
* *** Warning !! *
* Area 18+ ! Harap bijak dalam membaca ya gaes... 😁😁 🙏*** *
" Mas Dion... " lirih Sitha seperti sebuah gumaman dengan mencoba mengerjap kan kedua matanya
" Hmm.... " ujar Dion melepaskan leher Sitha lalu menatap wajah cantik istrinya itu yang terlihat masih sangat mengantuk
...Sitha memegang lehernya yang sebelumnya telah di gigit kecil oleh Dion seraya menatap selidik lelaki itu...
" Maaf, telah mengganggu tidur mu. Aku ingin melanjutkan kegiatan kita yang sempat tertunda tadi.. bukan kah aku sudah berjanji padamu.. " lirih Dion seraya membelai rambut panjang Sitha
...Entah kapan lelaki itu telah melepaskan hijab yang sitha kenakan...
" Tapi mas... Noval, " ucap Sitha melihat ke sekelilingnya mencari keberadaan Noval
...Akan tetapi di tempat tidurnya tersebut hanya ada dirinya sendiri dan sang suami, dan kamar yang ia tempati saat ini pun terlihat berbeda dengan kamar Dion yang sebelumnya mereka telah tidur bertiga di kamar tersebut...
" Kau tidak perlu khawatir Sitha.. putra ku sudah tertidur dengan lelap sekarang, dan kita berada di kamar yang berbeda dengan nya, " ujar Dion mengerti akan apa yang tengah di fikirkan oleh gadis itu
" Aku... " lirih Sitha kembali menatap Dion dengan gugup
" Aku harap kau sudah siap untuk ini, Sitha Azzalfa, " ujar Dion membalas tatapan itu dengan begitu dalam, walaupun dirinya tahu saat ini Sitha kembali merasakan gugup akan tetapi Dion berjanji akan melakukan nya dengan sebaik mungkin
...Sesaat kedua nya terdiam dengan saling menyelami cahaya yang terpancar dari sorot mata mereka masing masing...
...Hingga akhir nya Sitha bisa mengeluarkan suaranya...
" Iya mas.. Bismillah, aku siap.. " ucap Sitha seraya memberikan senyum terindah nya pada Dion
...Mendengar sang istri telah memberikan lampu hijau untuk dirinya, Dion pun tanpa menunggu lama lagi langsung memberi kan kecupan kecil di bibir Sitha...
" Aku akan melakukan nya dengan perlahan... " lirih Dion tepat di telinga Sitha
...Kemudian kembali lagi ******* bibir merah muda itu dengan lembut namun menuntut...
__ADS_1
...Sitha memejamkan kembali kedua matanya saat merasakan tangan Dion menyentuh bagian dada nya, bermain sesaat kemudian membuka satu persatu kancing piyama berwarna ungu itu...
...Hingga saat semua kancing telah terbuka Dion melepaskan ciuman nya pada gadis itu...
...Sesaat pandangan matanya menatap pada benda yang terbungkus bra berwarna merah muda tersebut...
...Merasa malu karena suaminya melihat area dada nya reflek Sitha pun menutupi nya dengan kedua tangan nya...
" Kenapa sayang... " lirih Dion seraya menyingkirkan tangan Sitha dari sana agar tidak menghalangi aksinya nanti
" Aku malu.. kenapa mas Dion melihat nya seperti itu, " ujar Sitha dengan kedua pipi nya yang telah mulai memanas itu
...Dion pun menarik ujung bibir nya ke atas karena mendengar ucapan yang di berikan oleh istrinya itu yang masih saja merasa malu saat hanya berdua dengan nya...
" Kau tahu, karena ini sangat lah indah... " ujar Dion seraya memainkan ujung itu dengan jemari nya saat dirinya telah membuka semua benda yang menghalangi gunung kembar nan mulus itu
" Ah.. ! mas.. " desah Sitha saat jemari Dion dengan lihainya memilin milin pucuk gunung kembar milik nya itu sementara bibir Dion telah melahap ujung yang satu nya lagi bagaikan bayi besar yang sangat kehausan
...Mendengar ******* yang keluar dari bibir manis istrinya Dion pun lebih bersemangat lagi melakukan aksi nya tersebut ...
