
...Sontak Dion dan wakil sekretaris nya itu sama sama terkejut dengan ucapan Noval, Dion yang terkejut karena Noval yang masih berusia kurang lebih enam tahun itu bisa mengatakan hal seperti itu. Dan Mega karyawan nya yang sangat terkejut karena tidak mengetahui ada Noval yang berada ruangan itu, malu sekaligus takut ketika melihat wajah Dion yang terlihat marah padanya...
" Tidak.. ma'af, ma'af pak Dion, " ucap Mega terbata dengan menundukkan wajahnya
" Keluar sekarang. " Ucap Dion melirik Mega dengan tatapan tajam
" Baik pak, " Kemudian ia bergegas keluar dari ruangan atasnya itu dengan ketakutan
...Dion menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu memejamkan matanya, menyandarkan tubuhnya pada kursi kerjanya...
" Ayah... tadi Tante itu ngeliatin ayah terus tau, aku tidak suka dengan Tante itu..! " Ucap Noval
" Kenapa Noval tidak menyukainya? " Ujar Dion melihat putranya itu yang tengah duduk santai sambil bermain game
" Apakah dia kurang cantik.. " tambah Dion ingin tahu kenapa Noval tidak menyukai wanita itu
" Pakaian Tante itu nggak sopan yah, masa udah gede pakenya rok pendek banget sama baju yang udah kekecilan gitu, Noval nggak suka pokoknya. " Ujar Noval memberikan alasan nya
...Dion tertegun dengan ucapan Noval itu, semenjak kapan putranya itu memperhatikan penampilan orang dewasa...
...Dimas masuk ke dalam ruangan Dion tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, pandangan Dion pun teralihkan dari Noval dan melihat sahabatnya yang datang dengan membawa beberapa berkas di tangannya...
" Kau ini, bisa tidak kalau masuk itu ketuk pintu dulu " ucap Dion menatap tajam sahabatnya
" Iya bos.. sorry, ini berkas berkas yang tadi bapak minta, " Dionpun menerima nya dan langsung mengecek nya juga
" Hai gembul, lagi main apa tuh...? " Ujar Dimas mendekati Noval lalu duduk di sampingnya
" Main game" Jawab Noval singkat
" Game Mulu, emang nggak belajar "
" Nggak ah, males nggak ada kak Sitha om "
__ADS_1
" Emangnya kak Sitha hari ini nggak Dateng, " Tanya Dimas sambil memakan cemilan Noval yang berada di atas meja
" Enggak om, kata ayah besok baru dateng.. Noval sebenarnya pengin main ke sana, tapi ayah lagi sibuk.. "
" Kalau gitu sama om saja yukh, om Dimas juga udah lama nih nggak ketemu sama Bu guru cantik mu itu " ajak Dimas dengan semangat
" Ayoo om...! kapan kita ke sana nya, sekarang ? " timpal Noval tidak kalah semangatnya
" Nanti yah, kalau om udah nggak sibuk.. kalau sekarang om lagi sibuk Ndut, " Ujar Dimas nyengir kuda menatap Noval
" Ih... Om Dimas nyebelin !! " ujar Noval langsung menunjukkan muka cemberut nya
Dimas pun tertawa puas telah berhasil mengerjai Noval
" Noval, kamu mau makan siang apa biar om Dimas yang akan membelikan nya, " ucap Dion karena sebentar lagi waktunya untuk makan siang
" Dari tadi juga udah makan nih anak, lihat saja sudah berapa bungkus makanan yang sudah kosong tuh di atas meja. Kalau makan Mulu bisa bisa kamu nggak bisa lari ntar.. ! " ucap Dimas menunjuk bungkus cemilan yang sudah kosong di atas meja
" Orang cuma nyicipin satu doang.. perhitungan amat, makan di luar bareng aja yukh sekalian ngilangin jenuh.. emang Noval nggak bosen dari tadi pagi di sini terus apa, " ucap Dimas memberikan ide nya
" Boleh nggak yah.. " tanya Noval meminta pendapat Dion
" Ayo aja kalau Noval mau, " Jawab Dion seraya menutup semua berkas berkas yang telah selesai ia tanda tangani
" Yess ! "
" Horee.. " ujar Dimas dan Noval serentak lalu kemudian mereka keluar bersama sama, Dimas menggandeng tangan Noval dan berjalan lebih dulu
...Ketika sampai di lantai bawah Dimas dan Noval berpapasan dengan Mega sekretaris nya...
