Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Mencari 2


__ADS_3

Berlian sengaja mematikan ponselnya maksudnya agar Papanya ataupun siapapun itu tidak akan pernah bisa menghubunginya lagi, sudah cukup mereka mempermainkan dirinya dan juga sudah cukup mengatur segala sesuatu agar dirinya menjadi seorang yang patuh padahal sebenarnya kalau bisa dibilang ya bukan anak kecil lagi yang harus segelas sesuatunya diatur'


Berlian sangat yakin dan juga percaya Ketika nanti dirinya pulang dari tempat ini pasti akan begitu banyak macam pertanyaan yang tidak jelas yang akhirnya semua harus menuntut Jawaban yang harus diberikan, namun Ia tetap tidak peduli akan hal hal itu karena menurutnya dirinya hanya ingin menjaga antrian yang sudah melalui semua ini juga karena kesalahannya yang tidak pernah jujur ya Meskipun sebenarnya Ia juga kaget dengan keputusan dadakan yang diberikan oleh Papanya.


Adrian istirahat dengan tenang hari ini karena memang ia sangat begitu bahagia ketika akhirnya kekasihnya itu mau meluangkan waktu untuk menemaninya, ya tidak tahu untuk besok atau lusa kira-kira masih seperti ini atau tidak yang penting intinya harus sekarang harus ia jaga dengan baik agar nantinya bisa berkesan dan mungkin tidak akan pernah dilupakan.


Berlian sudah berusaha membujuk pria itu agar segera beristirahat supaya bisa segera pulih soalnya kalau seperti begitu terus ya sama saja bohong, karena biar bagaimanapun tubuh yang sedang kekurangan cairan membutuhkan istirahat yang begitu banyak bukan malah duduk begadang tidak jelas.


Meskipun terkesan sebagai seorang istri yang terlalu cemas memikirkan keadaan suaminya tetapi Dokter wanita muda itu memilih untuk tidak peduli, sebab dengan rasa kemanusiaannya ya memang harus melakukan semuanya itu tanpa mengeluh ataupun banyak memberikan perintah dan juga ini semua ia lakukan sebagaimana Bos rasa bersalahnya kepada Adrian yang sudah disakitinya secara langsung.


Adrian Bukannya tidak ingin beristirahat hanya saja pria itu sedikit waspada jangan sampai saat ia tertidur dan Saat itu pula kekasihnya itu bakalan meninggalkan dirinya, Percayalah ditinggal pas lagi sayang-sayangnya itu rasanya sangat menyakitkan dan Adrian kapok jika sampai mengalami hal itu yang kedua kalinya.


meskipun saat ini ada suami yang harus diurus oleh berlian tetapi material tetap saja tidak peduli karena menurutnya harusnya pria itu sadar Jika dia lah yang merebut berlian darinya, Coba saja jika dijodohkan dan Devano menolak tentu saja tetap tidak akan pernah ada yang namanya pernikahan Namun karena pria itu mau makanya semua terjadi seperti begini.


" Kamu tahu tidak saat aku melakukan tingkah konyol itu yang ada dalam pikiranku yaitu aku harus melakukannya agar tidak pernah dan juga tidak akan mungkin menyaksikan kamu berbahagia dengan orang lain, ya Meskipun terkesan konyol karena mau minta sesuatu yang tidak mungkin tetapi aku sudah tidak tahu lagi harus berpikir bagaimana! "jelas Adrian tersenyum samar meskipun dalam senyumannya itu ada begitu macam rasa sakit yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.


wanita yang berada di sampingnya itu memilih untuk Diam tidak membantah apalagi menambahkan ke saya yang dilontarkan oleh Adrian itu, sebab membiarkan seseorang mengeluarkan unek-uneknya itu merupakan sebuah hal yang lebih baik daripada kita membatasi semua ruang geraknya dan alhasil hanya jalan pintas yang akan diambil.


" ya Meskipun apa yang dibilang oleh dokter Syarif itu benar sekali kalau aku terlalu berlebihan dalam bersikap karena terlalu Naif sampai-sampai tidak bisa membedakan mana yang benar dan juga mana yang salah, tetapi mereka tidak pernah berada di dalam posisiku ketika semuanya dikira baik-baik saja tidak akan pernah ada masalah tau-tau langsung diambil pergi dari padaku di depan mataku pula! " Adrian bukan ingin memperingatkan segala macam kesalahan yang dilakukan oleh berlian bukan juga membuat wanitanya itu selalu tersakiti dengan semua kata-katanya tetapi ia hanya ingin membuktikan kalau Apapun akan dilakukannya meskipun nyawa diberikan yang penting intinya mereka akan tetap bersama.

