
Bima sudah seperti seseorang yang kehilangan akal sehat yang tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana untuk mencerna semua kejadian yang ada di sini soalnya Percayalah hidupnya itu benar-benar berantakan ketika tidak ada Sofia di sampingnya, padahal dulu dalam pikirannya jika wanita itu tidak ada hidupnya bakalan biasa saja tapi ternyata pemikirannya itu salah Dan juga ternyata kenyataan itu berbanding terbalik dengan ekspektasinya selama ini.
Daniel sebenarnya merasa kasihan dengan apa yang terjadi kepada rekan kerjanya itu tetapi mau bagaimana lagi ketika semua sudah terjadi kalau misalnya dari awal pria tua itu sudah memikirkan konsekuensi yang bakalan didapat, Ya tentu saja tidak akan pernah mencoba yang namanya bermain api dalam sebuah rumah tangga karena jika suatu saat api itu bakalan balik membakarmu Dan di saat itu pula tidak ada yang dapat menolong kecuali diri sendiri.
" Jadi bagaimana dengan saran yang aku berikan, mau menurunkan Ego kamu dengan pergi menjemput istrimu atau hidup dalam ketidakpastian seperti seorang gembel begini? Ya sudah kalau memang kamu mau keras kepala lanjutkan saja tetapi intinya aku sudah mengingatkan kamu tergantung dari kamunya saja mau dengar atau tidak, Sekarang aku mau kembali Soalnya tadi istriku sudah berpesan kalau aku tidak boleh sampai pulang lebih dari jam 10.00 karena kalau sampai hal itu terjadi maka siap-siap saja aku bakalan tidur di luar padahal kamu tahu sendiri kan sekarang itu mau musim kemarau jadi cuaca Kalau malam itu dinginnya minta ampun tidak enak lho Kalau tidur sendirian! "jelas Daniel yang sengaja memanas-manasi Bima soalnya kan memang kenyataannya seperti itu kalau pria itu sekarang tidur sendirian kemudian mau makan juga sendirian pokoknya apapun Sendirian lah mungkin korban dari lagu tenar zaman tahun 90-an itu loh!
Bima menatap tidak suka ketika melihat Daniel sudah pergi meninggalkannya seperti itu padahal sebenarnya masih banyak hal yang perlu dibicarakan kemudian masih ada sesuatu yang perlu untuk Sharing sama-sama, Kalau sudah seperti begini kan terkesan ya jika mereka itu hanya datang saat senangnya doang terus kalau misalnya susah ya Mereka pergi meninggalkannya begitu saja tanpa peduli dengan apapun perasaannya.
" masa iya aku harus pergi ke rumahnya berlian kemudian meminta agar Sofia pulang ke rumah ikut denganku, terus kalau misalnya dia minta alasannya apa aku harus jawab apa maksudnya harus aku bilang kalau tidak enak tinggal sendiri? " batin Bima yang merasa frustasi karena mau melakukan apapun itu rasanya begitu sempit ruang geraknya mungkin karena Karma sedang bertindak kepadanya secara perlahan.
Sedangkan Sofia ketika berada di rumahnya berlian dirinya mulai mengirimkan surat lamaran kerjanya secara satu persatu di rumah sakit baik yang terdekat maupun yang terjauh sekalipun, karena dirinya merasa masih sanggup untuk bekerja soalnya kan usianya baru 51 tahun dan sepertinya jika kembali bekerja pun rasa-rasanya tidak salah Lagian dirinya juga tidak melupakan skill penting yang harus dimiliki oleh seseorang ketika vacuum beberapa lama dan akan memulai memilih untuk kembali bekerja.