" Hay ga.. mau ikut makan siang bareng nggak ?" ucap Dimas menghentikan langkahnya
" Boleh pak.. mau makan siang dimana ya,, " jawabnya sangat senang mendengar tawaran dari Dimas
__ADS_1
...Siapa yang akan menolak jika di ajak makan siang bersama sang bos, tentu lah itu tawaran yang langka dan Mega tidak menyia-nyiakan kesempatan itu agar bisa lebih dekat dengan Dion...
...Wanita berpakaian sexy itu lalu mendekat kearah Dimas ketika melihat keberadaan Dion yang sedang berjalan tak jauh di belakang Dimas...
" Nggak boleh..! Noval nggak mau makan siang bareng sama Tante ini juga. " Tolak Noval dengan suara keras
" Lho.. kenapa Noval ? Tante Mega ini kan juga teman om Dimas.. "
" Pokoknya Noval nggak mau, kalau om Dimas mau makan siang sama dia ya sana..! mending Noval makan berdua saja sama ayah, " ucap Noval lalu berlari ke arah Dion yang berjalan melewati mereka tanpa mengatakan sepatah kata pun
...Kemudian Dion menggandeng tangan Noval yang berjalan di samping nya...
" Aduh...! maaf ya ga, tawaran ku tidak jadi. " Ucap Dimas berjalan dengan cepat menyusul Dion dan Noval dan meninggalkan Mega begitu saja
" Ah sial... !! gara gara bocah itu aku tidak bisa mendekati pak Dion. " Gumam Mega merasa sangat kesal lalu menghentakkan satu kakinya ke lantai menatap kepergian Dion
" Bukannya kau mau makan siang sama Mega, kenapa malah ke sini.. " tanya Dion ketika Dimas masuk ke dalam mobilnya lalu duduk di kursi penumpang
" Iya nih om Dimas, sana makan siang bareng Tante genit itu aja.. ! " timpal Noval yang duduk di samping Dion
" Nggak jadi, tadi nya aku nawarin dia untuk makan siang bareng sama kita. Eh.. malah Noval nggak mau,vya sudah "
" Lagian sih om mau ngajakin orang lain nggak ijin dulu, Tante itu kan yang ngeliatin ayah terus tadi Noval nggak suka sama dia. Malah di ajakin makan bareng " ucap Noval dengan kesal
" Oh... jadi Noval nggak suka sama Tante Mega karena dia ngeliatin ayah terus ?? ya mungkin dia suka sama ayah kamu, jadi yaaa ngeliatin terus deh, " ucap Dimas menahan tawanya ketika mendengar alasan Noval
...Dion mendengus menahan kesal mendengar celoteh Dimas sahabat karibnya itu...
" Noval nggak mau lagi kalau punya mama kayak gitu, cukup mama Celine yang kaya gitu.. " ucap Noval membuat Dion dan Dimas saling pandang di kaca sepion depan
" Emang Noval pengin punya mamah lagi yang seperti apa jika ayah Dion menikah nanti.. " Lanjut Dimas merasa penasaran juga seperti apa keinginan Noval untuk sang ayah
" Dimas, Lo ngomong apaan sih ?! udah Noval nggak usah dengerin omongan om Dimas mu itu. " Ucap Dion bertambah kesal dengan Dimas karena tidak habis habisnya ia membahas tentang nya di depan Noval saat ini
__ADS_1