__ADS_1


Berlian sebenarnya ingin mengatakan kepada Adrian agar berhenti berharap kepadaNya dan juga kepada hubungan mereka sebab sepertinya sudah tidak mungkin lagi apalagi mengingat Papanya yaitu Bima yang benar-benar menolak hubungan mereka dan bahkan menikahkan dirinya dengan orang asing.


di kediaman orang tuanya Berlian saat ini terjadi kehebohan Bagaimana Maria benar-benar merasa emosi dengan putranya yang baru pulang kemudian tanpa beban melenggang pergi begitu saja naik ke kamarnya Berlian, ya Meskipun sebenarnya penjelasan kenapa sampai Devano menghilang satu malam harusnya tertutup untuk berlian tetapi tetap saja Maria tidak suka karena anaknya itu sudah lupa akan statusnya yaitu merupakan Pria beristri.


Wanita itu sangat hafal dengan kelakuan anak yang setiap kali anaknya itu mendapatkan hari libur seperti sekarang Pasti pilihannya hanya akan menginap dengan teman-teman kuliahnya dulu, Bahkan mereka akan menginap entah mau berapa banyak orang dirinya juga tidak pernah masuk dalam lingkup pergaulan anaknya itu.


" Devano Mama belum selesai bicara Jadi tolong didengar jangan pernah membantah apalagi pergi nyelonong begitu saja, kamu sebenarnya dari mana Terus kenapa semalam perginya tidak pulang seolah-olah berbuat seperti kamu itu merupakan pria bebas yang bisa melakukan apa saja yang kamu inginkan? asal kamu tahu saja sekarang istri kamu itu di luaran sana pergi untuk mencari kamu Soalnya dia belum sarapan dan hanya akan makan ketika kamu sudah kembali, dan sekarang kamu malah tanpa beban datang tidak ada rasa bersalahnya sama sekali mau minta maaf atau kembali mencari Berlian gitu ?" teriak Maria yang tidak peduli jika sekarang berada di rumahnya orang tuanya Berlian karena menurutnya anaknya itu sudah sangat keterlaluan dan ia tidak suka ketika ada seseorang yang begitu tidak menghargai keberadaan istrinya sendiri.


"Memangnya Mama pernah mendengar dari mulutku langsung jika aku menyuruh dia untuk tidak boleh melakukan sesuatu atau tidak boleh makan ketika aku belum kembali ke rumah ini, dan satu lagi aku juga tidak pernah meminta dia untuk mencariku Keluar sana Memangnya dia pikir aku ini anak kecil yang harus dicari atau mau pergi kemanapun harus pamit kepadanya serta harus berbicara dengan jelas bakal berkumpul dengan siapa?" Devano benar-benar tidak terima Ketika Harus disalahkan seperti itu.


" Kamu kenapa sih Jadi anak itu susah sekali untuk diatur padahal istri kamu sekarang mungkin lagi kebingungan mencari kamu yang jelas-jelas entah ada di mana, setidaknya kamu akui kalau kamu itu punya salah yaitu pergi semalaman meninggalkan istri kamu tanpa ada kejelasan dan juga satu lagi bersikap seolah-olah kamu itu masih bujangan belum ada tanggungan sama sekali? "tanya Maria yang tersulit emosinya ketika melihat anaknya itu bersikap santai saja seolah tidak punya beban.


Sofia sebenarnya tidak suka dengan semua jawaban yang diberikan oleh Devano sebab menurutnya jika di depan mereka saja pria itu sudah terang-terangan menunjukkan rasa tidak sukanya kepada anaknya, entah bagaimana nasibnya nanti ketika mereka sudah hanya berduaan saja dan mungkin jangan sampai nanti ada namanya kekerasan fisik.


hanya saja Ya seperti yang dikatakan oleh Bima selama ini kalau dirinya tidak punya kekuatan untuk membantah setiap yang ia ucapkan, karena peraturan di dalam rumah itu setiap wanita harus mendengarkan apa yang dikatakan oleh suaminya tidak boleh membantah apalagi mencoba untuk melawan.


" Ah tidak bisa begitu Bima, kamu kalau sikapnya seperti begitu terus sama saja kamu mau mengizinkan Devano untuk menyakiti anak kamu sendiri, Memangnya kamu mau kalau sampai hal itu terjadi padahal sejatinya kamu menikahkan anak kamu ingin dibahagiakan bukan untuk disakiti? "tanya Maria penasaran Bagaimana dengan pola pikir dari biasanya itu.


Bima tertawa mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Maria tadi menyiratkan bahwa dirinya sepertinya berharap agar ada kebahagiaan di dalam rumah tangga anaknya padahal sejatinya itu semua tidak dipikirkannya ,sebab ia paling benci dengan yang namanya anak perempuan yang bisanya hanya menyusahkan orang tua saja.

__ADS_1


" Devano kamu pergi beristirahat karena memang dari kemarin tidak ada yang menyuruh anak itu mencari kamu di luar sana, Biarkan saja nanti dia kembali barulah melanjutkan makan soalnya kan tidak ada yang melarangnya untuk tidak usah makan hari ini hanya karena menunggu kamu pulang lebih dulu! " jelas Bima tanpa beban membuat Sofia langsung memilih masuk ke dalam kamarnya dan menangis berat tapi nasib anaknya entah ke depannya Seperti apa ketika Papanya lebih mendukung sang suami melakukan kejahatan terhadap anak sendiri.


