
...Sementara itu Sitha yang masih belum sepenuhnya hilang rasa gugup nya masih termenung di ruang makan itu seorang diri memikirkan kata-kata Dion...
..." Aku sungguh tidak tahu diri sekali jika menolak permintaan mas Dion, karena sepenuhnya ia telah berhak atas semua yang ada pada diriku karena pernikahan kami yang sudah sah di mata agama. Tapi.... aku sungguh belum siap.... " batin Sitha menangkup wajah nya dengan kedua tangan nya...
...Malam terasa semakin dingin dan Sitha mencari keberadaan selimutnya di dalam lemari bajunya untuk menemaninya tidur malam ini...
..." Dingin banget..! selimut ku mana yah. perasaan aku taruh sini deh.. mas Dion pasti kedinginan juga, " ucap Sitha seraya mengobrak Abrik isi lemari nya mencari keberadaan benda yang dapat menghangatkan tubuh itu...
Setelah menemukan benda yang di carinya Sitha pun bergegas menuju kamar tamu tempat dimana Dion beristirahat
...Karena pintu kamar yang tidak di kunci Sitha pun dapat melihat keberadaan suami nya itu melalui celah pintu yang sedikit terbuka...
...Perlahan Sitha mendekati suami nya yang telah memejamkan mata seorang diri di ranjang yang tidak terlalu besar itu...
...Terlihat damai dan tenang wajah pria yang saat ini telah menjadi suaminya itu, menambah ketampanan pada diri Dion dan tanpa di sadari Sitha tersenyum kecil tatkala menikmati wajah suaminya itu...
" Pasti kamu kedinginan mas,, " lirih Sitha menyelimutkan selimut yang ia bawa ke tubuh Dion dengan perlahan
" Maaf ya mas... aku sudah banyak merepotkan kamu, dan maaf juga... sudah seharusnya tugas seorang istri adalah melayani suaminya, sungguh aku tidak bermaksud untuk menolak, tapi... jujur saja sekarang aku belum siap untuk itu, dan aku tidak tahu bagaimana harus mengatakan nya, aku takut menyinggung perasaan kamu mas.. " ucap Sitha lirih di samping Dion
" Selamat malam semoga kamu mimpi indah mas.. " lanjut Sitha kemudian meninggalkan kamar tersebut dan kembali ke kamarnya
...Sementara itu Dion yang belum sepenuhnya terlelap pun mendengarkan semua ucapan Sitha yang ia ucapkan padanya , bibirnya pun tersenyum samar dan kemudian membenarkan selimut agar menutupi semua tubuhnya...
" Sudah punya istri.. tapi masih saja kedinginan seperti ini, hmm... " lirihnya sebelum akhirnya ia benar-benar terlelap karena rasa lelah dan kantuk nya
...Pagi harinya karena hari ini adalah hari minggu Dionpun bangun cukup siang sebelum akhirnya ia mendengar suara ketukan pintu dari arah luar dan seseorang memanggil nama nya...
...Ketika membuka pintu tampaklah sang istri tersenyum dengan manis menyambut pagi harinya...
" Selamat pagi mas.. sarapan sudah siap, " ucap Sitha mengukir senyum indah di bibirnya
" Ya, saya mau mandi terlebih dulu " jawab Dion
" Baiklah, Kalau begitu biar saya siapkan air hangatnya sebentar.. " Sitha pun berlalu dari hadapan suaminya itu untuk menyiapkan air untuk nya mandi
__ADS_1
...Sementara itu Dion duduk di ruang tamu dengan memainkan ponsel nya...
...Setelah beberapa menit kemudian istrinya itu pun kembali lagi...
" Mas, air hangat nya udah siap, " ucap Sitha yang tiba-tiba muncul dari arah dalam
" Ya, " Dion pun segera bangkit dari duduknya
" Ini handuk nya mas, " ucap Sitha mengulurkan tangannya memberikan handuk yang dia pegang pada Dion
" Yang kemarin saja, jangan yang baru " ujar Dion ketika melihat handuk yang di berikan oleh Sitha terlipat rapi dan warna nya yang tidak sama dengan yang di pakainya kemarin malam
" Memangnya kenapa kalau pakai yang baru.. " tanya Sitha
" Tidak apa, biar cucian kotor mu tidak terlalu banyak " jawab Dion.
...Seketika hati Sitha menghangat atas perhatian kecil yang suaminya itu berikan padanya...
" Lho, kok malah bengong.. " ucap Dion yang melihat Sitha malah melamun
...Saat Dion mandi, Sitha yang tengah menyiapkan sarapan pagi nya di ruang makan pun seperti mendengar suara ketukan pintu dari luar ...
