
Kumala sebenarnya tidak ingin melakukan hal itu yaitu mencoba menghubungi Adrian dan menyuruhnya datang serta mengunjungi Sarah yang dalam keadaan sekarat, tapi balik lagi seorang anak harus menunjukkan baktinya kepada orang tuanya ketika dalam keadaan seperti begini maka dari itu tidak masalah kan kalau misalnya wanita tua itu menghubungi cucunya sekarang berharap agar ada kerelaan hatinya untuk datang dan mengunjungi mamanya yang sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja itu.
meskipun kesalahan yang dilakukan oleh Sarah tetapi sebenarnya Adrian juga tidak boleh melupakan yang namanya hubungan darah di antara mereka berdua, orang lain yang memang harus melakukan kesalahan Karena itu merupakan sikap yang sangat wajar dari seorang manusia tapi balik lagi kalau memang terlalu berlebihan Ya tentu saja respon setiap orang akan berbeda.
" Kalau boleh tahu jika misalnya Adrian datang kamu mau melakukan apa, momen menangis Meraung meminta maaf dan juga berjanji tidak akan pernah mengulangi hal itu lagi? sekarang kalau misalnya dia datang terus responnya begitu datar ya kamu harus ikhlas karena ini semua kan kesalahan kamu yang ciptakan dan kamu harus menerima konsekuensi yang harus ditanggung entah apapun itu, tapi kalau misalnya mental kamu tidak siap Maka lebih baik tidak usah sama sekali dan juga lebih baik kamu seperti begini saja! "jelas Kumala berharap agar putrinya itu paham kalau setiap kesalahan yang di dunia ini pasti ada konsekuensi yang bakalan ditanggung dan biasanya konsekuensi itu bukanlah sebuah hal yang mudah terkadang sulit dan juga terkadang menjatuhkan mental orang-orang seperti itu dan tergantung orangnya siap menghadapinya atau tidak.
Sarah hanya bisa menghembuskan nafasnya secara perlahan karena Percayalah dirinya juga bingung harus melakukan apa, dan terkadang hal ini pula yang membuat dirinya tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana dan juga tidak tahu lagi harus berkata apa jika semua sudah terjadi dan hanya anaknya itu saja yang sebenarnya merupakan semangat untuknya hidup.
" aku akan menerima apapun yang dilakukan oleh anakku yang penting intinya aku bisa melihatnya di saat seperti begini, meskipun terdengar begitu egois tapi aku adalah wanita yang sudah melahirkannya ke dunia dan hal itu tidak bisa ditampik kebenarannya oleh Adrian sampai kapanpun meskipun dia mau membenciku meskipun dia tidak suka melihat wajah aku tapi intinya memang harus seperti itu! " jelas Sarah yang penuh penekanan dan juga terkadang Hal inilah yang membuat dirinya bingung harus bagaimana Karena anaknya itu jika sudah sekali orang lain melakukan kesalahan dalam hidupnya maka akan diingatnya sampai kapanpun dan juga tidak akan pernah dilupakannya.
Kumala menganggukan kepala karena dirinya sudah merasa yakin Jika keputusan anaknya itu sudah bulat dan juga final serta tidak akan bisa diganggu gugat lagi, namun kalau misalnya terjadi apapun ya dirinya juga tidak bisa bertanggung jawab karena ini semua kan kemauan mereka bukan kemauan diriku Jadi untuk apa ya yang harus mengambil pusing menjalani semuanya yang hanya membuat dirinya menjadi orang yang sangat tidak berguna.
" baiklah kalau memang Itu sudah keputusan kamu tidak masalah tapi nanti tolong jangan terlalu berlebihan saat dirinya datang apalagi menangis buat sengsara diri hanya karena diabaikan dan juga tidak dipedulikan, sebab kamu sendiri yang meminta orang lain tidak memaksaku Kamu sendiri yang menginginkan hal itu jadi siapkan mental mulai dari sekarang! "setelah mengatakan hal itu Kumala pun langsung pergi menghubungi cucunya karena Adrian semakin ke sini semakin susah dihubungi.
__ADS_1
Adrian saat ini sudah berada di rumah sakit memeriksa pasiennya dan betapa terganggunya dirinya saat ada panggilan masuk, maka dari itu ia memilih untuk menonaktifkan nada deringnya supaya maksudnya tidak mengganggu pemeriksaannya terhadap pasien karena Biar bagaimanapun orang mengantri Itu sudah berjam-jam masa iya setelah itu diabaikan begitu saja kan terasa begitu tega dan juga tidak pernah memikirkan perasaan orang lain Sebab Coba bayangkan jika kita berada di posisi mereka Pasti sangat tidak menyenangkan.