" Aku kecewa sama kamu Mas kok bisa-bisanya menyuruh anak orang untuk menyakiti anak yang sudah kamu besarkan selama ini, dia itu anak kita satu-satunya yang kita punya dalam kehidupan ini yang akan memperhatikan kita di masa tua tetapi kenapa kamu malah membuangnya seperti itu? "batin Sofia yang tidak berani mengutarakan secara langsung karena tetap sama yaitu setiap kata-katanya Tidak boleh diucapkan di depan banyak orang dan membuat Bima malu.


Maria sudah tidak bisa berkata-kata lagi ketika hasil akhirnya menantunya yang akan disalahkan oleh papanya sendiri, ya meskipun ada rasa kecewa dengan sikap anaknya yaitu Devano tetapi ia lebih merasa kecewa lagi ketika melihat sikap Bima yang sepertinya sangat tidak menyukai Berlian di rumah itu.


" kamu tenang saja Berlian ada mama yang selalu menjaga kamu dan tidak akan pernah membiarkan ada orang yang berani menyakiti kamu meskipun itu anak mama sendiri, pernikahan ini terjadi karena kami sangat menyayangi kamu dari kecil dan ingin mendapatkan anak perempuan yang begitu manis! "batin Maria yang memilih untuk Pergi Kembali ke dalam kamarnya soalnya semuanya sudah sibuk pada urusan masing-masing Jadi untuk apa darinya bangun namun satu yang ya harapan yaitu Berlian segera kembali karena dirinya tidak ingin menantunya itu sakit.


Sedangkan di dalam kamarnya Berlian terlihat Devano sedang tersenyum sinis karena setiap sudut ruangan itu hanya ada potret di Berlian dan juga kekasihnya, Ya jelas Devano tahu kalau itu merupakan kekasih dari wanita itu karena pernah bertemu sebelumnya dan juga pernah membahas soal masalah ini.


" Memangnya kamu pikir bisa melawanku dan kamu akan menang Sepertinya itu hanya khayalan kamu saja karena sampai kapanpun kamu akan tunduk di bawah perintahku, sedangkan papa kamu saja selalu mendukung Apapun yang aku lakukan dan juga dengan Teganya memisahkan kalian itu artinya Posisiku sangat kuat dan kamu tidak mungkin bisa membantahku walau hanya sedikit saja! " Devano sudah seperti orang stress yang benar-benar tidak sadar kalau sebenarnya ia sedang mencoba dan juga merancang agar bisa menyakiti hati seorang wanita yang selama ini tidak pernah punya salah kepadanya.


" oke baiklah Istriku yang paling perhatian kepada suami sendiri, Kita tunggu kira-kira kamu bertahan untuk pergi mencariku sampai kapan? " Devano bahkan tidak sadar jika sebenarnya ini hanya akal-akalannya berlian dengan peralasan pergi mencarinya agar orang rumah mengijinkannya pergi namun sejatinya sebenarnya Ia hanya ingin menemani Adrian di rumah sakit dan entah sampai kapan pria itu Bertahan di tempat itu.


Sarah benar-benar terenyuh dengan semua kedekatan yang terjadi di depan matanya ini, ketika Bagaimana berlian dengan telaten mengurus Adrian kemudian membersihkan setiap sudut tubuh pria itu dengan penuh ketulusan.


Berlian adalah menantu idamannya selama ini yang merupakan paket lengkap dari ciri-ciri tipe wanita zaman sekarang, dan terlihat anaknya itu pun berbahagia ketika berhubungan dengan dokter muda itu namun hanya orang-orang sekitar mereka yang terlihat begitu membenci dan juga tidak suka.


" kamu istirahat sudah gih Kenapa sih maunya Hanya duduk saja terus menata parah aku Padahal kamu yakin kalau aku itu tidak akan pergi kemanapun dan meninggalkan kamu di sini, pokoknya apapun kondisi kamu aku bakalan bertanggung jawab jadi tolong ya kamu pun jangan terlalu menghukum diri kamu sendiri dengan cara Duduk seperti itu! "omel Berlian yang sudah Jengah ketika melihat Adrian susah sekali untuk diatur.

__ADS_1


" aku dengar pria itu merupakan seorang abdi negara yang bertugas di pedalaman Papua, dan feelingkuh mengatakan Kalau nantinya dia bakalan membawa kamu pergi dari kota ini dan mungkin entah sampai kapan bakal kembali! " Adrian benar-benar terluka ketika mengatakan semua itu bahwa wanitanya bukanlah miliknya lagi melainkan milik orang lain.


Berlian terdiam ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Adrian tadi karena memang akan seperti begitu kenyataannya jika dirinya akan mengikuti kemanapun Devano membawanya pergi, apalagi setiap Sikap yang ditunjukkan oleh pria itu didukung 100% oleh Bima membuat dirinya tidak bisa berkutik kemudian tidak bisa melayangkan protes yang penting intinya itu harga dirinya dan juga tubuhnya sudah tergadai dengan keegoisan papanya sendiri.


__ADS_2