"mama yakin mau melamar pekerjaan lagi? Bukankah Lebih baik tinggal di rumah saja biar nanti aku sama Mas Devano yang mengurus segala macam keperluan Mama, yang penting bilang mama mau apa kemudian mau melakukan apapun karena sekarang kan bebas tidak ada yang bakalan mencekal apalagi melarang kan ? " tanya berlian yang sebenarnya merasa miris ketika melihat Mamanya itu sepertinya sudah mulai menata kembali kehidupannya mulai berjaga-jaga siapa tahu nanti Saat bercerai dengan Bima ya dirinya sudah mulai mempunyai masa depan.
Sofia menganggukan kepala pertanda dirinya benar-benar 100% yakin dengan keputusan yang sudah diambil olehnya ini, tidak ada yang namanya berubah pikiran apalagi mencoba untuk tidak melakukan apapun dan hanya di rumah saja Ya tentu saja sebagai manusia hidup dirinya juga pasti akan merasa bosan dan juga merasa Hanya Jadi benalu dalam kehidupan rumah tangga anaknya itu.
selagi masih diberi kekuatan selagi masih diberi pikiran untuk berpikir kemudian masih diberikan kesehatan ya Tidak ada salahnya kan kalau berusaha, kecuali semua-semuanya sudah tidak bisa dilakukan mau bergerak ini dan itu juga posisinya serba salah nah itu yang harusnya tidak boleh dipaksakan lebih baik urus kesehatan menikmati hidup di rumah lakukan apa yang bisa dilakukan berhenti jika Apa yang dilakukan itu tidak bisa dilakukan.
__ADS_1
"mama masih sehat bugar baik jasmani maupun rohani Jadi sepertinya untuk bergerak mencari sesuatu Kayaknya tidak ada masalah, lagi kan kalau misalnya di rumah saja yang ada itu bukan tambah sehat malah tambah cari penyakit maka dari itu biarkan saja ya Mama bergerak untuk maksudnya terakhir kalinya dalam hidup ini memakai ijazah yang dulu sudah susah payah dikejar biar nantinya tidak akan ada penyesalan seumur hidup," sahut Sofia yang tetap pada pendiriannya dan juga tetap yakin dengan keputusannya tidak ada yang namanya bakalan berubah pikiran apalagi nantinya mungkin merasa bahwa keputusannya ini salah besar.
Berlian hanya bisa menghela nafasnya kasar ketika tahu bahwa Mamanya itu adalah pribadi yang memang susah diatur Dari dulu, Tapi kok bisa-bisanya ya selama ini mau ditekan dan juga ditindas oleh papanya yang jelas-jelas sebenarnya Biasa saja tidak terlalu spesial dalam hidup dan juga tidak ada yang perlu dibanggakan.
" kalau mama mau daftar saja di rumah sakit di mana tempat ada istriku di sana ya mungkin supaya lebih mudah pulang perginya nanti, lagi yang di sana kerjanya juga tidak berat kemudian selalu dibagi shift untuk orang-orang tertentu yang diwajibkan jaga malam terus kalau wanita tidak diwajibkan jaga malam kecuali dalam keadaan darurat! " ujar Devano membuat berlian mengangguk penuh rasa antusias soalnya menurutnya malah lebih bagus seperti itu karena kalau misalnya dirinya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah ya Otomatis tugasnya sebagai ibu rumah tangga benar-benar terlaksana.
" mau ya Ma, soalnya kapan lagi ada tawaran seperti itu yang datang? " bujuk berlian berharap agar Mamanya itu mau mengikuti saran yang diberikan oleh suaminya karena menurutnya sarannya itu juga sangat bagus kemudian sangat membantu Dan intinya tidak merugikan siapapun Jadi sepertinya kalau memang melakukan ini dan itu rasa-rasanya tidak ada yang salah.
sofia menggelengkan kepala karena dirinya tidak mau masuk bekerja hanya karena ada orang dalam dan bukan karena skill yang diminati oleh orang lain, kalau seperti begitu kejadiannya ya lebih baik tidak usah lah dirinya melamar sana-sini tinggal masuk saja kan daripada repot-repot hanya membuang kertas.
