
Cassandra menghentakkan kakinya merasa tidak terima ketika diabaikan seperti ini oleh Adrian, Padahal tadi ya sudah berusaha berdandan maksimal kemudian sudah menyiapkan makanan untuk pria itu tetapi lihatlah sekarang bukannya pertanyaannya dijawab Tetapi malah diabaikan begitu saja pergi tanpa menoleh ke arahnya sedikitpun.
setidaknya menghargai apa yang dikatakan oleh orang lain maksudnya biar orang lain tersebut merasa sedikit nyaman, Namun sepertinya Adrian memang tidak ada niatan untuk berubah basa-basi dengannya karena terbukti pria itu langsung pergi begitu saja tidak ada rasa bersalah ketika mengabaikan seseorang yang sebenarnya sedikit menghargai kedatangan kita atau mungkin bisa dibilang ada yang sedikit memperhatikan kita?
" itu orang maunya apa sih, sudah dibuat baik malah diabaikan begitu saja?Berlian itu juga tampilannya biasa saja malah aku yang lebih cetar kenapa malah lebih memperhatikan dia lebih mementingkan dia padahal jelas-jelas itu tidak ada di sini kan sekarang, dasar wanita benalu Kenapa tidak menghilang sekalian sih dari permukaan supaya aku sedikit bernafas juga dan orang lain juga bisa menganggapku ada? " omel Cassandra yang memilih untuk kembali ke dalam ruangannya padahal sebenarnya ini bukan macam tugasnya sebab dirinya sesuai dengan mendapatkan sia-siang ya Otomatis malam ini dirinya diperbolehkan pulang tetapi yang ada malah masih keluyuran di tempat itu.
wanita itu tetap menuju ke tempat di mana Adrian berada karena masih memastikan kira-kira pria itu tadi mendengar tidak apa yang ditanyakan olehnya, ya Siapa tahu Mungkin ada yang tidak menjawab pertanyaannya karena mungkin suaranya terlalu kecil atau pria itu sedang fokus barang lain?
Adrian kini tengah memeriksa data pasien satu persatu karena sebentar lagi jadi harus pergi melakukan observasi kira-kira sudah ada perubahan atau belum, terlihat Panji sudah mulai mempersiapkan semua data pasien sedangkan Lila masih mencatat hal-hal yang penting yang tadi diperintahkan oleh Adrian karena dirinya sangat membutuhkan catatan itu sekarang juga tanpa bisa menunggu lagi.
"Nanti kalau sudah selesai Kamu taruh saja di meja saya ya terus setelah itu nanti kamu tolong pergi beli makanan di kantin kalau memang Makanannya tidak ada tunggu sini saja nanti Panji yang akan beli di restoran yang di depan, Jangan pergi sendirian nanti biar Panji saja karena ini sudah gelap nanti kalau ada apa-apa siapa juga yang bakalan tanggung jawab! "perintah Adrian dan Lila mengacungkan kedua jempolnya pertanda akan melakukan seperti yang dikatakan oleh dokter muda itu yang sedang galau yang sedang patah hati lebih tepatnya gejala mau patah hati soalnya kekasihnya diambil sama orang lain.
"Pokoknya tenang saja dok semua bakalan beres kalau di tangan dari Lila, pada apa-apa tinggal ngomong saja tetapi memang sih sebenarnya sangat masuk akal kalau misalnya yang cari makanan itu si Panji Manusia Milenium ," ejek Lyla membuat Panji mendengus kesal karena wanita itu hobi saja mencari masalah dengannya Padahal dari tadi ia biasa saja tidak terlalu heboh juga dengan keberadaan Lila di tempat itu.
" Panji Sepertinya dia sedang memberikan kode kepada kamu tuh, kenapa tidak diladeni saja daripada hanya kemudian dan anak orang merasa tidak dihargai kan tidak enak? "tanya Adrian setengah berbisik sedangkan Panji memilih untuk melengos pergi begitu saja membiarkan Lila yang sedang komat-kamit entah menghitung apa atau mungkin sedang membaca hal apa Begitu pokoknya dirinya tidak ingin berhubungan dengan wanita itu karena menurutnya hanya membuat mumet Jalan pikirannya.
" tidak usah dibahas lagi dok, saya lebih baik begini apa adanya tanpa beban pikiran daripada ada apanya Tetapi malah menambah beban pikiran dan hidup saya jadi tambah rumit! " ujar Panji pelan Soalnya kalau didengar oleh Lila bisa panjang lagi urusannya wanita itu kan hobinya marah-marah dan juga cepat tersinggung namun ketika membuat orang lain tersinggung Lila malah terlihat biasa saja soalnya tidak ada rasa bersalah di dalamnya.
Cassandra menyusul ke dalam ruangan Adrian dan merasa heran ketika melihat Lyla duduk dengan begitu santai sambil mencatat yang diperintahkan oleh dokter Adrian tadi, ya ini otomatis sebuah penghinaan paginya sebab dirinya yang merupakan seorang dokter malah diabaikan begitu saja dan lihatlah perawat sialan itu malah duduk manis tidak ada beban sama sekali malah sekarang terlihat Adrian dan juga Panji yang jalan mengobservasi pasien.
