
Setelah sampai di kantor nya Dion meminta Dimas untuk segera menyiapkan berkas berkas yang akan di butuhkan nya di luar kota besok.
Dion pun dengan segera menyelesaikan pekerjaan nya agar nanti bisa menjemput Noval tepat waktu.
Jam menunjukkan pukul sepuluh siang ketika Dion melihat jam yang melingkar di tangan kiri nya.
" Waktu nya untuk menjemput Noval, " gumam Dion seraya menyambar kunci mobil nya di atas meja.
" Heyy pak Dion .. anda mau kemana, ini ada berkas yang belum Anda tanda tangani. " teriak Dimas ketika melihat Dion keluar dari ruangannya menuju lift.
" Ke sekolah menjemput Noval. " timpal Dion sambil terus berjalan tanpa melihat ke arah Dimas.
" Iisssttt.. se'enaknya saja pergi, dasar bos. " gerutu Dimas.
**
Ketika sampai di sekolah terlihat para anak anak berhamburan keluar dari kelas mereka Dengan wajah gembira, pertanda waktunya pulang sekolah.
Dion menepikan mobil nya di seberang jalan.
dia mengamati setiap anak yang keluar dari kelas nya.
Tak berapa lama pandangan nya terhenti pada anak gendut yang sedang duduk di taman sekolah bersama wanita yang menemaninya.
__ADS_1
Ya itu adalah Noval dan Sitha.
Sitha sedang menemani Noval yang sedang menunggu jemputan nya datang.
" Noval.. jemputan kamu belum datang, ?" ujar sitha seraya duduk di sampingnya.
" Belum Bu, " jawab Noval lalu meminum air dari botol minum nya.
" Oh.. baiklah,, atau mau ibu antar, ?"
" Tidak usah, " terdengar suara bariton dari arah belakang mereka. membuat ke dua nya refleks menengok ke sumber suara.
" Ayah. . . . . akhirnya ayah datang juga, " seru Noval lalu berlari memeluk Dion.
" Ya , ayah sudah berjanji padamu.. "
" Baiklah kalau begitu, Noval pak Dion.. saya pamit dulu, " ujar Sitha tersenyum ke arah Dion dan hendak melangkah kan kaki nya pergi.
" Tunggu sebentar, " cegah Dion membuat Sitha menghentikan pergerakan nya.
" Saya ingin bicara sesuatu pada anda, apakah anda mempunyai waktu saat ini, " sambung Dion.
" Panggil saja saya Sitha pak, tapi maaf... sesuatu apa yang ingin anda bicarakan dengan saya .. " ujar Sitha.
__ADS_1
" Ini tentang anak saya, Noval. " ujar Dion seraya mengelus rambut Noval.
" Baiklah, kebetulan jam mengajar saya sudah selesai , " ucap Sitha menganggukkan kepala.
" Silahkan.. " Dion pun mempersilah kan Sitha menuju mobil nya yang terparkir di halaman sekolah.
Sebenarnya Sitha agak canggung berada satu mobil dengan Dion, untung ada Noval yang bisa mencairkan suasana.
Bagaimana tidak canggung berada satu mobil dengan pria tampan, berkelas dan sempurna bagi setiap wanita yang memandang nya membuat Sitha sedikit di Landa gugup.
Karena sebentar lagi waktunya untuk makan siang, Dion memberhentikan mobil nya di sebuah rumah makan seafood yang cukup terkenal di daerah tersebut.
Dion turun dari mobil nya dan di ikuti Sitha beserta Noval.
Mereka duduk di sebuah pojok ruangan yang menurut Dion tidak terlalu ramai, karena setiap jam makan siang, rumah makan ini akan di penuhi dengan orang orang.
Setelah mereka semua duduk, Dion mempersilahkan sitha untuk memilih menu yang dia inginkan.
" Tidak alergi seafood kan ? " ucap Dion karena menurut nya Sitha terlalu lama hanya membolak balikkan buku menu tersebut.
" Ti... tidak pak, " ujar Sitha sedikit terbata, karena bagi Sitha makanan yang ada di sini semua nya mahal.
" Bu guru kan suka kepiting yah.. " celetuk Noval .
__ADS_1
Tidak menunggu lama Dion pun memesan kan kepiting jumbo untuk mereka. Membuat Sitha pasrah dengan pilihan itu.
Sambil menunggu makanan mereka datang, Sitha di buat penasaran dengan sesuatu yang akan di bicara kan Dion dengan nya tentang Noval.