
Lila Tentu saja tidak ingin dokternya itu mengalami masalah maka dari itu ia harus berusaha bagaimana caranya agar Adrian dan juga kekasihnya itu bisa berhenti berdebat saat ini juga, sebab Biar bagaimanapun di sini itu juga tempat umum ya Meskipun ruangan dokter itu bersifat privasi Tetapi kalau suaranya sudah keluar ke mana-mana ya artinya privasi itu sudah tidak ada lagi.
Adrian terlihat tetap kokoh di depan pintu ruangan Berlian meskipun Wanita itu sudah berulang kali mengusirnya kemudian memintanya untuk pergi serta tidak boleh ada lagi di tempat itu tapi pria itu tetap ngotot ada di tempat itu lagi, membuat Berlian terlihat begitu frustasi sepertinya Tengah menyimpan beban pikiran yang begitu amat besar dalam hidupnya tetapi satu orang pun tidak ada yang mengerti sama sekali.
Lila bingung dengan permasalahan yang terjadi di antara kedua manusia tersebut karena selama ini setahunya hubungan mereka itu baik-baik saja, Jadi kalau misalnya ada hal seperti ini terkadang ada Bukit itu banyak pertanyaan yang besar dalam benaknya Dan intinya sudah membutuhkan jawaban yang pas yang bisa membuat rasa penasaran yaitu sedikit menghilang.
Lila tentu saja ingin bertanya tentang semua ini Tapi balik lagi dirinya juga tidak punya kuasa untuk melakukannya sebab takut nantinya akan membuat kedua orang paling berpengaruh itu tersinggung, Tetapi kalau mereka bersikap seperti anak kecil terus-menerus ya siapapun pasti akan merasa tidak nyaman namun balik lagi tidak bisa juga kan kalau terlalu memaksakan kehendak hanya untuk mencari tahu permasalahan orang lain yang seharusnya tidak boleh kita ikut campur terus-menerus di dalamnya.
Berlian terlihat benar-benar merasa emosi dengan kehadiran adrean dan juga susah sekali untuk dibilang padahal dari awal ia sudah berkata bahwa tidak menginginkan kehadirannya di tempat itu, namun balik lagi ternyata pria itu benar-benar keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur padahal informasi nada berbicaranya itu sudah begitu meninggi.
" setidaknya kamu dengar dong apa yang aku katakan kalau aku itu menurut kamu pergi dari sini dan jangan mengganggu kehidupanku lagi, dan Lagian hari ini merupakan hari terakhirku berada di tempat ini karena aku ingin mengajukan resign Lalu setelah itu bakalan pindah dan juga tidak akan pernah melihat wajah kamu yang sangat menyebalkan itu."Berlian memang harus mengatakan hal-hal yang membuat Adrian sakit hati Maka dengan begitu mungkin bakalan melupakan tentang apa yang dilakukannya nanti.
Adrian tertawa bukan karena bahagia melainkan merasa miris dengan hubungan yang sedang mereka perdebatkan saat ini, di saat Adrian ingin lanjut dengan hubungan ini tetapi wanita itu malah ngotot dengan begitu kerasnya menolak semuanya bahkan sepertinya tidak mengindahkan sama sekali.
keduanya terus-menerus berdebat dan juga beradu argumen sampai-sampai tidak sadar kalau sekarang itu Lila Tengah menatap heran ke arah mereka berdua, Perasaan kemarin baik-baik saja Kenapa tiba-tiba setelah pulang liburan dan juga menghilang tanpa kabar datang langsung seperti begini?
" Maaf dokter, Kalau boleh tahu sebenarnya ada masalah apa ya sampai membuat kalian seperti begini keadaannya sekarang? kalau memang memerlukan bantuan Ya sudah baiklah aku pasti dengan ikhlas membantu kalian sebisaku yang penting intinya katakan dengan jujur saja, karena aku bukanlah cenayang yang bisa membaca pikiran semua orang dengan begitu baik tanpa orang tersebut mengatakannya secara langsung. " tawar Lila maksudnya biar semuanya lebih aman dan juga terkendali serta tidak ada pihak yang tersakiti di tempat ini.
__ADS_1
Berlian menggelengkan kepala karena baginya masalah ini sebenarnya rumit dan hasil akhirnya itu mudah yaitu tinggal Adrian pergi saja dan juga tidak usah kembali menemuinya, namun pria itu tetap ngotot dan juga tetap mempertahankan ide kalau sebenarnya dirinya tidak akan pergi kemanapun meskipun Wanita itu sudah memaksanya dan mengeluarkan kata-kata yang begitu kasar.
"Lila , kamu tidak akan pernah mengerti dengan permasalahan kami berdua karena ini mau dijelaskan dengan kata-kata pun terasa begitu menyakitkan! "Berlian sengaja tidak menyebutkan soal kesalahan yang dilakukan oleh mamanya Adrian agar nanti tidak menimbulkan fitnah soalnya kasihan juga sih pria itu dia bakalan bertahan bekerja di tempat ini Tetapi malah tidak mendapatkan keadilan kan Rasanya sangat membuat merasa tidak nyaman.