Kumala tidak patah semangat ketika cucunya itu mengabaikan panggilan yang masuk darinya membuat dirinya yang mau tidak mau harus bertindak dengan mengulangi lagi panggilan tersebut karena jika tidak entar nanti bagaimana Respon yang diberikan oleh Sarah sama Biar bagaimanapun anaknya itu kan sedang sekarat kalau tidak diindahkan semua keinginannya Takutnya nanti semangatnya untuk hidup itu sudah tidak ada lagi, posisi wanita tua itu serba salah ketika dirinya harus lebih egois dengan memikirkan keadaan anaknya tapi ada perasaan Adrian yang harus lebih dipentingkan olehnya maka dari itu Terkadang wanita tersebut dibuat bingung dan juga Dilema pada waktu yang bersamaan.
" Astaga Adrian, bisa tidak angkat panggilan dari nenek asal kamu tahu ya ini posisinya darurat loh? " omel Kumala saat cucunya itu tidak merespon panggilan darinya soalnya mau bagaimana lagi ketika dirinya berada dalam posisi yang serba bingung dan juga tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana semua ini terjadi begitu saja tanpa bisa dirinya bantah dan juga tanpa bisa dirinya pungkiri jika semuanya itu sebenarnya tidak dalam keadaan baik-baik saja.
wanita itu akhirnya menelpon cucunya sekali lagi dan kebetulan jadwal pemeriksaan pasien Adrian dengan nomor antrian yang kesekian kalinya itu sedang off, karena mungkin orangnya sedang pergi ke mana gitu karena tidak kuat menahan antrian ya makanya mau tidak mau pria itu mengangkat panggilan yang berasal dari neneknya tersebut jangan sampai ini penting soalnya kalau biasanya wanita itu menelpon sampai dua kali pertanda memang ada sesuatu yang harus dibahas di antara mereka berdua.
" iya Nek, ada apa ya ? soalnya jam seperti begini kan nenek sudah tahu kan kalau aku sedang bekerja, untuk menyembuhkan penyakit orang lain tapi hatiku sendiri saja sedang sakit dan juga bingung obatnya harus yang kayak bagaimana lagi biar mujarab! " ujar Adrian yang langsung menyampaikan keluh kesahnya soalnya bingung juga sih harus mau berkata yang kayak bagaimana lagi.
" maaf jika nenek menelpon kamu di waktu yang salah tetapi Percayalah kalau keadaan kita ini sedang darurat dan juga tidak bisa diajak kompromi lagi, kamu tahu sendiri kan kalau misalnya nenek menelpon begini ya Otomatis ini semua pasti tentang mama kamu yang sekedar dalam posisi yang sekarat dan juga sekarang dia lagi dalam penanganan di rumah sakit makanya dia menyuruh nenek untuk menelpon kamu agar mau menjenguknya soalnya Hanya itu yang menjadi permintaannya untuk saat ini dan harapan agar kamu mau mengindahkan perintah itu tanpa mengabaikannya sama sekali karena percaya anak kondisi mama kamu di sini itu sangat mengenaskan! "ujar Kumala ya Meskipun hati nuraninya sebenarnya tidak tega ketika melihat cucunya nanti yang begitu terluka akibat sikap Sarah tapi balik lagi dirinya juga tidak mungkin harus diam saja dan juga menerima semuanya dengan lapang dada yang pada akhirnya hanya akan membuat semuanya menjadi bingung dan juga hancur berantakan serta tidak berguna sama sekali.
Adrian mengusap wajahnya frustasi saat mendengar penjelasan singkat yang diberikan oleh neneknya tentang kondisi dari Saras saat ini sebab dirinya tidak pernah menyangka kalau bakalan terjadi hal-hal seperti itu, karena setahunya saat berangkat dari rumah wanita itu dalam keadaan baik-baik saja kalau misalnya Baru beberapa bulan lama nya Wanita itu pergi kenapa sekarang sudah drop seperti begini seolah-olah pergi dalam keadaan sekarat saja.
__ADS_1
" Ya sudah kalau di tangani sama dokter untuk apa juga aku ke sana kan, lagian di sini juga aku punya pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan seharusnya dia sadar mau melakukan apapun harus memikirkan konsekuensinya nanti bagaimana kalau misalnya aku tahu tapi karena dari awal itu tidak sadar sama sekali ya biarkan saja seperti begini? kalau aku ke sana pun rasanya aku tidak akan pernah bisa memberikan yang namanya maaf karena hatiku sudah terlanjur kecewa dan juga sakit, kalian memang tidak pernah berada di Posisiku makanya tidak ada yang pernah merasakan apa yang aku rasakan untuk saat ini! " jelas Adrian yang tetap kokoh pada pendirian kalau dirinya tidak akan pernah bertemu dengan Sarah sampai kapanpun supaya maksudnya wanita itu kapok dan juga tidak akan pernah Mengulangi kesalahan yang sama ya Meskipun sebenarnya itu mungkin sudah tidak terjadi lagi karena kondisi wanita itu sekarang mungkin tinggal menghitung hari saja untuk menghadap penciptanya?
