Berlian Yang Terbuang

Berlian Yang Terbuang
Heran


__ADS_3

Bima enggan turun dari mobilnya ketika melihat masih ada Sofia di tempat itu namun dirinya juga tidak bisa berbuat banyak soalnya takut nanti wanita itu malah curiga, Padahal selama ini tidak terlalu peduli dengan perasaannya Sofia mau wanita itu marah atau berpikir yang tidak tidak pun ia tetap tidak mempedulikan Hal itu sama sekali soalnya menurutnya Sofia itu adalah wanita yang tidak penting di dalam kehidupannya.


Sofia pun terlihat tidak peduli dengan keberadaan suaminya di tempat itu sebab menurutnya jika terlalu sibuk dengan urusan orang lain, yang Nanti orang lain itu bakalan merasa percaya diri dan menganggap jika mereka itu merupakan sosok yang paling berarti dalam kehidupan orang lain.


Sarah kebingungan harus bersikap bagaimana ketika melihat mobil Bima Tengah terparkir di hadapan mereka, tadi memang dirinya tidak sempat menggambarkan kepada pria itu kalau sekarang di rumahnya ada Sofia yang datang berkunjung entah maksud tujuannya apa dirinya juga tidak tahu sama sekali.


" loh Itu ada suami kamu di depan, apa dia datang mungkin mau menyusul kamu soalnya sekarang buktinya ada di situ? " tanya Sarah pura-pura tidak tahu menahu soal keberadaan Bima di tempat itu .


Sofia hanya terlihat mengangkat kedua bahunya pertanda tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh wanita itu, apalagi sekarang terkesan seperti Tengah berbohong kepadanya maka dari itu dirinya yakin kalau sebenarnya kedua manusia itu pasti pernah berakting dan berpura-pura kalau pertemuan mereka itu sebenarnya sesuatu hal yang tidak disengaja.


" Masa sih dia datang menyusulku ke sini Padahal selama ini dia tidak pernah peduli jangankan mau menyusul saat aku sakit pun ditinggal pergi begitu saja seolah-olah urusan di luar itu lebih penting, Jadi sepertinya Apa yang kamu katakan itu sangat tidak masuk akal dan juga aku rasanya mungkin kamu hanya sedang menghibur diriku sendiri di sini? "katanya Sofia membuat Sarah kebingungan harus menjawab apa dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh wanita itu.


Sarah menatap ke arah Bima maksudnya agar pria itu bisa membantu dirinya maksudnya biar bisa terhindar dari segala macam pertanyaan yang dilontarkan oleh Sofia, soalnya Ia juga malah tahu kalau Bima bakalan menyusul dan lihatlah Sekarang pasti wanita itu bakalan mencurigai mereka yang bukan-bukan meskipun ya memang ada sesuatu yang terjadi di antara keduanya tetapi Intinya jangan sekarang lah kalau mau ketahuan.


Bima juga kebingungan Soalnya ini juga sangat tiba-tiba dan Kok bisa sih ada Sofia di rumahnya Sarah, padahal hari ini ya benar-benar ingin memperbaiki hubungan dengan Sarah tetapi kenapa harus ada istrinya di tempat itu Mungkinkah alam memang tidak berkehendak kalau mereka melakukan hal yang aneh-aneh di tempat itu.


" ya kalau begitu itu merupakan urusan kamu sebagai istrinya kalau aku tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan semuanya, Lain kali kalau kamu tidak punya perkataan untuk dikatakan kemudian urusan yang tidak jelas ya lebih baik tidak usah berkunjung lagi deh! " jelas Sarah yang terlihat begitu marah dengan keberadaan Sofia Di tempat situ karena menurutnya gara-gara kedatangan wanita itu membuat urusannya dengan Bima tidak bisa kelar-kelar dan lihatlah sekarang pria itu malah memilih pergi meninggalkannya tanpa memberikan pesan sedikitpun ataupun menyapa Ya sekedar basa-basi maksudnya.


" Wah Lihatlah suamiku sepertinya mungkin hanya Numpang lewat ada nyasar gitu soalnya sekarang dia sudah pergi makanya aku juga pergi dulu ya, soalnya aku ingin mengajukan lamaran menjadi dokter di tempat di mana Adrian dan juga Berlian bekerja ya mungkin dengan begitu aku bisa mendekatkan mereka kembali? "pamit Sofia lagi saudara pergi dari situ karena menurutnya tidak ada yang salah kan Kalau mengintimida selalu bicaranya yang menurutmu sudah sangat kecil keterlaluan karena bisa-bisanya melakukan semua ini tanpa Ia juga sebelumnya dan juga lebih parahnya lagi dirinya tertipu bertahun-tahun dengan tampang polos wanita itu.

__ADS_1


Sarah yang sudah ditinggal pergi oleh Sofia memilih untuk menelpon Bima saat itu juga agar menyuruh mungkin pria itu mau putar balik sekarang, Namun sayang ternyata Bima tidak mengangkat panggilan tersebut mungkin pria itu mematikan nada deringnya atau apalah itu soalnya Sarah tidak paham jika menyangkut soal beginian.