__ADS_1
"eh kamu, untuk apa duduk manis di tempat ini Bukankah kamu harus bekerja juga? "tanya Cassandra dengan tatapan kesalnya membuat Lila mengangkat wajahnya soalnya merasa heran kok tiba-tiba datang terus marah-marah tidak jelas.
" Menurut kamu apa yang saya lakukan sekarang ini bukan pekerjaan, atau mesti saya jabarkan satu persatu pekerjaan Apa yang harus dilakukan dan ini atas hasil perintah dari siapa? situ lagi Sensitif ya karena mungkin mau lihat hati ingin menggoda dokter Adrian tetapi tidak digubris sama sekali, ya iyalah dia tidak mengganggu nih Lihat wajah dari dokter Berlian bahkan sudah memenuhi semua ruangan dari dokter Adrian ini kan? "ujar Lila yang mengangkat foto Berlian tinggi-tinggi dan menunjukkan kepada Cassandra.
" jadi lebih baik sadar diri tidak usah melakukan apapun dokter Cassandra yang paling baik hati yang selalu saja peduli dengan keadaan orang lain, saya itu lagi diperintahkan oleh dokter Adrian untuk mencatat semua data yang diperlukan tentang pasien kemudian penanganan Apa yang harus dilakukan bukan malah memberikan surat cinta kepadanya yang ada saya langsung ngomong saja langsung entah ditolak atau tidak resikonya belakangan! "jelas Lila santai namun membuat Cassandra merasa tidak terima.
"Jadi ceritanya kamu Tengah mengejek saya sekarang dan merasa percaya diri kalau Adrian itu lebih menghargai kamu dibandingkan saya begitu, Eh asal kamu tahu saja ya biar begini Tetapi profesi saya lebih tinggi dibandingkan kamu jadi jangan terlalu merasa di atas angin deh atau saya bakalan mengadukan hal ini kepada Om Bambang?" ujar Cassandra yang sudah tersulut emosinya membuat Lila menatap heran sebab dari tadi dirinya ngomong apa sih sampai-sampai wanita itu terlihat begitu sensitif.
" salah saya itu apa ya Dok, sampai-sampai Anda datang di sini tiba-tiba kemudian marah-marah tidak jelas? Kalau memang ada salah ya sudah tinggal ngomong saja jangan mengancam saya segala pakai acara lapor ke Bambang segala, kalau memang Anda mau melaporkan Ya sudah saya juga ikut biar kita sama-sama baku lapor mungkin dengan begitu sama-sama enak tidak ada yang disalahkan dan juga tidak ada yang menyalahkan dengan begitu kan adil tanggal!" ajak Lila bahkan pekerjaannya pun sengaja ia lepaskan karena capek juga sih ketika dituduh aneh-aneh seperti ini.
Lila yang melihat Cassandra sudah pergi hanya menggelengkan kepalanya karena menurutnya Wanita itu sangat aneh kelakuannya, selalu saja mencari masalah ketika orang lain sedang tidak ingin melakukan hal-hal yang hobinya hanya ada urat saja namun Lihatlah wanita itu sekarang setelah membahas dan membuat emosi seseorang mencuat ke permukaan eh langsung pergi begitu saja .
" Ya Tuhan Kalau tahu hasil akhirnya seperti begini mendingan Tidak usah saja deh aku ngeladeninya tadi lebih baik langsung ku usir Karena sekarang fokusku malah mau meledak, dasar wanita aneh masa iya profesinya sebagai dokter tapi otaknya malah membuat sakit orang lain, ini lemah namanya bukan mau mengusahakan kesembuhan orang lain Tetapi malah memberikan penyakit lagi? "omel Pilihlah yang kini memilih untuk fokus pada ponselnya dulu mengalihkan emosinya sejenak karena Takutnya nanti laporan yang dibuat bakalan lebih salah dan alhasil bakalan memarahinya serta Cassandra itu bakalan selamat.
Cassandra kali ini benar-benar memilih untuk pulang meskipun ada perasaan dongkol ketika maksud dan tujuannya selalu saja tidak bisa tercapai, sudah diabaikan begitu saja oleh Adrian tadi Eh kini malah dikerjain sama asisten dari Berlian Pokoknya lengkap deh hidupnya hari ini sampai-sampai membuat dirinya terkadang merasa kesal sedikit karena pamannya juga memilih untuk tidak peduli.
" dasar perawat sialan pokoknya aku bakalan kembali dan membuat perhitungan kepadanya suatu saat nanti, hari ini dia selamat Tetapi kalau misalnya nanti tidak ada Adrian maka aku bakalan langsung bertindak dan membuat dia kapok! "omel Cassandra sepanjang jalan menuju ke arah parkiran.
__ADS_1
Bambang yang kebetulan baru keluar dari ruangan yang merasa heran ketika melihat keponakannya masih ada di tempat itu, perasaan setahunnya jadwal sekarang tidak ada sama sekali untuk membuat Cassandra Tetap Bertahan Di situ soalnya sekarang itu sebenarnya waktunya untuk beristirahat di rumah.
