Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Panik


__ADS_3

Berlian bukan ingin memberikan sebuah janji yang nantinya tidak akan pernah bisa ia tepati hanya saja sekarang kenyataan di depan matanya ya seperti itu, maka dari itu ya akhirnya memberikan janji kepada Adrian kalau tidak akan pernah meninggalkan pria itu dalam keadaan apapun tetapi lain ceritanya kalau misalnya Papanya bisa menemukan dirinya di situ ya sudah mereka harus terpisah.


" Jadi ceritanya kamu bakalan ada di sini terus menemaniku sampai kapanpun dan tidak akan pernah kembali ke rumah kamu lagi, Dan kalau misalnya nanti ketika papa kamu berhasil menemukan kita maka aku yang bakal menghadapi dia yang penting intinya aku butuh dukungan dari kamu? "Adrian penuh permohonan mengatakan semua itu sebab menurutnya Percuma saja ketika ia memperjuangkan hubungan mereka Tetapi kalau misalnya wanita Pujaan hatinya itu tidak mendukung langkahnya tersebut.


Berlian sebenarnya tidak bisa menjanjikan sesuatu yang nanti akhirnya tidak bisa dirinya tepati, karena Takutnya nanti yang ada Adrian bakalan bertambah kecewa dan mungkin akan melakukan Aksi nekat yang lebih parah dari hal ini.


" Kamu itu kenapa sih selalu saja menuntut aku akan mengucapkan janji terhadap kamu, padahal kamu tahu sendiri kan Aku adalah seorang manusia yang anti mengucapkan janji Takutnya nanti tidak akan pernah bisa aku tepati! " tolak berlian karena memang sejatinya harus seperti itu tidak selamanya Apa yang diharapkan berjalan sesuai dengan keinginan.


Adrian tersenyum sebenarnya sih harus seperti itu tidak perlu harus menuntut seseorang untuk bisa mengikuti semua Keinginan kita, Karena sejatinya manusia itu diberikan otak untuk berpikir dan juga bisa mengambil keputusan dalam hidupnya tidak perlu harus mengikuti perintah dari orang lain secara terus-menerus.


" iya Berlian Sayang , pokoknya kamu tenang saja karena aku tidak akan pernah memaksakan kehendak agar kamu mau melakukan Semua yang kukatakan! hanya saja yang aku inginkan sekarang kamu tetap ada di sini tidak pergi ke manapun, kalaupun nanti Misalnya orang tua kamu berhasil menemukan kamu ada di sini maka aku yang harus bertanggung jawab bukan Kamu sendiri yang menghadapi masalah itu sendirian , " janji Adrian sebab biar bagaimanapun seorang pria Itu dipercaya karena bisa menepati janjinya bukan hanya ngomong doang.


Oke tenang saja pokoknya aku bakal lakukan semua yang kamu katakan itu tanpa terkecuali tanpa aku kurangi ataupun aku lebihkan, yang penting intinya cepat sembuh biar kita bisa keluar dari sini segera daripada nanti Banyak loh Yang lebih banyak menggosipkan kita daripada bekerjanya! " saran dari Berlian itu sebenarnya tidak ada yang salah karena memang harusnya seperti itu karena mengingat pekerjaan mereka berdua yang sangat tidak asing dengan tempat itu.

__ADS_1


Sarah dari tadi itu bersikap seperti layaknya sebuah manekin yang hanya bisa mendengar melihat tetapi tidak bisa menimpali Apapun yang dikatakan, sebab menurutnya tugasnya sebagai orang tua yaitu menuntut anaknya ke arah yang lebih benar jika mereka salah mengambil jalan tetapi Bukankah sekarang Adrian dan juga berlian itu sudah dewasa.


" kalau memang kalian perlu bantuan biar saja mama yang bakalan pergi ke rumah orang tuanya Berlian dan mengatakan semuanya secara langsung, daripada kita sembunyi-sembunyi seperti ini nanti Adrian kamu bakalan dituduh menculik anaknya orang! "tawar Sarah sebab biar bagaimanapun sebagai orang tua ia harus bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan oleh anaknya meskipun itu tidak disengaja.


Berlian jelas aja menolak tawaran yang diberikan oleh wanita paruh baya Itu sebab menurutnya Sarah belum tahu saja Bagaimana sikap Papanya ketika bertemu dengan orang-orang yang sudah membuatnya emosi, karena pria itu tidak akan pernah memikirkan kata-kata yang dikeluarkan kemudian Sikap yang ditunjukkan Yang sepertinya tidak menghargai orang yang datang.


" Terima kasih atas pengertiannya tante tetapi sepertinya tidak perlu deh soalnya aku yakin Papa sekarang juga pasti sibuk dengan tamunya dan melupakan anak sendiri, nanti kalau misalnya ada yang sudah ada perubahan dan aku harus kembali ke rumah Ya tidak masalah aku yang bakalan ke sana sendiri soalnya mereka juga tidak mungkin dong menyakiti anak sendiri! "Berlian memang sangat yakin dengan sikap papanya yang hobinya hanya ngomong sesuatu dengan nada yang begitu tinggi kemudian kata-kata yang begitu pedas Tetapi kalau untuk melakukan kekerasan secara fisik tidak pernah dilakukan.


sarah memang sebenarnya sangat merasa tidak enak hati karena anaknya yang sakit tetapi orang lain yang malah disulitkan, tetapi mau bagaimana lagi ketika Ini semua adalah keinginan Adrian daripada nanti pria itu tidak bakalan ada perubahan.


padahal seharusnya Bima sadar jika tanpa kesadaran Sofia Ya tentu saja tidak mungkin mereka bakalan mempunyai anak dan juga tidak mungkin perjanjian yang dilakukan dengan sahabat karibnya itu bakalan terlaksana, tapi balik lagi kebiasaan Bima ya seperti itu tidak pernah mau dibantah apalagi kata-katanya yang ia lontarkan malah tidak dilakukan sama sekali seperti yang terjadi saat ini.


