
" Ayah, ayah lagi ngapain?! " ucap Noval yang tiba-tiba berada di depan pintu kamar
...Sontak keduanya merasa sangat terkejut dengan kehadiran Noval, terlebih dengan keadaan posisi mereka saat ini...
...Sitha pun langsung saja mendorong tubuh Dion agar segera bangkit dari atas tubuhnya...
" Noval... kamu sudah sampai boy? mana om Dimas. " tanya Dion yang mencoba terlihat biasa saja di depan Noval setelah bangkit dari tubuh Sitha dan menghampiri putranya itu
Walaupun sejujurnya dirinya pun merasa gugup karena kejadian itu di lihat oleh putranya yang masih kecil secara langsung
" Om Dimas ada di depan yah, ayah nginep di rumah kak Sitha kok nggak ngajakin Noval sih.. ?! " tanya Noval dengan wajah cemberut ketika berada di depan ayah nya
" M_ mas. Bajunya sudah saya siapkan, saya keluar dulu " ujar Sitha gugup dan buru buru keluar meninggalkan kamar tersebut
" Maaf'in ayah ya Noval, semalam ayah nganterin kak Sitha pulang, tapi karena sudah terlalu malam akhirnya ayah menginap di sini. Kau bawakan baju ayah ? ayah tidak punya baju di sini, " ucap Dion merentangkan kedua tangannya memperlihat kan tubuh nya yang hanya menggunakan handuk
" Iya ayah.. om Dimas sudah membawakan nya tadi, itu di atas tempat tidur.. " ucap Noval yang sudah mulai luntur amarah nya karena sudah bertemu dengan sang ayah, dan menunjuk baju Dion yang telah di siapkan oleh Sitha dengan rapih di atas tempat tidur itu
" Terimakasih sayang... ayah akan memakai baju ayah dulu, setelah itu kita sarapan bersama. Sepertinya kak Sitha telah memasak makanan yang enak pagi ini, " ucap Dion mengelus kepala Noval dengan sayang
" Kau belum sarapan kan, " lanjut nya
Noval pun terlihat'menggelengkan kepalanya
" Sudah ayah duga, ayo sekarang kita keluar, " ajak Dion setelah selesai memakai semua pakaiannya menuju ruang tamu untuk menemui Dimas
" Waaoww..! habis keramas nih. " ledek Dimas ketika melihat Dion keluar dari dalam dengan rambut basahnya
" Iya lah, emang loe. Jam segini belum mandi. " ucap Dion membalas ledekan sahabatnya itu lalu kemudian duduk bersama Dimas
" Enak aja loe, gue udah mandi x, " elak Dimas
" Meragukan, " ucap Dion dengan pandangan yang seolah meragukan
" Kalau nggak percaya cium aja gue, nih..!! " ucap Dimas menunjuk pipinya sendiri, karena memang sebelum berangkat dirinya
sudah membersihkan diri
" Cuihh,!! gue masih normal ! " ucap Dion lalu meraih ponselnya
" Bagaimana dengan tawaran kerja sama perusahaan IC group itu dim, " lanjutnya
__ADS_1
" Sepertinya perusahaan itu menginginkan keuntungan yang lebih besar, " jawab Dimas menjelaskan
" Pelajari lebih dalam lagi dim, jika tidak menguntungkan bagi perusahaan kita lebih baik batalkan saja. "
" Oke, gue akan coba mendalaminya lagi, "
dan beberapa saat kedua pria yang memiliki ketampanan masing-masing itu pun terlihat membahas dengan serius tentang pekerjaan nya
" Ayah, Om. Kak Sitha menyuruh kita semua untuk sarapan bersama, " ucap Noval mendekat ke arah dua lelaki yang sangat dia sayangi itu
" Ya Noval, sebentar lagi yah.. " ucap Dion karena sedang mengecek beberapa file file yang telah masuk ke ponselnya.
Sementara Dimas memberikan dua jempol nya seraya tersenyum kepada Noval sebagai jawaban
" Iya yah.. " timpal Noval lalu masuk kembali ke dalam untuk membantu Sitha menyiapkan makan pagi nya
" Enak kali ya kalau udah punya istri, semuanya udah ada yang nyiapin, " Celetuk Dimas
" Makan'nya cepat nikahi pacar'mu itu, jangan cuma buat mainan saja. " ucap Dion menanggapi ucapan Dimas
" Hey.. aku tidak punya pacar, lalu aku harus menikahi siapa ? " jawab Dimas dengan mengangkat kedua bahu nya
**
...Rasa gugup, terkejut juga malu rasanya bercampur menjadi satu saat ini, Sitha mencoba untuk menarik nafas lalu menghembuskan nya secara perlahan berkali-kali untuk menormalkan detak jantung nya kembali...
