tidak akan pernah didengar di dalam kehidupan mereka karena keputusan mereka itu mutlak dan harus dijalankan.


__ADS_2