" Oh jadi ceritanya sekarang kamu tidak mau mengikuti semua yang aku katakan dan Aku perintahkan dan ingin menjadi istri yang pembangkang, lalu setelah itu kamu bakalan mempermalukan aku di hadapan Abraham dan juga Maria seperti yang kamu lakukan kemarin-kemarin karena merasa besar kepala dengan kehadiran mereka? ingat ya kamu di sini itu hanya Makan tidur dan seperti itu saja tidak melakukan pekerjaan apapun, jadi seharusnya kamu menghargai aku yang jelas-jelas sebagai suami kamu dan orang yang selama ini sudah menanggung semua beban hidup kamu sampai-sampai kamu masih bisa bertahan di dunia ini! "sarkas Bima begitu kasar bahkan sampai melupakan kalau apa yang tadi ia ucapkan itu sebenarnya merupakan tugas seorang suami menafkahi istrinya.

__ADS_1


Sofia yang biasanya diam kali ini tertawa sebab benar menurutnya apa yang dikatakan Bima tadi itu sangat lucu dan juga tidak masuk akal, coba saja kalau dulu pria itu tidak masuk dan memintanya kepada orang tuanya ya Jelaskan saja sekarang dia sudah menikah dengan orang lain bukan malah menikah dengan pria egois dan tidak punya perasaan ketika berbicara.


" kamu ingat dulu kan kata ayah sebelum kamu menikahiku yaitu kamu memintaku secara baik-baik kalau memang sudah tidak menginginkanku lagi maka pulangkan aku juga secara baik-baik, tetapi Apa yang kamu lakukan sekarang anak sendiri kamu gadaikan istri kamu tidak pernah Kamu hargai Memangnya suami yang seperti apa sih yang harus aku hormati sekarang? "tanya Sofia membuat Bima mengepalkan tangannya menahan emosi karena ia paling tidak suka seorang wanita berani membantahnya.


" jadi ini semua gara-gara kamu sampai membuat berlian menjadi anak yang pembangkang dan juga pergi begitu saja tanpa mau melakukan tugasnya sebagai seorang istri, apa ini ajaran yang diberikan oleh orang tua kamu bahwa menjadi istri itu tidak perlu harus mendengarkan kata-kata suami tetapi pertahankan ego sendiri dan juga pertahankan pemikiran yang kamu punya? " Bima tidak pernah ingin mengakui kesalahannya dan malah melimpahkan kesalahannya itu kepada orang lain seolah-olah dirinya adalah manusia paling Maha Benar di dunia ini.


"wah kenapa kesalahannya jadi ditujukan untuk saya padahal jelas-jelas ini semua kan karena kamu, Mana ada orang yang menikah karena dijodohkan bakalan nyambung di hari pertama? Memangnya ada dan kamu ketemu Terus siapa sih orangnya aku juga penasaran ingin melihat sekarang bagaimana keadaan rumah tangga mereka, Oh iya Satu lagi orang tuaku itu mengajarkan tata krama kepada anaknya bahwa Hargailah orang yang menghargai kamu dan tidak usah pedulikan orang Ketika engkau tidak dipedulikan sama sekali! "setelah mengatakan hal itu Sofia pun memilih untuk pergi ke kamar anaknya dan tidur di sana daripada berada dalam satu kamar dengan Bima yang mengoceh terus tanpa henti membuat kupingnya terasa begitu panas.


" wanita itu semakin hari semakin susah diatur pokoknya Awas aja kalau sampai dia mempermalukanku di hadapan Abraham dan juga Maria maka aku tidak bakalan tinggal diam untuk menyakitinya saat itu juga, Memangnya dia pikir aku adalah orang yang bisa diperintah dan juga orang yang bakalan selalu mendengarkan apapun yang dikatakannya? "gumam Bima yang begitu emosi dan alhasil memilih untuk keluar kamar dan berdiskusi dengan Abraham agar Bagaimana caranya bisa bertemu dengan Berlian.


" kamu ini bukannya mencari istri kamu yang belum pulang sampai sekarang malah molor, Memangnya Semalam kamu begadang sampai jam berapa Dan kalau bisa hentikan Kebiasaan buruk kamu itu karena ingat status kamu itu sebagai kepala rumah tangga sekarang bukan bujangan seperti dulu!" omel Maria yang merasa kesal dengan sikap anaknya itu yang menurutnya sudah menikah tetapi jiwa kekanak-kanakannya masih dibawa-bawa.


" Mama tolong ya jangan mendikte aku seperti itu soalnya Mama tahu ya dia itu tahu pergi ya Otomatis tahu jalan pulang, masa iya perginya atas kemauan sendiri Terus pulangnya kita harus jemput memangnya kita sudah tidak punya pekerjaan lain lagi? "tanya Devano yang masih uring-uring yang tidak jelas karena ia belum ada niatan untuk membuka matanya tetapi Mamanya itu masih saja mengoceh tanpa henti membuat dirinya terpaksa harus bangun.

__ADS_1


" ya itu tugas kamu sebagai suami bagaimana caranya agar bisa mengembalikan istri kamu di rumah, mungkin saat ini dia sedang menenangkan diri atau apapun itu dan Saat itu pula kamu harus sadar kalau dia butuh dukungan dan juga putus kehadiran suaminya! " Maria menimpali perkataan anaknya karena menurutnya anak zaman sekarang itu egonya terlalu tinggi jika merasa diri benar maka mereka tidak akan pernah ada yang namanya kata mengalah dan juga mencoba untuk memperbaiki segala sesuatunya.


__ADS_2