
" Sangat manis , " lirih Dion seraya menyapu bibir bagian luar milik Sitha menggunakan lidah nya sebagai penutup ciuman nya itu
...Dirinya tidak ingin Noval melihat adegan dewasa yang telah di lakukan oleh nya itu...
...Dion pun menarik bibir nya ke atas membentuk lukisan nan indah kala melihat Sitha masih memejamkan kedua matanya dengan bibir merah muda itu sedikit terbuka...
...Sungguh gadis itu sangat menikmati ciuman manis coklat nya tersebut...
" Bagaimana, apakah aku benar ? " ujar Dion seraya terkekeh kecil membuat Sitha seketika langsung membuka kedua matanya
...Dengan jarak yang sangat dekat itu ia bisa melihat dengan jelas wajah tampan suami nya tersebut yang tengah tersenyum indah menatap nya...
" Apa rasa coklat nya begitu manis, hingga kau memejamkan mata cukup lama saat mencicipi nya ? " tanya Dion dengan lembut seraya mengusap bibir Sitha yang telah basah menggunakan jemarinya
...Seketika Sitha pun menutup bibir nya rapat rapat dengan pipi yang memerah seperti buah tomat, ia sungguh merasa sangat malu dengan suami nya itu...
...Bagaimana mungkin dirinya begitu menikmati ciuman itu hingga tanpa sadar ia telah memejamkan matanya begitu lama di depan Dion...
..." Kita akan lanjutkan setelah Noval tidur nanti, " ucap Dion tepat di telinga Sitha lalu mengusap caping telinga itu dengan ujung lidah nya...
...Hingga membuat semua buku kuduk gadis itu seketika meremang dengan degup jantung yang sudah mulai tidak karuan...
" Ayah... bunda, aku sudah selesai gosok gigi dan berganti baju, " seru Noval berjalan ke arah kedua nya membuat Sitha terkejut dan menjauhkan tubuh nya dari Dion memberi jarak antara keduanya
" Bagus, putra ayah ini semakin bertambah besar semakin pintar juga ternyata.. " puji Dion memberikan dua jempolnya pada sang putra
" Iya dong yah, aku kan emang pintar.. " jawab Noval dengan gaya nya yang sok ganteng di hadapan Dion
" Kalau begitu karena hari sudah malam, ayo sekarang kita tidur. Iya kan bunda... " ajak Noval dengan antusias karena untuk pertama kalinya ia akan tidur bersama dengan kedua orang tuanya
" I_ iya Noval, " jawab Sitha sedikit terbata dengan senyum mengembang untuk menutupi kegugupan hati nya saat ini
" Oke, ayo kita tidur.. " ujar Dion seraya bangkit dari duduknya dan merangkul pundak Noval
" Ayo bunda.... " Noval pun menarik tangan Sitha agar segera bangkit dan ketiga nya sama-sama berjalan beriringan menaiki tangga menuju kamar utama dimana kamar Dion berada
...Di dalam kamar ketiga nya pun tidur dalam satu selimut yang sama, Noval meminta sang bunda untuk menceritakan dongeng sebelum tidur agar ia bisa segera memejamkan mata malam ini...
...Kedua tangan mungil nya itu pun tidak lepas untuk menggenggam jemari tangan kedua orang tuanya...
__ADS_1
" Ayah, bunda... seperti malam ini aku akan bermimpi sangat indah karena tidur bersama dengan kalian, Noval sungguh sangat bahagia.. " ucap Noval memandang dengan bergantian ayah dan sang bunda nya
" Semoga setelah Noval bangun tidur nanti, ini semua bukan mimpi..." lanjut bocah itu dengan polos nya
...Rupanya ada ketakutan tersendiri di hati Noval jika saat ini yang dirinya rasakan itu hanya lah sebuah mimpi semata...
...Sitha dan Dion pun saling bertukar pandang mendengar ucapan putra nya itu...