" Ya ampun.., apakah ini baik baik saja. Kenapa jantung ku berdetak secepat ini, aku sungguh malu sekali tadi, dan.... apakah tadi aku telah berciuman dengan mas Dion ?! Kalau iya berarti itu adalah ciuman pertama ku, Aakhh.. iya. Itu tadi adalah ciuman pertama ku...! " lirih Sitha menempelkan tangannya pada bagian jantung nya yang terasa sangat kencang berdebar debar,
Kemudian menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan nya setelah teringat kembali ciuman pertama nya yang tidak di sengaja itu
Walaupun sebelumnya ia pernah berpacaran, tetapi cara berpacaran Sitha secara sehat
Bergandengan tangan saja bisa ia hitung beberapa kali setiap mereka bertemu dulu
Dan untuk berciuman belum pernah sama sekali ia lakukan dengan seorang lelaki
" Tenang Sitha... tenang, kau harus tenang, ingatlah bahwa saat ini mas Dion adalah Suami mu, melakukan hal yang lebih dari itu pun malah sangat di anjurkan, jadi sekarang tenanglah hatiku .. tenang,, " ucap Sitha mengelus dadanya seraya memejamkan mata mencoba untuk tenang
...Setelah merasa lebih baik dan debaran jantung nya bisa di ajak kompromi, Sitha pun menambah masakan nya karena memang tadi ia hanya memasak hanya cukup untuk dua orang saja,...
...Karena tidak mengetahui bahwa Dimas dan Noval akan berkunjung ke rumah nya sepagi ini. Untung lah ia sempat ke pasar yang letak nya tidak terlalu jauh dari rumah nya pagi tadi setelah menunaikan sholat shubuh...
__ADS_1
...Beberapa sayuran dan ikan segar pun sempat Sitha beli, karena rencananya ia akan mengunjungi orang tua nya siang ini bersama Dion di rumah sakit ...
" Kakak lagi ngapain ? " tiba tiba Noval muncul dan mengagetkan Sitha untuk kedua kalinya
" Oh, Hay Noval.. Kakak terkejut deh. hehe,, kak Sitha sedang masak ayam goreng crispy nih, Noval mau ..? " tanya Sitha yang lagi-lagi di buat terkejut oleh kehadiran bocah gembul itu yang tiba-tiba saja sudah berdiri di belakangnya tanpa dirinya ketahui
" Mau kak, Noval mau.! " ucap Noval antusias
" Oke, sebentar lagi selesai.. " ucap Sitha kemudian mematikan kompornya
" Boleh kak Sitha minta tolong.. ? " lanjutnya seraya memandang gemas Noval
" Apa kak, "
" Tolong panggil kan ayah dan om Dimas ya, beritahu pada mereka jika sarapan pagi nya sudah siap, " ucap Sitha seraya tersenyum
" Baiklah kak, " Noval pun bergegas menuju ruang tamu untuk menemui ayah dan om nya itu
**
" Ini kamu yang masak sendiri ? " tanya Dimas melihat semua makanan yang terhidang di atas meja
" Iya kak, silahkan mencicipinya.. " jawab Sitha mengangguk kan kepalanya sopan dan tersenyum
...Kemudian mereka semua menikmati sarapan pagi ini bersama, Tidak dapat di pungkiri masakan Sitha memang lezat dan Dion mengakui itu dalam hatinya...
" Wahh... ini si enak banget, iya nggak pak Dion, " tanya Dimas pada Dion di sela makan nya
" Hmm, " jawab Dion
...Dan itu membuat Sitha bertanya tanya dalam hatinya, apa artinya itu, apakah benar masakan nya enak atau Dion tidak terlalu suka dengan masakan yang di buat olehnya itu...
" Ini enak lho Sitha, Noval aja lahap begitu.. kamu memang istri idaman, " celetuk Dimas
" Ukhuk, ukhuk.. " Dion terbatuk ketika mendengar ucapan Dimas dan Sitha dengan cekatan mengambilkan air minum untuk suami nya itu
" Ini mas, minum dulu.. " ucap Sitha menyerahkan segelas air putih lalu Dion pun menerima nya dan langsung meminum nya sampai habis
" Aduh... pelan pelan dong bos makan nya, " ucap Dimas tanpa rasa berdosa lalu melanjutkan sarapan pagi nya
*****
__ADS_1
Hay gaes...!!😍 tolong bantu like dan comen nya juga yah...🥰🥰🙏 nggak bosen2nya otor ngingetin kalian buat nggak pelit kasih jempol...👍👍😘
Makasih banyak yang udah beri dukungan buat otor dan selalu setia nunggu otor up... love you 😘 otor sayang kalian....😍😍🙏