
Casandra terlihat paling tidak suka terhadap Lila di tempat itu mungkin karena wanita itu yang paling terlalu banyak membantah dirinya kemudian yang paling dekat dengan Berlian, maka dari itu apapun yang berkaitan dengan Berlian maka itu merupakan musuhnya dan Lila yang tidak tahu apapun terkena Hal itu sampai-sampai membuat wanita itu jadi kebingungan sebenarnya letak kesalahannya itu ada di mana'
" kamu dengar tidak apa yang saya katakan tadi, Memangnya kau mau pikir saya lagi bercanda dengan bertanya ini dan itu sampai-sampai kamu tidak ada niatan untuk menjawab dan sekarang malah memilih untuk pergi Padahal saya lagi ngomong? "tanya Casandra yang tidak terima sama sekali.
Lila kebingungan harus mengucapkan apalagi agar wanita yang ada di hadapannya ini paham kalau sebenarnya Ia pun tidak ada niatan untuk marah apalagi mengelak dan coba menghindar dari masalah, kalaupun nantinya dia punya pekerjaan nih harus diselesaikan saat itu namun balik lagi dan ketika ada orang yang datang kemudian memperlakukannya dengan buruk ya Sebagai manusia tentu saja dirinya tidak terima karena ia juga punya hati nurani punya rasa malu dan juga punya rasa malu secara bersamaan.
Casandra menatap tajam ke arah Lila ketika wanita itu pun sepertinya tidak takut dengan apapun yang ia katakan dari tadi dan tidak takut ketika dirinya benar-benar sedang marah saat ini, Seharusnya kan Lila mungkin mengucapkan kata maaf atau apapun itu yang bisa membuat hatinya merasa sedikit tenang dan juga sedikit nyaman serta merasa sadar kalau sebenarnya Ia juga dihargai.
" Jadi kenapa kamu malah bingung seperti itu memangnya kamu tidak dengar apa yang saya katakan tadi ya itu sekarang kamu ikut ke ruangan saya, karena pasien dari tadi sudah mengantri sedangkan dokter kesayangan kamu itu tidak muncul-muncul juga padahal hari ini merupakan hari pertama dirinya mulai bekerja setelah cuti panjang? "Casandra sudah capek ketika Lila dari tadi tidak beranjak dari tempatnya padahal wanita itu seharusnya hari ini menjadi asistennya untuk memeriksa keadaan pasien sekaligus mengobservasi keadaan mereka yang sedang dirawat inap di Rumah Sakit itu.
Lila mau tidak mau hanya menganggukkan kepala dan mengikuti langkah kaki Cassandra dari belakang apalagi wanita itu memiliki kaki jenjang yang begitu panjang sehingga sekali melangkah saja Lila ketinggalan tiga kaki banyaknya, namun Ia juga tidak boleh protes karena memang sampai sekarang Berlian tidak nampak batang hidungnya dan lebih parahnya lagi Adrian pun ikut-ikutan seolah-olah kedua manusia itu memang benar-benar janjian bahwa hari ini mereka tidak akan masuk ke rumah sakit.
" nanti kalau misalnya dokter Berlian datang tolong kamu kabari aku ya supaya Maksudnya aku bisa kembali menjadi asistennya, Soalnya kamu tahu sendiri kan kalau misalnya seharian jadi asistennya Mak Lampir aku juga bisa lama-lama berubah menjadi seperti dia! " ujar Lila karena memang harusnya seperti itu ya tidak mungkin dong seharian bersama Cassandra sedangkan jadwalnya harusnya dilaluinya bersama dengan Berlian.
Amira menganggukan kepalanya sambil memberikan dua jempolnya pertanda bahwa ia tidak keberatan Kalau nantinya akan memberi kabar kepada Lila, Lagian mereka juga biasa saling tolong menolong satu sama lain Jadi jika masalah hanya semudah ini kenapa tidak melakukannya?
" pokoknya kamu tenang saja aku akan memberi kabar kamu ketika mereka sudah sampai di sini Dan intinya Tolong kamu kerjakan saja pekerjaan yang diberikan oleh dokter Cassandra jika tidak ingin nantinya dia bakalan marah-marah, Oh ya Satu lagi kalau misalnya dia memberikan perintah apapun tolong diikuti saja karena memang pekerjaan kita ya sebagai itu! "saran Amira lalu segera pergi dari situ karena ia juga punya pekerjaan yang lain yang tidak bisa 100% harus selalu mendampingi Lilah kemudian mencoba untuk menasehati wanita itu agar jangan terlalu keras kepala karena mereka itu hanya perawat saja sedangkan orang yang harusnya memberikan perintah kepada mereka yaitu seorang dokter.
panji dari tadi juga sedang kebingungan karena ia menunggu Adrian tetapi pria itu tidak muncul juga, padahal katanya pagi ini ada jadwal operasi sedangkan pasien sudah dibiarkan kuasa dari semalam kalau misalnya ia menyuruh untuk dibatalkan Ya kasihan juga kan?