" ya kalau begitu jelaskannya secara sederhana saja siapa tahu mungkin dengan begitu aku bakalan paham apa sebenarnya yang terjadi di sini, daripada nanti saat keluar pun pasti ada rasa penasaran di dalam hidupku soalnya jarang sekali mendengar keributan yang diciptakan oleh dokter Berlian sendiri"Lila sengaja mengatakan hal itu maksudnya agar semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut bisa jujur dengan semua masalah yang terjadi agar nantinya tidak ada rasa penasaran lagi dalam hidupnya.
Lila memang dari dulu memiliki sikap yang keras kepala dan kalau misalnya merasa penasaran dengan sesuatu ya tentunya ia bakalan berusaha bagaimana caranya untuk mendapatkan informasi itu sendiri , sebab Percayalah rasa penasaran itu sangat tidak bagus kalau misalnya tidak mencari tahu kebenarannya lebih dahulu dan juga sangat membuat tidak nyaman karena ingin tahu sesuatu tetapi seperti terkesan dihalang-halangi.
"Lila , setidaknya kamu dengarkan perintah yang saya berikan yaitu tidak perlu kamu tahu tentang masalah yang terjadi di antara kami berdua! kalau misalnya segala sesuatunya harus kamu ketahui terus pertanyaannya privasinya bakalan terletak di bagian mananya, saya mengatakan ini bukan karena posisi saya lebih tinggi dibandingkan kamu tetapi Intinya kamu itu terlaluan dengan harus mencari tahu terus menerus."Berlian jelas saja merasa bahwa Apapun yang terjadi di sini benar-benar sudah sangat keterlaluan hanya karena kelakuan Adrian yang tidak ingin mendengarkan perintah darinya padahal dari awal ia sudah meminta dengan begitu baik agar nantinya jangan terlalu menimbulkan huru-hara dan juga intinya dirinya tidak ingin ada masalah yang terlalu parah dari yang sekarang.
Adrian jelas saja tidak ada niatan untuk pergi dari ruangan itu karena baginya apapun kejadiannya pokoknya permasalahannya dengan wanitanya harus segera selesai detik itu juga, supaya nantinya mereka bekerja tanpa memikirkannya lagi dan juga ia tidak suka mendengar perkataan yang dilontarkan oleh Berlian tadi bahwa wanita itu bakalan mengajukan resign dari tempat ini.
Berlian mendorong tubuh Adrian dengan begitu keras memberi tanda kepada pria itu bahwa dirinya benar-benar sedang tidak bisa diajak kompromi untuk saat ini, dan juga bisa dipastikan kalau misalnya pria itu terus melakukan hal yang nekat maka jaga salahkan kalau dirinya juga bakalan lebih nekat lagi dengan cara menolak keberadaan Adrian dengan begitu keras.
"Kamu paham kan apa yang aku inginkan dan juga kamu pasti tahu kan kalau misalnya aku memang benar-benar menolak keberadaan kamu di tempat ini, maka dari itu aku mohon dengan sangat tolong hargai privasiku dan juga tolong hargai Apapun yang aku ingin dan bukan malah lebih mementingkan diri kamu sendiri kan?"Berlian tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana Karena kalau misalnya terus-menerus seperti ini yang ada hanya akan membuat dirinya kebingungan untuk mencerna semuanya dan kalau Adrian juga tetap ngotot tidak ada niatan untuk berubah ya yang ada dirinya merasa bahwa pria itu memang tidak ada niatan untuk menghargainya dan juga menghargai semua keputusannya.
" aku sudah katakan kepada kamu berulang kali kalau aku tidak akan pernah meninggalkan ruangan ini sebelum kita berbicara tentang hubungan kita ini harusnya bagaimana, kamu paham kan apa yang menjadi keinginanku tapi kenapa kamu bersikap seolah-olah keinginanku itu tidak pantas untuk kamu dengarkan? " tanya Adrian yang entah mengapa sangat tidak menyukai kalau misalnya Berlian itu terus-menerus menolaknya.
__ADS_1
Lila akhirnya paham kalau masalah yang terjadi di antara kedua orang itu sepertinya bukanlah sebuah masalah yang gampang pastinya kedua manusia yang biasanya santai dan juga tidak terlalu terprovokasi dengan keadaan itu tentu saja mengalami sebuah hal yang sangat tidak menyenangkan selama ini dan mereka pun tidak tahu sama sekali masalah itu kira-kira apa.
" maaf dokter Kalau boleh saya sarankan ada masalah apapun itu lebih baik dibicarakan secara baik-baik jangan nantinya hanya akan membuat kalian berdua rugi karena sudah menjadi bahan perbincangan semua orang yang ada di tempat ini, karena Biar bagaimanapun sebenarnya ini semua juga bukan keinginan siapapun maka dari itu kalau memang belum ada niatan untuk berbicara secara baik-baik Ya sudah ditunda dulu Bukankah hari esok itu masih panjang? " tawar Lila Lagi yang berharap agar kedua manusia yang ada di hadapannya ini.