" Sayang.. ini semua bukan lah mimpi nak, ini nyata.. ayah dan bunda akan selalu ada untuk mu mulai sekarang, " ujar Dion mengusap rambut kepala Noval dengan kasih
" Iya sayang.. insya Allah kita akan selalu bersama, Noval tidak perlu takut karena ayah dan bunda akan selalu berada di sisi Noval.. " imbuh Sitha dengan tersenyum lembut
" Terimakasih ayah, bunda. Aku sayang kalian..." ujar Noval seraya memeluk keduanya
" Ayah juga sangat menyayangi mu nak.. " ucap Dion
" Bunda pun sangat sayang padamu.. " tambah Sitha dengan tulus
" Baiklah, ayo sekarang waktunya kita untuk tidur. Bunda sudah selesai menceritakan dongeng untuk mu tetapi kau belum juga terlelap.. " ujar Dion setelah melepas pelukannya dan mengacak rambut Noval dengan gemas
" Hehe.. iya yah, sekarang Noval mau baca doa sebelum tidur dulu, " ucap Noval terkekeh
...Noval pun memimpin membacakan doa sebelum tidur dengan semangat sementara Dion dan Sitha mengaminkan nya di samping putra nya itu...
...Tidak menunggu lama lagi Noval pun memejamkan kedua matanya yang telah mengantuk tersebut ...
...Di ikuti dengan Sitha yang memang telah lelah seharian ini, kedua nya pun dengan mudah nya terbang ke alam mimpi...
...Tinggal lah Dion yang sedari tadi masih saja terjaga walaupun kedua mata nya terpejam akan tetapi dirinya belum benar-benar tertidur...
**
...Sitha merasakan dirinya tengah berada di taman bunga ya sangat indah, bunga bunga cantik berwarna warni pun bermekaran di sisi kanan dan kiri nya kala dirinya berjalan...
...Kupu-kupu pun saling berterbangan ke sana kemari untuk menghisap madu dari bunga bunga yang indah itu ...
...Sejuk, damai dan harum rasanya berada di taman yang di penuhi berbagai macam bunga bunga cantik itu...
...Sitha berlarian kesana kemari seperti tengah menari untuk menangkap salah satu dari sekian banyak kupu-kupu tercantik yang dirinya inginkan ...
__ADS_1
...Begitu sulit karena kupu itu terbang dari bunga satu ke bunga yang lain nya menghindari jemari Sitha yang lentik itu...
..." Yeyy.....!! akhirnya kena juga, " girang Sitha setelah berhasil menangkap satu kupu-kupu berwarna biru langit yang sangat cantik tersebut ...
" Indah sekali.... " kagum nya meletakan kupu-kupu itu di telapak tangannya
...Kupu-kupu tersebut pun bergerak dengan perlahan di telapak tangan gadis muda itu seperti tengah berjalan di kelopak bunga ...
" Rasanya geli deh,, " lirih Sitha tersenyum geli ketika melihat kupu-kupu tersebut seperti tengah menghisap nektar bunga pada tangan nya itu
...Setelah nya serangga cantik itu pun terbang dengan perlahan lalu hinggap di pipi Sitha, lagi lagi gadis itu merasakan geli di pipi nya akan tetapi Sitha tetap membiarkan kupu itu ...
...sesuka hatinya hinggap dimanapun serangga itu inginkan...
...Hingga saat serangga itu hinggap di bibir merah muda milik nya, gadis itu tetap saja tidak bergeming, malah semakin menikmati sensasi geli yang dirinya rasakan saat itu...
" Aww... !! " tiba-tiba saja Sitha menjerit kecil ketika serangga itu menggigit bibir nya
...Namun rasa itu semakin lama semakin aneh, Sitha merasa gigitan itu semakin dalam menyapu bibir nya hingga perlahan Sitha mengeluarkan suaranya yang terdengar begitu menggoda ...
...Lenguhan tanpa sadar keluar dari bibir mungil nya kala gigitan-gigitan kecil itu menyentuh leher jenjang milik nya ...
" Ahh.... " lenguh Sitha menyentuh area leher nya, akan tetapi yang dirinya sentuh bukan lah tubuh miliknya
...Ia merasakan seperti ada tubuh besar yang saat ini berada di atas tubuh nya...
...Jemarinya yang lentik kesana kemari seperti tengah menari nari di atas punggung tubuh itu, perlahan kesadaran gadis itu pun mulai pulih...
...Kedua matanya yang masih terasa sangat berat itu pun sedikit demi sedikit mulai terbuka...
Hingga dirinya samar samar melihat tubuh besar nan gagah itu adalah milik sang suami
" Mas Dion.... "
***
***Hai semua pembaca setia Bu guru cantikku.. terimakasih atas dukungan dan semangat kalian semua ...😘🤗💪💪
Terus beri dukungan kalian di novel ini ya... 🥰 peluk jauh dari othor buat kalian.....😘😘😘😘🤗🤗🤗***
__ADS_1