"loh Cassandra kamu kok masih ada di sini Bukannya pulang, memangnya masih ada pekerjaan yang harus kamu urus sampai-sampai masih ada di sini? kalau sudah selesai Cepat pulang ya tidak baik berkeliaran di tempat ini padahal jelas-jelas tidak ada yang kamu lakukan, paman juga mau pulang sekarang karena capek seharian bekerja tidak mendapatkan istirahat sedikitpun, "jelas Bambang lalu segera pergi dari situ sedangkan Cassandra hanya menganggukkan kepalanya karena dirinya masih kesel ketika dari tadi diabaikan oleh pamannya itu padahal Ia sudah merengek meminta agar lila dan juga Panji bisa dipindah ke mana gitu tetapi lihatlah sekarang mereka malah masih tetap stay berada di dekat Adrian.
"Percuma saja kerja di sini ketika Paman menjadi direktur sedangkan keponakan tidak diperhatikan sama sekali, aku tahu begitu lebih baik aku tetap di klinik lama di sana semua orang mendengarkanku dan apapun yang aku katakan mutlak selalu dituruti," gumam Cassandra dalam hati karena memang dirinya merasa tidak dihargai sama sekali.
Devano dari tadi tidak bisa tidur karena ada rasa tidak suka dan juga tidak terima ketika Berlian berbicara dengan Adrian dan mengabaikan dirinya, bukannya berterima kasih karena dirinya tidak masalah jika istrinya itu berbicara dengan kekasihnya eh sekarang malah sudah terlihat molor seolah-olah kehadirannya itu hanya bayangan gelap yang tidak bisa terlihat dengan jelas.
" ini orang sadar tidak ya Kalau tadi sudah melakukan kesalahan dan sekarang malah biasa saja, setidaknya Terima kasih atau minta maaf apa lagi tuh eh sekarang malah memilih untuk molor dan lebih parahnya lagi membelakangiku? " tanya Devano tidak terima ketika diabaikan begitu saja seperti ini dan mungkin kehadirannya Tidak Dianggap sama sekali.
Berlian sebenarnya mendengar apa yang dikatakan oleh pria yang ada di belakangnya saat ini, tetapi Apa ada yang salah orang dari tadi dirinya berbicara saja tepat dihadapannya bukan sembunyi-sembunyi di luar sana atau di manapun itu.
" Jadi ceritanya kamu marah dengan apa yang aku lakukan tadi, sekarang atau kesalahannya di mana Bukankah aku ngomongnya tepat dihadapan kamu bukan bersembunyi sampai-sampai kamu pun tidak tahu sama sekali tentang apa yang aku bicarakan? kalau mau protes ya sudah pergi protes sama papa aku di sana biar Maksudnya kita langsung mengurus perceraian saat itu juga, kamu terpaksakan menjalani pernikahan ini ya Sama aku juga mengalami hal itu jadi seharusnya kita mengerti dong satu sama lain bukan malah saling menyalahkan seperti ini? "ujar Berlian yang sudah tidak bisa lagi memejamkan matanya karena selalu saja dirinya yang disalahkan ya Meskipun tadi ia memang juga sangat keterlaluan karena bisa-bisanya mengangkat panggilan Adrian ketika masih ada Devano di situ.
mungkin seharusnya dirinya minta izin dulu agar pria itu tidak tersinggung dan merasa bahwa istrinya itu tidak menghargainya, tetapi balik lagi semua sudah terjadi dan tadi pun ada yang tiba-tiba menghubunginya maka tidak ada waktu lagi untuk mengabaikan begitu saja.
devano tertawa ketika mendengar alasan yang diberikan oleh istrinya itu seolah-olah tidak mau disalahkan padahal jelas-jelas dirinya yang bersalah, Kalau sudah seperti begini Siapa juga yang bakalan mau mengikuti semua yang dikatakannya yang ada mereka bakalan cekcok sepanjang hari hanya karena semuanya egois dan tidak ada yang mau mengalah.
"pokoknya ini merupakan terakhir kalinya kamu mengangkat telepon dari siapapun itu dan juga jangan pernah salah paham dan berpikir kalau aku berpikiran tentang pernikahan ini, hanya saja aku tidak suka ketika Harga Diriku diinjak sebab kamu lebih memilih merespon orang itu dibandingkan aku yang berstatus bagi suami kamu sendiri! "Tegas Devano yang benar-benar tidak ingin dibantah.
__ADS_1
" ya Kok seperti begitu peraturannya itu jelas saja merugikan aku dong masa iya ada apa-apa harus pakai Wajib Lapor dulu, setidaknya Jangan perlakukan aku seperti itu kalau memang tidak mau dengar ya sudah tinggal pergi saja kan Soalnya kalau sembunyi-sembunyi nanti salah lagi! "tolak wanita itu yang jelas aja tidak terima siapapun nurut ya syarat yang diberikan itu sangat berat masa iya dirinya diperlakukan seperti seorang pencuri yang harus melakukan sesuatu secara diam-diam tidak boleh ada yang tahu Dan jika ada yang sampai tahu maka urusannya bakalan lebih panjang lagi.