Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
bab 29 Kejutan yang tidak di inginkan


__ADS_3

...Hari ini niat Dion ingin memberi kejutan untuk Noval atas kepulangan nya tapi malah sebalik nya, ia yang mendapatkan kejutan atas peristiwa yang terjadi siang ini....


Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit Noval terus menangis melihat Bu guru kesayangan nya yang tengah terluka.


Sesampainya di rumah sakit Sitha pun langsung mendapatkan perawatan.


Dion pun menunggunya bersama Noval di luar ruangan.


Dalam pangkuan nya Dion pun tak henti nya menenangkan Noval agar berhenti menangis.


" Tenang ya sayang... ada ayah di sini, kita sama sama ber do'a semoga tidak terjadi apa apa dengan kak Sitha,, " ujar Dion mendekap erat tubuh Noval dalam pangkuan nya.


Kemudian dia mengecek seluruh tubuh Noval mencari apakah ada luka di tubuhnya, dan hanya ada luka kecil di lutut Noval.


Dion pun segera meminta obat dan plester kepada suster yang berada di sana.


Tak lama kemudian dokter yang menangani Sitha pun keluar.


Dion buru buru menghampiri dokter tersebut dan menanyakan keadaan Sitha.

__ADS_1


" Apakah anda keluarga dari pasien? " tanya dokter tersebut.


" Iya dok, bagaimana keadaan pasien sekarang.. " ucap Dion yang jujur saja sangat mengkhawatirkan keadaan Sitha yang tengah terbaring di dalam sana.


" Syukurlah pak, tidak ada yang perlu di cemaskan, dan kita hanya tinggal menunggu pasien sadar.." ujar dokter tersebut.


Seperti telah mendapatkan angin segar di tengah panasnya sinar matahari Dion pun dapat bernafas dengan lega mendengar berita tersebut.


" Syukurlah... apakah saya boleh melihatnya sekarang? "


" Tentu, silahkan.. " dan sang dokter pun kemudian berlalu meninggalkan Dion untuk memeriksa pasien yang lainnya.


Dion menggandeng tangan Noval dan masuk ke ruangan Sitha untuk melihat keadaan nya.


" Bagaimana ? "


Dion terlihat sedang menelfon seseorang di taman samping rumah nya.


Setelah dia menidurkan Noval di kamar nya dan membersihkan diri setelah kepulangan nya dari rumah sakit.

__ADS_1


Ia menanyakan informasi tentang kejadian tadi siang yang telah membahayakan nyawa anak laki laki nya itu.


Dimas pun menjelaskan dengan detail kejadian tersebut kepada Dion melalui saksi saksi yang berada di sekitar sekolah tersebut dan melihat kejadian itu secara langsung.


Menurut saksi mata yang tanpa sengaja melihat kejadian itu, sebuah mobil mewah berwarna kuning melaju dengan kecepatan tinggi ke arah anak kecil, yang tak lain adalah Noval sesaat setelah ia membeli es krim di pinggir jalan.


Sitha yang baru saja keluar dari kantor sekolah kemudian mencari keberadaan Noval yang tadi tengah duduk di teras kelas nya.


Lalu dia melihat bocah itu di seberang jalan dan Sitha segera menyusul menghampiri bocah gembul Tersebut.


Akan tetapi ia melihat sebuah mobil melaju dengan kencang ke arah Noval, dan refleks Sitha lari kemudian mendorong tubuh Noval menjauh dari jalan dan akhirnya dialah yang terserempet mobil itu.


Pak satpam yang biasa bertugas di depan sekolah kebetulan sedang tidak ada di tempat sehingga tidak bisa menjelaskan kejadian itu secara detail.


" Saya sudah melihat cctv nya pak, dan itu bisa jadi bukti yang kuat untuk mencari pelaku nya agar segera tertangkap. " suara Dimas terdengar tegas di seberang sana.


" Bagus, aku percaya kan semua padamu dim, ku tunggu kabar baik nya. " kemudian Dion mematikan panggilan tersebut.


Dia sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa pemilik dari mobil itu dan akan memberikan hukuman yang setimpal karena telah berani membahayakan nyawa putra nya.

__ADS_1


Setelah itu Dion meminta bi Asih untuk menyiapkan baju ganti untuk Sitha dan akan di bawanya ke rumah sakit.


Tak lupa ia juga menitipkan Noval pada bi Asih untuk menjaganya karena dia akan menemui Sitha di rumah sakit.


__ADS_2