__ADS_1
lebih parahnya lagi ponsel Adrian tidak bisa dihubungi dan seolah-olah memang sengaja dinonaktifkan mungkin karena tidak ingin diganggu, jika sudah seperti ini kejadiannya tidak mungkin juga kan dirinya bakalan tenang saja nanti yang ada ya bakalan dibuat kebingungan dengan semuanya soalnya mau minta tolong sama siapa lagi ketika semua orang pun tidak tahu menahu tentang masalah yang dihadapinya.
Amira hanya menggelengkan kepala ketika melihat Panji juga sepertinya mengalami kesulitan yang dialami oleh Lila tadi, Kasihan juga sih ketika melihat mereka datang kerja tanpa kepastian seperti ini Namun kalau memang bisa membantu pekerjaan yang lain ya Kenapa harus mentok di satu sisi saja?
" kalau memang dokter adriannya belum datang kamu pergi saja ke dokter Syarif soalnya tadi sepertinya Indah sedang libur soalnya dari kemarin kan dia kurang enak badan, daripada kamu di sini menunggu tanpa kepastian ya bukan nggak ada pekerjaan lain lagi yang bisa kamu lakukan daripada sudah datang capek-capek hanya duduk bengong doang? "tawar Amira dan Panji mau tidak mau melakukan seperti yang dikatakan oleh wanita itu karena memang tidak ada yang salah dengan saran yang diberikan.
dokter Syarif sebenarnya dari tadi juga sudah menghubungi Adrian terus-menerus tetapi pria itu memang tidak bisa dihubungi sama sekali sampai membuat pria itu merasa Jengah sendiri, Bayangkan saja pekerjaan sedang darurat seperti ini dan orang yang seharusnya bertanggung jawab malah molor kalau molor saja sih tidak masalah tetapi kalau misalnya tidak datang sama sekali lalu tidak ada kabar yang jelas ya percuma dong kalau mereka menunggu seperti itu padahal harusnya diselesaikan saat ini juga tetapi hasil akhir ditunda dan kalau misalnya orang yang mengalami hal itu menerima dengan baik Ya tidak masalah tetapi kalau misalnya mereka marah-marah.
"Permisi dok, saya hanya ingin melaporkan Kalau hari ini saya bakalan menggantikan tugasnya indah karena Kebetulan saya free! "jelas Panji soalnya tidak mungkin dong masuk ke dalam ruangan orang lain kemudian tidak mengatakan maksud dan tujuannya bisa sampai ke arah situ soalnya selama ini kan kalau ada keperluan saja barulah dirinya bisa masuk ke tempat itu juga tidak bakal merasa lebih nyaman ketika berada di ruangannya Adrian yang bisa diajak ngobrol nyambung mungkin karena umur mereka yang sepantaran.
" Oh iya benar sekali soalnya saya juga bingung menghubungi Adrian dari tadi tetapi sepertinya Nomornya tidak aktif jadi karena kamu sudah berada di sini maka memang sebaiknya seperti itu ya itu kamu mewakili tugas yang seharusnya diambil oleh Indah, kurang tahu lagi sekarang ada di mana Tidak biasanya dia seperti ini dan lebih parahnya lagi Berlian juga ikut-ikutan tidak bisa dihubungi! " ngomel Syarif yang sudah tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana ketika orang-orang yang selama ini menjadi panutan malah bertingkah seolah-olah tempat ini merupakan milik mereka Jadi bisa datang sesuka hati sekehendak hati dan juga se kemauan mereka kalau tidak mah kebanyakan Memilih Untuk santai.
Panji jelas saja tidak menanggapi apa yang dikatakan oleh seniornya tersebut karena dirinya juga tidak ingin maksudnya ghibah nama-nama orang yang selama ini sudah terlalu berjasa di dalam hidupnya, kalaupun sekarang misalnya mereka tidak hadir mungkin karena ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan dan juga tidak sempat memberikan kabar maka dari itu seperti begini tanpa kejelasan yang pasti.
Panji hanya mengikuti saja dan juga menyesuaikan apa yang dikatakan kepadanya tidak mungkin membantah apalagi mencoba untuk mengabaikan begitu saja, posisinya sama seperti Lila tadi di sini hanya sebagai seorang yang menjalankan perintah bukan orang yang memberikan perintah jadi seenak jidatnya saja datang dan pergi sesuka hati.
Casandra benar-benar membuat harinya Lila sudah seperti neraka karena wanita itu tidak membiarkan Lila beristirahat hanya sebentar saja, bahkan lebih parahnya lagi ketika pekerjaan yang bisa dilakukan olehnya malah selalu membuat Lila yang mengcovernya alhasil wanita itu seharian sibuknya minta ampun dan pekerjaan yang harusnya dijalani 2 orang dikerjakan olehnya sendiri.
Lila tidak Ingin mengeluh karena nantinya akan membuat Cassandra begitu percaya diri dan alhasil bakalan terus menekannya seperti itu, lebih baik ya diam dan pura-pura menikmati semua pekerjaan supaya nantinya Casandra pasti bakalan emosi karena niat hati mau mengerjainya Tetapi malah dirinya terlihat biasa saja tidak ada rasa tertekan di dalamnya.
