
Berlian sudah selesai mengoperasi pasien nya dan kini wanita itu terlihat sudah kembali ke ruangannya dan betapa terkejutnya saat masuk ke dalam ternyata ada Adrian dan juga seseorang yang sangat tidak pernah IA pikirkan selama ini, yaitu Devano pria yang dijodohkan dengannya atas keinginan kedua orang tuanya mungkin karena mereka selalu mengira bahwa persahabatan itu harus kekal abadi yaitu dengan cara menjodohkan kedua anak mereka.
Devano melakukan sesuatu itu tanpa beban karena menurutnya Adrian itu sebenarnya bukan siapa-siapanya Berlian, apalagi jelas-jelas hubungan mereka tidak direstui oleh Bima maka dari itu pria itu terlihat sangat besar kepala dan merasa percaya diri jika dirinyalah yang pemenang di sini.
Berlian menatap ke arah Adrian berharap agar kekasihnya itu salah paham Sebab di dalam pikirannya saat ini mewaspadai sesuatu yaitu Devano pasti sudah mengatakan sesuatu hal yang tidak tidak, padahal sejatinya Ia menolak Perjodohan yang dilakukan tidak ada niatan untuk melanjutkannya sebab menurutnya Perjodohan itu harus disepakati oleh kedua belah pihak tetapi ini kan ia tidak mau sama sekali Jadi untuk apa harus mengikuti Keinginan mereka semua.
" Kamu kenapa masih di sini, perasaan tadi aku sudah menyuruh kamu pulang kan? sebenarnya maunya kamu itu apa, selalu saja mengganggu kehidupan orang lain seperti orang yang tidak punya pekerjaan sama sekali? "tanya Berlian dengan tatapan matanya yang memerah.
__ADS_1
Devano tertawa mengejek mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh wanita itu, lalu setelahnya menoleh ke arah Adrian yang juga sepertinya Tengah kebingungan dengan semua situasi ini.
"Aku tidak akan pulang jika tidak membawa kamu dan itu adalah pesan dari Tante Sofia dan juga Om Bima, kamu tidak punya kuasa untuk menolak apa yang mereka perintahkan karena jika tidak ya resiko bakalan kamu tanggung sendiri! " ujar Devano Sambil tertawa mengejek membuat Berlian mendengus kesal karena pria itu sepertinya memang sedang menguji kesabarannya saat ini.
"Kamu pikir aku bakalan mau ikut dengan kamu pulang, asal kamu tahu saja ya sebelum kedatangan kamu di keluargaku hidupku selalu baik-baik saja tidak ada kendala sama sekali! Jadi kalau memang kamu ingin mematuhi perintah Papa sama Mama Ya sudah kamu cari alasan agar kamu tidak pernah masalah, nanti urusanku Ya biar aku yang mengurusnya kamu tidak perlu ikut campur sama sekali! "tolak Berlian tegas dan kali ini dirinya menarik tangan Adrian agar ikut dengannya Tetapi Devano Ya jelas saja tidak terima.
"kamu hanya sepupunya saja dan kamu tidak punya hak untuk mengatur kehidupannya Berlian, saya peringatkan satu kali lagi jika kamu berani membentak kekasihku seperti tadi maka aku tidak akan pernah tinggal diam! "Adrian sudah habis kesabarannya ketika melihat Berlian diperlakukan seperti itu padahal Ia saja tidak pernah berbuat seperti yang dilakukan Devano tadi.
__ADS_1
Devano ingin sekali tertawa ketika mendengar ketegasan yang dilakukan oleh pria yang ada di hadapannya ini, sebab menurutnya mereka berdua sepertinya tidak sebanding jangan sampai nantinya tangannya ia angkat dan mengenai pelipis pria itu pasti langsung tumbang.
"aku rasa mulai dari sekarang lebih baik kamu ucapkan salam perpisahan untuk kekasihmu ini, karena mungkin bisa dibilang hari ini mungkin perjumpaan kalian yang terakhir kalinya! nanti besok jangan lupa untuk datang ke kediamannya keluarga Berlian, karena di sana pasti ada kejutan yang sedang menunggu dan aku yakin kejutan itu akan membuat hidup kalian berdua berubah drastis! "setelah mengatakan hal itu Devano pun menarik tangan berlian pria itu ingin menunjukkan kepada antrian kalau sebenarnya Berlian itu sudah diserahkan orang tuanya kepada dirinya.
Berlian berusaha untuk melepaskan pegangan tangannya Devano tetapi sepertinya cengkraman pria itu begitu kuat, karena terbukti sekarang tangannya Berlian memerah akibat bekas pegangan dari pria itu yang menurut Berlian sangat tidak punya hati karena hanya memegang tangannya saja sampai mengeluarkan tenaga dalam.
"kamu lepaskan tanganku atau tidak sih, Memangnya maunya kamu itu apa? kita tidak punya hubungan apapun jadi otomatis Hidupku adalah urusanku sendiri, kamu tidak punya hak untuk ikut campur apalagi mengurusi segala sesuatunya! kalau memang kamu punya malu ya sudah lepaskan saja karena seorang wanita tidak ingin bepergian dengan kamu yaitu artinya memang dia tidak mau, hanya kamunya saja yang tidak peka dan juga tidak punya perasaan padahal tugas kamu ke sini itu hanya mengantarkanku saja bukan untuk membawaku ke manapun! " Berlian benar-benar diuji kesabarannya kali ini.
__ADS_1