Kumala menggelengkan kepala seolah-olah perbuatannya itu bisa dilihat oleh cucunya untuk sekarang ini, karena menurutnya apapun kejadiannya di dunia Ini sebenarnya jangan terlalu menyimpan dendam terlalu lama semua nantinya kita juga yang bakalan dirugikan dengan segala aktivitas yang tidak pernah berhenti karena tubuh kita terlalu di porsi untuk bekerja ya pada akhirnya dia bakalan capek juga.
"Adrian , nenek tahu kamu capek dan juga kecewa serta tidak ingin bertemu dengan siapapun yang sudah menjadi sumber kekecewaan kamu itu! akan tetapi kamu harus sadar kalau manusia itu merupakan makhluk yang biasa saja bukanlah makhluk sempurna yang tidak lepas dari yang namanya salah, meskipun kesalahan yang dilakukan oleh Mama kamu itu sangat fatal tetapi setidaknya sebagai seorang anak Tunjukkan rasa pedulimu bahwa wanita itu pernah melahirkan dan juga membesarkan kamu selama ini menjadi seorang single parent! "jelas Kumala karena dirinya tahu bahwa cucunya itu merupakan seorang yang berpendidikan tinggi ya Otomatis jiwanya kemudian hati nuraninya pastinya akan berfungsi dengan benar maka dari itu tidak boleh membantah apalagi mencoba menciptakan drama yang sangat tidak pernah ada ujungnya dan juga sangat mencoba menguji kesabarannya yang sebenarnya bisa habis kalau misalnya ketika dirinya berkata sudah baik-baik tetapi tidak ada yang peduli sama sekali.
Adrian hanya bisa diam di seberang bingung harus mengambil keputusan Seperti apa karena mengurus masalah pribadinya saja belum kelar soalnya masih tersangkut dengan pekerjaannya, dan masa iya sekarang dirinya harus meminta izin dan mengajukan cuti dua hari hanya untuk pergi mengunjungi mamanya yang sedang sakit Padahal selama ini wanita itu adalah sumber kesakitan yang dirasa olehnya Ketika Harus mengkhianati apa yang selama ini sudah dijaga olehnya.
Kumala yang merasa bahwa cucunya itu terlalu lama berpikir akhirnya memilih untuk memanggil Adrian lagi Kemudian memastikan jawaban yang pasti, dirinya tidak ingin dipermainkan tidak ingin dibohongi dan juga tidak ingin sesuatu bahasa yang menggantung karena menurutnya membuat sesuatu yang mengganggu itu rasanya sangat tidak menyenangkan dan hanya akan membuat dirinya merasa kecewa terus-menerus tanpa henti Akibat apa yang terjadi seperti begini.
"Adrian, Katakan Yang pasti kamu mau datang atau tidak! kalau kamu mau datang maka nenek harap sebentar malam kamu sudah tiba di sini, dan kalau kamu tidak mau datang ya sudah tidak masalah Namun Intinya kamu tetap harus selalu memberi kabar dan nenek juga tidak bakalan menanggung kalau terjadi sesuatu apapun kepada Mama kamu itu! "jelas Kumala meskipun itu hanya ngomong doang tetapi tidak ada salahnya kan kalau misalnya berbohong kepada cucunya itu agar maksudnya Jalan pikirannya sedikit terbuka.
Adrian tidak bisa menjawab kata-kata neneknya yang menurutnya terlalu mendesak dirinya agar mau pergi ke tempat itu, karena memang dari awal Bermimpi saja tidak untuk pergi mengunjungi mamanya soalnya kan Sarah sedang bersama dengan ibu kandungnya ya untuk apa juga kan dirinya kalau misalnya harus memastikan sendiri?
__ADS_1
"nenek! aku datang atau tidak itu merupakan urusanku dan terima kasih juga Karena nenek sudah memberikan kabar tentang apa yang harus aku lakukan, tolong katakan kepada wanita itu jangan pernah menungguku apalagi berharap jika aku bakalan datang karena Percayalah itu masih mengambang begitu saja di udara belum ada kepastian sama sekali dan aku minta maaf sekarang aku harus mematikan panggilan ini karena sekarang antrian pasien sudah mulai lagi soalnya sudah habis jam istirahat dan satu lagi Tolong jangan memaksaku! "tegas Adrian lalu segera menekan panggilan itu untuk mengakhirinya membuat Kumala mendesah kasar di seberang karena tidak percaya jika cucunya itu memang benar-benar sangat keras kepala.
Kumala menggelengkan kepala tidak tahu lagi harus berkata apa Ketika nanti Sarah bertanya Yang penting intinya dirinya sudah mengatakan kepada Adrian, namun kata-katanya tadi dirinya yakin kalau Adrian pasti akan langsung datang tetapi mungkin sekarang masih sibuk dengan pekerjaannya tidak masalah yang penting sudah memberi kabar tinggal nantinya Bagaimana kedepannya ya ditunggu saja pokoknya semuanya sudah berjalan sesuai dengan keinginan dirinya tidak menghadapi kendala apapun dan bersyukur panggilan yang dilakukan kepada Adrian juga direspon oleh cucunya itu dengan begitu baik.