__ADS_1
" ah Memangnya dia pikir aku bakalan langsung tumbang hanya dengan pekerjaan seperti ini orang dulu jadi mantan kuli panggul saja Aku Bertahan apalagi hanya memeriksa berkas pasien doang, pokoknya kamu tenang saja Nona Medusa karena aku bakalan mengikuti apa yang kamu inginkan dan tidak akan mengeluh Sampai hati kamu akan berbunga-bunga! "batin Lila yang ingin tertawa meringis karena nasibnya begitu tidak menunjang sampai-sampai mau mengeluh pun rasanya sudah capek soalnya belum tentu orang-orang itu akan mendengarkan apa yang menjadi keluhannya saat ini.
Casandra merasa emosi ketika melihat nilai biasa saja padahal setahunnya wanita itu kan kalau misalnya diberikan pekerjaan terlalu banyak akan mengeluh terus-menerus, namun Lihatlah sekarang begitu anteng tidak ada nampak raut kekecewaan ataupun kelelahan serta ingin melayangkan protes padahal maksud hatinya ingin melihat wanita itu memakinya agar mungkin dengan begitu punya kekuatan untuk bisa melaporkan semua kejadian ini kepada Bambang agar bisa memperhitungkan lagi kira-kira Lila pantas tidak bekerja di tempat ini.
adrian saat ini benar-benar tengah gampang dengan semua masalah yang terjadi dalam hidupnya., Iya tidak ada niatan untuk datang ke rumah sakit maksudnya agar nantinya ketika berlian benar-benar mengajukan surat resign kemudian mendaftar pekerjaan di tempat lain ya ia bisa mengikuti wanita itu dengan begitu bisa langsung menyusulnya bekerja di tempat yang sama supaya maksudnya mereka tidak terpisahkan sama sekali.
Adrian kebingungan ketika seharian menunggu di depan rumahnya keluarga Devano tetapi tidak tampak kalau di rumah itu ada aktivitas manusia hidup di dalamnya, padahal Sekarang sudah pukul 10.00 pagi Biasanya orang kan ada kegiatan di luar rumah mau melakukan apapun dan juga masih segar dalam ingatan ketika Berlian tadi malam itu mengatakan akan mengajukan surat resign besoknya maka Hari inilah lebih tepatnya.
" Kenapa dia belum keluar rumah juga ya padahal aku dari tadi sudah menunggu di sini tidak beranjak pergi kemanapun, atau mungkin dia sudah pergi ketika aku lelah dan juga tidak memperhatikan dengan begitu baik? baiklah kalau begitu aku harus menghubungi Panji untuk memastikan kira-kira Berlian sudah sampai di sana atau belum, supaya aku bisa segera menyusul kira-kira dia mau ke mana dan juga mau bekerja di tempat yang mana ! "gumam Adrian monolog.
Panji saat ini berada di sampingnya dokter Syarif menjadi heran ketika orang yang dari tadi dihubunginya tidak merespon dan kini malah menghubunginya balik, Untung saja posisi Adrian itu lebih tinggi darinya kalau tidak mah jangan harap bakalan direspon semua panggilan yang berasal darinya karena tadi saja sudah mengabaikan.
" Ya halo...
" Panji kira-kira Kamu sudah melihat Berlian sampai di situ atau belum ya, Soalnya dari tadi Saya tunggu Tetapi dia kayaknya tidak ada pergerakan sama sekali? " tanya Adrian memastikan dan berharap bahwa pikirannya itu benar-benar menjadi kenyataan.
Panji dibuat kebingungan dengan pertanyaan yang dilontarkan dari seberang karena sebenarnya yang ada dalam pikirannya tadi itu jika Adrian sedang bersama dengan Berlian saat ini, Jadi kalau misalnya pria itu tiba-tiba menanyakan secara mendadak tentu saja ia tidak punya jawaban karena sama-sama bingung.
"Berlian belum sampai di sini sampai sekarang dan Kami pikir kalau dia sedang bersama dengan anda, apakah ada masalah yang berarti sehingga membuat anda tidak bisa datang ke sini sekarang padahal sudah ada jadwal yang harus dilakukan? "tanya Panji penasaran tidak mungkin juga kan kalau terlalu ikut campur lebih jauh urusan masalah pribadi orang lain.
__ADS_1
" nanti akan aku kabari lagi setelah ada kepastian dari Berlian dan Kalau bisa tolong suruh dokter Syarif untuk menggantikanku karena aku ada urusan yang sangat penting yang tidak bisa ditinggalkan, dan kamu juga tolong sesuaikan saja ya soalnya kayaknya hari ini aku tidak bisa datang ke tempat itu! " Adrian langsung mematikan panggilan tersebut Karena ada urusan yang lebih penting yang harus diselesaikan kalau buat mengobrol ya bisa Kapan saja Bukankah mereka selalu punya kesempatan buat berbicara.
Panji benar-benar kebingungan dengan semuanya karena tidak seperti biasanya Adrian sampai melakukan semua ini , namun balik lagi ia punya pekerjaan sekarang tidak mungkin ditunda apalagi saat ini dokter Syarif sudah memberikan perintah kepadanya.