
" Baiklah pak, akan saya sampaikan kepada Noval besok, " ujar Sitha
" Kalau begitu akan saya akhiri panggilan ini, kamu juga Sitha.. istirahat lah ini sudah malam, " ucap Dion sebelum menutup panggilan nya
" Baiklah pak, Assalamualaikum..." ujar Sitha
" Wa'alaikum salam " jawab Dion dan langsung menutup panggilan nya itu
Setelah dipastikan panggilan telah di tutup Sitha pun menghembuskan nafas nya dengan tenang dan berbaring di samping Noval saat ini.
" Huufftt..... kenapa yah, dapat panggilan dari pak Dion rasa nya seperti ini, " ujar Sitha seraya memegang jantung nya yang berdegup dengan kencang
" Apalagi waktu pak Dion nyuruh aku istirahat karena sudah malam.. rasa nya aneh banget hati ku ini,,, pak Dion ternyata ganteng banget.. baru kali ini aku lihat pak Dion sedekat ini walaupun dari ponsel, tapi sungguh sempurna..
" gumam Sitha lirih dan tak terasa senyum menghiasi bibir pink nya tersebut.
" Iiisssttt... lagi mikir apa aku ini sih, pak Dion kan udah punya istri sama anak.. astaghfirullah Sitha Sitha... nggak boleh mengagumi suami orang Sitha.... " ujar Sitha memukul pelan kening nya sendiri.
__ADS_1
" Udah malam, dan waktu nya untuk tidur, nggak usah mikirin yang aneh aneh.." kemudian tak berapa lama Sitha pun terlelap di samping Noval.
Pagi harinya karena sekolah sedang libur, Sitha mengajak Noval jalan jalan pagi ke taman kota yang lokasi nya tidak terlalu jauh dari rumah Dion
Dengan menaiki motor metik nya Sitha dan Noval menuju taman kota yang masih terlihat sepi itu.
Setelah memarkir motor nya di tempat yang telah di sediakan, mereka berdua melakukan lari lari santai berkeliling taman tersebut.
Sinar matahari pun sudah semakin hangat dan semakin ramai dan bertambah pula pengunjung taman, apalagi di hari libur seperti sekarang ini.
" Noval.. kamu laper nggak sayang, " tanya Sitha ketika istirahat duduk di bangku taman.
" Di sebelah sana ada penjual bubur ayam, kalau Noval mau kita bisa sarapan pagi di sana,, " ujar Sitha menunjuk penjual bubur yang tak jauh dari tempat mereka duduk sekarang.
" Iya kak boleh " ucap Noval setuju.
" Baiklah kalau begitu ayo kita kesana.." ujar Sitha seraya merangkul Noval di sebelah nya.
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama Noval dan Sitha sudah mendapatkan bubur ayam pesanan mereka.
" Gimana Noval.. enak nggak, "
" Enak banget kak, Noval seneng deh ada kak Sitha di sini.. Noval jadi nggak kesepian kalau ayah sedang ke luar kota, " ujar Noval mengungkapkan perasaan nya.
" Kakak juga seneng bisa nemenin Noval di sini, " ucap Sitha tersenyum dan mengelus lembut kepala Noval.
" Biasa nya kalau ayah sedang ke luar kota Noval sama mamah atau nggak Sama papah Alex, tapi kata ayah... mereka semua lagi sibuk, jadi nggak bisa nemenin Noval sekarang.. " cerita Noval.
" Mamah sama papah Alex..? siapa mereka, mungkinkah itu istri pak Dion dan mereka sudah bercerai..?? " batin Sitha penuh tanda tanya. Tapi tidak mungkin juga dia menanyakan nya pada Noval.
" Ya udah, sekarang kan Noval udah sama kak Sitha di sini... jadi jangan sedih lagi dong.. " ujar Sitha dengan riang supaya Noval tidak murung lagi.
" Iya kak, " ujar Noval tersenyum kemudian melanjutkan sarapan bubur ayam nya yang masih hangat.
" Iya pinter.. ayo di makan lagi bubur nya sampai habis, biar tenaga kita fit lagi.." Sitha senang Noval sudah ceria lagi dan melihat nafsu makan Noval yang tinggi.
__ADS_1
sehingga tubuh nya subur seperti sekarang ini.