
...Untuk saat ini Sitha ingin fokus pada kesehatan sang ayah terlebih dahulu, dan untuk hubungan pernikahan nya dengan Dion biarlah nanti akan berjalan sesuai dengan apa yang di inginkan lelaki itu...
...Tak terasa hari sudah berganti senja, dan di luar terlihat rintik rintik hujan yang turun menambah indah sore hari ini ...
...Sitha sedang menyuapi sang ayah makan sedangkan Bu Nani tengah menunaikan kewajiban nya terlebih dahulu di mushola yang berada tak jauh dari lingkungan rumah sakit...
...Walaupun tidak menghabiskan semua bubur yang Sitha berikan tetapi dirinya sudah sangat bersyukur karena sang ayah cukup banyak mengkonsumsi makanan yang ia berikan, tidak seperti hari hari sebelumnya semua makanan yang dirinya tawarkan selalu di tolak sang ayah ...
...Bahkan paling banyak pak Ramli hanya mau makan dua suapan saja, tapi tidak dengan kali ini. Ayah nya itu bahkan hampir menghabiskan bubur yang ia berikan, ...
...Mungkinkah karena ini karena pernikahan nya sehingga membuat sang ayah lebih semangat lagi untuk sembuh?...
...Jika itu benar maka Sitha sangat bersyukur atas keputusan nya untuk segera menikah ...
" Pak,, bapak makan yang banyak yah biar cepet sehat lagi.. kan sekarang Sitha sudah menikah jadi bapak harus semangat..! " ucap Sitha menyemangati sang ayah
...Pak Ramli pun menjawab nya dengan anggukan dan senyum tipis nya, walaupun wajah nya masih terlihat pucat dan lemas ...
" Assalamualaikum.. " Salam Bu Nani dari balik pintu lalu membuka pintu itu perlahan
" Wa'alaikum salam Bu,, "
" Alhamdulillah... bapak sudah mau makan pak,,, " ucap Bu Nani merasa sangat senang ketika melihat mangkok yang di pegang di tangan Sitha isinya tinggal sedikit
__ADS_1
" Iya Bu, Alhamdulillah... semoga bapak cepat sehat kembali ya Bu.. " ucap Sitha tersenyum lembut kepada sang ibu
" Amiin... " ucap Bu Nani mengaminkan ucapan sang anak
" Oh iya Sitha... jam berapa nak Dion akan ke sini ? kau boleh pulang bersama nya nak karena dia sudah menjadi suami mu " ucap Bu Nani
" Eemm... Sitha belum tahu Bu, Sitha belum menanyakannya pada mas Dion " ucap Sitha merasa bingung untuk menjawab pertanyaan dari ibunya
" Sitha akan tetap di sini nemenin ibu buat jagain bapak Bu.. " ucap nya lagi
" Biar ibu yang jagain bapak nak.. jika suami mu nanti ke sini kamu ikut lah bersama suami mu pulang dulu.. besok kamu bisa kesini lagi. Kalian kan baru saja menikah.. kamu harus bisa mengurus dan melayani suami mu nak.. " ucap Bu Nani mengelus pipi Sitha
" Tapi Bu... Sitha ingin di sini biar bisa nemenin ibu dan juga jagain bapak, " ucap Sitha meletakkan kepalanya di atas tangan pak Ramli
" Ibu mu benar nak.. kamu sekarang sudah memiliki suami, dan kewajiban mu adalah berbakti padanya.. ikutlah bersama nya nanti jika ia datang menjemput mu " ucap sang ayah menasehati putri nya
...Entah kenapa kata kata ibu dan ayah nya itu membuat hati Sitha merasa sedih dan tak terasa ia menitikkan air mata nya ...
...Merasa tangan nya basah pak Ramli pun mengerutkan kening nya lalu bertanya pada sang putri yang masih betah menjadikan tangan nya itu sebagai bantalan ...
" Kenapa kamu menangis nak ? ada apa... " tanya pak Ramli, terselip nada khawatir pada kalimat pertanyaan nya itu
" Siapa yang nangis.. Sitha nggak nangis ko pak.. " ucap Sitha buru buru menghapus air mata nya lalu kembali di posisi duduknya seraya berusaha tersenyum kepada sang ayah
__ADS_1
" Kamu nggak usah bohong, bukti nya tangan bapak basah " ucap pak Ramli memperlihat kan tangan nya yang basah
" Ada apa nak ... " tanya Bu Nani yang merasa ikut khawatir
" Sitha nggak apa apa ko Bu... pak, Sitha hanya sedih aja, di saat Sitha menikah tapi bapak malah dalam keadaan sakit seperti ini... " ucap Sitha menundukkan kepalanya untuk menutupi air matanya yang kembali menetes
...Sebenarnya bukan karena itu yang dirinya rasakan saat ini, tetapi perasaan bersalah kepada kedua orang tua nya atas pernikahan nya ini...
...Seandainya diri nya dan Dion sama sama saling mencintai pastilah pernikahan ini tidak membuat hatinya sesedih saat ini ...
...Pastilah dirinya bahagia seperti perasaan kedua orang tua nya sekarang ...
" Kamu tidak perlu bersedih seperti itu Sitha.. pernikahan mu ini baru pernikahan siri, semoga pada saat pernikahan resmi kamu di laksanakan nanti bapak sudah sembuh dan sehat , dan bapak juga harus semangat buat sehat kembali.. " ucap Bu Nani menyemangati kedua orang yang sangat berarti dalam hidup nya itu
" Iya Bu... " ucap Sitha memeluk sang ibu dan menumpahkan tangis nya
" Apakah saat itu akan menjadi kenyataan Bu ?? " ucap Sitha dalam hatinya
...Pak Ramli pun hanya bisa tersenyum di ranjang pasien nya melihat kedua wanita yang sangat dirinya cintai itu saling berpelukan ...
***
***Selamat malam gaess... 🥰 bantu like, coment nya juga yah.. trimakasih 🙏 peluk jauh dari otor..🤗🥰
__ADS_1
Happy reading...🥰***