...Dengan reflek jemari tangan Sitha pun mencengkeram erat rambut kepala Dion yang saat ini berada di atas tubuh nya itu...
" Aw ! mas... " ujar Sitha semakin mencengkeram erat rambut Dion kala suami nya itu menggigit kecil ujung gunung kembar miliknya
Plup !
...Terdengar Dion melepas gigitan nya lalu mengelus dengan sangat lembut bekas gigitan kecil nya tersebut ...
...Dion tersenyum saat melihat wajah istrinya yang terlihat semakin menggoda dengan sedikit keringat yang menempel di kening nya itu ...
" Ini baru pemanasan sayang.. kenapa kau sudah berkeringat begini, " ujar Dion seraya mengusap keringat itu dengan jemari tangan nya
" Karena rasanya panas mas, " jawab Sitha dengan polos nya
...Ya, memang sekujur tubuh nya saat ini terasa sangat panas ketika hanya baru sebentar suami nya itu bermain dengan sebagian anggota tubuhnya tersebut ...
__ADS_1
...Dion pun sedikit terkekeh mendengar pengakuan yang di ucapkan oleh istrinya itu ...
" Maka dari itu kita akan membuka semuanya, " ujar Dion dengan senyum misterius nya
...Kembali bibir nya mendarat di bibir milik istrinya itu sementara tangan nya mencoba melepaskan pakaian bawah Sitha, dengan perlahan namun pasti gerakan tangan Dion telah berhasil meloloskan satu persatu benda yang bisa menghalangi aksinya tersebut dengan lembut...
...Sadar istrinya telah polos dan dirinya masih menggunakan pakaian nya, Dion pun bangkit dengan cepat untuk melepaskan pakaian yang masih melekat pada tubuh nya tersebut...
...Hingga kali ini dua insan yang telah memiliki ikatan itu berada dalam satu ranjang yang sama tanpa menggunakan pakaian nya sehelai benang pun ...
...Dengan perlahan Dion pun membuka kedua kaki sang istri serta membimbing miliknya agar segera memasuki sarang nya...
...Sitha pun pasrah dalam dekapan hangat Dion kala tubuh nya merasakan sedikit rasa perih di bawah sana...
" Sakit mas...! " lirih Sitha saat Dion berusaha berkali-kali namun masih gagal juga, sementara kedua nya telah bermandikan keringat di bawah AC yang sangat dingin
" Ah.. Sayang, punya mu sangat sempit. Sehingga aku sangat sulit memasukinya.. " desah Dion namun tidak menyurutkan semangat nya untuk terus berusaha
Hingga untuk yang kesekian kalinya
" Tahan sayang.. mungkin ini akan sedikit sakit... " ucap Dion dengan begitu lembut namun terus mendorong ke dalam
" Ahhhhh..... mas,, " desah Sitha dengan mencengkeram erat kedua bahu suami nya itu
" Iya sayang.. sebentar lagi, " Dan dengan satu hentakan senjata Dion pun telah berhasil masuk sepenuhnya di dalam sana
...Dion pun menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh Sitha, mendekap nya erat agar istri itu merasa nyaman dan berharap rasa sakit nya akan berkurang tanpa melepaskan penyatuan tersebut...
" Aku mencintaimu... Sitha Azzalfa, " lirih Dion dengan menenggelamkan wajahnya di antara ceruk leher jenjang milik sang istri
...Mendengar pengakuan yang di ucapkan oleh sang suami, Sitha pun mengembangkan senyum nya, rasa sakit yang tubuh nya saat ini rasakan rasanya telah tertutup oleh rasa bahagia atas pengakuan rasa yang di ucapkan oleh Dion ...
" Aku juga mencintai mu mas... " lirih Sitha di iringi dengan deru nafasnya yang memburu
...Dion menarik wajah nya untuk dapat melihat dengan jelas wajah wanita yang saat ini telah menjadi penghuni hati nya tersebut...
__ADS_1
...Mata keduanya saling mengunci satu sama lain sama hal nya dengan tubuh mereka saat ini...
... ...