" ini orang ke mana lagi sih bukannya menganggap panggilan dariku malah mengabaikan begitu saja, apa dia lupa kalau sekarang aku juga begitu cemas jangan sampai mungkin Sofia sudah mengetahui apa yang kamu sembunyikan selama ini di belakang wanita itu? "gumam Sarah menolak bahkan keinginannya untuk pergi menemui Bima pun sudah berhenti.


Namun ada angin apa membuat wanita itu memilih untuk berubah pikiran dan alhasil memilih untuk pergi menyusul Bima karena dirinya yakin pria itu pasti sedang menuju ke apartemen yang keduanya sengaja sewa untuk bisa bertemu, tidak peduli jika nantinya Sofia bakalan menemukan keduanya sebab menurutnya sudah kepalang basah ya mandi sekalian tuh kalau misalnya ketahuan wanita itu juga tidak bisa melakukan apapun Soalnya Bima itu sangat terlalu bucin kepadanya dan tentu saja tidak akan pernah mengakhiri hubungan mereka yang sudah terjalin bertahun-tahun itu.


Sofia tertawa ketika melihat mobil Bima menuju ke salah satu kawasan apartemen yang bisa dibilang itu merupakan kawasan elit, dirinya hanya menggelengkan kepalanya karena ternyata selama bertahun-tahun bisa tertipu seperti ini yang tidak sadar sama sekali kalau dirinya itu merupakan korban dari segala macam kejahatan yang dilakukan Bima dan pelampiasannya adalah ia di rumah yang jelas-jelas tidak tahu apapun tentang apa yang terjadi di luar.


" kamu sangat keterlaluan Bima Sanjaya karena bisa-bisanya membohongiku dan berpura-pura kalau tidak terjadi apapun di luar sana antara kalian berdua, dan lihat lah sekarang dengan sukarela kamu malah pergi menemui wanita itu seolah-olah dia merupakan sosok yang paling penting dalam hidup kamu dan aku ini adalah orang yang paling nomor belakang dari segalanya.


" Sofia kamu memang wanita yang paling bodoh karena selama ini memilih untuk diperlakukan sangat tidak baik padahal ternyata dia sedang menyembunyikan sesuatu, Kenapa sih sampai tidak bisa peka dengan semua yang terjadi dan lebih memilih untuk banyak bilangnya dibandingkan untuk melawan dan juga mencari tahu? " Sofia kali ini benar-benar terpuruk sampai-sampai menyalahkan dirinya sendiri padahal sebenarnya dalam sebuah pernikahan itu pasangan harus saling mempercayai satu sama lain dan juga tidak terlepas dari kepercayaan yang Sofia berikan ternyata disalah artikan oleh Bima dan malah bersikap bahwa dirinya adalah seorang pria jadi Terserah mau melakukan apa saja itu merupakan hal yang lumrah tidak ada larangan sama sekali.


pria itu memasuki salah satu ruangan yang kebetulan tidak jauh dari situ membuat Sofia ingin tertawa atau memilih untuk diam dan mengabadikan semuanya melalui kamera ponselnya, Siapa tahu mungkin suatu saat bisa digunakan untuk senjata yang balik melawan pria itu.


setelah mendapatkannya ia inginkan wanita itu memilih untuk pergi Soalnya untuk apa lama-lama di situ hanya untuk menguji kesabaran imannya, atau malah ingin melihat suaminya itu bermesraan dengan wanita lain yang jelas-jelas tidak ada hubungan apapun dan juga tidak ada status yang jelas di antara mereka berdua para nabi memang masih memiliki istri yang sehat walafiat tidak kekurangan apapun Dan intinya masih bisa memberikan nafkah biologis untuknya.


Sofia memilih untuk meninggalkan tempat itu daripada nantinya hatinya bakalan menangis ketika melihat Sarah datang lebih baik menghindar saja, bukan mengalah dan membiarkan pelakor merajalela tetapi pernikahan dirinya dan juga Bima itu sebenarnya sudah tidak sehat dan untuk apa mempertahankannya karena yang ada hanya akan menimbulkan sakit hati sedangkan Percayalah kalau sakit hati itu tidak ada obatnya sama sekali.


sesuai dengan prediksinya ternyata tidak lama Sarah pun menyusul dengan begitu terburu-buru turun dari mobil membuat Sofia hanya menggelengkan kepala, sebab pemikiran wanita itu hanya satu-satunya di dunia seorang istri yang sah tidak melabrak pelakor ketika ketahuan selingkuh dan hanya dirinya saja seorang istri yang sah yang memilih untuk pergi ketika tahu bahwa apa yang terjadi di hadapan ini sungguh tidak bisa diterima dengan baik.

__ADS_1


" Wow ternyata prediksiku memang tidak akan pernah salah dengan silakan saja kalian bersenang-senang sesuka hati ingin mau melakukan apa karena dosa kan tanggungnya masing-masing, nanti kalau misalnya tidak nyambung lagi pasti juga bakalan berpisah atau mungkin masih terasa begitu nyaman ya sudah lanjutkan saja Sampai tua nanti Bila perlu satu liang lahat berdua pun tidak masalah?" gumam Sofia lalu memilih pergi dari situ karena menurutnya dirinya itu merupakan wanita berkelas yang Tentu saja tidak akan lama yang mengalah ataupun mempermalukan diri sendiri menjadi bahan tontonan satu Indonesia dan alhasil Berlian akan mengetahui segala macam kebusukan Papanya.