" Terima kasih atas tawaran yang kalian berikan itu benar-benar sangat membantu dan juga intinya Mama sangat menghargainya, hanya saja sepertinya lebih nyaman kayak begini maksudnya melakukan sesuatu itu atas usaha sendiri biar nantinya ketika ada hasilnya bakalan terasa lebih puas! "jelas Sofia yang tidak ingin salah mengambil langkah yang tidak ingin maksudnya terlalu banyak merepotkan anaknya karena berbagai manapun anak-anaknya itu juga punya kehidupan mereka masing-masing yang mulai menetas sebuah hubungan menjadi lebih baik lagi jadi kita yang orang dewasa Seharusnya lebih mensupport mereka bukan malah menyusahkan lagi.
" Ya sudah terserah mama saja mau melakukan apapun soalnya aku juga malas berdebat, orang ditawarkan yang bagus malah cari yang rumit kemudian nanti kalau rumit itu perginya jauh eh malah tambah senang jauh dari anak! "omel Berlian yang memilih untuk masuk ke dalam kamar Karena sekarang adalah jam dirinya untuk bersiap-siap pergi ke rumah sakit militer tempat di mana dirinya dan juga suaminya bekerja di dalamnya Dan intinya mereka tetap akan menghormati segala macam keputusan yang diambil oleh Sofia.
Devano merasa tidak enak hati ketika melihat wajah masam dari mertuanya tersebut karena apa yang dikatakan oleh istrinya tadi, tetapi balik lagi ya memang masuk akal juga sih ketika seorang anak ingin melakukan yang terbaik untuk orang tuanya tetapi bukannya dihargai eh malah menolak apapun yang sudah ditawarkan dengan begitu penuh ketulusan.
" Maafkan istriku ya Ma! mungkin ini adalah bentuk dari rasa kecewanya atau mungkin bentuk dari dirinya yang hendak mengabdi dan juga menunjukkan kalau sebenarnya Ia juga merupakan anak yang berbakti kepada orang tuanya, Aku harap mama maklum karena Biar bagaimanapun maksud dan tujuannya itu baik tapi mungkin Cara penyampaiannya salah atau mungkin mama yang terlalu keras kepala! "jelas Devano lalu memilih meninggalkan Sofia di tempat itu yang sedang menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah anaknya yang menurutnya terlalu sensitif belakangan ini.
__ADS_1
Pokoknya jangan sampai orang mengatakan hal-hal yang salah maka di saat itu pula wanita tersebut bakalan langsung tersinggung, apalagi kalau misalnya ada yang mencoba untuk menaikkan intonasi nada bicara mereka Oh tentu saja wanita tersebut bakalan lebih ngegas lagi dan juga bakalan merasa tidak terima ketika dirinya yang sedang berkata halus eh orang lain malah mengatakan sesuatu yang membuatnya emosi.
" Kamu kenapa belakangan ini marah-marah terus, ketika pasien di rumah sakit tidak mendengarkan perkataan kamu ya kamu marahi kemudian Fika kalau terlalu banyak membantah pun kamu selalu menaikkan suara kamu? apalagi yang tadi ketika apa yang dikatakan Mama itu sebenarnya benar tapi kamu menganggap itu selalu salah, kasihan kan kalau misalnya Nanti dia bakalan berpikir jika kita tidak merasa nyaman dengan kehadirannya di sini maka dari itu setiap kali berbicara pasti kita bakalan menyanggahnya dengan kata-kata yang begitu kasar? "tanya Devano heran Ketika istrinya sudah keluar dari kamar mandi dan sedang mengeringkan rambutnya itu membuat Berlian mendengus kesal dan juga tidak terima.
Berlian jelas saja tidak terima karena maksud dan tujuannya tadi itu baik hanya untuk menunjukkan kepada mamanya jika sekarang biarkan dirinya sebagai anak yang mengabdi, tetapi bukannya ditanggapi dengan cara menghormati segala macam keputusannya Tetapi malah seolah-olah membatasi diri agar Berlian itu tidak usah peduli dengan urusan Sofia biarlah wanita itu sendiri mengurusi dirinya sendiri dan pertanyaannya sebagai anak biasanya harus melakukan apa kalau seperti begitu responnya?
