
Berlian tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana ketika pria yang dulu 2 tahun selalu menemaninya itu terlihat begitu Terpukul dan juga bingung harus melakukan apa di saat dirinya yang terus-menerus menolak dan meminta untuk mereka berdua agar bisa menjaga jarak, ada rasa kasihan dan juga prihatin dengan keadaan Adrian kini tapi balik lagi pria itu juga seharusnya sadar dan juga tidak boleh menjadi pribadi yang egois yang hasil akhirnya hanya akan mengorbankan kehidupan orang lain hanya untuk membuat kehidupannya terlihat baik-baik saja dan tentu hal ini Berlian menolaknya dengan penuh ketegasan sebab pada hati yang harus dijaga olehnya.
" Aku tahu kamu memang ingin berbicara dan juga memperbaiki semuanya tapi balik lagi Kamu harusnya sadar kondisi sekarang dong, Sudah aku katakan kalau aku tidak bisa berbicara dengan kamu tidak bisa menerima kamu kembali dan juga tidak bisa melanjutkan hubungan ini karena aku sudah punya pasangan! "tolak wanita itu dengan penuh ketegasan tapi balik lagi sepertinya Adrian itu sudah menutup pintu hatinya jadi tetap saja menunjukkan sikap keras kepala dan inginnya mau didengar sampai-sampai keinginan orang lain tidak dipedulikan sama sekali.
__ADS_1
Berlian mengusap wajahnya frustasi sampai-sampai tidak peduli di mana Dirinya berada saat ini dan bagaimana kalau misalnya menjadi bahan tontonan semua orang, soalnya kalaupun nanti pulang orang nekat seperti Adrian itu akan tetap terus mengikutinya bahkan mungkin sampai mendapatkan apa yang diinginkan ya sedangkan dirinya sudah tidak ada niatan lagi bahkan mimpi pun tidak pernah sampai ke arah situ untuk kembali dengan antrian hanya saja Entah mengapa pria itu rasa-rasanya sudah tidak berfungsi lagi atau Sehatnya dan lebih maunya didengarkan daripada mendengarkan orang lain.
"permintaanku itu sebenarnya simpel yaitu kamu Tolong dengarkan semua pertanyaan dan juga perkataan yang aku katakan nantinya biar Maksudnya aku tidak merasa kecewa, coba kamu bayangkan saja ketika kamu sedang berbicara serius kemudian diabaikan begitu saja kira-kira perasaan kamu bagaimana? aku datang tujuannya dengan baik-baik tidak ingin melibatkan siapapun dan juga tidak ingin mencari masalah dengan siapa saja di tempat ini, Oke aku tahu di sini adalah markas suami kamu Ya tidak masalah tapi kan Niatku baik untuk berbicara dengan kamu bukan ingin mengganggu jalannya kegiatan di dalam sana kan?" Adrian sampai-sampai sudah tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana ketika melihat wanita itu selalu saja mengabaikan dirinya selalu saja memilih untuk Anda masuk ke dalam mobilnya sampai-sampai membuat pria itu kebingungan letak kesalahannya Apakah begitu besar sampai-sampai tidak ada kata maaf lagi.
__ADS_1
Berlian sampai merasa Jengah sendiri ketika permintaannya tidak dihiraukan sama sekali bahkan Hanya dianggap sebagai angin lalu, Percayalah dirinya itu hanyalah manusia biasa yang punya Batas kesabaran kalau setiap saat terus diuji Batas kesabaran itu maka jangan harap ya bakalan bisa meneladani dengan sikap yang baik tentu saja ada rasa emosi di dalamnya dan sekarang terbukti dirinya baru saja melakukan hal itu.
" Aku tidak akan pernah memberikan waktu untuk kamu berbicara dan juga menjelaskan semua karena sudah tidak ada yang perlu dijelaskan lagi, Kamu mau mengulang bahasa yang mana lagi mau mengulang kata-kata yang mana lagi Bukankah faktanya sudah ada buktinya sudah di depan mata masa iya keluargaku hancur berantakan di atas kebahagiaan yang sedang kita bangun? Ini semua tidak akan pernah berlanjut karena kamu lahir dari rahim wanita yang salah dan kamu harus selalu mengingat hal itu karena itulah menjadi tolak ukur dari hubungan itu sendiri, kalau kamu Bertahan untuk tetap melanjutkannya Ya terserah itu merupakan haknya kamu tapi lanjutkan saja dengan orang lain! "Berlian tidak peduli kalau misalnya perkataannya itu sungguh sangat keterlaluan tapi kan Kenyataannya memang seperti itu masa iya harus dipaksa baik-baik saja masa iya harus dipaksa bahwa dirinya tidak masalah apapun yang terjadi kedepannya Biarlah mereka berdua yang menjalani toh Masa lalu itu kan bagian masa lalu tidak perlu harus dibawa-bawa sampai ke masa depan karena kalau misalnya segala sesuatu yang di belakang dibawa ke arah depan ya Otomatis kita tidak akan pernah bisa maju hanya berhenti jalan di tempat saja.
__ADS_1
adrian menghembuskan nafasnya kasar soalnya bingung juga sih harus memohon yang seperti apalagi agar wanita itu bisa paham dengan keinginannya dengan semua yang ada di dalam benaknya saat ini, Oke tidak masalah kalau memang wanita itu tidak ingin kembali tetapi pertanyaannya Bisakah Adrian juga melakukan hal yang sama mengingat kalau Berlian sekarang ya memang punya pasangan sedangkan dirinya masih terpaku pada wanita itu saja tidak ada niatan untuk mencari pengganti tidak ada niatan untuk mencoba hal yang baru karena baginya mau hal yang baru atau hal yang seperti apapun kalau ia masih tetap memikirkan hal yang lama ya sama saja bohong kan takutnya nanti yang ada orang-orang yang datang untuk menghiburnya itu bakalan kecewa.
Berlian memilih untuk meninggalkan pria itu dan menurutnya Terserah mau berpikir dengan gaya apapun mau marah-marah dengan cara yang bagaimana yang penting dirinya tetap ada pendirian tidak akan pernah ada perubahan sama sekali, kalaupun nanti ada pembahasan yang dilakukannya tidak masalah juga yang penting itu urusannya nanti setelah dirinya dan suaminya sama-sama menghadapinya bukan seperti saat ini ia Terasa seperti seorang wanita single atau seorang wanita janda yang tidak memiliki pasangan jadi mau melakukan apapun Ya harus dipikirkan sendiri tidak perlu harus menunggu saran dan juga pendapat dari orang-orang di sekitarnya soalnya kan iya harus bisa belajar dengan yang namanya hidup mandiri itu kan?
__ADS_1