Sarah sebenarnya tidak sadar kalau Sofia bisa saja memberitahukan kepada Adrian tentang apa yang dilakukan oleh wanita itu di belakang anaknya tanpa sepengetahuan dari Adrian sama sekali, Tetapi menurut Sofia ini bukan merupakan hal yang tepat atau mungkin bukan waktu yang pas tinggal tunggu momen yang paling keren Lalu setelah itu ia akan membuat batu loncatan sehingga kedua manusia itu tidak akan pernah berkutik dengan kesalahan yang sudah mereka lakukan.


Bukankah seorang wanita elit memilih menyelesaikan masalahnya tanpa membuat dirinya juga terlibat masalah, Jadi untuk apa terlalu memaksakan kehendak dan akhirnya hanya ingin mendapatkan belas kasihan dari semua orang Oh lebih baik tidak usah sama sekali.


Adrian sebenarnya merasa bingung saat ini sampai-sampai pekerjaannya pun tidak fokus karena yang pertama yaitu Berlian yang tidak bisa dihubungi, kemudian mamanya yang semakin ke sini tingkah nya semakin aneh rasa-rasanya seperti Tengah menyembunyikan sesuatu namun entah Apakah itu dirinya juga tidak punya waktu untuk bisa menyelidiki secara pasti kejadiannya bagaimana.


Berlian saat ini sebenarnya sedang emosi terhadap Devano karena pria itu tadi memaksa dirinya untuk ikut ke pertemuan sesama istri para anggota TNI, meskipun ia sudah menolak karena yang pertama merasa masih asing belum terlalu mengenal mereka dengan baik kemudian masih punya urusan lain serta tidak enak badan tetapi pria itu tetap kokoh pada pendiriannya.


lebih parahnya lagi sekarang ponselnya Berlian itu sedang ditahan oleh desamu karena alasannya takut nanti wanita itu tidak fokus dan malah sibuk dengan ponselnya saja, dan sekarang semua kegiatan itu sudah selesai ia Tengah berbaur dengan para istri-istri tentara yang lain tetapi lihatlah sampai sekarang ponselnya belum kembali padahal para wanita di sana itu sedang sibuk berselfie iya pertanyaannya selfie itu pakai apa kalau bukan pakai ponsel coba?


"Wah Ibu Dokter Berlian sangat beruntung karena bisa mendapatkan Abdi Negara sekeren dan juga setampan Pak Devano, Padahal selama ini bukan sedikit loh cewek-cewek cantik yang datang alasan hanya untuk jogging padahal untuk bertemu dengan dia namun ditolaknya mentah-mentah sampai-sampai kami pun merasa aneh dengan sikapnya itu! " ujar wanita yang name tag-nya bertuliskan Anisa dan terlihat Berlian hanya menganggukan kepala pertanda tidak mau merespon apapun yang dikatakan oleh wanita itu soalnya dirinya saja tidak ada niatan untuk menjadi istrinya Devano.


" Bagaimana ya respon mereka ketika tahu kalau misalnya kamu itu adalah pernikahan hasil perjodohan, kira-kira masih saya heboh sekarang atau malah merasa kasihan kepadaku atau malam mungkin ada niatan untuk mengejar si kulkas 2 pintu itu ya? "batin berlian yang mencoba untuk menerka-nerka Tetapi setelah itu sepertinya tidak akan pernah mendapatkan jawaban soalnya ia bukanlah tipe seseorang yang suka mengumbar aib dalam rumah tangganya biarlah permasalahan di dalam keluarga mereka ia sendiri yang tanggung tidak boleh ada yang ikut campur apalagi mencari tahu segala sesuatunya menjadi tidak nyaman.


" bisa saja perkataannya Bu Anisa, Sebenarnya dia tidak terlalu spesial juga tetapi yang kalian perhatikan spesial ya aku bersyukur Berada di posisi ini! "jelas Berlian yang juga tidak ingin dong menjatuhkan harga dirinya Yang menyiratkan kalau merupakan seorang istri yang tidak peduli sedikitpun tentang suaminya.


" Ya sudah kalau begitu Bagaimana kalau kita pergi berkumpul dengan para suami di sana Soalnya dari tadi itu saya lihat Pak Devano sedang curi-curi pandang loh kepada Bu dokter Berlian, daripada nantinya saya bakalan Kena masalah karena lebih lama menahan dokter di sini ya lebih baik saya antarkan saja langsung kepada pemiliknya supaya mungkin nanti kedepannya suami saya Bakalan mendapatkan promosi jabatan yang lebih tinggi? "canda Anisa yang sebenarnya memang tidak ada niatan untuk pamer ataupun cari muka Tetapi hanya sekedar ingin mendapatkan dirinya kepada berlian toh Berlian juga waktunya sudah tidak lama lagi tinggal satu minggu lebih sedikit berada di tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2