" Ya habisnya mau bagaimana lagi ketika kita kasih perhatian eh malah disalah artikan, terus nanti kalau misalnya kita cuek dan juga tidak peduli Nanti katanya kita itu tidak sayang kemudian tidak peduli dengannya! " omel Berlian tidak suka ketika maksud dan tujuannya selalu saja disalah artikan oleh orang-orang sekitarnya.
Devano berada pada posisi yang serba salah Soalnya Ia datang ke sini itu hanya untuk mengingatkan istrinya agar jangan Mengulangi kesalahan yang sama, tapi kalau melihat responnya seperti begini ya lebih baik niatnya itu diurungkan saja daripada yang ada bakal muncul konflik baru antara dirinya dan juga sang istri Bukankah mencari aman itu harus mengalah dan juga Bukannya mengalah itu bukan karena kalah melainkan karena mungkin saat ini kita lebih waras dibandingkan orang-orang itu.
" lain kali kalau mau membela yang sesuai fakta dan juga kenyataan serta apa yang bisa diterima dengan Nalar, tapi kalau mau membela hanya karena kamu merasa kasihan mendingan tidak usah sama sekali karena nantinya dia tidak akan pernah sadar dengan kesalahan yang dilakukan, "protes Berlian yang tidak suka dan Devano hanya bisa menganggukkan kepala pertanda tidak akan membantah perkataan istrinya itu bukan karena takut tetapi sepertinya lagi OTW bucin.
Bima saat ini sudah berada tepat di depan Apartemen menantunya kalau ditanya kok bisa sih dirinya tahu, ya jawabannya zaman sekarang apa sih yang tidak diketahui.
Sofia yang hendak keluar merasa heran ketika di pintu depan ada yang memencet bel, perasaan pagi ini mereka tidak memesan apapun dan Kenapa tiba-tiba ada orang yang datang dan kalau misalnya orang yang datang bertamu di pagi hari itu pertanda dia lagi Gabut di rumah tidak punya kegiatan.
"ya ampun, ada saja gangguan yang datang saat orang mau pergi seperti begini? Tamu yang tidak tahu diri seperti begini yang ada itu hanya mau menghalangi rezeki orang lain padahal pagi-pagi kalau pergi menjemput rezeki kan kayaknya bagus, tapi ya sudahlah mungkin memang dia lagi butuh sesuatu atau apalah itu tapi ya sudahlah mungkin memang dia lagi butuh sesuatu atau apalah itu," gumam wanita itu monolog dan memilih untuk membukakan pintu dan Percayalah pokoknya ini merupakan sebuah kejutan yang tidak terduga pasalnya orang yang paling ingin dihindari olehnya Tengah berdiri tepat dihadapannya sekarang dengan penampilan yang sudah seperti calon gembel masa depan.
__ADS_1
Sofia memilih untuk menutup pintu kembali tetapi Bima berusaha untuk mencegahnya, soalnya sudah capek-capek mencari tahu terus ketika sudah ketemu bukannya disuruh masuk malah diabaikan begitu saja atau mungkin bisa dibilang diusir secara langsung kan rasa-rasanya membuat pria itu yang rugi dobel.
" jangan Tutup pintunya! Aku mau berbicara sama kamu sekarang karena kamu tahu tidak jika kamu itu sebenarnya posisinya masih menjadi istriku, jadi aku masih berhak melakukan apapun yang aku inginkan seperti memaksa kamu untuk pulang! " tegas Bima membuat Sofia ingin sekali tertawa sebab menurutnya kemarin-kemarin suaminya itu ke mana saja Nanti giliran sekarang dirinya sudah capek menjalani rumah tangga dengannya barulah pria itu mulai mengejarnya ke sana kemari kayak orang stres.