Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Tolong


__ADS_3

Adrian sudah seperti seseorang yang benar-benar kehilangan arah karena tidak ada satupun yang mendukung dirinya untuk berbicara dengan Berlian, padahal seharusnya mereka tahu kalau dirinya datang ke sini itu butuh perjuangan yang sangat besar dan hanya orang yang memiliki kesabaran ekstra yang mau melakukannya ketika ada jalan yang lebih mudah untuk ditempuh yaitu menggunakan penerbangan udara.


pria itu bahkan berkali-kali menoleh ke dalam rumah berharap Mungkin wanita yang mencuri hatinya itu berubah pikiran dan akhirnya mau keluar dan berbicara dengannya, karena Percayalah rasanya diabaikan itu sangat sakit dan juga merupakan sebuah hal yang benar-benar akan membuat dirinya merasa tidak nyaman.


Devano dari tadi sudah berusaha mengusirnya namun akhirnya tetap saja keras kepala, dan juga Sofia pun sudah berusaha maksudnya mengingatkannya agar jangan menyulitkan dirinya sendiri tetapi balik lagi ketika Adrian itu memilih untuk tetap keras kepala.


pria itu merasa semua orang mengusirnya karena mereka tidak pernah berada di posisinya, Coba kalau misalnya mereka merasakan apa yang dirasakannya tentu saja mereka pasti tidak akan bersikap seperti ini.


" kalian sungguh keterlaluan sampai harus mengusirku dengan cara seperti ini Padahal aku hanya ingin bertemu dengan Berlian tidak lebih dari itu, Memangnya tante punya bukti kalau selama kami berhubungan aku pernah menyakitinya ataupun membuat dirinya mengalami hal-hal yang tidak diinginkan? Aku bahkan menjaganya dengan begitu baik tidak ingin membiarkan dia terluka apalagi menangis dan juga bersedih, Aku selalu berusaha memberikan apapun yang diinginkan dan intinya aku akan melakukan apapun bahkan semua yang aku miliki itu menjadi taruhannya pun tidak masalah." Adrian sudah capek harus mengeluh agar orang lain merasa kasihan kepadanya tetapi balik lagi sepertinya mereka memang tidak ada niatan untuk memberi rasa iba Dan juga mungkin mengerti kenapa sampai dirinya melakukan semua ini dan juga terkesan seperti memperlakukannya layaknya mengurangi asing yang sudah melakukan sebuah dosa yang sangat besar.


Devano menggelengkan kepala karena rasa-rasanya kesabarannya juga sudah semakin menipis dari tadi, maka dari itu ia segera mendorong tubuh Adrian agar menjauh lalu menutup pintu gerbang dan menyuruh kedua wanita paruh buaya yang ada berada di dekatnya itu untuk segera masuk ke dalam rumah dan tidak usah merespon keberadaan orang yang di luar pintu gerbang itu.

__ADS_1


" lebih baik masuk ke dalam rumah dan beristirahat tidak usah pedulikan orang lain Bukankah dia datang sendiri tanpa kita undang ya otomatis pulangnya juga sendiri tidak ada yang menyuruh, kalau misalnya kita terus-menerus merespon apa yang dikatakannya Sepertinya dia bakalan percaya diri dan tidak akan pernah pulang lagi, "ujar Devano yang sudah merasa jenuh karena dirinya ingin datang ke tempat ini dan beristirahat bukan malah melihat drama yang tidak jelas dan entah kapan bakalan berakhir karena pemerannya juga sepertinya tidak ada niatan untuk mengakhirinya.