" Sepertinya ada tamu.. tapi siapa yang datang pagi-pagi seperti ini, " heran Sitha dan melangkah menuju ruang tamu untuk melihat siapa yang datang
Ketika membuka pintu tampak lah Dimas dan Noval yang telah berdiri di sana
" Kak Dimas,? Noval.. ! " ucap Sitha terkejut sekaligus senang melihat tamu di pagi hari nya
" Assalamualaikum kakak ipar.. selamat pagi, " ucap Dimas tersenyum lebar pada Sitha
" Assalamualaikum kak Sitha, apa kabar? Noval kangen banget deh sama kakak.. " ucap Noval tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya
" Wa'alaikum salam.. selamat pagi juga kak Dimas, Noval... Alhamdulillah kakak sayang, Noval apa kabarnya? kak Sitha juga kangen banget udah lama banget rasanya nggak ketemu sama Noval.. " ucap Sitha memeluk bocah gembul itu
" Oh ya, silahkan masuk kak Dimas, ayo Noval.. " lanjut Sitha mempersilahkan Dimas dan menuntun Noval untuk masuk ke dalam rumah orangtuanya
__ADS_1
" Oh iya, dimana Dion? ini baju gantinya. Semalam dia menelfon ku untuk membawakan baju untuk nya ke sini, " ucap Dimas memberikan sebuah paper bag pada Sitha
" Mas Dion sedang mandi kak, baiklah nanti saya akan berikan ini padanya, " jawab Sitha menerima paper bag tersebut
" Lho, ayah nginep di sini om?! kok nggak ngajak aku sih. " tanya Noval yang memang dari kemarin menanyakan keberadaan Dion pada Dimas
...Dimas pun tampak kebingungan untuk menjawab pertanyaan bocah gembul itu. Ya, pagi-pagi sekali Dimas datang ke rumah Dion untuk mengambil baju ganti sahabatnya itu karena semalam Dion menyuruhnya untuk membawakan nya ke rumah Sitha, dan mengajak juga Noval untuk menemui ayah nya, tetapi Dimas tidak memberitahu kan jika Dion telah menginap di rumah Bu guru cantik nya Noval tersebut...
...Bocah itu hanya mengetahui jika dirinya akan menemui sang ayah karena semalam tidak pulang dan ia tidur bersama bibi di rumah tanpa ada dion...
" Emm.. iya sayang, kemarin ayah dari rumah sakit buat jenguk kakek Ramli.. tapi karena mengantar kakak pulang dulu dan sudah kemalaman jadi ayah nginep di sini, " ucap Sitha mencoba menjelaskan nya pada Noval
Walaupun sudah di jelaskan tetapi terlihat bocah itu masih merajuk dan mengerucutkan bibirnya
" Sebentar ya kak Dimas, saya tinggal dulu ke dalam , " ucap Sitha lalu menyiapkan pakaian suaminya itu yang telah di bawakan oleh Dimas
...Dan tak berapa lama Dion pun telah selesai dengan ritual mandi nya, karena sama sama tidak melihat keberadaan satu sama lain Dion pun tidak sengaja menabrak tubuh Sitha yang tengah menyiapkan pakaian nya di kamar tersebut...
...Karena tidak mampu menjaga keseimbangan akhirnya Sitha pun jatuh di atas kasur dan Dion berada persis di atasnya...
...Tubuh mereka yang saling menempel dan bibir Dion yang menabrak bibir Sitha seketika membuat dua insan manusia itu saling terkejut dan membulatkan matanya...
...Terlebih lagi Dion yang hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya membuat Sitha dapat merasakan tubuh kekar sang suami dengan nyata...
...Lama mereka terpaku hingga hembusan nafas keduanya bisa saling mereka rasakan, dan degup jantung yang mulai tak beraturan membuat keduanya bisa merasakan nya satu sama lain, terlebih Dion yang bisa merasakan dengan jelas benda kenyal di balik pakaian sang istri yang tertutup itu...
...Membuat jiwa lelakinya bereaksi dengan posisi mereka yang sangat dekat seperti sekarang ini, walaupun dapat di lihat dengan jelas wajah istrinya yang terlihat memerah dan terkejut di bawah Kungkungan nya membuat Dion semakin menginginkan hal yang lebih...
*****
*Selamat malam gaes... πotor sempet sempetin update nih buat kalian yang udah setia nungguin lanjutan cerita cinta Dion dan Sitha. πJangan lupa kasih jempolnya ya gaes..ππ syukur kalian mau juga komen buat nambah otor biar makin semangat πͺ
πͺπ
Happy reading teman....π₯°π₯°π*
__ADS_1