Berlian terlihat membuang wajahnya asal karena tidak ada niatan untuk berbicara secara langsung lagi kepada Adrian yang menurutnya sangat menyebalkan dan juga susah sekali diatur, maka dari itu wanita itu memilih untuk pergi dari ruangan tersebut Namun dirinya terkejut dengan kedatangan seseorang yang benar-benar tidak disangkanya sama sekali.
namun satu yang membuat dirinya bersyukur adalah di dalam ruangan itu bukan hanya dirinya sendiri dengan Adrian melainkan ada Lila juga, sebab kalau misalnya hanya dirinya dan juga Adrian saja tentu saja akan menimbulkan fitnah dan akhirnya menyebabkan salah paham seperti biasanya dan juga dengan begitu hubungan mereka yang awalnya sudah mulai membaik akan kembali memburuk lagi.
" Devano, kamu kok ada di sini? Bukannya tadi sudah kukatakan kalau aku bisa datang sendiri di sini dan juga menyelesaikan masalahku, nanti setelah beres aku pasti bakalan pulang atau kamu ingin melakukan sesuatu jadi sekalian mampir di sini? "Berlian jelas saja tidak menyangka jika suaminya ada di tempat ini dan juga jelas saja tidak mengira kalau ternyata pria itu benar-benar sangat perhatian dengannya sebab terbukti datang ke situ dengan membawa makanan dan tahu saja kalau sebenarnya dirinya saat ini benar-benar merasa lapar.
devano tersenyum saat mendengar apa yang ditanyakan oleh istrinya karena memang maksud dan tujuannya datang ke tempat ini adalah Bertemu dengan wanita itu sekalian mengajaknya sarapan bareng, karena kebetulan tadi akibat terlalu buru-buru Jadi wanita itu tidak sempat menyiapkan makanan untuk mereka berdua.
" ya aku kan hanya ingin datang memastikan keadaan istriku Apakah baik-baik saja atau tidak, Eh aku malah disuguhkan drama loh Dari tadi Memangnya kamu pikir aku baru datang beberapa detik ini percayalah aku datang itu sudah setengah jam yang lalu di saat pria itu terus menerus mengganggu kamu." jelas Devano membuat Berlian membulatkan matanya sempurna.
Bagaimana tidak bingung karena di pikirannya itu kalau suaminya itu tidak akan pernah datang ke tempatnya namun kenapa malah harus seperti begini kejadiannya, tetapi intinya membuat dirinya merasa sedikit lega karena pria itu ternyata tidak mempermasalahkan apapun yang dilakukan olehnya dan juga intinya pasti ada jalan keluar dari masalah yang mereka hadapi saat ini.
" Bisakah kalian berdua keluar karena aku ingin berduaan saja dengan suamiku Lalu setelah itu Mungkin nanti kita bakalan berbicara panjang lebar tentang aku yang Berhenti bekerja di sini, Jadi sepertinya memang Tolong berikan privasi untuk kami soalnya sepertinya suamiku bakalan salah paham kalau misalnya aku mengundang kalian untuk tetap berada di sini. "Berlian sengaja mengatakan hal itu agar maksudnya Adrian tidak mengulangi perbuatannya dengan membuat dirinya merasa tidak nyaman sebab Ia juga terkadang merasa capek kalau terus-menerus berhadapan dengan pria yang sudah mengacaukan harinya selama beberapa minggu terakhir ini.
__ADS_1
Adrian menggelengkan kepalanya karena sampai kapanpun dirinya tidak akan pernah meninggalkan Berlian, terserah wanita itu mau marah ataupun mau berteriak dengan begitu histeris yang penting intinya ia akan tetap berada di situ dan yang seharusnya pergi itu adalah Devano karena jelas-jelas pria itu adalah orang asing di antara mereka berdua.
" apa kamu lupa kalau sebelum kalian menikah hubungan kita itu dalam keadaan baik-baik saja, tetapi kenapa Bukannya paham dan juga mengerti keinginanku kamu malah Bersikap seolah-olah apa yang aku lakukan ini benar-benar sangat tidak menyenangkan dan juga tidak masuk akal? Ya sudah tidak masalah jika memang dia mau tetap ada di sini tapi intinya Tolong jangan mengusirku pergi karena yang lebih berhak terhadap kamu itu hanyalah aku, Bisakah kamu lihat ketulusan yang sudah aku lakukan kepada kamu selama ini kalau perasaanku kepadamu itu bukanlah sebuah hal yang untuk dipermainkan? "bujuk Adrian lagi berharap agar Berlian paham jika sekeras apapun wanita itu menolaknya tetap saja dirinya bakalan tetap bertahan seperti itu saja tidak ada niatan untuk pergi apalagi meninggalkannya sendirian.