Adrian Terpukul dengan apa yang ada di hadapannya saat ini ingin sekali marah tetapi untuk sekarang kemarahannya harus ditujukan kepada siapa, karena sejatinya yang bertanggung jawab itu harusnya Bima sebab pria itulah yang membuat hidupnya menjadi berantakan begini dan Sarah mamanya pun sudah dikirimnya untuk kembali ke kampung bertemu dengan eyangnya yang tadi Entah kenapa sampai bisa menelponnya dan menanyakan hal-hal yang sebenarnya tidak ingin dibahas.


pria itu akan berkali-kali menoleh ke arah rumah Ya siapa tahu mungkin kekasih hatinya bakalan berubah pikiran dan menemuinya, Namun sepertinya apa yang diharapkannya itu tidak sesuai dengan kenyataan karena terbukti sekarang Berlian sudah tidur begitu nyenyak mungkin karena merasa terlalu capek untuk membuka matanya dan menyadari kalau sebenarnya masalahnya itu sangat banyak.


"Berlian, Bisakah kita baik seperti dulu lagi ketika aku menemui kamu dan kamu begitu antusias melihat kedatanganku itu? aku bakalan mengikuti semua keinginan kamu bahkan meninggalkan semua orang di masa laluku jika mungkin itu membuat kamu kembali, tetapi tolong jangan mengabaikanku seperti ini karena rasanya sangat tidak menyenangkan bagiku, "gumam Adrian yang entah siapa yang bakalan mendengarkannya.


" Apakah dia sudah pulang? kalau memang belum pulang ya sudah kita matikan saja semua lampu di rumah ini supaya dia sadar kalau kita sebenarnya sudah tidur, soalnya orang-orang seperti itu tidak akan pernah berhenti sebelum mereka mendapatkan apa yang diinginkan! "saran dari Maria Ya jelas aja Devano dan juga Abraham tidak terima karena menurut mereka jika sampai melakukan semua itu yang ada hanya menyengsarakan diri sendiri.


" jangan pedulikan dia lebih baik beristirahat saja, kalau misalnya capek menunggu ya pasti dia bakalan pulang atau mungkin tidur di mobil sekalian, " ucap Devano yang tidak peduli sama sekali dan lebih mementingkan untuk menyusul istrinya dalam kamar dan beristirahat.

__ADS_1


Adrian saat ini tengah menunggu dalam mobil tanpa kepastian sama sekali, dan Saat itu pula neneknya di kampung meneleponnya lagi dan ingin memastikan semuanya.


Kumala tidak akan pernah merasa tenang jika belum tahu masalah sebenarnya yang terjadi di antara Ibu dan juga anak itu, apalagi perkataan Sarah tadi benar-benar merupakan sesuatu yang sangat tidak ingin didengar.


Adrian menghembuskan nafasnya kasar ketika tahu bahwa saat ini neneknya itu menghubungi dirinya sekali lagi, padahal tadi ia sudah sempat berjanji kalau akan menghubungi neneknya setelah urusannya selesai tetapi sepertinya wanita paruh baya itu terlalu merasa penasaran sampai-sampai tidak bisa menunggu lebih lama.


" ia nenek, Ada apa ya? " tanya Adrian pelan karena ia benar-benar sangat lelah hanya saja mewaspadai agar matanya tidak tertutup soalnya takut jangan sampai saat tertidur dan Berlian pergi.


Kumala benar-benar frustasi dengan masalah yang tengah menimpa anak dan juga cucunya itu, padahal hanya mereka berdua saja yang ia miliki di dunia ini tetapi kenapa Bukannya hidup akut malah harus mengalami sebuah insiden yang tidak menyenangkan.


" Jadi ceritanya kamu masih ada urusan sekarang, atau sudah selesai soalnya nenek ingin membicarakan hal yang paling penting dan tidak bisa menunggu sampai besok? " tanya Kumala to the point membuat Adrian hanya bisa terdiam karena sepertinya Memang begitulah sikap neneknya Kalau merasa penasaran akan sesuatu tidak akan pernah menunggu lebih lama lagi untuk mengetahui kebenaran yang ada.

__ADS_1


"Memangnya Apa sih yang ingin nenek bicarakan di jam seperti ini, Padahal Tahu sendiri kan orang tua itu harusnya tertidur bukan malah begadang?" tanya Adrian balik.


__ADS_2