Bu Guru Cantikku

Bu Guru Cantikku
Eps 88 "Tidurlah bersamaku"


__ADS_3

" Kamu memang benar, lalu.. ? apakah tidak ada larangan bagi suami istri untuk tidur bersama dalam satu ranjang ? " tanya Dion lagi menunggu jawaban apa yang akan di berikan oleh Sitha selanjutnya


Sitha pun mencoba mencerna kalimat pertanyaan yang Dion berikan pada dirinya itu


" Pertanyaan macam apa itu, untuk apa mas Dion menanyakan pertanyaan yang sudah tentu pasti ia tahu jawaban nya itu. Apa maksud dari pertanyaan nya itu, apa dia mau... " batin Sitha merasa bingung dan heran


" Hey... malah ngelamun sih, " ucap Dion melambaikan tangan nya di depan wajah Sitha menikmati' kebimbangan yang nampak jelas di wajah cantik itu


" Apakah pertanyaan ku begitu sulit, sehingga kamu harus berfikir dengan keras untuk menjawab nya. " tanya Dion sebisa mungkin menutupi senyum nya yang ingin segera timbul


...Sitha pun beberapa kali mengerjap kan kedua matanya dan mencoba menguasai dirinya agar sebisa mungkin Dion tidak melihat kegugupan nya saat ini...


...Walaupun sudah sangat jelas Dion tahu kalau gadis itu saat ini sedang merasa gugup dan bimbang untuk menjawab pertanyaan nya...


" Tentu tidak ada larangan bagi sepasang suami istri jika tidur dalam satu ranjang, jika kedua nya sama-sama saling menginginkan nya satu sama lain. " Jawab Sitha pada akhirnya


" Kalau begitu, mulai malam ini tidurlah di kamar ini bersama ku, " ucap Dion dengan wajah seriusnya


...Sitha pun membulatkan kedua matanya tidak percaya dengan apa yang telah di ucapkan oleh Dion...


" Maksud anda, saya ? " ujar Sitha menunjuk pada dirinya sendiri


" Memang kau pikir istri ku siapa di rumah ini, bi Asih.. " ujar Dion


" Kenapa seperti nya kau sangat terkejut, Bukan kah kita ini adalah sepasang suami istri. " ujar Dion melanjutkan ucapan nya ketika melihat wajah terkejut istrinya


...Sitha pun tidak bisa lagi mengucapkan kata-kata nya, tubuh dan bibir nya seolah kaku tidak bisa di gerakkan secara tiba-tiba...


...Kemudian tidak lama Dion pun berbaring kembali di ranjangnya lalu menarik selimut panjang nya sampai sebatas leher, kemudian memejamkan kedua matanya...


...Meskipun Sitha masih duduk di tepi ranjang nya, gadis itu merasa heran dengan sikap aneh Dion yang tiba-tiba mencium nya dan sekarang meminta nya untuk tidur bersama nya nanti malam di kamar ini...

__ADS_1


...Memang ia telah menyukai Dion, tapi ketika mendengar permintaan Dion secara langsung untuk tidur bersamanya rasanya ia belum begitu siap sepenuhnya...


...Bayangan dan berbagai macam cerita tentang malam pertama yang menurut sebagian dari teman-teman nya yang telah menikah bahwa malam pertama itu terasa sangat menyakitkan itu berputar-putar di kepalanya saat ini...


Apakah Dion ingin meminta hak nya malam ini sebagai suami nya, Sitha sungguh takut.


...Tapi jika ia sampai menolak untuk tidur di kamar ini ia pun tidak berani dan takut akan menyinggung perasaan Dion yang telah begitu baik pada nya selama ini...


" Seperti nya aku mengantuk karena terlalu banyak makan, " ucap Dion kemudian


" Iya mas, " Sitha pun terjaga dari lamunan nya dan buru-buru membereskan mangkok dan beberapa piring yang telah kosong di atas meja serta membersihkan nya


...Di lihat nya sebentar suami nya itu yang telah memejamkan mata terlebih dahulu sebelum kemudian ia berlalu meninggalkan kamar Dion tanpa suara...


...Ketika mendengar pintu yang telah tertutup Dion pun membuka mata nya kembali dan menatap ke arah pintu yang telah tertutup itu...


" Kenapa gadis itu begitu tegang.. apa yang sedang di pikirkan nya sekarang ini, " batin Dion dengan tersenyum simpul di balik selimut nya


***


...Awal nya ia ingin meminta bantuan pada Noval untuk tidur bersama nya di kamar Dion, dengan begitu pasti suami nya itu tidak akan berani macam-macam jika ada Noval di tengah-tengah mereka ...


...Akan tetapi mungkin kebaikan belum berpihak padanya karena Noval sudah tertidur dengan pulas di kamar nya sendiri...


...Setelah keluar dari kamar Dion beberapa waktu yang lalu pikiran dan hati Sitha tidak merasa tenang ...


...Gadis itu memandang wajah nya ke arah cermin yang berada di hadapan nya seraya memegang bibir nya dengan jemari tangan nya yang lentik ...


...Sungguh ciuman itu masih sangat terasa di bibirnya saat ini, ciuman yang hangat dan lembut yang di berikan oleh suami nya beberapa saat yang lalu dengan sadar dan tanpa paksaan ...


...Perlahan bibir itu tertarik ke atas menampilkan senyuman yang begitu manis, ...

__ADS_1


...Ciuman yang telah di berikan oleh seseorang yang ia cintai entah dari sejak kapan itu sungguh membuat hatinya begitu bahagia...


" Aku harap ini bukan mimpi mas.. " lirih nya kemudian mencubit sendiri lengan tangan nya untuk membuktikan bahwa yang ia alami bukan lah sebuah mimpi


" Aw..! ini beneran sakit, berarti benar ini bukan mimpi.. " ujar nya lagi seraya mengusap lengan nya


...Tetapi kemudian rasa bahagia itu perlahan menjadi rasa gugup dan cemas ketika Sitha teringat akan permintaan Dion yang meminta nya untuk datang ke kamar nya malam ini ...


...Kalimat itu kembali hadir dan terngiang-ngiang di telinga nya dengan sangat jelas ketika dirinya di minta untuk tidur di kamar itu bersama Dion malam ini...


" Ya ampun.. kenapa aku sangat gugup seperti ini..?! kenapa juga aku harus menjawab pertanyaan mas Dion seperti tadi, mas Dion juga kenapa memberikan ku pertanyaan seperti itu yang jelas dia sendiri tahu jawaban nya..! Bagaimana ini.. kalau sampai mas Dion meminta hak nya sebagai suami malam ini..??! Gimana ya Allah.. aku sungguh belum siap, aku takut... " celoteh Sitha mondar mandir kesana kemari di dalam kamarnya seraya menggigit ujung jari tangan nya


..." Tapi jika sampai aku tidak datang ke kamar nya, sungguh tidak tahu diri sekali aku ini.. " Sitha pun kemudian terduduk kembali di ranjang nya lalu menarik nafas dan menghembuskan nya secara perlahan agar merasa lebih tenang ...


...Ketika waktu sudah menunjukkan hampir pukul sembilan malam Sitha pun telah bersiap dengan baju tidur panjang nya yang bermotif garis-garis berwarna biru langit dan kombinasi hitam itu...


...Tak lupa dirinya juga mengenakan jilbab panjang nya yang berukuran jumbo dan hampir menutupi sebagian tubuh nya itu...


...Sitha bertekad tidak akan membuka jilbab nya itu ketika nanti berada di dalam kamar bersama Dion ...


...Satu persatu kaki nya menaiki anak tangga dengan perlahan menuju lantai atas dimana kamar sang suami berada...


...Ketika telah sampai di depan pintu kamar yang di tuju gadis itu pun berhenti sejenak untuk menghilangkan rasa gugup nya yang sedari tadi tidak kunjung pergi menyelimuti hati nya itu ...


*****


***Hay teman-teman semuanya...🥰 maaf yah jika othor belum bisa up Setiap harinya, tapi insya Allah othor akan tetap usahain agar up nya tidak terlalu lama kok.. 🙏🙏


Tetap beri dukungan dan semangat buat othor di novel ini yah gais... agar tetap semangat 💪💪


Thanks for you semuanya....😘😘🥰🙏🙏***

__ADS_1


__ADS_2